<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Denza &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/denza/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jun 2026 13:50:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Denza &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Denza Masih Merana di Indonesia, Penjualan Ritelnya Selama Januari – Mei 2026 Anjlok 57,4 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/denza-masih-merana-di-indonesia-penjualan-ritelnya-selama-januari-mei-2026-anjlok-574-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 09:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Denza Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Denza]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[MPV listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Denza 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28294</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta data berbicara, sebelumnya di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta data berbicara, sebelumnya di periode Januari hingga April 2026, total penjualan ritel mobil listrik merek mewah milik Build Your Dreams (BYD) itu sudah ambles 59,1 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (17/6/2026) menunjukkan di periode empat bulan pertama atau di rentang waktu Januari – April 2026, total penjualan eceran mobil Denza dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) hanya sebanyak 1.294 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 59,1 persen dibanding periode sama di tahun 2025.’</p>
<p>Pada saat yang sama, total penjualan grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) mobil Denza, ternyata juga telah anjlok. Besaran anjloknya penjualan grosir itu mencapai 35,6 persen dibanding periode sama di tahun lalu, totalnya 2.149 unit.</p>
<p>Sementara, sebulan kemudian atau di periode Januari – Mei 2026, kinerja penjualan grosir atau<em> wholesales</em> Denza di Indonesia masih merana. Totalnya 2.359 anjlok 40,5 persen dibanding total <em>wholesales</em>-nya pada kurun waktu yang sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_22633" aria-describedby="caption-attachment-22633" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Denza-salah-satu-merek-mobil-yang-baru-masuk-Indonesia-dan-akan-ikut-pameran-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1738741025965.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22633" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Denza-salah-satu-merek-mobil-yang-baru-masuk-Indonesia-dan-akan-ikut-pameran-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1738741025965.jpg" alt="" width="700" height="502" /></a><figcaption id="caption-attachment-22633" class="wp-caption-text">Mobil listrik Denza D9 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sedangkan total penjualan ritel Denza di lima bulan pertama 2026 tersebut hanya 1.703 unit. Total penjualan eceran ke konsumen langsung itu anjlok 57,4 persen dibanding periode Januari – Mei 2025.</p>
<p>Padahal, pasar mobil di Indonesia di rentang waktu Januari – Mei 2026 itu tengah mekar. Total <em>wholesales</em> seluruh mobil (gabungan seluruh model dari semua merek yang ada) mencapai 359.015 unit. Jumlah ini meningkat 12,8 persen dibanding periode sama pada tahun 2025 lalu yang sebanyak 316.981 unit.</p>
<p>Adapun total penjualan ritelnya mencapai sebanyak 359.490 unit. Jumlah tersebut naik 8,8 persen dibanding penjualan selama periode sama di 2025 yang sebanyak 330.486 unit. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BYD Tech Culture Fest 2026 Medan, Masyarakat Peroleh Seabrek Wawasan dan Pengalaman</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/byd-tech-culture-fest-2026-medan-masyarakat-peroleh-seabrek-wawasan-dan-pengalaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 07:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD M6 DM]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Seal 6 DM]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Tech Culture Fest 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[otomotif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28162</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Setelah sukses menghadirkan BYD Tech...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Setelah sukses menghadirkan BYD Tech Culture Fest 2026 di Jakarta 20 hingga 24 Mei 2026 lalu, kini PT BYD Motor Indonesia melanjutkan rangkaian roadshow nasional itu ke Medan, Sumatera Utara.</p>
<p>Keterangan resmi BYD Motor Indonesia yang diterima <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (6/6/2026) menyebut kehadiran BYD Tech Culture Fest 2026 di Medan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membawa pengalaman teknologi kendaraan energi baru lebih dekat kepada masyarakat Indonesia. Medan menjadi lokasi berikutnya bagi BYD karena merupakan salah satu kota terbesar di Sumatera dengan karakter mobilitas yang beragam.</p>
<p>“Karakter mobilitas masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah Sumatera, sangat beragam. Karena itu kami percaya teknologi perlu dirasakan secara langsung agar masyarakat dapat memahami bagaimana inovasi kendaraan energi baru dapat menjawab berbagai kebutuhan penggunaan sehari-hari, mulai dari mobilitas perkotaan hingga perjalanan jarak jauh dengan rute yang cukup menantang,” ungkap Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao.</p>
<p>Melalui BYD Tech Culture Fest, lanjut Eagle, BYD ingin menghadirkan kesempatan bagi masyarakat Medan untuk dapat mengenal dan merasakan langsung teknologi unggulan NEV kami yaitu EV dan DM.</p>
<p>“Setelah mendapatkan respons yang sangat positif di Jakarta, kami senang dapat melanjutkan perjalanan ini ke Medan, membawa pengalaman teknologi kendaraan energi baru lebih dekat kepada masyarakat dari paling barat hingga paling timur Indonesia,” ujar dia.</p>
<figure id="attachment_28164" aria-describedby="caption-attachment-28164" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/06/Salah-satu-produk-teknologi-BYD-yang-dipamerkan-di-gelaran-BYD-Tech-Culture-Fest-2026-Medan-dok.-BYD-Motor-Indonesia-e1780751205728.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-28164" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/06/Salah-satu-produk-teknologi-BYD-yang-dipamerkan-di-gelaran-BYD-Tech-Culture-Fest-2026-Medan-dok.-BYD-Motor-Indonesia-e1780751205728.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/06/Salah-satu-produk-teknologi-BYD-yang-dipamerkan-di-gelaran-BYD-Tech-Culture-Fest-2026-Medan-dok.-BYD-Motor-Indonesia-e1780751205728.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/06/Salah-satu-produk-teknologi-BYD-yang-dipamerkan-di-gelaran-BYD-Tech-Culture-Fest-2026-Medan-dok.-BYD-Motor-Indonesia-e1780751205728-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-28164" class="wp-caption-text">Salah satu produk teknologi BYD yang dipamerkan di gelaran BYD Tech Culture Fest 2026 Medan &#8211; dok. BYD Motor Indonesia</figcaption></figure>
<p>Sepanjang festival berlangsung, pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai lini kendaraan BYD dan DENZA, mencoba langsung pengalaman berkendara melalui area test drive, merasakan tantangan Monster Track bersama DENZA B5. Bahkan bisa menikmati berbagai aktivitas baru seperti <em>drifting experience</em> yang menjadi salah satu atraksi utama dalam penyelenggaraan tahun ini.</p>
<p>Selain itu, pengunjung juga dapat mengenal lebih dekat berbagai teknologi inti BYD melalui Technology Zone yang menghadirkan pengalaman edukatif dan interaktif mengenai teknologi kendaraan energi baru.</p>
<p>“Melalui pendekatan yang interaktif ini, kami ingin membantu masyarakat memahami bagaimana teknologi kendaraan energi baru dapat bekerja secara nyata dan relevan dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari.&#8221; ujar Head of Public &amp; Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan.</p>
<p>BYD Tech Culture Fest 2026 Medan digelar di area parkir Lotte Grosir Medan, di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Hajtan ini berlangsung 3-7 Juni 2026. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Cina Januari &#8211; April 2026 Penjualan Mobil BYD Anjlok, di Indonesia Denza Jeblok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/di-cina-januari-april-2026-penjualan-mobil-byd-anjlok-di-indonesia-denza-jeblok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 02:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Cina]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Denza Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28036</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Bahkan di bulan April saja,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Bahkan di bulan April saja, penjualan mobil penumpang Build Your Dreams (BYD) itu anjlok untuk kedelapan kalinya selama delapan bulan berturut-turut.</p>
<p>Data Asosisi Mobil Penumpng Cina (CPCA) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (26/5/2026), menunjukkan di bulan April 2026 itu, jumlah mobil penumpng BYD yang terlego di negerinya sendiri – Republik Rakyat Cina – sebanyak 314.100 unit. Jumlah tersebut anjlok 15,7 persen dibandng total penjualannya di bulan yang sama pada tahun 2025.</p>
<p>Sementara itu, total penjualannya di periode Januari – April 2026, sebanyak 1.003.039 unit. Jumlah penjualan secara kumulatif selama empat bulan pertama 2026 tersebut anjlok hingga 26,4 persen dibanding periode yang sama di tahun 2025 lalu.</p>
<p>Kini, pabrikan mobil asal Shenzhen, Cina, ini terus agresif memperluas pasarnya di luar negeri untuk menggenjot penjualan sebagai ganti di pasar Cina yang merosot. Termasuk di Indonesia.</p>
<figure id="attachment_22439" aria-describedby="caption-attachment-22439" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Denza-D9-dibanderol-Rp-950-juta-dok.Istimewa-e1737555380485.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-22439" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Denza-D9-dibanderol-Rp-950-juta-dok.Istimewa-e1737555380485.jpg" alt="" width="700" height="514" /></a><figcaption id="caption-attachment-22439" class="wp-caption-text">Denza D9 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Pabrikan besutan besutan Wang Chuanfu itu, mematok target penjualan di luar Cina sepanjang tahun 2026 ini sebanyak 1,5 juta unit. Jumlh itu termasuk kendaraan komersial truk dan bus.</p>
<p>Namun, itu tidak termasuk merek mewahnya, Denza. Sedangkan di Indonesia, mobil merek Denza penjualannya selama periode Januari – April 2026 anjlok.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilits di Jakarta, Selasa (26/5/2026) memperlihatkan di periode empat bulan pertama 2026, penjualan grosir Denza dari pabrik ke dealer (wholesales) sebanyak 2.149 unit. Jumlah tersebut anjlok 35,6 persen dibanding empat bulan pertama 2025.</p>
<p>Sementara penjualan ecerannya dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel mobil ini – di saat yang sama hanya 1.294 unit. Jumlah itu anjlok 59,1 persen dibanding periode sama di 2025. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekonomi Tak Pasti dan Rupiah Melemah, Pasar Mobil Mewah RI Januari – April 2026 Goyah</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ekonomi-tak-pasti-dan-rupiah-melemah-pasar-mobil-mewah-ri-januari-april-2026-goyah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 07:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Audi]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Lexus]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Mobil Mewah RI 2026]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Mewah 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Volvo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27984</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Tren pelemahan nilai tukar rupiah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus terjadi secara signifikan sejak akhir tahun 2025 lalu. Tetapi, semakin parah pada awal tahun 2026, bahkan tekanan terhadap mata uang Garuda itu terus berlanjut dan memburuk sejak awal April 2026.</p>
<p>Pengamat pasar uang dan ekonomi Suaibie Ibrahim menyebut melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS secara signifikan akan cenderung menyebabkan peningkatan biaya produksi, kenaikan inflasi (harga barang melonjak), dan penurunan daya beli masyarakat.</p>
<p>Selain itu, perusahaan yang memiliki utang dalam denominasi dolar AS akan membutuhkan jumlah rupiah yang jauh lebih besar untuk membayar pokok dan bunga pinjaman.</p>
<p>&#8220;Dalam kondisi seperti itu, masyarakat kelas atas yang berprofesi sebagai pebisnis, investor pasar uang atau lainnya, dan mereka rata-rata sangat paham soal kondisi ekonomi dan berbagai akibat yang menyertai jika ekonomi terguncang, cenderung menahan konsmsi barang-barang yang bukan kebutuhan mendesak. Termasuk mobil mewah. Jadi kalau penjualan mobil mewah trennya melemah dan pasarnya goyah, itu bisa dimaklumi,&#8221; papar Ibrahim yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (22/5/2026).</p>
<figure id="attachment_19233" aria-describedby="caption-attachment-19233" style="width: 706px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-UX300-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361131172.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19233" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-UX300-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361131172.jpg" alt="" width="706" height="494" /></a><figcaption id="caption-attachment-19233" class="wp-caption-text">Lexus UX300 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sekadar informasi, dalam penutupan perdagangan sesi siang, Jumat (22/5/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih anteng di kisaran Rp17.707 hingga Rp17.721 per dolar AS. Memang, lanjut Ibrahim, Pelemahan ini sejalan dengan depresiasi mayoritas mata uang Asia lainnya akibat ketidakpastian kebijakan domestik dan data ekonomi AS yang tangguh, namun tak pelak membuat was-was masyarakat kalangan atas.</p>
<p>Sementara itu, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (22/5/2026) menunjukkan penjualan mobil mewah dari berbagai merek – seperti Denza, BMW, Mercedes-Benz, MINI, Lexus, Volvo, hingga Audi – di periode Januari – April 2026 anjlok dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Berikut data penjualan eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) merek-merek mobil itu selama empat bulan pertama 2026 tersebut:<br />
Denza: 1.294 unit (anjlok 59,1 persen)<br />
BMW : 856 unit (anjlok 7,3 persen)<br />
Mercedes-Benz: 666 unit (anjlok 26, 1 persen)<br />
Lexus: 352 unit (anjlok 32,3 persen)<br />
MINI : 125 unit (anjlok 28,6 persen)<br />
Volvo: 42 unit (anjlok 42,4 persen)<br />
Audi: 43 unit (anjlok 14,3 persen)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2026</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hingga Januari – April 2026, Penjualan Ritel Denza di Indonesia Masih Anjlok 59,1 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hingga-januari-april-2026-penjualan-ritel-denza-di-indonesia-masih-anjlok-591-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 02:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Denza D9]]></category>
		<category><![CDATA[MPV listrik Denza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Denza 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27927</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Merek mobil mewah milik Build...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Merek mobil mewah milik Build Your Dreams (BYD) itu sepanjang periode Januari hingga April 2026 membukukan anjloknya penjualan, baik secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun secara eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel.</p>
<p>Namun, dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip<em> Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (19/5/2026) memperlihatkan besaran anjloknya penjualn MPV listrik Denza di empat bulan pertama 2026 tersebut sudah sedikit menyusut l dibanding periode Januari – Maret 2026. Kemersotan penjualan – baik <em>wholesales</em> maupun ritel – di dua periode itu dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Fakta data Gaikindo berbicara, selama kurun waktu Januari hingga Maret alias kuartal pertama 2026, total <em>wholesales</em> Denza sebanyak 1.117 unit. Jumlah itu anjlok 55,7 persen dibanding periode yang sama pada 2025.</p>
<p>Di saat yang sama penjualan ritelnya sebanyak 867 unit. Total penjualan eceran ke konsumen itu anjlok hingga 62,6 persen dibanding total penjualan eceran yang dicetaknya selama kurun waktu yang sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_22440" aria-describedby="caption-attachment-22440" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Denza-D9-diluncurkan-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1737555502579.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22440" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Denza-D9-diluncurkan-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1737555502579.jpg" alt="" width="700" height="501" /></a><figcaption id="caption-attachment-22440" class="wp-caption-text">Denza D9. MPV listrik premium yang merupakan bagian dari BYD &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sedangkan di periode Januari hingga April 2026 atau sebulan setelahnya, ternyata penjualan Denzaa di Indonesia masih ambruk. Terbukti, total <em>wholesales</em>-nya 2.149 unit, anjlok 35,6 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Sementara, total penjualan ecerannya ke konsumen alias penjualan ritelnya di kurun waktu emapat bulan pertama 2026 itu sebanyak 1.294 unit, anjlok 59,1 persen dibanding empat bulan di tahun lalu.</p>
<p>Selama bulan April saja, total penjualan ritel yang dibukukan Denza Indonesia hanya sebanyak 427 unit. Jumlah tersebut anjlok 49,6 persen dibanding total penjualan ritelnya pada bulan yang sama di 2025. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Denza D9 Generasi Kedua Lahir, Versi Listrik Murni Bisa Tempuh 800 Km Sekali Cas</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/denza-d9-generasi-kedua-lahir-versi-listrik-murni-bisa-tempuh-800-km-sekali-cas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 09:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Denza D9 baru]]></category>
		<category><![CDATA[Denza D9 Generasi Kedua]]></category>
		<category><![CDATA[harga Denza D9]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27718</guid>

					<description><![CDATA[Shenzhen, Mobilitas – Submerek milik Build Your Dreams...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shenzhen, Mobilitas</strong> – Submerek milik Build Your Dreams (BYD) untuk segmen mobil mewah yakni Denza, telah meluncurkan MPV Denza D9 di negerinya, Republik Rakyat Cina.</p>
<p>Pabrikan asal Shenzhen, Guangdon, itu menawarkan generasi baru dari MPV yang generasi pertamanya telah dijual di Indonesia itu dalam versi listrik murni atau listrik baterai (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV). Versi BEV disuguhkan dalam tiga varian dan versi PHEV juga dalam tiga varian.</p>
<p>Laporan laman CnEvPost yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (30/4/2026) menyebut tiga varian BEV itu masing-masing dibanderol 369.800 yuan, 409.800 yuan, dan 469.800 yuan. Sedangkan tiga varian PHEV masing-masing dihargai 359.800 yuan, 399.800 yuan, dan 459.800 yuan.</p>
<p>Versi BEV dibekali motor listrik berdaya 340 kW, namun untuk tipe berpenggerak semua roda (<em>all wheel drive) </em>ada tambahan tenaga hingga70 kW. Menariknya versi BEV generasi kedua ini menyajikan dua pilihan daya jangkau perjalanan, yakni 750 kilometer (km) dan 800 km.</p>
<figure id="attachment_27347" aria-describedby="caption-attachment-27347" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/03/Denza-D9-versi-terbaru-dok.-Istimewa-e1774594166666.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-27347" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/03/Denza-D9-versi-terbaru-dok.-Istimewa-e1774594166666.jpg" alt="" width="700" height="479" /></a><figcaption id="caption-attachment-27347" class="wp-caption-text">Denza D9 versi terbaru &#8211; dok. Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara, versi PHEV mengggunakan mesin turbocharged 1,5 liter bertenaga 115 kilowatt, yang dipadukan dengan motor depan 200 kW dan motor belakang 45 kW. Baterainya jenis Blade generasi terbaru sehingga memungkinkan mobil melaju hingga sejauh 401 km dengan listrik murni alias pakai mode listrik murni, dan jika menggunakan sistem plug-in hybrid motor plus mesin dengan BBM penuh, mampu berjalan sejauh 1.521 km.</p>
<p>Denza melengkapinya dengan teknologi pengecasan daya baterai flash charging. Sehingga memungkinkan pengisia daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu lima menit.</p>
<p>Pabrikan juga melengkapinya dengan 10 layar independen. Termasuk layar tengah 15,6 inci dan beberapa layar hiburan di baris kedua. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nestapa Denza di Indonesia, Kalah Sengketa Merek di MA dan Penjualan Ambles di Kuartal I 2026</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/nestapa-denza-di-indonesia-kalah-sengketa-merek-di-ma-dan-penjualan-ambles-di-kuartal-i-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 02:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD gugat merek]]></category>
		<category><![CDATA[BYD vs PT WNA]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Agung]]></category>
		<category><![CDATA[merek Denza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Denza 2026]]></category>
		<category><![CDATA[sengketa merek Denza]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27564</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta memperlihatkan total penjualan grosir...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta memperlihatkan total penjualan grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun penjualan eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) mobil listrik mewah Denza (merek mewah milik BYD) selama Januari – Maret atau kuartal pertama ambrol dibanding periode sama di tahun 2025. Entah berkaitan atau kebetulan tren itu terjadi setelah BYD kalah dalam menggugat penggunaan nama merek Denza di pengadilan hingga Mahkamah Agung (MA).</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (16/4/2026) menunjukkan secara kumulatif sepanjang kuartal I 2026, <em>wholesales </em>mobil Denza di Indonesia hanya 1.117 unit. Jumlah itu anjlok 55,7 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Sementara, total penjualan ritelnya – di saat yang sama – hanya 867 unit. Total penjualan eceran ke konsumen itu anjlok hingga 62,6 persen dibanding periode tiga bulan pertama 2025.</p>
<p>Seperti diketahui, BYD bersengketa hukum dalam penggunaan merek Denza dengan perusahaan lokal Indonesia, PT Worcas Nusantara Abadi (WNA). Disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (16/4/2026) dari situs resmi MA, dalam Putusan Nomor 1338 K/PDT.SUS-HKI/2025, MA menolak kasasi BYD.</p>
<figure id="attachment_22343" aria-describedby="caption-attachment-22343" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Ilustrasi-logo-Denza-dok.EVMoD_-e1737033771588.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22343" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Ilustrasi-logo-Denza-dok.EVMoD_-e1737033771588.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-22343" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo Denza &#8211; dok.EVMoD</figcaption></figure>
<p>Putusan itu bersifat final dan mengikat. Masalah muncul ketika BYD hendak memasarkan Denza di Indonesia Januari 2025. Tetapi ternyata, merek Denza telah lebih dulu didaftarkan oleh PT WNA dengan mendaftarkan merek tersebut ke Kementerian Hukum pada 3 Juli 2023 dengan Nomor IDM001176306 kelas 12. Masa perlindungan hingga tahun 2033.</p>
<p>BYD baru mengajukan pendaftaran merek Denza pada 8 Agustus 2024 ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan dalih bahwa Denza adalah merek global yang memiliki reputasi internasional dan pendaftaran oleh pihak lain dilakukan dengan itikad tidak baik. Perkara tersebut tercatat dengan nomor 1/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN Niaga Jkt.Pst.</p>
<p>Namun pada 28 April 2025,dalam sidang putusan yang digelar pada 28 April 2025, majelis hakim menolak seluruh gugatan BYD terhadap PT WNA. Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan menolak gugatan BYD seluruhnya. “Menghukum Penggugat membayar biaya perkara yang dianggarkan sejumlah Rp1.070.000,00 (satu juta tujuh puluh ribu rupiah),” bunyi putusan tersebut.</p>
<p>Alasan utama penolakan antara lain pihak lokal terbukti mendaftarkan lebih dulu, gugatan dinilai mengandung persoalan prosedural (<em>error in persona</em>), dan prinsip teritorialitas hukum merek Indonesia berlaku ketat. Tetapi BYD mengajukan kasasi ke MA yang ternyata ditolak. (Hen/Aa).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasar Mobil Mewah RI di Kuartal I 2026 Muram, Penjualan BMW,Mercedes dan Lexus Tenggelam</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pasar-mobil-mewah-ri-di-kuartal-i-2026-muram-penjualan-bmwmercedes-dan-lexus-tenggelam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 07:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Audi]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Lexus]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil mewah]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Mobil Mewah 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Volvo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27547</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Hampir semua merek mobil mewah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Hampir semua merek mobil mewah yang berjualan di Indonesia (dan anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia/Gaikindo) membukukan amblesnya penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel.</p>
<p>Data Gaikindo yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (15/4/2026) menunjukkan, merek-merek mobil mewah yang jeblok penjualan ritel di periode Januari – Maret atau kuartal pertama 2026 itu bukan hanya merek asal Eropa saja. Tetapi juga merek dari Jepang dan Cina.</p>
<p>Fakta berbicara mobil listrik mewah asal Cina, Denza (yang merupakan merek mewah milik BYD) penjualan ritelnya di kuartal I 2026 itu ambles hingga 62,6 persen dibanding periode sama di tahun 2025. Totalnya, hanya 867 unit.</p>
<p>Kemudian dua merek papan atas asal Jerman ykni Bayerische Motoren Werke (BMW) dan Mercedes-Benz penjualan ritelnya di tiga bulan pertam 2026 itu masing-amsing anjlok 22,9 persen dan 28,5 persen. Mobill mobil yang mereka jual ke konsumen 644 unit dan 494 unit.</p>
<figure id="attachment_19234" aria-describedby="caption-attachment-19234" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-ES-300h-Ultra-Luxury-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361257583.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19234" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-ES-300h-Ultra-Luxury-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361257583.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-ES-300h-Ultra-Luxury-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361257583.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-ES-300h-Ultra-Luxury-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361257583-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19234" class="wp-caption-text">Lexus ES 300h Ultra Luxury &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Lalu, merek mewah asal Jepng yang merupakn milik Toyot Motor, yakni Lexus, penjualan ritelnya anjlok 27,2 persen. Hanya 260 unit mobil Lexus yang terjual ke konsumen Indonesia di kuartal I 2026 itu.</p>
<p>Merek mewah lainnya, yakni MINI mencatat mobilnya yang dibeli konsumen hanya sebanyak 84 unit, anjlok 45,8 persen.Merek asal Swedia, yakni Volvo, di kurun waktu yang sama juga membukukan muramnya penjualan ritel, dengn total 14 unit, anjlok 39,1 persen.</p>
<p>Merek asal Jerman lainnya, yaitu Audi hanya berhasil membukukan penjualan sebanyak 5 unit. Total penjualan ritel di tiga bulan pertama 2026 itu, tidak berubah alias staganan dibanding penjualan ritel yang dicetaknya pada periode sama di tahun 2025. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Denza Merana di Indonesia, Penjualan Ritelnya pada Kuartal I 2026 Anjlok 62,6 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/denza-merana-di-indonesia-penjualan-ritelnya-pada-kuartal-i-2026-anjlok-626-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 02:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Denza D9]]></category>
		<category><![CDATA[MPV mewah BYD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27545</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Padahal, pasar mobil Indonesia di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Padahal, pasar mobil Indonesia di periode Januari hingga Maret alias kuartal pertama 2026 masih oke.<br />
Ini terbukti dari kinerja penjualan total dealer (gabungan seluruh model dari semua merek yang ada) – baik secara grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun secara eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel – selama periode tersebut masih naik.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (14/4/2026) menunjukkan secara kumulatif sepanjang kuartal I 2026, <em>wholesales</em> mobil di Indonesia mencapai 209.021 unit. Jumlah tersebut meningkat 1,7 persen dibanding periode yang sama di tahun 2025 yang sebanyak 205.539 unit.</p>
<p>Sementara itu, penjualan ritel pada saat yang sama tercatat sebanyak 211.905 unit. Total penjualan eceran tersebut naik tipis 0,5 persen dibanding total penjualan ritel di periode Januari – Maret 2025 yang masih sebanyak 210.766 unit.</p>
<p>Namun, mobil merek mewah milik Build Your Dreams (BYD) – Denza – penjualannya justru sebaliknya, ykni terpuruh. Total wholesales yang dibukukannya selama tiga bulan pertama 2026 itu hanya 1.117 unit, anjlok 55,7 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_22633" aria-describedby="caption-attachment-22633" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Denza-salah-satu-merek-mobil-yang-baru-masuk-Indonesia-dan-akan-ikut-pameran-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1738741025965.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22633" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Denza-salah-satu-merek-mobil-yang-baru-masuk-Indonesia-dan-akan-ikut-pameran-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1738741025965.jpg" alt="" width="700" height="502" /></a><figcaption id="caption-attachment-22633" class="wp-caption-text">Mobil listrik Denza D9 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, total penjualan ritelnya – di saat yang sama – hanya 867 unit. Total penjualan eceran ke konsumen itu anjlok hingga 62,6 persen dibanding periode tiga bulan pertama 2025.</p>
<p>Penurunan penjualan terparah terjadi di bulan Maret, dimana total <em>wholesales</em> yang dibukukan Denza hanya 455 unit. Jumlah penjualn secara grosir itu anjlok hingga 71,3 persen dibanding Maret 2025.</p>
<p>Sedangkan penjualan ritelnya hany324 unit. Jumlah penjualan eceran dari dealer ke konsumen tersebut anjlok 82 persen dibanding penjualan yang dicetaknya pada bulan yang sama di tahun 2025. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ternyata Begini Rapor Penjualan Ritel Mobil Cina di Indonesia Januari – Februari 2026</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ternyata-begini-rapor-penjualan-ritel-mobil-cina-di-indonesia-januari-februari-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 02:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[BAIC]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Changan]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Dongfeng (DFSK)]]></category>
		<category><![CDATA[FAW]]></category>
		<category><![CDATA[Geely]]></category>
		<category><![CDATA[Great Wall Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Jaecoo]]></category>
		<category><![CDATA[Jetour]]></category>
		<category><![CDATA[Maxus]]></category>
		<category><![CDATA[merek Cina]]></category>
		<category><![CDATA[MG]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Polytron]]></category>
		<category><![CDATA[Seres]]></category>
		<category><![CDATA[Skyworth]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[Xpeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27355</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Fakta memperlihatkan, saat ini jumlah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Fakta memperlihatkan, saat ini jumlah merek mobil asal Republik Rakyat Cina yang berjualan di Indonesia mencapai 18 merek.</p>
<p>Sekadar informasi, jumlah tersebut termasuk Skyworth yang penjualannya menggunakan nama Polytron dan Morris Garage (MG) merek asal Inggris yang sejak tahun 2007 diakuisisi SAIC Motor Cina. Sehingga disebut sebagai mobil Cina.</p>
<p>Data Gabungan Indusri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (28/3/2026) menunjukkan saat ini merek dan submerek mobil asal Negeri Panda itu yang menjajakan mobilnya di Indonesia adalah BYD, Wuling, Chery, Jaecoo, Aion, Denza, Geely, MG, Great Wall Motor, Dongfeng (DFSK), Jetour, BAIC, Xpeng, dan Neta. Kemudian, Polytron (Skyworth), FAW, Maxus, Seres, serta Changan.</p>
<p>Namun, ternyata tidak semua merek mobil asal Cina itu yang menorehkan kinerja penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel yang positif di bulan Januari 2026. Data memperlihatkan, di bulan pertama 2026 itu, merek asal Cina yang penjualannya melorot ada empat yakni Chery, Wuling, Morris Garage, dan Maxus.</p>
<figure id="attachment_26669" aria-describedby="caption-attachment-26669" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/12/Jaecoo-J7-SHS-dok.Jaecoo-e1767113102377.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-26669" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/12/Jaecoo-J7-SHS-dok.Jaecoo-e1767113102377.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-26669" class="wp-caption-text">IlustrJasi aecoo J7 SHS &#8211; dok.Jaecoo</figcaption></figure>
<p>Sementara, empat merek yang membukukan penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel terbanyak adalah BYD, Jaecoo, Chery, dan Wuling. Gaikindo mencatat BYD membukukan penjualan ritel sebanyak 6.112 unit unit, Jaecoo 5.059 unit, Wuling 2.550 unit, Chery 2.358 unit, dan Geely 1.686 unit.</p>
<p>Berikut data penjualan ritel mobil merek asal Cina di Indonesia sepanjang Januari 2026 :<br />
BYD : 6.112 unit<br />
Jaecoo : 5.059 unit<br />
Wuling : 2.550 unit<br />
Chery : 2.358 unit<br />
Geely : 1.686 unit<br />
Aion : 1.387 unit<br />
GWM : 561 unit<br />
Denza : 543 unit<br />
Jetour : 366 unit<br />
Xpeng : 253 unit<br />
Dongfeng (DFSK) : 201 unit<br />
FAW: 177 unit<br />
BAIC : 127 unit<br />
MG : 125 unit<br />
Polytron : 109 unit<br />
Neta : 75 unit<br />
Changan : 66 unit<br />
Maxus : 37 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2025</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
