<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dampak tarif bagi impor mobil di AS &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/dampak-tarif-bagi-impor-mobil-di-as/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 May 2025 04:59:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>dampak tarif bagi impor mobil di AS &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tekanan Tarif Baru Mulai Terjadi, Tapi Toyota hingga Kia Masih Merajai Pasar Mobil AS</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tekanan-tarif-baru-mulai-terjadi-tapi-toyota-hingga-kia-masih-merajai-pasar-mobil-as/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 04:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[dampak tarif bagi impor mobil di AS]]></category>
		<category><![CDATA[Honda di AS 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai di AS 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Kia di AS]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Honda di AS]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil AS 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota di AS 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24182</guid>

					<description><![CDATA[California, Mobilitas – Sejak 3 April 2025 lalu,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>California, Mobilitas</strong> – Sejak 3 April 2025 lalu, pemerintah Amerika Serikat (AS) dibawah komando Presiden Donald Trump telah mengenakan tarif sebesar 25 persen bagi kendaraan roda empat yang diimpor oleh pelaku pasar otomotif di negara tersebut.</p>
<p>Sejumlah analis industri yang dilaporkan laman resmi Nazdaq dan The Financial yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (7/5/2025) menyebut kebijakan ini membawa konsekwensi bakal terkereknya harga jual mobil. Sehingga, banyak calon pembeli mobil yang mempercepat pembelian demi menghindari kenaikan harga tersebut.</p>
<p>“Selain itu, kebijakan ini juga menjadikan kekhawatirn tersendiri bagi pelaku industri otomotif di Amerika Serikat karena akan menyebabkn guncangan. Terutama bagi industri yang dinilai terafiliasi dengan unsur-unsur negara-negara yang dianggap sebagai “lawan” perang dagang AS seperti Cina, Rusia, dan lainnya,” kata analis Mike Jansen Ruffalo.</p>
<p>Respon konsumen yang didasari kekhawatiran terhadap kenaikan harga itu, telah membawa dampak positif terhadap penjualan di bulan April. Data American Automobile Manufacturers Association (AAMA) dan North AmericaAutomobile Dealer Association (NAADA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (7/5/2025) menunjukkan hal itu.</p>
<figure id="attachment_15699" aria-describedby="caption-attachment-15699" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Logo-Toyota-dok.Istimewa-via-Universal-Toyota-e1702523262313.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-15699" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Logo-Toyota-dok.Istimewa-via-Universal-Toyota-e1702523262313.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-15699" class="wp-caption-text">Logo Toyota &#8211; dok.Istimewa via Universal Toyota</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, sepanjang periode Januari – April 2025 ternyata jumlah mobil yang terjual di Negeri Paman Sam itu mencapai 1.465.009 unit. Jumlah tersebut melonjak 10 persen dibanding penjualan selama bulan April 2024.</p>
<p>Menariknya, di tengah tekanan rezim tarif baru itu, sejumlah pabrikan mobil asal Asia – yakni dari Jepang dan Kore – masih bercokol di daftar pabrikan dengan penjualan terbanyak di AS selama Januari – April 2025. Bahkan tren kinerja penjualan tersebut masih meningkat.</p>
<p>Berikut data penjualan lima pabrikan dengan penjualan terbanyak selama periode Januari – April 2025 dibanding periode sama di tahun 2024:</p>
<p>Toyota : 685.098 unit (naik 2,3 persen)<br />
Ford : 670.849 unit (naik 3,2 persen)<br />
Honda : 444.447 unit (naik 8,5 persen)<br />
Hyundai : 285.058 unit (naik 12,5 persen)<br />
Kia : 273.655 unit (naik 11,5 persen)<br />
<em>Sumber: AAMA, NAADA, 2025</em>. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
