<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BYD Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/byd-korea/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Apr 2026 09:23:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>BYD Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BYD Guncang Korea, Penjualannya di Januari – Maret 2026 Meroket Nyaris 4.000 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/byd-guncang-korea-penjualannya-di-januari-maret-2026-meroket-nyaris-4-000-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 07:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di korea]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Korea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27616</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Sejumlah analis industri di Bursa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Sejumlah analis industri di Bursa Saham Korea – KRX – yang dikutip media nasional negeri itu menyebut, Build Your Dreams (BYD) berhasil menerapkan strategi pemanfaatan momentum yang tepat.</p>
<p>Laporan The Korea Herald dan The Kore Economi Review yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (21/4/2026) menyebut para analis mengatakan sejak masuk ke pasar Korea pada Januari 2025 lalu, BYD lngsung menghentak dengan strategi harga lebih murah ketimbang pesain.</p>
<p>&#8220;Strategi ini cukup ampuh menggaet hati calon pembeli mobil di Korea di tengah kebijakan pemerintah yang mendorong penggunaan kendaraan elektrifikasi untuk mewujudkan netral karbon. Pada sisi lain di tengah ekonomi nasional yang menghadapi tantangan lokal dan global menjadikan daya beli masyarakat juga tertekan,&#8221; ungkap analis industri Kim Bum Soon.</p>
<p>Terlebih, di waktu yang hampir bersamaan, isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus menyeruak. Kondisi itu semakin menjadi di awal 2026 ini, dimana perang Iran – Amerika Serikat semakin mempertajam kenaikan harga dan memperparah kelangkaan sumber energi itu.</p>
<figure id="attachment_24443" aria-describedby="caption-attachment-24443" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/05/BYD-Atto3-terbaru-varian-warna-ski-white-dok.BYD-Motor-Indonesia-e1748270309647.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-24443" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/05/BYD-Atto3-terbaru-varian-warna-ski-white-dok.BYD-Motor-Indonesia-e1748270309647.jpg" alt="" width="700" height="505" /></a><figcaption id="caption-attachment-24443" class="wp-caption-text">BYD Atto 3 Advanced STD &#8211; dok.BYD</figcaption></figure>
<p>&#8220;Itu yang menjadikan orang beralih ke mobil listrik. Dan BYD menjadi pilihan karena selain harganya yang lebih terjangkau, mobilnya juga sarat dengan fitur canggih, &#8221; jelas Kim.</p>
<p>Sementara itu, data Asosiasi Importir &amp; Distributor Otomotif Korea (KAIDA) dan Asosiasi Pabrikn Mobil Korea (KAMA) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (21/4/2026) menunjukkan di bulan Maret 2026, BYD membukukan penjualan sebanyak 1.664 unit. Jumlah itu meroket 1.654 persen dibanding bulan yang sama di 2025.</p>
<p>Sedangkan, secara kumulatif Januari – Maret 2026, jumlah mobil BYD yang terjual di Negeri Ginseng itu mencapai 3.968 unit. Jumlah penjualan tersebut meroket hingga 3.958 persen dibanding total penjualannya di kuartal pertama 2025.</p>
<p>Seperti diketahui, Korea Selatan merupakan negeri asal pabrikan mobil kondang di dunia yaiu Hyundai dan Kia. Meski begitu sejumlah merek asing seperti Toyota, Honda, Lexus, BMW, Mercedes-Benz, Tesla, Ford, Ferrari dan lainnya juga masuk dan berjualn di negara ini. . (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
