<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekspor Hyundai RI ke Vietnam &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/ekspor-hyundai-ri-ke-vietnam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Aug 2024 11:36:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>ekspor Hyundai RI ke Vietnam &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tujuh Bulan Pertama 2024, Penjualan Hyundai Stargazer Asal RI di Vietnam Jeblok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tujuh-bulan-pertama-2024-penjualan-hyundai-stargazer-asal-ri-di-vietnam-jeblok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Aug 2024 09:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Hyundai RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Stargazer]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai Stargazer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19658</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Selama periode Januari hingga Juli...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Selama periode Januari hingga Juli 2024 itu penjualan mobil di Vietnam tercatat juga menyusut 1,09 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Vietnam (VAMA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (18/8/2024) menunjukkan selama tujuh bulan pertama itu penjualan mobil di Negeri Paman Ho ini sebanyak 163.805 unit. Jumlah itu menyusut 1,09 persen dibanding periode Januari – Juli 2023.</p>
<p>Namun laporan The Vietnam Economic Daily menyebut jika penjualan Hyundai (yang tidak masuk VAMA) ditambahkan, maka total penjualan mobil di tujuh bulan pertama itu mencapai 193.234 unit. Jumlah ini menciut 0,43 persen dibanding periode Januari – Juli 2023.</p>
<figure id="attachment_19171" aria-describedby="caption-attachment-19171" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Logo-Hyundai-dok.CarPro-e1721145160319.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-19171" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Logo-Hyundai-dok.CarPro-e1721145160319.jpg" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Logo-Hyundai-dok.CarPro-e1721145160319.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Logo-Hyundai-dok.CarPro-e1721145160319-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19171" class="wp-caption-text">Logo Hyundai &#8211; dok.CarPro</figcaption></figure>
<p>Masih menurut data ini, di periode Januari – Juli 2024 tersebut total penjualan mobil Hyundai di Negeri Naga Biru itu mencapai 29.427 unit. Jumlah ini merosot 8,3 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Amblesnya penjualan ini ternyata juga dikarenakan oleh Hyundai Stargazer. yang juga jeblos. Fakta berbicara, mobil yang diimpor secara utuh dari Indonesia ini, selama tujuh bulan pertama 2024, terjual sebanyak 1.733 unit, ambrol 17,8 persen dibanding Januari – Juli 2023.</p>
<p>Sekadar informasi, Hyundai Stargazer asal Indonesia mulai dijajakan di negara yang merupakan pasar mobil terbesar kelima di Asia Tenggara (setelah Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Filipina) itu pada Oktober 2022. Kala itu Hyundai Stargazer dibanderol 575 juta Dong – 685 juta Dong.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepanjang 2023, Ekspor Mobil CBU Indonesia ke Vietnam Masih Dibungkam Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/sepanjang-2023-ekspor-mobil-cbu-indonesia-ke-vietnam-masih-dibungkam-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2024 09:27:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Honda ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Hyundai RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Mitsubishi RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil CBU ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Mobil RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Suzuki ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Toyota ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[investasi VinFast di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Xpander masih terlaris di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16223</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Baik dalam hal jumlah mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Baik dalam hal jumlah mobil maupun total nilai ekspor ke Vietnam, Indonesia masih tertinggal jauh oleh Thailand.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai Vietnam (GDVC) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (17/1/2024) menunjukkan sepanjang tahun 2023 kemarin, Negeri Paman Ho itu mengimpor mobil utuh (CBU) sebanyak 118.942 unit. Total nilai impor mobil CBU sebanyak itu mencapai US$ 2,83 miliar.</p>
<p>“Jumlah mobil CBU yang diimpor Vietnam selama 2023 itu meningkat 1,9 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara total nilai impor menurun 9,1 persen,” bunyi keterangan GDVC.</p>
<p>Departemen itu menegaskan, 90,48 persen dari total jumlah mobil CBU yang diimpor tersebut (atau sebanyak 107.619 unit) berasal dari tiga negara, atau sebanyak 107.619 unit. Mereka adalah Thailand, Indonesia, dan Cina.</p>
<p>Thailand tercatat sebagai negara pengekspor terbanyak dengan total jumlah 53.942 unit (atau 45,35 persen) dari total impor Vietnam. Nilai ekspor yang diraup Negeri Gajah Putih itu mencapai US$1,14 miliar atau sekitar 40,46 persen nilai impor mobil CBU Vietnam.</p>
<figure id="attachment_11881" aria-describedby="caption-attachment-11881" style="width: 691px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11881" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg" alt="" width="691" height="490" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg 691w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-592x420.jpg 592w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 691px) 100vw, 691px" /><figcaption id="caption-attachment-11881" class="wp-caption-text">Suzuki Ertiga yang juga diekspor ke Vietnam- dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, Indonesia mencatatkan jumlah ekspor sebanyak 42.676 mobil dengan nilai US$ 607,55 juta. Jumlah mobil asal Indonesia itu 35 88 persen dari total impor Vietnam, dan nilainya 21,47 persen dari total nilai impor negara itu.</p>
<p>Sisanya, berasal dari Cina. Fakta ini memperlihatkan dari sisi jumlah, mobil yang diekspor Indonesia masih tertinggal jauh dari Thailand. Selisihnya mencapai 11.266 unit, apalagi dari nilai ekspor yang terpaut sangat jauh.</p>
<p>Ihwal kinerja ekspor yang masih tertinggal Thailand itu, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (17/1/2024) mengatakan, wajar jika Indonesia tertinggal.</p>
<p>“Karena Thailand itu basis produksi dari merek atau pabrikan mobil yang produknya memang diorientasikan untuk pasar ekspor. Jumlah pabrikan yang berproduksi di negara itu juga lebih banyak dibanding Indonesia. Mengapa Thailand jadi basis produksi yang karena kebijakan negaranya yang <em>investment friendly</em>,” kata dia.</p>
<p>Selain itu, kebijakan ekspor mobil dari merek tertentu juga sangat tergantung kebijakan prinsipal mereka. Sebab, kata dia, hal itu menyangkut <em>grand strategy</em> pabrikan yang bersangkutan dalam penjualan di pasar dunia.</p>
<figure id="attachment_11579" aria-describedby="caption-attachment-11579" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11579" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Avanza-salah-satu-mobil-Toyota-yang-diekspor-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679968952447.jpg" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Avanza-salah-satu-mobil-Toyota-yang-diekspor-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679968952447.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Avanza-salah-satu-mobil-Toyota-yang-diekspor-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679968952447-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Avanza-salah-satu-mobil-Toyota-yang-diekspor-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679968952447-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Avanza-salah-satu-mobil-Toyota-yang-diekspor-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679968952447-696x503.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Avanza-salah-satu-mobil-Toyota-yang-diekspor-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679968952447-581x420.jpg 581w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Avanza-salah-satu-mobil-Toyota-yang-diekspor-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679968952447-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11579" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Toyota Avanza yang diekspor ke Vietnam &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Jadi yang menentukan ekspor model tertentu datri sebuah merek itu prinsipalnya. Model apa saja dan dari mana produksinya mobil yang akan diekspor itu yang menetapkan prinsipal. Makanya, pemerintah harus melakukan komunikasi dengan prinsipal jika ingin menggenjot ekspor,” papar Jongkie.</p>
<p>Sekadar informasi, data Gaikindo memperlihatkan sepanjang tahun 2023 lalu, total ekspor mobil CBU Indonesia ke berbagai negara mencapai 505.134 unit. Jumlah ini naik 6,7 persen dibanding 2022 yang sebanyak 473.602 unit. (Ays/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
