<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ferrari di Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/ferrari-di-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 May 2025 05:04:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Ferrari di Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ferrari Bukukan Kenaikan Penjualan di Italia, Meski Pasar Mobil Melorot Segini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ferrari-bukukan-kenaikan-penjualan-di-italia-meski-pasar-mobil-melorot-segini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2025 04:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari SpA]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrrai di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrrari di Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Ferrari terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Ferrrai 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24149</guid>

					<description><![CDATA[Roma, Mobilitas – Penjualan super car asal Maranello,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Roma, Mobilitas</strong> – Penjualan super car asal Maranello, Italia, itu selama bulan April 2025 memang menyusut dibanding bulan yang sama di tahun 2025.</p>
<p>Namun secara kumulatif sepanjang Januari – April 2025, total penjualan mobil merek berlambang kuda jingkrak itu masih menanjak dibanding penjualan pada empat bulan pertama 2024. Data Asosiasi Industri Otomotif Italia (ANFIA) dan Asosiasi Produsen Mobil Italia (UNREA)yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (5/5/2025) menunjukkan, selama Januari – April 2025, jumlah mobil Ferrari yang terjual di Italia sebanyak 299 unit.</p>
<p>Jumlah penjualan tersebut meningkat 3,5 persen dibanding periode Januari – April 2024. Sedangkn di bulan April saja, jumlah mobil Ferrari di negerinya sendiri itu sebanyak 62 unit, menyusut 3,1 persen dibanding penjualan pada bulan yang sama di tahun lalu.</p>
<p>Sekadar informasi, fakta data berbicata, di kurun waktu empat bulan pertama 2025 jumlah mobil (gabungan seluruh model dan jenis yang ada dari semua merek yang berjualan) yang terjual di Negeri Pizza itu mencapai 583.042 unit.</p>
<figure id="attachment_20430" aria-describedby="caption-attachment-20430" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Ferrari-Purosangue-dok.AMARI-Supercar-e1727759212388.webp"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-20430" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Ferrari-Purosangue-dok.AMARI-Supercar-e1727759212388.webp" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Ferrari-Purosangue-dok.AMARI-Supercar-e1727759212388.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Ferrari-Purosangue-dok.AMARI-Supercar-e1727759212388-180x130.webp 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-20430" class="wp-caption-text">Ferrari Purosangue &#8211; dok.AMARI Supercar</figcaption></figure>
<p>Jumlah penjualan itu menciut 0,6 persen dibanding penjualan selama periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Namun, untuk kinerja penjualan di pasar global (atau total penjualan di dunia) pada empat bulan pertama 2025, belum diketahui. Laporan laman Ital Passion yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (5/5/2025) menyebut, Ferrari SpA baru akan mengumumkan kinerja penjualannya di pasar global pada 6 Mei 2025.</p>
<p>“Itu pun baru laporan kinerja selama kuartal pertama (Januari – Maret) 2025,” bunyi laporan tersebut.</p>
<p>Mengutip data di Ferrari yang ada sebelumnya, laman itu melaporkan selama periode Januari – Februari 2025, jumlah mobil Ferrari yang terjual di dunia sebanyak 1.106 unit. Jumlah penjualn itu ambrol 16 persen dibanding penjualan selama periode sama di tahun lalu yang mencapai 1.318 unit. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Ekonomi Dunia Terguncang Laju Penjualan Ferrari Tetap Kencang, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-ekonomi-dunia-terguncang-laju-penjualan-ferrari-tetap-kencang-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 05:45:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbaru Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Ferrari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17257</guid>

					<description><![CDATA[Maranello, Mobilitas – Ekonomi dunia sejak 2020 hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maranello, Mobilitas</strong> – Ekonomi dunia sejak 2020 hingga kini masih mengalami guncangan hingga melemah dengan penyebab yang beragam, setelah guncangan badai pandemi Covid-19, kini ketegangan geopolitik menerpa.</p>
<p>Laporan laman resmi Pricewaterhouse Coopers (PwC) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (21/3/2024) menyebut pesimisme kalangan pimpinan lembaga bisnis dari berbagai dunia terhadap kondisi ekonomi global telah diungkapkan pada Januari 2020. Pada saat itu 1.600 Chief Executive Officer (CEO) berbagai perusahaan dari 83 negara berkumpul di Davos, Swiss, dalam World Economic Forum.</p>
<p>“Pada saat itu 53 persen CEO dunia itu menyatakan ekonomi dunia akan menurun drastis karena berbagai hal. Mulai dari ketegangan atau perang dagang, ketidakpastian situasi politik di kawasan yang mengangkibatkan harga komoditas melonjak, hingga belum adanya kesepakatan langkah industri terkait penangangan perubahan iklim dunia,” bunyi keterangan PwC.</p>
<p>Ternyata pesimisme itu benar adanya, terlebih setelah pandemi virus Corona (Covid-19) yang mematikan menerjang berbagai belahan dunia. Akibatnya, ekonomi dunia ambruk, bahkan di tahun-tahun setelahnya dari tahun 2021 hingga 2023 ekonomi dunia masih melemah akibat ketegangan geopolitik dan sisa-sisa dampak Pandemi.</p>
<figure id="attachment_16442" aria-describedby="caption-attachment-16442" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-16442" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Ferrari-296-GTS-dok.Istimewa-via-Red-Dot-Award-e1706508991660.jpg" alt="" width="700" height="469" /><figcaption id="caption-attachment-16442" class="wp-caption-text">Ferrari 296 GTS &#8211; dok.Istimewa via Red Dot Award</figcaption></figure>
<p>Namun, di tengah kondisi ekonomi dunia yang carut marut ternyata penjualan super car Ferrarti masih terus tumbuh signifikan. Bukan sekadar jumlah unit yang terjual, tetapi juga nilai penjualannya.</p>
<p>Data Asosiasi Industri Otomotif Itali (UNRAE) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (21/3/2024) menunjukkan selama tahun 2020 jumlah mobil yang dilego Ferrai mencapai 9.119 unit, dengan total nilai 3,46 miliar Euro.</p>
<p>Tahun 2021 meningkat menjadi 11.155 unit dengan nilai penjualan 4,27 miliar Euro. Kemudian di tahun 2022 sebanyak 13.221 unit dengan nilai 5,09 miliar Euro, dan di tahun 2023 total angka penjualan yang diraup 13.663 unit dengan nilai 5,97 miliar Euro.</p>
<p>Adapun di tahun 2024 ini, selama Januari – Februari 2024, di Italia mobil Ferrari laku sebanyak 149 unit. Jumlah itu melonjak 24,2 persen.</p>
<figure id="attachment_10798" aria-describedby="caption-attachment-10798" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-10798" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906.jpg" alt="" width="700" height="483" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-300x207.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-696x480.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-609x420.jpg 609w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-10798" class="wp-caption-text">Ferrari SF90 Stradale &#8211; dok.Istimewa via Motor1.com</figcaption></figure>
<p>Ihwal moncernya penjualan ini, CEO Ferrari Benedetto Vigna yang diwawancarai CNBC International di Pebble Beach mengatakan hal itu terjadi karena Ferrari mampu menjaga ekslusivitas, unik, dan nilai kelangkaan dari mobil Ferarri. “Kami merupakan merek yang tidak mengejar volume (dalam produksi dan penjualan). Kami merek yang mencarai nilai dan menghormati klien . Bagi kami klien adalah hal yang sangat penting,” papar Vigna.</p>
<p>Analis industri di bursa saham Nasdaq, Matthew Ritcher, yang dikutip The Financial belum lama ini mengatakan ktipe konsumen Ferrari adalah <em>loyalist customer</em>. Mereka membeli mobil super Italia itu bukan sekadar untuk menjadi tunggangan, tetapi juga unsur kebanggaan simbol prestise dan bahkan sarana investasi.</p>
<p>“Saat ini aset orang kaya dunia meningkat, meskipun sejak 2020 badai pandemi Covid-19 sampai ketegangan politik di kawasan meningkat. Tetapi soal selera, orang-orang kaya masih tetap sama. Mereka memburu eksklusifitas dan nilai, salah satunya mobil Ferrari,” ucap Ritcher. (Han/Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
