<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cara balik nama kendaraan &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/cara-balik-nama-kendaraan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Aug 2022 01:34:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>cara balik nama kendaraan &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pajak Progresif dan BBN Kendaraan Bermotor Diusulkan Dihapus</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pajak-progresif-dan-bbn-kendaraan-bermotor-diusulkan-dihapus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Aug 2022 01:23:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Balik Nama]]></category>
		<category><![CDATA[cara balik nama kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[mengurus pajak kendaraan bermotor]]></category>
		<category><![CDATA[pajak kendaraan bermotor]]></category>
		<category><![CDATA[pajak progresif]]></category>
		<category><![CDATA[Samsat]]></category>
		<category><![CDATA[tarif BBN Kendaraan bermotror]]></category>
		<category><![CDATA[tunggakan pajak kendaraan bermotor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=8125</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penghapusan dua unsur perpajakan ini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penghapusan dua unsur perpajakan ini dimaksudkan agar masyarakat patuh membayar pajak.</p>
<p>Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (24/8/2022) membenarkan kabar tersebut.</p>
<p>“Iya betul seperti itu, kita usulkan seperti itu. Memang, kelihatannya bagi daerah akan ada <em>revenue potential lost</em>, tetapi tidak demikian. Justeru sebaliknya,” papar Agus.</p>
<p>Menurut Agus, kebijakan penghapusan pajak diusulkan karena saat ini banyak pemilik kendaraan bermotor – terutama pembeli kendaraan bekas &#8211; yang enggan melakukan balik nama atas kendaraan yang mereka beli. Walhasil, Pemda justeru kehilangan potensi penerimaan dari pajak kendaraan bermotor.</p>
<figure id="attachment_1147" aria-describedby="caption-attachment-1147" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-1147" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/STNK-dan-Buku-Pemilik-Kendaraan-Bermotor-dok-Mobilitas-1-e1628393547861.jpg" alt="" width="700" height="492" /><figcaption id="caption-attachment-1147" class="wp-caption-text">STNK dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor  -dok Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sebelumnya, seperti dikutip laman resmi <em>NTMC Polri</em>, Rabu (24/8/2022) Agus mengatakan tidak sedikit pula pemilik kendaraan yang menggunakan data orang lain agar tidak terkena pajak progresif. Akibatnya, data registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor menjadi tidak akurat.</p>
<p>“Sehingga kondisi ini berpengaruh terhadap pendataan jumlah potensi pendapatan dari pajak kendaraan bermotor,&#8221; ucap Agus.</p>
<p>Selain itu, penghapusan pajak tersebut juga bisa menjadi relaksasi bagi masyarakat yang pajak kendaraannya tertunggak hingga dua tahun. Sementara sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kendaraan dengan status perpajakan seperti itu akan dihapuskan datanya alias dinyatakan bodong. (Nin/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
