<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fitur Toyota Sienta &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/fitur-toyota-sienta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Mar 2023 05:08:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>fitur Toyota Sienta &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Toyota Sienta Makin Nelangsa di Indonesia, Januari Cuma Laku 1 Unit</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/toyota-sienta-makin-nelangsa-di-indonesia-januari-cuma-laku-1-unit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Mar 2023 05:08:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[angsuran kredit Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[harga Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[kredit Tioyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[MPV pintu geser]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tioyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=11338</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Toyota Sienta dihapus dari daftar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Toyota Sienta dihapus dari daftar dagangan di situs resmi PT Toyota Astra Motor (TAM).</p>
<p>Meski begitu, agen pemegang merek Toyota di Indonesia ini masih menjajakan MPV bermesin 1.5 liter tersebut dengan sistem <em>spot order</em>. Artinya, barang tidak distok namun dibuat berdasar pesanan yang diterima.</p>
<p>“Toyota Sienta masih dijual, statusnya <em>spot order</em>,” ujar Marketing Director TAM, Anton Jimmi Suwandy beberapa waktu lalu seperti dikutip sejumlah media nasional.</p>
<p>Perubahan sistem penjualan seperti ini patut diduga karena penjualan MPV itu yang terus menerus ambrol. Fakta menunjukkan muramnya penjualan itu.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Rabu (15/3/2023) menunjukkan pada 2016 penjualan Toyota Sienta masih sebanyak 17.931 unit. Namun di tahun berikutnya, penjualan ke diler itu anjlok menjadi 14.968 unit, dan di 2018 malah ambrol menjadi 5.113 unit.</p>
<figure id="attachment_6339" aria-describedby="caption-attachment-6339" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-6339" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Toyota-Sienta-dok.Istimewa-e1650975805778.webp" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-6339" class="wp-caption-text">Toyota Sienta di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Performa penjualan semakin terpuruk pada 2019 karena hanya 1.030 Sienta yang laku. Keterpurukan semakin menjadi pada 2020, dimana cuma terjual 395 unit.</p>
<p>Saat pemerintah memberlakukan kebijakan relaksasi perpajakan dengan insentif berupa diskon tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) di 2021, nasib Toyota Seienta sedikit membaik karena terjual 841 unit. Walau, kondisi itu tak berlanjut di 2022, karena penjualan kembali ambrol menjadi 99 unit.</p>
<p>Bahkan di tahun 2023 ini, pada Januari Toyota Sienta hanya laku 1 unit saja. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Babak Belur, Sienta Hilang dari Daftar Dagangan Toyota Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-babak-belur-sienta-hilang-dari-daftar-dagangan-toyota-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2023 07:38:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[harga Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[keungggulan Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[MPV Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10660</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Di situs resmi PT Toyota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Di situs resmi PT Toyota Astra Motor (TAM) kini tak ada lagi nama Toyota Sienta.</p>
<p>Laman resmi TAM yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (30/1/2023) hanya menyajikan informasi portofolio produk yang dipasarkannya. Produk itu meliputi Toyota Avanza, Toyota Veloz, Toyota Calya, Toyota Kijang Innova Zenix, Toyota Voxy, Toyota Vellfire, serta Toyota Alphard.</p>
<p>Kendati begitu, salah seorang staf penjualan diler Toyota yang berada di Pakulonan Barat, Kepala Dua, Tangerang, yang ditemui <em>Mobilitas</em>, Senin (30/1/2023) memastikan Sienta masih dijual. Stok mobil itu dipastikan tersedia bagi calon pembeli yang meminatinya.</p>
<p>“Kami masih memasarkannya, unit juga <em>ready</em>. Setiap saat, kalau ada <em>customer </em>yang menginginkan tidak menunggu lama, kami kirimkan. Rentang harga masih di Rp 330 juta – Rp 348 jutaan,” kata dia saat ditemui di kawasan bisnis Summarecon Serpong.</p>
<p>Penjualan small MPV atau minivan lima pintu dengan pintu samping model geser itu di Indonesia memang tak secemerlang model-model Toyota lainnya. Bahkan dari tahun ke tahun terus merosot alias babak belur.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Senin (30/1/2023) menunjukkan sepanjang Januari – November penjualan Toyota Sienta ke diler (<em>wholesales</em>) cuma 88 unit. Jumlah penjualan itu ambrol 89,1% dibanding jumlah <em>wholesales </em>selama periode sama di 2021.</p>
<figure id="attachment_6339" aria-describedby="caption-attachment-6339" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6339" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Toyota-Sienta-dok.Istimewa-e1650975805778.webp" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-6339" class="wp-caption-text">Toyota Sienta di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Remuknya penjualan Toyota Sienta tak hanya terjadi di tahun 2022 saja, tetapi juga sudah berlangsung lama di beberapa tahun sebelumnya. Fakta berbicara, ketika pertama kali diluncurkan pada 2016 masih laku terjual ke diler sebanyak 17.931 unit. Tetapi, tahun berikutnya merosot hingga menjadi 14.968 unit.</p>
<p>Di tahun 2019 total <em>wholesales</em> yang dibukukan MPV bermesin 1.5 liter ini ambrol sangat dalam, karena cuma laku 5.113 unit. Ambrolnya penjualan semakin parah terjadi pada 2019 dan 2020, karena hanya laku 1.030 unit dan 393 unit.</p>
<p>Namun pada 2021, distribusi ke diler MPV ini meningkat seiring dengan berlakunya kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) Ditanggung Pemerintah (diskon tarif PPnBM). Kendati begitu, jumlahnya belum mampu membalik keadaan seperti saat pertama diluncurkan, karena cuma 841 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Toyota Sienta Makin Merana, Sembilan Bulan Cuma Laku 62 Unit</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/toyota-sienta-makin-merana-sembilan-bulan-cuma-laku-62-unit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2022 04:14:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[harga Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[keungggulan Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta Tak Laku]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9278</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Toyota Sienta yang dijajakan di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Toyota Sienta yang dijajakan di Indonesia merupakan generasi kedua.</p>
<p>Mini MPV bermesin bensin 1.5 liter ini mulai dipasarkan di Indonesia pada 26 Juli 2016 disajikan dalam empat E, G, V dan Q. Mobil yang diproduksi di Indonesia oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ini juga diekspor ke Malaysia, Singapura dan Thailand.</p>
<p>Namun, di pasar lokal Indonesia, ternyata penjualannya tidaklah cemerlang. Dari tahun ke tahun terus merosot, bahkan hingga tahun 2022 ini.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Rabu (26/10/2022) menunjukkan, sepanjang Januari – September lalu, penjualan Toyota Sienta ke diler (<em>wholesales</em>) semakin mengenaskan. Totalnya, hanya 62 unit atau ambrol hingga 91,8% dibanding total penjualan yang dibukukannya selama periode sama di 2021.</p>
<figure id="attachment_6339" aria-describedby="caption-attachment-6339" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6339" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Toyota-Sienta-dok.Istimewa-e1650975805778.webp" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-6339" class="wp-caption-text">Toyota Sienta di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Fakta juga memperlihatkan selama sembilan bulan pertama di 2021, <em>wholesales</em> mobil ini masih sebanyak 630 unit. Padahal, total jumlah penjualan tersebut juga sudah ambrol cukup dalam dibanding Januari – September 2020, karena saat itu totalnya masih mencapai 729 unit.</p>
<p>Perbadingan penjualan secara tahunan pun setali tiga uang. Pada 2017 misalnya masih sebanyak 18.246 unit, tetapi pada tahun berikutnya ambrol, menjadi 5.691 unit.</p>
<p>Ambrolnya penjualan berlanjut di tahun 2019, dengan total hanya 2.396 unit. Bahkan di tahun 2020 <em>wholesales</em>-nya 907 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ngenes, Januari &#8211; Agustus Cuma 51 Toyota Sienta yang Terjual ke Diler</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ngenes-januari-agustus-cuma-51-toyota-sienta-yang-terjual-ke-diler/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2022 09:10:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[harga Toyota Sienta 2022]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[TAM]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=8773</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan Toyota Sienta di Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan Toyota Sienta di Indonesia kian mengenaskan dari tahun ke tahun.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Minggu (25/9/2022) menunjukkan di periode Januari hingga Agustus tahun ini, total penjualan Toyota Sienta ke diler (<em>wholesales</em>) hanya 51 unit. Jumlah ini ambrol 92,6% dibanding total <em>wholesales </em>yang dikantongi Sienta selama periode sama di 2021.</p>
<p>Bahkan, ambrolnya <em>wholesales</em> lebih parah di bulan Agustus. Pasalnya, di bulan kedelapan tersebut, cuma 16 unit Sienta yang digotong ke diler alias ambrol 91,1% dibanding wholesales yang dikleksi pada bulan yang sama di 2021.</p>
<p>Merananya penjualan Toyota Sienta ke diler sejatinya tak hanya terjadi kali ini saja. Bahkan, tren penjualannya terus merosot dari tahun ke tahun.</p>
<figure id="attachment_6339" aria-describedby="caption-attachment-6339" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6339" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Toyota-Sienta-dok.Istimewa-e1650975805778.webp" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-6339" class="wp-caption-text">Toyota Sienta di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, di tahun 2016, <em>wholesales</em> mobil ini masih sebanyak 17.931 unit, tetapi tahun berikut merosot menjadi 14.968 unit. Tahun 2018, <em>wholesales</em> Sienta mulai ambrol sangat dalam yakni menjadi 5.113 unit.</p>
<p>Ambrolnya penjualan ke diler semakin menjadi di tahun 2019 dan 2020, dimana masing-masing tahun hanya 1.030 unit dan 393 unit. Tetapi, di tahun 2021 – yakni ketika pemerintah memberikan relaksasi tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) – <em>wholesales</em> Toyota Sienta sedikit membaik dibanding tahun 2020, karena menyentuh angka 841 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Bulan Pertama, Penjualan Toyota Sienta dan Vios Kembali Jeblos</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lima-bulan-pertama-penjualan-toyota-sienta-dan-vios-kembali-jeblos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jun 2022 13:33:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[Grup Astra]]></category>
		<category><![CDATA[MPV Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[sedan Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Vios]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=7222</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan baik ke dealer (wholesales)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan baik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun ke konsumen Toyota Vios pada tahun 2021 lalu bergerak di jalur tren positif dan Toyota Sienta cukup terdongkrak dari keterpurukan. Maklum, di tahun itu keduanya mendapatkan fasilitas perpajakan berupa potongan (diskon) tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 100 persen.</p>
<p>Suntikan insentif itu terbukti cespleng. Hal itu diakui Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy, saat Toyota Media Gathering 2021 yang digelar secara virtual pada 21 Desember 2021. Penjualan Toyota Vios disebut langsung melejit.</p>
<p>“Kalau Vios itu bahkan (kenaikkan penjualannya) 340%, walau volume-nya kecil tapi ini kenaikan yang luar biasa. Jadi dengan adanya insentif ini kami yakin banyak benefit yang kita bisa dapatkan, baik dari industri otomotif, maupun ekonomi secara nasional,&#8221; tandas Anton.</p>
<p>Data di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Minggu (26/6/2022) menunjukkan, sepanjang Januari hingga Juli tahun 2021, sedan Toyota ini terjual ke konsumen (ritel) sebanyak 508 unit. Jumlah ini dibukukan pada Januari sebanyak 14 unit, Februari 36 unit, Maret 100 unit, April 147 unit, Mei 108 unit, Juni 16 unit, dan Juli 87 unit.</p>
<figure id="attachment_4319" aria-describedby="caption-attachment-4319" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4319" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Tampilan-bagian-belakang-Toyota-Sienta-dok.Istimewa-e1638424481882.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-4319" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Toyota Sienta &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Jumlah penjualan yang digenggam Vios selama tujuh bulan pertama itu sudah jauh melampaui total angka penjualan yang dikoleksi sepanjang tahun 2020. Sebab di sepanjang tahun 2020,jumlah penjualan Toyota Vios hanya 309 unit.</p>
<p>Sementara Toyota Sienta, selama Januari hingga September di tahun itu terjual ke konsumen sebanyak 630 unit. Jumlah ini anjlok cukup dalam dibanding periode sama tahun 2020, yang masih mencapai 729 unit.</p>
<p><strong>Tahun 2022</strong><br />
Sedangkan di tahun 2022 ini, sepanjang Januari hingga Mei, total <em>wholesales</em> yang dibukukan Vios ambles 73,3 persen dibanding <em>wholesales</em> yang dikumpulkannya selama periode sama tahun lalu, yakni 371 unit. Total jumlah <em>wholesales</em> di lima bulan pertama tahun 2022 ini hanya 99 unit.</p>
<p>Pada kurun waktu yang sama, total angka <em>wholesales</em> yang berhasil dikantongi Toyota Sienta hanya 24 unit. Jumlah ini ambrol 92 persen dibanding jumlah yang dikoleksinya selama Januari – Mei 2021, yang sebanyak 301 unit.</p>
<figure id="attachment_308" aria-describedby="caption-attachment-308" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-308" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-Toyota-Sienta-terbaru-dok.Istimewa-e1619174928449.jpg" alt="" width="700" height="485" /><figcaption id="caption-attachment-308" class="wp-caption-text">Toyota Sienta terbaru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Penjualan Toyota Sienta di Indonesia memang tercatat tak membanggakan. Fakta berbicara, di tahun 2017 penjualan ritel Sienta masih sebanyak 18.246 unit, tetapi di tahun 2018 anjlok menjadi 5.691 unit. Bahkan di tahun 2019 semakin ambrol, yakni cuma 2.396 unit.</p>
<p>Begitu pun di tahun 2020, penjualan Toyota Sienta semakin surut. Pada tahun itu, MPV berpintu geser Toyota ini hanya laku ke konsumen sebanyak 907 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudah Doping Diskon PPnBM, Penjualan Toyota Sienta Landai Saja</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/sudah-doping-diskon-ppnbm-penjualan-toyota-sienta-landai-saja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Dec 2021 05:00:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[harga Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[mesin Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Toyota di RI]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=4318</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Toyota yang di Indonesia dijajakan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Toyota yang di Indonesia dijajakan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) adalah merek yang paling banyak menikmati insentif perpajakan berupa diskon tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) termasuk diskon tarif sebesar 100%.</p>
<p>Kenikmatan yang dicecap sejak Maret 2021 itu bertambah nikmati karena melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120/PMK 010/2021,pemerintah memperpanjamgnya hingga akhir Desember 2021.</p>
<p>Mobil yang mendapatkan fasilitas empuk ini adalah mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 cc yang diproduksi di dalam negeri dengan kandungan local purchase minimal 70%. Adapun mobil Toyota yang berhak mendapatkannya adalah Toyota Yaris, Vios, Sienta, Avanza, Rush, dan Toyota Raize.</p>
<figure id="attachment_1310" aria-describedby="caption-attachment-1310" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1310" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Formasi-jok-Toyota-Sienta-dok.Toyota-e1622894112410.jpg" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-1310" class="wp-caption-text">Formasi jok Toyota Sienta &#8211; dok.Toyota</figcaption></figure>
<p>Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan banyak manfaat dari kebijakan tersebut yang dirasakan industri maupun masyarakat. “Relaksasi PPnBM DTP, menunjukkan telah mampu memberikan dampak signifikan, dalam pemulihan sektor industri otomotif , dan meningkatkan kepercayaan pelaku industri,&#8221; ucap Menperin dalam Gaikindo International Automotive Conference (GIAC), belum lama ini.</p>
<p>Bahkan dia menyebut berkat potongan tarif pajak itu kegairahan konsumen membeli baru juag meningkat. Buktinya, kata Agus, sepanjang Januari hingga Agustus penjualan meningkat hingga 64%.</p>
<p>Mendengar informasi kenaikkan penjualan mobil ini, sangat menarik untuk mencermati kinerja penjualan mobil Toyota yang menikmati fasilitas ini. Khususnya Toyota Sienta, sebab MPV ini melenggang sendirian di Indonesia tanpa pesaing setelah Honda Freed pamit dan hengkang.</p>
<figure id="attachment_1308" aria-describedby="caption-attachment-1308" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1308" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Tampilan-belakang-Toyota-Sienta-dok.Auto2000-e1622894014970.jpg" alt="" width="700" height="462" /><figcaption id="caption-attachment-1308" class="wp-caption-text">Tampilan belakang Toyota Sienta &#8211; dok.Auto2000</figcaption></figure>
<p><strong>Penjualan tetap lembek</strong><br />
Ternyata, fakta berbicara, penjualan Toyota Sienta masih tetap saja lembek meski telah “doping” insentif diskon tarif PPnBM. Penjualannya ke konsumen (ritel) sepanjang Januari – September tahun 2021 ini masih saja landai yakni meski setelah diskon diberikan ada kenaikan namun tak signifikan.</p>
<p>Data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan di sembilan pertama hanya sebanyak 603 unit. Padahal di kurun waktu yang sama pada tahun 2020 mencapai 729 unit.</p>
<p>Bukti masih landainya penjualan ritel Sienta bisa dilihat dari rincian data penjualan ritel selama sembulan pertama di 2021 dan di tahun 2020. Sepanjang Januari – September 2021 rincian penjualannya di Januari 25 unit, Februari 27 unit, Maret 93 unit, April 73 unit, Mei 121 unit, Juni 34 unit, Juli 71 unit, Agustus 101 unit, dan September 48 unit.</p>
<figure id="attachment_1307" aria-describedby="caption-attachment-1307" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1307" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Toyota-Sienta-dok.Istimewa-e1622893843189.jpg" alt="" width="700" height="489" /><figcaption id="caption-attachment-1307" class="wp-caption-text">Toyota Sienta &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara selama kurun waktu yang sama di tahun 2020, dengan total penjualan ritel 729 unit rincian bulannya sebagai berikut: Januari 157 unit, Februari 145 unit, Maret 104 unit, April 52 unit, Mei 45 unit, Juni 65 unit, Juli 67 unit, Agustus 50 unit, dan September 44 unit.</p>
<p>Dari data riil penjualan ritel ini bisa dilihat meski di bulan April hingga September ada kenaikan penjualan di beberapa bulan namun jumlahnya tak memecahkan rekor penjualan bulanan selama tahun 2020. Walhasil, ini yang membuat secara total penjualan di sembilan pertama tahun ini masih lembek.</p>
<p>Sekadar informasi total penjualan ritel Toyota Sienta di periode Januari hingga November 2019 mencapai 2.205 unit. Sedangkan di kurun waktu yang sama pada tahun 2020 jeblok menjadi 867 unit.</p>
<figure id="attachment_4319" aria-describedby="caption-attachment-4319" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4319" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Tampilan-bagian-belakang-Toyota-Sienta-dok.Istimewa-e1638424481882.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-4319" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Toyota Sienta &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Pertanyaannya akankah Toyota Sienta mampu memecahkan rekor penjualannya di tahun 2019 setelah mendapat “doping” diskon PPnBM?. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rapor Penjualan Toyota Sienta di Indonesia Nelangsa</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/rapor-penjualan-toyota-sienta-di-indonesia-nelangsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2021 07:00:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[harga Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[mesin Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[model terbaru Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[MPV Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[versi terbaru Toyota Sienta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=1306</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Mobil keluarga serbanguna (MPV) lima...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Mobil keluarga serbanguna (MPV) lima pintu Toyota Sienta mulai diperkenalkan untuk pasar Jepang dan Indonesia pada tahun 2003. Kala itu, unit yang dijual di Tanah Air diimpor secara utuh (CBU) dari Jepang.</p>
<p>Namun, sejak tahun tahun 2016 – mobil bermesin 1.500 cc VVT-i betenaga 110 bhp dengan imbuhan fitur ABS dan EBD ini – telah diproduksi di Indonesia. Model buatan dalam negeri ini mulai dijual pada 26 Juli 2016.</p>
<p>Selain dijual di pasar lokal, Sienta Indonesia juga diekspor ke berbagai negara. Thailand, Malaysia, dan Singapura menjadi tujuannya. Bahkan aksesoris tambahan yakni Toyota Sienta Modellista diluncurkan di hjatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.</p>
<figure id="attachment_1310" aria-describedby="caption-attachment-1310" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1310" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Formasi-jok-Toyota-Sienta-dok.Toyota-e1622894112410.jpg" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-1310" class="wp-caption-text">Formasi jok Toyota Sienta &#8211; dok.Toyota</figcaption></figure>
<p>Lalu, pada tanggal 2 September 2019 versi penyegaran atau versi facelift diluncurkan di Indonesia. Setelah sebelumnya, pada tahun 2018 meluncur di Jepang.</p>
<p>Lantas bagaimana penjualannya di Indonesia? Fakta data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari catatan penjualan ke konsumen yang dilaporkan kepada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan MPV ini nelangsa di Indonesia, terutama sejak tahun 2018 hingga tahun 2020 lalu.</p>
<p>Sementara di tahun 2021, kini masih tengah berjalan. Data menunjukkan, di tahun 2017 penjualan ritel Sienta masih sebanyak 18.246 unit, tetapi di tahun 2018 anjlok menjadi 5.691 unit.</p>
<p>Bahkan di tahun 2019 semakin ambrol, hingga hanya kurang dari setengah jumlah penjualan di tahun 2018. Totalnya, hanya 2.396 unit.</p>
<figure id="attachment_1308" aria-describedby="caption-attachment-1308" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1308" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Tampilan-belakang-Toyota-Sienta-dok.Auto2000-e1622894014970.jpg" alt="" width="700" height="462" /><figcaption id="caption-attachment-1308" class="wp-caption-text">Tampilan belakang Toyota Sienta &#8211; dok.Auto2000</figcaption></figure>
<p>Begitu pun di tahun 2020, semakin longsor. Terlebih di tahun itu, badai wabah virus corona yang menerjang Indonesia semnghempaskan pasar mobil di Tanah Air, tak terkecuali penjualan Toyota Sienta.</p>
<p>Pada tahun itu, total penjualan ritel MPV ini hanya 907 unit. Sedangkan di tahun 2021 ini, selama tiga bulan pertama atau kuartal satu penjualan ritel yang berhasil dikoleksi hanya 155 unit.</p>
<p>Jumlah itu dikumpulkan dari penjualan selama bulan Januari sebanyak 35 unit, Februari 27 unit, dan Maret 93 unit. (Dam/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
