<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ferrai Purosangue &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/ferrai-purosangue/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Oct 2024 14:25:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Ferrai Purosangue &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjualan Ferrari di Januari – Agustus 2024 Melonjak, SUV Purosangue Paling Nanjak</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ferrari-di-januari-agustus-2024-melonjak-suv-purosangue-paling-nanjak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2024 04:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrai Purosangue]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[harga Ferrari Purosangue]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Ferrari Purosangue]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi Ferrari Purosangue]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Ferrari Purosangue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=20429</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski kondisi perekonomian global masih...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski kondisi perekonomian global masih diliouti keidakpastian sejak tahun 2021 setelah gejolak akibat pandemi Covid-19 dan kini disusul ketegangan politik di sejumlh kawasan, namun penjualan mobil mewah Ferrari masih mengkilap.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Eropa (ACEA) dan JATO Dynamic yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (1/10/2024) menunjukkan, pada periode Januari – Agustus tahun ini, Ferrari berhasil melego 8.703 unit mobil buatannya. Jumlah ini menanjak dibanding penjualan yang dibukukan mobil merek berlanbng kuda jingkrak itu pada periode sama di tahun 2023 lalu, yang sebanyak 6.974 unit.</p>
<p>Selama delapan bulan pertama 2024 itu, SUV Purosangue menjadi mobil Ferrari dengan kenaikan penjualan yang sangat fantastis. Jika Januari – Agustus 2023 mobil ini baru terjual sebanyak 43 unit, pada Januari &#8211; Agustus tahun ini sudah laku sebanyak 1.489 unit.</p>
<p>Bahkan total angka penjualan delapan bulan pertama 2024 itu jauh lebih banyak dibanding total penjualan Purosangue selama setahun penuh di tahun 2023, yang sebanyak 227 unit.<br />
SUV mewah ini memang fenomenal.</p>
<figure id="attachment_20431" aria-describedby="caption-attachment-20431" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Tampilan-bagian-belakang-Ferrari-Purosangue-dok.Car-and-Driver-e1727759439370.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-20431" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Tampilan-bagian-belakang-Ferrari-Purosangue-dok.Car-and-Driver-e1727759439370.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-20431" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Ferrari Purosangue &#8211; dok.Car and Driver</figcaption></figure>
<p>Ketika Ferrari membuat pengumuman rencana kehadirannya pada tahun 2021 lalu, minat minat konsumen langsung mencuat. Bahkan saking berjubelnya pemesanan, pada November 2022, Ferrari mengumumkan untuk menyetop pemesanan.</p>
<p>“Kami memang benar menghentikan pemesanan itu. Kami memiliki komitmen besar untuk tidak mengirimkan satu mobil pun sebelum produksi semua model yang dibuat periode pertama selesai. Ini merupakan keputusan yang kami nilai tepat dan konsisten sesuai <em>positioning</em> Ferrari (sebagai merek mobil eksklusif) dan modelnya,” ungkap Kepala Pemsaran dan Komersial Ferrari, Enrico Galliera, seperti dikutip Drive.</p>
<p>Dia menyebut, hingga dua tahun ke depan (tahun 2024) Ferrari Purosangue telah habis terjual. Namun, kabar terbaru yang dilansir Drive, belum lama ini, menyebut sejak Mei 2024 Ferrri telh membuka kembali keran pemesnan Purosangue.</p>
<p>Sekadar informasi, hingga saat ini, Ferrari menjual mobil buatannya di 57 negara di dunia. Masih terbatasnya negara yang menjadi tujuan penjualan dikarenakan produk yang terbatas serta kondisi pasar di negara yang bersangkutan. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ferarri Luncurkan Mobil Listrik Perdananya Tahun 2025, Utamakan Personalisasi</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ferarri-luncurkan-mobil-listrik-perdananya-tahun-2025-utamakan-personalisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jun 2024 09:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrai Purosangue]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[produk mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Ferrari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18793</guid>

					<description><![CDATA[Modena, Mobilitas – Seiring dengan rencana produksi mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Modena, Mobilitas</strong> – Seiring dengan rencana produksi mobil listrik itu, pabrikan berlambang kuda jingkrak itu mengoperasikan pabrik baru di Maranello, Modena, Italia.</p>
<p>Laporan Reuters dan Autocar yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (22/6/2024) menyebut pabrik anyar itu berada di lahan seluas 42.500 meter persegi. Selain mobil listrik, pabrik terbaru itu juga bisa digunakan untuk memproduksi mobil bermesin konvensional dan mobil berteknologi hybrid.</p>
<p>“Fasilitas ini bernama E-building, dimana huruf E di depan merupakan representasi dari kata energi, evolusi, sekaligus environment atau lingkungan,” bunyi keterangan pabrikan.</p>
<p>Mobil listrik pertama Ferrari itu diperkirakan meluncur pada akhir tahun 2025. “Dengan pabrik baru ini memungkinkan kami mempersingkat waktu pemasaran atau pengembangan produk,” kata Chief Executive Officer (CEO) Ferrari, Benedetto Vigna.</p>
<p>Namun, Vigna mengegaskan pihaknya tidak mematok volume sebagai target penjualan, namun lebih menekankan pada nilai. Sedangkan nilai tersebut bisa didulang dari personalisasi produk.</p>
<figure id="attachment_18795" aria-describedby="caption-attachment-18795" style="width: 703px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Ilustrasi-Ferrari-dok.Rob-Report-e1719068453804.webp"><img decoding="async" class="size-full wp-image-18795" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Ilustrasi-Ferrari-dok.Rob-Report-e1719068453804.webp" alt="" width="703" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Ilustrasi-Ferrari-dok.Rob-Report-e1719068453804.webp 703w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Ilustrasi-Ferrari-dok.Rob-Report-e1719068453804-180x130.webp 180w" sizes="(max-width: 703px) 100vw, 703px" /></a><figcaption id="caption-attachment-18795" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Ferrari &#8211; dok.Rob Report</figcaption></figure>
<p>“Jadi, pada dasarnya, lebih banyak uang per mobil. Kami ingin mengembangkan perusahaan tetapi bukan dengan meningkatkan volume. Dan alat utama untuk meningkatkan pendapatan dari penjualan mobil adalah personalisasi,” ucap Vigna.</p>
<p>Personalisasi yang dimaksud adalah sentuhan yang diminta pelanggan untuk membuat model lebih sesuai dengan selera mereka, baik pada eksterior maupun interior mobil. “Sehingga, kami ingin memiliki lebih banyak alat atau teknologi untuk mengakomodasi kebutuhan personalisasi klien kami,” tandas Vigna.</p>
<p>Terlebih, di pabrik itu pula, Ferrari juga akan membuat komponen-komponen penting untuk kendaraan listrik. Komponen itu mulai dari gamndar, motor, hingga perakitan baterai.</p>
<p>Adapun soal harga mobil setrum perdana itu, Ferrari hingga kini belum angkat suara. Namun, laman Rob Report memperkirakan mobil setrum murnbi itu bakal berbanderol US$ 35.000. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
