<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekspor mobil Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/ekspor-mobil-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Apr 2024 09:13:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>ekspor mobil Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Thailand Jadi Produsen Mobil Terbesar di ASEAN Ungguli RI, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/thailand-jadi-produsen-mobil-terbesar-di-asean-ungguli-ri-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2024 09:11:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17632</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Banyaknya produk mobil yang diekspor...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Banyaknya produk mobil yang diekspor Thailand mempengaruhi jumlah mobil yang diproduksi di Negeri Gajah Putih tersebut.</p>
<p>Data Thailand Automotive Industries Association (TAIA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (8/4/2024) menunjukkan sepanjang tahun 2023 lalu, Thailand mengekspor 1.112.076 mobil ke berbagai negara. Jumlah tersebut menanjak 11,7 persen dibanding tahun 2022.</p>
<p>Dari total mobil yang diekspor negara yang juga berjuluk Siam ini, 1,1 juta unit merupakan mobil konvebsional bermesin pembakaran internal. Sisanya mobil listrik baterai.<br />
Pada saat yang sama, mobil yang diproduksi Thailand mencapai 1.832.111 unit. “Dengan jumlah ini, Thailand menjadi pemimpin dalam produksi mobil di Asia Tenggara. Thailand juga menjadi produsen mobil teresar ke-10 di dunia,” bunyi keterangan TAIA.</p>
<p>TAIA juga menyebut, Thailad memiliki kapasitas produksi mobil sebanyak 1,8 – 1,9 juta unit oer tahun. Jumlah itu jauh di atas kapasitas produksi mobil Indonesia yang sebanyak 1,2 – 1,3 juta unit, dan Malaysia yang hanya 700.000 unit.</p>
<p>Ihwal kapasitas produksi mobil Indonesia, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto menyebut, dari kapasitas produksi yang ada (1,2 – 1,3 juta unit per tahun), yang terpakai baru 1 – 1,1 juta unit.</p>
<figure id="attachment_13499" aria-describedby="caption-attachment-13499" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13499" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520.jpg" alt="" width="700" height="499" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-696x496.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-589x420.jpg 589w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-13499" class="wp-caption-text">Ilustrasi, proses produksi Toyota Yaris Cross di pabrik PT TMMIN &#8211; dok.TMMIN</figcaption></figure>
<p>“Mengapa kita baru manfaatkan segitu? Karena dari sisi pasar dalam negeri kita memang masih segitu, penjualan mobil kita di dalam negeri baru sampai 1 juta unit. Sedangkan ekspor, kita baru mencapai 350.000 – 400.000 unit,” kata Jongkie saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (8/4/2024).</p>
<p>Soal perluasan atau pertambahan volume pasar yang terlihat dari jumlah penjualan, sangat tergantung pada tingkat pendapatan kelas menengah di Indonesia. Padahal, kata dia, Indonesia saat ini mengalami fenomena middle income trap, yakni mandeknya tingkat pendapatan kelas menengah pada besaran tertentu.</p>
<p>“Sedangkan untuk ekspor sangat tergantung kebijakan dan strategi prinsipal. Apakah prinsipal setuju menjadikan merek atau anak industrinya di Indonesia memproduksi mobil ekspor atau tidak, sangat menentukan,” tandas Jongkie.</p>
<p>Sementara, saat ini Thailand sangat gencar melakukan ekspor. Selain itu, banyak pabrikan menjadikan negara itu sebagai basis produksi mobilnya yang ditujukan untuk pasar global alias pasar ekspor. (Udi/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hingga Februari Ekspor Mobil RI Anjlok, Begini Rapor Toyota hingga Honda</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hingga-februari-ekspor-mobil-ri-anjlok-begini-rapor-toyota-hingga-honda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 05:15:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil CBU]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor mobil Honda Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT Honda Prospect Motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT SIS]]></category>
		<category><![CDATA[PT TMMIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17233</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Hampir semua merek atau pabrikan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Hampir semua merek atau pabrikan membukukan merosotnya jumlah ekspor mobil (dalam wujud utuh atau CBU) selama periode dua bulan pertama 2024 itu.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (20/3/2024) menunjukkan selama Januari – Februari 2024 itu, total jumlah mobil CBU yang diekspor Indonesia sebanyak 67.795 unit. Jumlah ini anjlok 25 persen dibanding periode sama tahun lalu, yang masih sebanyak 90.418 unit.</p>
<p>Ihwal fakta kinerja ekspor mobil CBU itu, Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (20/3/2024) mengatakan masih belum tahu persis penyebabnya.<br />
Karena, kata Jongkie, soal kebijakan ekspor mobil CBU sebuah merek atau pabrikan, yang menentukan prinsipalnya.</p>
<p>&#8220;Kalau mobil merek Jepang, tentu penentu kebijakannya ya prinsipal mereka di Jepang. Mobil Korea ya di Korea, dan sebagainya. Sebab, kebijakan ekspor itu menyangkut strtaegi global yang dimainkan prinsipal, misalnya pabrik mereka di negara A harus mengekspor apa saja dan kemana tujuannya, pabrik di negara B ekspor apa saja dengan tujuan ke mana. Ini terkait dengan kalkulasi yang cermat mereka,” papar Jongkie.</p>
<figure id="attachment_11274" aria-describedby="caption-attachment-11274" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11274" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415.jpg" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415-696x502.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415-582x420.jpg 582w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11274" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Honda WR-V &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Oleh karena itu, kata Jongkie, dirinya masih sulit untuk memastikan apakah anjloknya ekspor mobil CBU itu karena disebabkan kondisi ekonomi global yang dipicu oleh perusahaan geopolitik atau lainnya. Tetapi yang pasti, lanjut dia, saat ini kondisi ekonomi dunai memang sedang tidak baik-baik saja.</p>
<p>Sementara itu data Gaikindo juga memperlihatkan selama dua bulan pertama itu di jajaran lima merek terbesar Toyota mengekspor mobil CBU sebanyak 23.792 unit, dan Daihatsu sebanyak 18.245 unit. Kemudian Mitsubishi 9.872 unit, Suzuki 3.882 unit, dan Honda 2.561 unit.</p>
<p>Sedangkan selama periode sama di tahun 2023 (dalam kelompok lima besar), ekspor terbanyak dibukukan oleh Daihatsu yang mencapai 33.176 unit dan Toyota 22.615 unit. Lalu Mitsubishi 12.906 unit, Suzuki sebanyak 8.731 unit, dan Honda 2.938 unit. (Yap/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Urusan Ekspor Mobil CBU, Tahun Ini Indonesia Belum Nyampe Setengahnya Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/urusan-ekspor-mobil-cbu-tahun-ini-indonesia-belum-nyampe-setengahnya-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Dec 2023 03:50:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil CBU]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor mobil RI kalah oleh Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil RI vs Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[padar mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Thailand basis produksi mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Thailand terbanyak ekspor mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15853</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski sepanjang periode Januari hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski sepanjang periode Januari hingga November tahun ini ekspor mobil utuh (CBU) di kedua negara tercatat meningkat.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (23/12/2023) menunjukkan total jumlah mobil CBU yang diekspor pabrikan di Indonesia mencapai 469.595 unit. Jumlah ini meningkat 10,6 persen dibanding periode sama di tahun lalu, yang mencapai 423.606 unit.</p>
<p>Sementara, di Thailand, data Federasi Industri Thailand (FTI) Klub Otomotif yang dinukil <em>Mobilitas </em>pada hari yang sama memperlihatkan, selama sebelas bulan pertama itu mobil CBU yang dikirim ke luar negeri mencapai 1.027.234 unit. Jumlah ini meningkat 15,59 persen dibanding tahun lalu.</p>
<p>“Meningkatnya jumlah ekspor mobil CBU ini karena masih kuatnya perekonomian mitra dagang Thailand yaitu negara-negara tujuan ekspor. Mitra dagang itu antara lain Australia, Timur Tengah, Eropa, Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan,” bunyi keterangan FTI.</p>
<figure id="attachment_9456" aria-describedby="caption-attachment-9456" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-9456" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-586x420.jpg 586w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9456" class="wp-caption-text">Ilustrasi, ekspor mobil Thailand &#8211; dok.Bangkok Post</figcaption></figure>
<p>Ihwal kalah telaknya Indonesia dalam ekspor mobil CBU Thailand yang berpenduduk 71,84 juta jiwa ini, Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (23/12/2023) menyebut karena jumlah pabrikan yang berproduksi di negara itu juga jauh lebih banyak ketimbang di Tanah Air.</p>
<p>“Thailand mempunyai kebijakan yang <em>investment friendly</em> yang lebih besar dibanding Indonesia. Sehingga menjadi basis produksi mobil untuk tujuan ekspor di area kawasan (Asia Tenggara), bahkan global,” papar Jongkie.</p>
<p>Selain itu, keputusan soal ekspor sebuah produk otomotif khususnya mobil juga sangat tergantung pada kebijakan yang ditetapkan oleh prinsipalnya (pabrikan induk pemilik merek). Sebab, hal itu menyangkut <em>grand strategy</em> produksi dan pemasaran produk mereka.</p>
<p>“Jadi peran prinsipal mereka untuk menentukan model-model apa saja yang diproduksi di suatau negara dan apakah diekspor atau tidak juga sangat menentukan,” tandas Jongkie. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masih Jadi Raja Ekspor Mobil Asia Tenggara, Thailand Jauh Ungguli Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/masih-jadi-raja-ekspor-mobil-asia-tenggara-thailand-jauh-ungguli-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Nov 2023 12:28:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Thailand raja ekspor mobil di ASEAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15414</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama sepuluh bulan pertama tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama sepuluh bulan pertama tahun ini meningkat, kendati penjualan di dalam negeri melorot.</p>
<p>Data Federasi Industri Thailand (FTI) Klub Otomotif yang disitat <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (25/11/2023) menunjukkan, selama Januari – Oktober tahun ini penjualan mobil di Thailand tercatat sebanyak 645.883 unit. Jumlah ini melorot 7,5 persen dibanding penjualan selama periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Namun, soal ekspor, ternyata dengan jumlah penduduk 71,84 juta jiwa ini ternyata menjadi rajanya di Asia Tenggara. Bahkan, melampaui jumlah ekspor yang dibukukan Indonesia, yang merupakan negara dengan penjualan mobil terbanyak di kawasan.</p>
<p>Data FTI memperlihatkan selama sepuluh bulan pertama tahun ini, ekspor mobil Thailand – yang terdiri dari mobil pembakaran internal, hybrid, dan listrik baterai – sebanyak 927.625 unit. Jumlah ini meningkat 15,8 persen dibanding jumlah mobil yang diekspor Negeri Gajah Putih itu pada periode sama di 2022.</p>
<p>FTI dalam keterangan resminya menargetkan ekspor mobil di tahun ini mencapai 1,1 juta unit. Namun, jumlah ekspor yang ditargetkan itu belum mampu melampui total ekspor yang dibukukan pada tahun 2015, yang mencapai 1,2 juta unit.</p>
<figure id="attachment_9456" aria-describedby="caption-attachment-9456" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9456" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-586x420.jpg 586w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9456" class="wp-caption-text">Ilustrasi, ekspor mobil Thailand &#8211; dok.Bangkok Post</figcaption></figure>
<p>Federasi itu menyebut selama sepuluh bulan pertama tahun ini, jumlah mobil yang diproduksi di Thailand mencapai 1,54 juta unit. Jumlah ini meningkat 0,6 persen dibanding total produksi selama periode sama di 2022.</p>
<p>Total ekspor mobil utuh (CBU) yang dibukukan Thailand tersebut jauh lebih banyak dibanding jumlah mobil yang diekspor Indonesia selama periode sama.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (25/11/2023) menunjukkan, pada Januari – Oktober tahun ini Indonesia mencatatkan ekspor mobil CBU sebanyak 426.381 unit.</p>
<p>Jumlah ekspor tersebut meningkat 10,9 persen dibanding jumlah ekspor mobil CBU yang dicatatkan sejumlah pabrikan di Tanah Air pada periode yang sama. Sekadar informasi, di kurun waktu Januari – Oktober 2022, jumlah mobil yang diekspor Indonesia masih sebanyak 384.592 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sama-sama Merosot, Tapi Ekspor Mobil RI ke Vietnam Masih Ditenggelamkan Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/sama-sama-merosot-tapi-ekspor-mobil-ri-ke-vietnam-masih-ditenggelamkan-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 13:58:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil CBU ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Mitsubishi ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Toyota ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil RI di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Suzuki RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Indonesia di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15381</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Total jumlah seluruh mobil dalam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Total jumlah seluruh mobil dalam wujud utuh (CBU) yang diimpor Negeri Paman Ho itu selama Januari – Oktober tahun ini memang merosot.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai Vietnam (VGCD) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (22/11/2023) memperlihatkan selama Januari – Oktober tahun ini, Vietnam mengimpor mobil CBU sebanyak 103.778 unit. Jumlah ini anjlok 19,4 persen dibanding total mobil yang diimpor negara berpenduduk 98 juta jiwa itu pada periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Sementara data Asosiasi Pabrikan Mobil Vietnam (VAMA) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (22/11/2023) menunjukkan, selama sepuluh bulan pertama itu jumlah mobil yang terjual di negara itu (ternasuk Hyundai dan VinFast) sebanyak 305.404 unit. Jumlah ini anjlok 26,5 persen dibanding tahun lalu.</p>
<p>Fakta menarik dari data impor mobil CBU Vietnam itu adalah, keterangan yang menyebut 90 persen mobil tersebut berasal dari tiga negara yakni Thailand, Indonesia, dan Cina.</p>
<figure id="attachment_11881" aria-describedby="caption-attachment-11881" style="width: 691px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11881" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg" alt="" width="691" height="490" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg 691w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-592x420.jpg 592w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 691px) 100vw, 691px" /><figcaption id="caption-attachment-11881" class="wp-caption-text">Suzuki Ertiga &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Pada periode Januari – Oktober 2023, mobil impor asal Thailand mencapai 46.946 unit, merosot alias berkurang 3.385 unit dibanding periode sama di 2022.</p>
<p>Sementara dari Indonesia sebanyak 38.124 unit. Jumlah ini anjlok alias berkurang hingga 16.233 unit dibanding total impor dari Indonesia selama sepuluh bulan pertama di tahun lalu.</p>
<p>Padahal, di tahun 2022 lalu, jumlah mobil impor asal Thailand kalah dari Indonesia, meski dari nilai, Indonesia masih dikalahkan Negeri Gajah Putih tersebut. Pada tahun itu (setahun penuh) Vietnam mengimpor mobil CBU sebanyak 173.467 unit senilai US$ 3,84 miliar.</p>
<p>Dari total mobil yang diimpor itu, 72.023 unit berasal dari Thailand dengan total nilai sebesar US$ 1,43 miliar. Kemudian dari Indonesia sebanyak 72.671 unit, namun nilainya sebesar US$ 1,05 miliar. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menang Jualan di Lokal, Soal Produksi dan Ekspor Mobil Indonesia Dibungkam Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/menang-jualan-di-lokal-soal-produksi-dan-ekspor-mobil-indonesia-dibungkam-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Nov 2023 03:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[investasi pabrikan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[investasi pabrikan mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15082</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Data ASEAN Automotive Federation (AFF)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Data ASEAN Automotive Federation (AFF) menunjukkan sepanjang Januari – September tahun ini total penjualan mobil di Asia Tenggara mencapai 3,22 juta unit.</p>
<p>Data yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (2/11/2023) itu menyebut, dari total penjualan tersebut Indonesia menjadi negara dengan penjualan mobil (di pasar lokal) terbanyak. Totalnya mencapai 755.173 unit (data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo menyebut total penjualan mobil ke diler atau <em>wholesales</em> di periode itu sebanyak 755.173 unit, dan penjualan ke konsumen atau penjualan ritel 746.239 unit).</p>
<p>Pada saat yang sama, total penjualan mobil di Thailand yang merupakan negara dengan penjualan mobil terbanyak kedua di kawasan regional Asia Tenggara (ASEAN) memang tertinggal jauh oleh Indonesia. Jumlah totalnya hanya 586.870 unit.</p>
<p>Maklum, dari jumlah konsumen, Negeri Gajah Putih itu memang jauh lebih sedikit dibanding Indonesia. Thailand berpenduduk 70,18 juta jiwa, sedangkan Indonesia mempunyai penduduk 278,69 juta jiwa.</p>
<p>“Artinya dari sisi potensi pembeli atau konsumen, Indonesia memang jauh lebih besar dibanding Thailand. Tetapi, untuk produksi mobil memang Indonesia kalah banyak, begitu pula dengan ekspor,” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (2/11/2023).</p>
<figure id="attachment_11580" aria-describedby="caption-attachment-11580" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11580" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993.jpg" alt="" width="700" height="514" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-300x220.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-696x511.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-572x420.jpg 572w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-80x60.jpg 80w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11580" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Suzuki XL7 yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, jika jumlah produksi Thailand lebih besar itu wajar. Sebab,jumlah pabrikan atau merek yang memproduksi mobil produknya di negeri itu memang lebih banyak.</p>
<p>Pabrikan tertarik menjadikan Thailand sebagai basis produksi karena stimulus dan insentif untuk produksi juga jauh lebih menarik. Selain itu kondisi ketenagakerjaan yang dinilai lebih kondusif untuk mendukung produksi.</p>
<p>“Kalau soal ekspor itu juga tergantung pada prinsipal (perusahaan induk) dari pabrikan yang bersangkutan. Karena tidak bisa masing-masing perwakilan pabrikan di suatu negara menentukan sendiri kebijakan ekspornya, karena ini menyangkut strategi global mereka,” jelas Jongkie.</p>
<p>Data Federasi Industri Thailand (FTI) yang disitat <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (2/11/2023) menunjukkan selama sembilan bulan pertama tahun ini, Thailand mengekspor 821.899 mobil. Jumlah itu jauh lebih banyak dibanding ekspor Indonesia yang mencapai 213.901 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Nikmati Bebas Pajak Ekspor Mobil CBU ke Vietnam hingga 2027</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/indonesia-nikmati-bebas-pajak-ekspor-mobil-cbu-ke-vietnam-hingga-2027/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Sep 2023 03:49:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil CBU RI]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil RI vs Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14624</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fasilitas bebas pajak ekspor mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fasilitas bebas pajak ekspor mobil dalam wujud utuh (CBU) itu merupakan bagian dari Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN (ATIGA) 2022 – 2027.</p>
<p>“Fasilitas pajak itu sampai tahun 2027. Tentunya ini menjadi kesempatan baik bagi Indonesia, karena Vietnam (yang berpenduduk 98,03 juta jiwa menurut Worldometers) merupakan negara dengan pasar mobil terbesar kelima setelah Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Pertumbuhan pasar negara ini juga cukup massif, dengan pertumbuhan ekonomi yang bagus,” papar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (29/9/2023).</p>
<p>Sementara, dalam situs resmi kantor Perdana Menteri Vietnam yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (30/9/2023) menyebut kebijakan pemberian fasilitas bebas pajak ekspor mobil CBU itu diteken Perdana Menteri Negeri Paman Ho itu pada awal 2022 lalu. Dalam Surat Keputusan Nomor 126/2022/ND-CP itu kebijakan ini juga berlaku untuk Thailand.</p>
<p>Dua negara itu selama ini tercatat sebagai dua negara yang mendominasi ekspor mobil CBU ke Vietnam. Meski, baik dalam hal volume atau jumlah maupun nilai ekspor itu, Indonesia masih tertinggal Thailand.</p>
<figure id="attachment_8177" aria-describedby="caption-attachment-8177" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8177" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Stargazer-di-GIIAS-2022-menjadi-mobil-Hyundai-yang-paling-banyak-terpesan-dok.Istimewa.jpg-e1661528751364.jpeg" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Stargazer-di-GIIAS-2022-menjadi-mobil-Hyundai-yang-paling-banyak-terpesan-dok.Istimewa.jpg-e1661528751364.jpeg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Stargazer-di-GIIAS-2022-menjadi-mobil-Hyundai-yang-paling-banyak-terpesan-dok.Istimewa.jpg-e1661528751364-300x217.jpeg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Stargazer-di-GIIAS-2022-menjadi-mobil-Hyundai-yang-paling-banyak-terpesan-dok.Istimewa.jpg-e1661528751364-150x108.jpeg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Stargazer-di-GIIAS-2022-menjadi-mobil-Hyundai-yang-paling-banyak-terpesan-dok.Istimewa.jpg-e1661528751364-696x503.jpeg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Stargazer-di-GIIAS-2022-menjadi-mobil-Hyundai-yang-paling-banyak-terpesan-dok.Istimewa.jpg-e1661528751364-581x420.jpeg 581w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Stargazer-di-GIIAS-2022-menjadi-mobil-Hyundai-yang-paling-banyak-terpesan-dok.Istimewa.jpg-e1661528751364-324x235.jpeg 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8177" class="wp-caption-text">Hyundai Stargazer, salah satu mobil Hyundai yang diekspor Indonesia ke Vietnam &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai Vietnam (GCDV) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Vietnam (VAMA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (30/9/2023) menunjukkan, selama delapan bulan pertama itu, total jumlah mobil CBU impor yang melenggang ke pasar Negeri Paman Ho itu mencapai 86.749 unit. Total nilai dari impor tersebut mencapai US$ 2,098 miliar.</p>
<p>Sedangkan jumlah mobil impor asal Thailand di periode itu sebanyak 39.261 unit. Total nilainya mencapai US$ 825,2 juta.</p>
<p>Namun, tak hanya ekspor ke vietnam saja Indonesia tertinggal Thailand, tetapi juga total ekspor mobil CBU di delapan bulan pertama 2023. Data Federasi Industri Thailand (FTI) kompartemen otomotif yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (30/9/2023) menyebut selama periode itu Thailand mengekspor 724.423 mobil CBU ke luar negeri (meningkat 19,53 persen dibanding Januari – Agustus 2022).</p>
<p>Pada saat yang sama – seperti terungkap di data Gaikindo &#8211; total ekspor yang dibukukan Indonesia sebanyak 337.312 unit. Jumlah ini meningkat 18 persen dibanding total ekspor yang dibukukan selama kurun waktu yang sama di tahun lalu, yang mencapai 285.933 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hingga Agustus 2023, Ekspor Mobil Indonesia Masih Sepertiganya Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hingga-agustus-2023-ekspor-mobil-indonesia-masih-sepertiganya-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Sep 2023 02:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil RI vs Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Suizuki Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Wuiling Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14552</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sampai saat ini Thailand mengekspor...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sampai saat ini Thailand mengekspor mobil ke Australia, Eropa, Timur Tengah, dan Asia.</p>
<p>Sepanjang Januari – Agustus tahun ini, ekspor mobil utuh (CBU) Negeri Gajah Putih itu meningkat 19,53 persen dibanding periode sama di 2022. Data Federasi Industri Thailand (FTI) kompartemen otomotif yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (22/9/2023) menunjukkan selama delapan bulan pertama itu, Tahiland mengirim (ekspor) 724.423 mobil utuh (CBU) ke luar negeri.</p>
<p>Jumlah tersebut meningkat 19,53 persen dibanding Januari – Agustus 2022. Dengan pencapaian ini, target ekspor nasional negara berpenduduk 73,2 juta jiwa ini bakal tercapai.</p>
<p>“Kami menargetkan ekspor tahun ini mencapai 1.050.000 unit,” ungkap juru bicara FTI kompartemen otomotif, Surapong Paisitpattanapong seperti dikutip <em>Xinhua</em>.</p>
<p>Sekadar perbandingan, jumlah ekspor mobil CBU Thailand ini jauh lebih banyak dibanding jumlah ekspor mobil CBU yang dibukukan oleh Indonesia pada periode yang sama. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (22/9/2023) menunjukkan pada saat itu, total ekspor yang dibukukan Indonesia sebanyak 337.312 unit.</p>
<figure id="attachment_9456" aria-describedby="caption-attachment-9456" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9456" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-586x420.jpg 586w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9456" class="wp-caption-text">Ilustrasi, ekspor mobil Thailand &#8211; dok.Bangkok Post</figcaption></figure>
<p>“Total ekspor kita (mobil) selama Januari – Agustus tahun ini (2023) itu meningkat signfikan dibanding periode sama (Januari – Agustus) tahun lalu yang sebanyak 285.941 unit. Ini karena produsen mobil kita terus melakukan perluasan pasar dan menambah volume dekspor,” ungkap Direktur Jenderal Industri Logam, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakartra, Jumat (22/9/2023).</p>
<p>Sementara itu, Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (22/9/2023) mengatakan untuk perluasan ekspor pabrikan atau merek mobil di Tanah Air juga sangat tergantung kebijakan prinsipal mereka.</p>
<p>“Karena untuk penetapan negara tujuan ekspor, kemudian lokasi produksi mobil yang akan diekspor maupun tipe-tipe atau model yang akan diekspor merupakan kebijakan global dari prinsipal. Jadi faktor kebijakan prinsipal juga sangat menentukan, selain faktor penunjang seperti kebijakan pemerintah yang mendukung seperti pajak ekspor, kesiapan infrastruktur, serta kemudahan prosedur,” papar dia. (Din/Yat/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampai Kini, Ekspor Mobil CBU Indonesia ke Vietnam Masih Dibungkam Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/sampai-kini-ekspor-mobil-cbu-indonesia-ke-vietnam-masih-dibungkam-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 05:17:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil CBU ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Honda ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Suzuki Indonesia ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Toyota RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[PT SIS]]></category>
		<category><![CDATA[PT Suzuki Indomobil Sales]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14500</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Agustus tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Agustus tahun ini, jumlah mobil yang diimpor secara utuh (CBU) oleh Vietnam menyusut 9,8 persen dibanding periode sama di 2022.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai Vietnam (GCDV) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Vietnam (VAMA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (19/9/2023) menunjukkan, selama delapan bulan pertama itu, total jumlah mobil CBU impor yang melenggang ke pasar Negeri Paman Ho itu mencapai 86.749 unit. Total nilai dari impor tersebut mencapai US$ 2,098 miliar.</p>
<p>“Sumber utama impor mobil CBU masih berasal dari Asia. Dimana jumlah mobil asal Thailand, Indonesia, dan Cina mendominasi hingga mencapai 90 persen,” bunyi keterangan GCDV.</p>
<p>Jumlah mobil impor asal Thailand di periode itu mencapai 39.261 unit. Total nilainya mencapai US$ 825,2 juta.</p>
<figure id="attachment_6153" aria-describedby="caption-attachment-6153" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6153" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Pikap-Suzuki-Carry-terbaru-dok.Istimewa-e1649831879738.webp" alt="" width="700" height="511" /><figcaption id="caption-attachment-6153" class="wp-caption-text">Pikap Suzuki Carry salah satu mobil produksi Suzuki Indonesia yang diekspor &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara dari Indonesia sebanyak 32.118 unit dengan total nilai US$ 439,8 juta. Fakta ini memperlihatkan dari sisi volume mobil yang diekspor Thailand jauh lebih banyak dibanding volume dari Indonesia.</p>
<p>Bahkan, dari sisi nilai yang dibayarkan oleh importir Vietnam ke Thailand jauh lebih banyak ketimbang ke Indonesia. Besarannya hampir dua kali lipat total nilai impor dari Indonesia.</p>
<p>Adapun jumlah mobil CBU yang diimpor Vietnam dari Cina selama periode itu sebanyak 6.985 unit. Mobil impor sebanyak itu bernilai US$ 272,54 juta.</p>
<p>“Selain dari tiga negara itu, impor mobil juga berasal dari Jerman, Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Prancis,” bunyi keterangan VAMA. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekspor Mobil ke Vietnam di Tujuh Bulan, RI Masih Kalah Telak oleh Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ekspor-mobil-ke-vietnam-di-tujuh-bulan-ri-masih-kalah-telak-oleh-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 06:10:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil RI vs Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Suzuki ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Toyota ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14096</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Juli tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Juli tahun ini, Vietnam mengimpor mobil dalam wujuh utuh (CBU) sebanyak 79.821 unit.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai (GCD) Vietnam yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (28/8/2023) menunjukkan total jumlah mobil yang diimpor itu naik 2,4 persen dibanding tujuh bulan pertama 2022. “Nilai dari seluruh mobil CBU yang diimpor ini mencapai US$ 1,87 miliar, meningkat 0,1 persen dibanding nilai impor selama Januari – Juli 2022,” bunyi keterangan data tersebut.</p>
<p>Menariknya, dari total mobil yang diimpor oleh agen pemegang merek di Negeri Paman Ho itu, 90 persen berasal dari tiga negara yakni Thailand, Indonesia, dan Cina. Totalnya mencapai 72.416 unit.</p>
<p>Dari tiga negara tersebut, Thailand masih bercokol di urutan pertama dalam jumlah maupun nilai ekspor. Negeri Gajah Putih ini mengirim 36.087 mobil dengan nilai US$ 762,2 juta.</p>
<p>Thailand sekaligus kembali mengalahkan Indonesia yang di tujuh bulan pertama itu mengekspor sebanyak 29.498 mobil. Total nilainya hanya US$ 399,63 juta.</p>
<figure id="attachment_4821" aria-describedby="caption-attachment-4821" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4821" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="485" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-300x208.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-696x482.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-606x420.jpg 606w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-4821" class="wp-caption-text">Suzuki New Carry, mobil Suzuki Indonesia yang diekspor ke Vietnam &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Kendati begitu, soal urusan jualan di pasar dalam negeri Indonesia masih unggul. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (28/8/2023) memperlihatkan selama Januari – Juli, Indonesia (yang berpenduduk 273 juta jiwa lebih) melego 586.401 mobil ke diler (<em>wholesales</em>) yang tercatat naik 4,5 persen dibanding periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Selama kurun waktu itu pula, penjualan mobil dari diler ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 578.891 unit. Jumlah tersebut meningkat 6,1 persen dibanding penjualan ritel yang dibukukan seluruh merek mobil di Indonesia pada tujuh bulan pertama 2022.</p>
<p>Sedangkan data Federasi Industri Thailand (FTI) kompartemen otomotif yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (28/8/2023) menunjukkan Thailand yang dihuni 73,2 juta penduduk membukukan <em>wholesales</em> 464.550 mobil. Sementara, penjualan ritel di tujuh bulan pertama itu mencapai 463.661 unit.</p>
<p>Negara yang juga kerap disebut sebagai Siam ini memproduksi 1.071.221 mobil (berbagai jenis dan kategori) di tujuh bulan pertama tahun ini. Dari jumlah tersebut, 636.868 unit di antaranya diekspor ke berbagai negara. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
