<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fitur mobil Tesla &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/fitur-mobil-tesla/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jun 2025 08:41:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>fitur mobil Tesla &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gegara Dua Masalah Ini, 1.000 Orang Gugat Tesla di Australia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gegara-dua-masalah-ini-1-000-orang-gugat-tesla-di-australia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 08:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[fitur mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[harga Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla di Australia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24657</guid>

					<description><![CDATA[Sidney, Mobilitas – Gugatan tersebut diajukan oleh firma...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sidney, Mobilitas</strong> – Gugatan tersebut diajukan oleh firma hukum JDA Saddler ke Pengadilan Federal pada bulan Februari 2025. Firma hukum tersebut menyebut gugatannya mewakili 1.000 orang konsumen pemilik mobil Tesla di Australia yang mengaku telah mengalami masalah pengendaraan mobil listrik Tesla dan berpotensi menggnggu kenyamanan dan bahkan keamanan.</p>
<p>Laporan The Sidney Tribune dan Carscoop yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (17.6/2025) menyebut sedikitnya ada dua masalah yang digugat pemilik kendaraan buatan pabrikan besutan Elon Musk tersebut. Pertama, sebagian pemilik mengaku mengalami peristiwa dimana mobil Tesla yang mereka kemudikan tiba-tiba mengerem sendiri.</p>
<p>“Padahal saat mengemudi tersebut pemilik tidak mengaktifkan mode (fitur) auto pilot. Dengan kata lain mobil berada dalam kontrol penuh pengemudi. Mobil mengerem mendadak saat melaju di jalan raya dengan kecepatan 100 atau bahkan 110 km/jam,” bunyi isi gugatan tersebut.</p>
<p>Pengacara dari JDA Saddler Rebecca Jancauskas mengatakan firma tersebut telah menerima banyak laporan tentang kendaraan yang mengerem mendadak. “Kami menerima banyak laporan dari orang-orang yang mendaftar untuk gugatan class action ini, yang memberi tahu kami bahwa mereka mengemudi dengan tangan di atas kendaraan, dalam kondisi sangat waspada, dan masalah ini tetap terjadi,” ujar Rebecca.</p>
<figure id="attachment_14643" aria-describedby="caption-attachment-14643" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Tesla-Model-Y-yang-diproduksi-dan-dijual-di-Cina-dok.Istimewa-via-The-Drive-e1696237471643.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14643" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Tesla-Model-Y-yang-diproduksi-dan-dijual-di-Cina-dok.Istimewa-via-The-Drive-e1696237471643.jpg" alt="" width="700" height="474" /></a><figcaption id="caption-attachment-14643" class="wp-caption-text">Tesla Model Y &#8211; dok.Istimewa via The Drive</figcaption></figure>
<p>Sementara, laporan lain menyebut, sejumlah pemilik mobil Tesla di Negeri Kanguru itu mengeluhkan ternyata daya jangkau mobil Tesla tidak sejauh yang diiklankan. Artinya kemampuan jelajah mobil tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.</p>
<p>Tesla dituduh telah mengetahui kendaraannya tidak dapat mencapai klaim jarak tempuhnya selama beberapa tahun. Namun pabrikan mobil listrik asal Texas, Amerika Serikat itu tidak melakukan apapun untuk mengatasinya.</p>
<p>Sedangkan Pengadilan Federl Australia mengatakan meski lebih dari 10.000 pemilik yang menandatangani gugatan class action tersebut, tet pi pihaknya baru menerima enam pengaduan resmi tentang pengereman yang mendadak. Oleh karena itu, pengadilan masih menunggu pengaduan resmi terkait dengan masalah lainnya. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kamera Depan Tak Akurat Bikin Kacau Fitur Keselamatan, Tesla Recall 1.337 Mobil</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kamera-depan-tak-akurat-bikin-kacau-fitur-keselamatan-tesla-recall-1-337-mobil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 01:32:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Elon Musk]]></category>
		<category><![CDATA[fitur mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model S]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model X]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model Y]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Recall Mobil buatannya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13460</guid>

					<description><![CDATA[Washington, Mobilitas – Dalam laporannya, Tesla Inc mengatakan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington, Mobilitas</strong> – Dalam laporannya, Tesla Inc mengatakan posisi pemasangan kamera depan tak sejajar sehingga tidak akurat menangkap obyek.</p>
<p>Laporan Teslarati dan Road Safety Report yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (29/7/2023) menyebut, dalam laporannya ke Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA), Tesla mengatakan ketidaksejajaran kamera depan berpengaruh besar terhadap kemaksimalan dan keakuratan fitur keselamatan di mobil.</p>
<p>“Fitur keselamatan aktif menjadi tidak dapat diakses, karena kamera tidak bisa menangkap obyek apapun terutama yang memiliki potensi membahayakan. Sehingga, fitur-fitur itu tidak peringatan apa pun kepada pengemudi. Hal ini juga menyebabkan kesalahan pada fitur-fitur utama seperti pengereman darurat otomatis, peringatan tabrakan depan, dan fitur keep lane assist maupun cruise control,” bunyi pernyataan pabrikan besutan Elon Musk itu.</p>
<p>Mobil yang mengalami masalah ini adalah Tesla Model S, Tesla Model X, dan Tesla Model Y tahun 2023. Tesla mengakui, 80 persen dari jumlah tersebut kemungkinan memiliki cacat atau bermasalah.</p>
<p>“Model Tesla yang harus ditarik (di-<em>recall</em>) itu diproduksi antara Januari hingga Juli 2023,” sebut Tesla.</p>
<figure id="attachment_13462" aria-describedby="caption-attachment-13462" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13462" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-tampilan-di-layar-informasi-yang-berada-di-dashboard-Tesla-Model-S-2023-dok.Istimewa-e1690594312930.jpg" alt="" width="700" height="507" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-tampilan-di-layar-informasi-yang-berada-di-dashboard-Tesla-Model-S-2023-dok.Istimewa-e1690594312930.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-tampilan-di-layar-informasi-yang-berada-di-dashboard-Tesla-Model-S-2023-dok.Istimewa-e1690594312930-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-tampilan-di-layar-informasi-yang-berada-di-dashboard-Tesla-Model-S-2023-dok.Istimewa-e1690594312930-150x109.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-tampilan-di-layar-informasi-yang-berada-di-dashboard-Tesla-Model-S-2023-dok.Istimewa-e1690594312930-696x504.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-tampilan-di-layar-informasi-yang-berada-di-dashboard-Tesla-Model-S-2023-dok.Istimewa-e1690594312930-580x420.jpg 580w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-tampilan-di-layar-informasi-yang-berada-di-dashboard-Tesla-Model-S-2023-dok.Istimewa-e1690594312930-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-13462" class="wp-caption-text">Ilustrasi, tampilan di layar informasi yang berada di dashboard Tesla Model S 2023 &#8211; dok.Istimewa via Cars US News</figcaption></figure>
<p>Laporan Penarikan Keselamatan NHTSA menyatakan, sampai pertengahan Juli tahun ini, sedikitnya ada 83 klaim garansi dan dua laporan lapangan yang terkait dengan kamera kendaraan yang tidak selaras itu. Namun, hingga kini Tesla menerima laporan adanya kecelakaan, cedera, atau kematian yang terkait dengan masalah tersebut.</p>
<p>Menariknya, tidak seperti proses <em>recall</em> yang terjadi sebelumnya dimana perbaikan yang dilakukan hanya melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air, dalam penarikan kali ini juga melibatkan perbaikan fisik mobil. Tesla akan melakukan inspeksi sudut pitch kamera yang menghadap ke depan.</p>
<p>Hal itu dimaksudkan untuk memperbaiki kesalahan sudut pandang kamera yang tidak akurat alias tidak sejajar seperti yang diharapkan,. Dan perbaikan untuk menyelaraskan sudut kamera kendaraan dengan spesifikasi itu dilakukan secara gratis. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Listrik Tesla Buatan Cina Kini Rajai Pasar Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-listrik-tesla-buatan-cina-kini-rajai-pasar-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2023 13:46:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[keungggulan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Tesla buatan Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Tesla di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Tesla di Shanghai]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10324</guid>

					<description><![CDATA[Shanghai, Mobilitas – Selain di Texas, Amerika Serikat,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shanghai, Mobilitas</strong> – Selain di Texas, Amerika Serikat, Tesla mempunyai dua pabrik di luar negeri yakni di Cina dan Jerman.</p>
<p>Data Tesla Inc yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Selasa (10/1/2023), sepanjang tahun 2022 lalu pihaknya berhasil menjual mobil listrik murni (BEV) sebanyak 1.313.851 unit. Dengan total penjualan sebanyak itu, pabrikan yang dikomandoi Elon Musk ini mengklaim menjadi raja pasar mobil listrik dunia.</p>
<p>Jumlah tersebut, meningkat signifikan dibanding angka penjualan yang berhasil diraup Tesla selama tahun sebelumnya. Data Tesla menyebut, di tahun 2021 itu, sebanyak 936.222 mobil berhasil dilego Tesla di seluruh dunia.</p>
<p>Namun, yang menarik dari fakta data penjualan itu adalah, peran pabrik Tesla di Shanghai, Cina, yang ternyata menjadi pemasok mobil listrik ke berbagai penjuru dunia.</p>
<figure id="attachment_4827" aria-describedby="caption-attachment-4827" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4827" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Tesla-Model-3-di-pabrik-Shanghai-Cina-dok.Japan-Times-e1641135226103.jpg" alt="" width="700" height="494" /><figcaption id="caption-attachment-4827" class="wp-caption-text">Tesla Model 3 yang diproduksi di pabrik Tesla di Shanghai, Cina &#8211; dok.Reuters</figcaption></figure>
<p>Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Selasa (10/1/2023) memperlihatkan, selama tahun 2022 kemarin, pabrik Shanghai menyumbang 54,1% dari total penjualan global Tesla.</p>
<p>Artinya, pabrik yang mulai dioperasikan pada Desember 2019 itu menyumbang angka penjualan 710.865 unit. Pasokan mobil listrik Tesla buatan Cina itu melonjak hingga 50,26% dibanding tahun 2021 yang sebanyak 473.078 unit.</p>
<p>Model yang diproduksi di pabrik ini adalah Tesla Model 3 dan Tesla Model Y. Mobil-mobil ini tidak hanya dijual di Cina tetapi juga ke sejumlah negara Asia maupun Amerika dan Eropa.</p>
<p>Sekadar catatan, secara total penjualan mobil elektrifikasi (BEV dan hybrid), BYD lebih unggul dari Tesla yakni 1,8 juta unit. Namun khusus penjualan BEV, pabrikan asal Shenzhen, Cina, ini masih tertinggal Tesla karena penjualannya didominasi mobil hybrid. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini 10 Mobil Terlaris di Dunia, Tesla Model 3 Urutan Ketiga</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-10-mobil-terlaris-di-dunia-tesla-model-3-urutan-ketiga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2022 02:13:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil terlaris di dunia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model 3]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model Y]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Corolla]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota RAV4]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9185</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski banyak pabrikan baru dengan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski banyak pabrikan baru dengan model anyar bermunculan, namun merek lama masih menjadi penguasa.</p>
<p>Data penjualan hasil riset <em>Focus2Move</em> yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Kamis (20/10/2022) menunjukkan, sepanjang Januari &#8211; Juli tahun ini Toyota, Tesla, dan Honda menjadi pabrikan yang menempati daftar tiga besar dalam penjualan mobil di dunia. Mobil-mobil buatan pabrikan itu laris manis dibeli konsumen di berbagai negara.</p>
<p>Secara kumulatif tujuh bulan pertama itu, Toyota Corolla terjual sebanyak 629.000 unit. Meski, jumlah penjualan ini merosot 12,7% dibanding penjualan selama tujuh bulan pertama di 2021.</p>
<p>Dia disusul Toyota RAV yang laku sebanyak 521.000 (turun 17,9%). Berada di urutan ketiga, Tesla Model 3 yang terlego sebanyak 395.000 (meningkat 39,5%).</p>
<p>SUV buatan Honda Motor, yakni Honda CR-V bercokol di posisi keempat setelah terjual sebanyak 358.000 unit (meningkat 27%). Dia dibuntuti Hyundai Tucson yang membukukan penjualan sebanyak 302.000 unit (melorot 10,3%).</p>
<p>Bertengger di urutan keenam, Tesla Model Y mengoleksi angka penjualan yang berlipat dari sebelumnya, yakni 310.000 unit. Jumlah ini meroket hingga 97% dibanding jumlah penjualan yang dikantonginya selama Januari – Juli 2021.</p>
<figure id="attachment_5091" aria-describedby="caption-attachment-5091" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5091" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Toyota-RAV4-hybrid-di-Amerika-Serikat-dok.CarAdvice-e1642128004893.webp" alt="" width="700" height="499" /><figcaption id="caption-attachment-5091" class="wp-caption-text">Toyota RAV4 hybrid di Amerika Serikat &#8211; dok.CarAdvice</figcaption></figure>
<p>Sedan Nissan Sylphy yang berhasil mencatatkan angka penjualan sebanyak 274.000 unit menempati posisi ketujuh. Jumlah penjualan (yang terbanyak dicatatkan di Cina tersebut) menciut 7,5% dibanding penjualan selama periode sama di 2021.</p>
<p>Sementara, mobil listrik buatan SGMW Motor (atau biasa disebut Wuling Motor) yakni Wuling Hongguang Mini EV bersemayam di urutan kesembilan setelah laku sebanyak 264.000 unit. Jumlah angka ini menanjak 26,1% dibanding jumlah yang diraupnya selama tujuh bulan pertama di tahun lalu.</p>
<p>Adapun mobil terlaris kesepuluh di periode Januari – Juli 2022 adalah Toyota Yaris. Mobil asal Jepang ini laku sebanyak 254.000 unit (naik 13,9%). (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
