<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>harga mobil di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/harga-mobil-di-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Oct 2024 15:19:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>harga mobil di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjualan Mobil RI di September Kembali Terperosok, Faktor Ini Jadi Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-ri-di-september-kembali-terperosok-faktor-ini-jadi-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2024 09:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[daya beli konsumen RI]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil RI lesu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Januari-September]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil September 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab penurunan penjualan mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=20590</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama bulan September penjualan mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama bulan September penjualan mobil – baik dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) – menurun signifikan, baik dibanding September 2023 maupun Agustus 2024.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (8/10/2024) menunjukkan di bulan kesembilan itu, total <em>wholesales</em> (seluruh merek mobil) hanya sebanyak 72.667 unit. Jumlah ini terperosok alias menurun hingga 9,1 persen dibanding <em>wholesales</em> pada September 2023 yang sebanyak 79.919 unit.</p>
<p>Sedangkan dibanding Agustus 2024, <em>wholesales</em> pada September itu merosot 4,8 persen. Sebab, selama Agustus total angka <em>wholesales</em> masih sebanyak 76.304 unit.</p>
<p>Sementara, penjualan ritel selama September hanya 72.366 unit. Jumlah ini terperosok 10,6 persen dibanding penjualan ritel September tahun lalu, yang mencapai 80.984 unit.</p>
<p>Jika dibanding bulan sebelumnya (Agustus 2024), penjualan ritel itu juga terperosok cukup dalam. Karena total penjualan ritel di bulan Agustus mencapai 86.371 unit.</p>
<figure id="attachment_11881" aria-describedby="caption-attachment-11881" style="width: 691px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11881" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg" alt="" width="691" height="490" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg 691w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-592x420.jpg 592w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 691px) 100vw, 691px" /></a><figcaption id="caption-attachment-11881" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Suzuki Ertiga &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Akibatnya, total penjualan selama Januari – September tahun 2024 ini juga masih ambyar dibanding periode sama di tahun lalu. Fakta data berbicara, <em>wholesales</em> di periode itu hanya 633.218 unit, ambrol 16,2 persen dibanding tahun lalu yang sebanyak 755.778 unit.</p>
<p>Adapun total penjualan ritel yang tercetak hanya 657.223 unit, terperosok 11,9 persen dibandingsembilan pertama 2023, yang mencapai 746.246 unit.</p>
<p>“Banyak masyarakat yang menahan pembelian mobil (diduga karena faktor daya beli). Apalagi, leasing (perusahaan pembiayaan) juga semakin selektif (karena mempertimbangkan faktor risiko),” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (8/10/2024).</p>
<p>Pernyataan yang lebih lugas dilontarkan Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (8/10/2024).</p>
<figure id="attachment_19612" aria-describedby="caption-attachment-19612" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Daihatsu-Sigra-yang-dipamerkan-di-hajatan-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723735748827.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-19612" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Daihatsu-Sigra-yang-dipamerkan-di-hajatan-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723735748827.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-19612" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Daihatsu Sigra &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Faktor daya beli menjadi kunci. Saat ini daya beli kelas menengah masih melemah. Biaya hidup sehari-hari yang naik, tak diimbangi dengan naiknya pendapatan. Kelas menengah mengurangi konsumsi, apalagi untuk konsumsi barang sekunder atau tersier seperti mobil,” tandas Bhima.</p>
<p>Menuriut Bhima, dalam empat atau bahkan lima bulan terakhir terjadi deflasi. “Deflasi adalah fenomena harga barang turun, karena jumlah uang beredar di masyarakat juga turun. Dengan kata lain, jumlah orang membelanjakan uangnya semakin sedikit,” tandas Bhima. (Anp/Jap/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GIIAS 2024 Jadi Harapan Konsumen dan Industri Mobil di Saat Pasar Merana, Ini Alasannya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/giias-2024-jadi-harapan-konsumen-dan-industri-mobil-di-saat-pasar-merana-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jun 2024 04:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[diskon harga mobil di GIIAS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo Indonesia International Auto Show]]></category>
		<category><![CDATA[GIIAS]]></category>
		<category><![CDATA[GIIAS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[program promo di GIIAS 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18669</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Hajatan Gaikindo Indonesia International Auto...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 yang bakal digelar 18 – 28 Juli nanti itu diyakini bakal melecut kinerja penjualan mobil di Tanah Air yang sampai saat ini masih menyusut.</p>
<p>Terlebih, seperti diungkap Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto,  faktor penyebab utama melemahnya penjualan mobil di Tanah Air selama periode Januari – Mei 2024 adalah daya beli. Selain itu, kebijakan lembaga pembiayaan (<em>leasing</em>) yang memperketat penyaluran pembiayaan kredit demi mencegah potensi kredit macet.</p>
<p>Pasalnya, lanjut Jongkie, di tengah daya beli yang melemah, Bank Indonesia sejak pekan keempat April 2024 telah mengerek suku bunga acuan (BI Rate). Sehingga, suku bunga kredit juga berpotensi naik.</p>
<p>“Padahal sekitar 80 persen pembelian mobil dilakukan secara kredit. Tetapi, dengan digelarnya GIIAS 2024 antara industri (pabrikan mobil) dengan lembaga pembiayaan, maupun calon konsumen bertemu. Dan biasanya, di pameran seperti ini program-program promo yang memudahkan konsumen, agen pemegang merek, maupun lembaga pembiayaan digelar. Jadi di situlah harapannya,” papar Jongkie saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (14/6/2026).</p>
<figure id="attachment_17567" aria-describedby="caption-attachment-17567" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-17567" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Suasana-penyelenggaraan-GIIAS-2023-dok.GIIAS_-e1712298966377.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Suasana-penyelenggaraan-GIIAS-2023-dok.GIIAS_-e1712298966377.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Suasana-penyelenggaraan-GIIAS-2023-dok.GIIAS_-e1712298966377-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-17567" class="wp-caption-text">Suasana penyelenggaraan GIIAS 2023 &#8211; dok.GIIAS</figcaption></figure>
<p>Pernyataan senada diungkap Ketua III Gaikindo yang juga Ketua Panitia Penyelenggara GIIAS 2024, Rizwan Alamsjah. Menurut Ridwan, di pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara yang dilangsung di ICE Serpong, Tangerang, itu hadir 55 merek otomotif sebagai peserta.</p>
<p>“Dari jumlah itu 33 merek (pabrikan) merupakan merek mobil penumpang yang berasal dari Jepang, Korea, Eropa, dan China. Bahkan, dari informasi yang disampaikan ke kami jumlah mobil baru yang akan diluncurkan di GIIAS 2024 sekitar 40 mobil. Kehadiran mobil baru ini seperti pengalaman-pengalaman yang ada selama ini menjadi penarik minat konsumen,” tandas Rizwan yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (14/6/2024).</p>
<p>Sekadar informasi, data Gaikindo yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (14/6/2024) menunjukkan selama Januari – Mei 2024, jumlah mobil (dari berbagai pabrikan atau merek) yang terjual ke dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 361.698 unit.</p>
<p>Jumlah ini ambrol hingga 14,4 persen dibanding total penjualan ritel selama periode sama di tahun lalu, yang mencapai 422.514 unit. (Mpr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil RI di Januari Jeblok, Daya Beli dan Kegamangan Konsumen Diduga Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-ri-di-januari-jeblok-daya-beli-dan-kegamangan-konsumen-diduga-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 04:55:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[kredit mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16680</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Amblesnya penjualan tidak hanya terjadi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Amblesnya penjualan tidak hanya terjadi pada volume distribusi alias penjualan mobil ke diler (<em>wholesales</em>), tetapi bjuga dari diler ke konsumen (penjualan ritel).</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (12/2/2024) menunjukkan selama bulan pertama di 2024 itu, total <em>wholesales</em> yang dibukukan oleh seluruh pabrikan mobil di Tanah Air sebanyak 69.619 unit. Jumlah ini jeblok hingga 26,1 persen dibanding total <em>wholesales</em> selama Januari tahun lalu yang sebanyak 94.270 unit.</p>
<p>Pada saat yang sama, total penjualan mobil dari diler ke konsumen (penjualan ritel) yang dicetak seluruh pabrikan hanya 78.214 unit. Jumlah penjualan ini juga jeblok, meski lebih kecil yakni sebesar 13,9 persen dibanding Januari tahun lalu yang total penjualan ritel mencapai 90.892 unit.</p>
<p>Sebelumnya, Direktur Center of Economic and Law Stuides (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (12/2/2024) menyebut, amblesnya kinerja penjualan mobil dikarenakan oleh adanya perlambatan denyut pertumbuhan ekonomi yang semakin menjadi di kuartal pertama 2023 lalu. “Intinya, ini dikarenakan daya beli masyarakat yang melemah, sehingga tingkat konsumsi menurun,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_11881" aria-describedby="caption-attachment-11881" style="width: 691px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11881" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg" alt="" width="691" height="490" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg 691w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-592x420.jpg 592w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 691px) 100vw, 691px" /><figcaption id="caption-attachment-11881" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil yang dijual di Indonesia, Suzuki Ertiga &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Terlebih, lanjut Bhima, Januari 2024 merupakan bulan yang mendekati digelarnya hajatan politikj Pemilihan Umum (Pemilu), sehingga banyak orang yang menunggu hasil Pemilu. Khususnya memastikan, apakah perhelatan politik itu berdampak buruk terhadap kondisi sosail adan ekonomi atau tidak.</p>
<p>Hal senada diungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (12/2/2024). “Sejak akhir 2023, masyarakat itu sudah wait and see terhadap kondisi yang akan terjadi. Apalagi, pada saat yang sama lembaga pembiayaan pemberi fasilitas pendanaan kredit (seperti bank dan leasing) yang juga memperketat proses pembiayaan. Karena BI Rate (suku bunga acuan Bank Indonesia) juga masih tinggi, 6 persen,” tandas Jongkie.</p>
<p>Sementara itu, data hasil Survei Konsumen yang dilakukan Bank Indonesia pada November 2023 yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (12/2/2024) memperkuat dugaan Bhima. Hasil survei itu memperlihatkan rasio konsumsi masyarakat dengan pengeluaran Rp 5 juta terus menurun hingga 22,3 persen.</p>
<p>Penurunan terbesar -yakni hingga 34,7 persen – dialami oleh kelompok masyarakat dengan pengeluaran Rp 2,1 juta – Rp 3 juta. (Jap/Sen/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sembilan Bulan Pertama 2023 Penjualan Mobil di RI Naik, Tapi Super Tipis</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/sembilan-bulan-pertama-2023-penjualan-mobil-di-ri-naik-tapi-super-tipis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2023 06:26:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[angsuran kredit mobil]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[kredit mobil]]></category>
		<category><![CDATA[leasing mobil]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil termahal di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil termurah di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14747</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Bukan hanya penjualan ke konsumen...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Bukan hanya penjualan ke konsumen (penjualan ritel) saja yang naik sangat tipis, tetapi juga penjualan dari pabrik ke diler (<em>wholesales</em>).</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (10/10/2023) menunjukkan, selama periode Januari hingga September tahun ini, total jumlah mobil (kendaraan bermotor roda empat atau lebih) yang terjual ke konsumen sebanyak 746.239 unit.</p>
<p>Jumlah ini meningkat sangat tipis 1,9 persen dibanding periode sama di 2022. Sebab, selama selama sembilan bulan pertama 2022, total penjualan ritel mobil masih sebanyak 732.366 unit.</p>
<p>Sementara, total jumlah mobil yang terlego ke diler (<em>wholesales</em>) di kurun waktu yang sama, mencapai 755.173 unit. Jumlah penjualan ini naik super tipis 0,4 persen dibanding periode sama di 2022 yang masih sebanyak 758.217 unit.</p>
<p>Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, yang dihubungi Mobilitas, di Jakarta, Selasa (10/10/2023) menduga minimnya peningkatan penjualan (baik ritel maupun <em>wholesales</em>) dikarenakan ada kendala dalam proses distribusi mobil. Sehingga, penjualan ke konsumen juga mengalami penurunan.</p>
<p>“Karena kalau kita lihat ekonomi masih tumbuh positif, dimana kuartal pertama tumbuh 5,04 persen dan kuartal II tumbuh 5,17 persen. Kuartal III, juga diperkirakan tumbuh di atas 5 persen kalau yang saya dengar dari beberapa prediksi lembaga-lembaga resmi. Selama periode Januari sampai September juga telah banyak digelar pameran (IIMS, GIIAS, dan lainnya). Artinya tawaran model baru juga banyak,” papar Jongkie.</p>
<figure id="attachment_5007" aria-describedby="caption-attachment-5007" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5007" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Toyota-Raize-dok.Toyota-Astra-Motor.jpg" alt="" width="700" height="491" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Toyota-Raize-dok.Toyota-Astra-Motor.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Toyota-Raize-dok.Toyota-Astra-Motor-300x210.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Toyota-Raize-dok.Toyota-Astra-Motor-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Toyota-Raize-dok.Toyota-Astra-Motor-696x488.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Toyota-Raize-dok.Toyota-Astra-Motor-599x420.jpg 599w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Toyota-Raize-dok.Toyota-Astra-Motor-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-5007" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Toyota Raize &#8211; dok.Toyota Astra Motor</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad yang dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (10/10/2023) memperkirakan minimnya kenaikan penjualan mobil selama sembilan pertama dipengaruhi kekhawatiran konsumen terhadap ekonomi.</p>
<p>“Itu terlihat dari persepsi konsumen terjadap ekonomi atau Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) seperti terlihat di hasil survei Bank Indonesia,” papar dia.</p>
<p>IKK selama bulan Juli sebesar 123,5. Meski masih terjaga di area optimis karena di atas skor 100, namun menyusut dibanding Juni yang sebesar 127,1. Sementara di bulan Agustus sedikit meningkat menjadi 125,5, tetapi kembali menyust di bulan September yang sebesar 121,7.</p>
<p>Sekadar informasi,IKK adalah indikator untuk mengetahui keyakinan konsumen mengenai kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi konsumen terhadap kondisi perekonomian ke depan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi termasuk kondisi sosial dan politik, nilai tukar, hingga ketersediaan lapangan kerja. (Ant/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unggul di Penjualan, Soal Produksi Mobil  Indonesia Masih Keok oleh Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/unggul-di-penjualan-soal-produksi-mobil-indonesia-masih-keok-oleh-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Aug 2023 12:34:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik mobil di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13768</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan mobil di Indonesia lebih...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil di Indonesia lebih banyak karena memiliki jumlah penduduk hampir empat kali lipatnya Thailand.</p>
<p>Data ASEAN Automotive Federation (AAF) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (12/8/2023) menunjukkan, sepanjang Januari – Juni tahun ini, total penjualan mobil di Asia Tenggara (ASEAN) sebanyak 1.637.226 unit. Tetapi total penjualan itu hanya dibukukan tujuh negara yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura, dan Myanmar.</p>
<p>Dari jumlah itu, Indonesia mencatat penjualan terbanyak, yakni 505.985 unit. Sementara, Thailand sebanyak 406.131 unit dan Malaysia 366.037 unit.</p>
<p>Urutan keempat, Filipina dengan penjualan sebanyak 202.415 unit, dan posisi kelima Vietnam dengan jumlah penjualan 137.327 unit. Sedangkan keenam dan ketujuh ada Singapura dan Myanmar dengan total 17.951 unit dan 1.380 unit.</p>
<p>Adapun untuk produksi, hanya Thailand dan Indonesia yang terbanyak yakni sebanyak 921.512 unit dan 696.845 unit. Artinya, dari segi produktifitas pembuatan mobil, Indonesia memang masih jauh tertinggal dibanding Thailand.</p>
<p>“Karena memang pabrikan yang mendirikan pabrik lalu berproduksi di negara itu juga lebih banyak dibanding Indonesia,” ungkap pengamat industri otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (12/8/2023).</p>
<figure id="attachment_825" aria-describedby="caption-attachment-825" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-825" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-jual-beli-mobil-bekas-dok.Istimewa-via-Vecteezy-e1621069022766.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-825" class="wp-caption-text">Ilustrasi, penjualan mobil &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Menurut dia, mengapa banyak pabrikan yang memilih Negeri Gajah Putih itu sebagai basis produksi dan menjadi pusat untuk kegiatan ekspornya ke kawasan regional (Asia Tenggara) maupun global, karena insentif dan kemudahan yang diberikan pemerintah.</p>
<p>“Kalau kita cermati Board of Investment (Dewan Investasi) Thailand selalu menawarkan insentif-insentif baru. Bahkan <em>roadshow</em> ke berbagai negara yang memiliki pabrikan mobil ternama pun dilakukan. Ini ternyata cukup manjur menarik minat pabrikan,” jelas Yannes.</p>
<p>Selain itu, Thailand memiliki eksosistem industri mobil yang lebih mapan. Jejaring pasokan (<em>supply chain</em>) bahan baku, industri komponen pendukung, hingga jaringan distribusi yang sudah berjalan dengan baik dan lengkap.</p>
<p>Sementara, jika Indonesia unggul di penjualan, itu wajar karena memiliki jumlah penduduk sekitar 275 juta jiwa. Sedangkan Thailand penduduknya hanya 73 juta atau sekitar sepertiga lebih dari jumlah penduduk Indonesia.</p>
<p>Meski begitu, dengan jumlah yang sebanyak itu, ternyata rasio pemilikan mobil di Indonesia masih sangat timpang. Dari riset Organisasi Industri Otomotif Dunia (OICA), rasio kepemilikan mobil di Tanah Air masih 99:1000 orang penduduk. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dibanding Desember Penjualan Mobil di Januari Ambles, Ini Sebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/dibanding-desember-penjualan-mobil-di-januari-ambles-ini-sebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2023 05:26:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[diskon mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil paling indah di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil paling irit di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbanyak di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terpopuler di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pajak mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10861</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Baik penjualan unit ke diler...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Baik penjualan unit ke diler (konsumen) maupun langsung ke konsumen (<em>wholesales</em>) ambles dibanding Desember 2022.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Selasa (14/2/2023) menunjukkan, sepanjang Januari itu total <em>wholesales </em>yang dibukukan seluruh pabrikan mobil di Indonesia mencapai 94.087 unit. Jumlah ini ambles 10,7% dibanding bulan Desember 2022 atau bulan sebelumnya, yang mencapai 105.475 unit.</p>
<p>Sedangkan penjualan ritelnya, sebanyak 90.835 unit. Jumlah ini ambles 12,6% dibanding penjualan ritel selama Desember 2022, yang mencapai 103.891 unit.</p>
<p>Meski begitu, dibanding bulan yang sama di tahun 2022, penjualan mobil selama bulan perdana di tahun ini masih lebih moncer. Total <em>wholesales</em>, meningkat 11,8% dibanding bulan yang sama tahun lalu, yang sebanyak 84.149 unit.</p>
<figure id="attachment_8782" aria-describedby="caption-attachment-8782" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8782" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/LCGC-Toyota-Calya-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1664175032315.jpg" alt="" width="700" height="509" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/LCGC-Toyota-Calya-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1664175032315.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/LCGC-Toyota-Calya-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1664175032315-300x218.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/LCGC-Toyota-Calya-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1664175032315-150x109.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/LCGC-Toyota-Calya-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1664175032315-696x506.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/LCGC-Toyota-Calya-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1664175032315-578x420.jpg 578w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/LCGC-Toyota-Calya-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1664175032315-324x235.jpg 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8782" class="wp-caption-text">Ilustrasi, LCGC Toyota Calya di GIIAS 2022 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, total penjualan ritel tumbuh 15,6% dibanding Januari 2022 yang sebanyak 78.835 unit. Jika dibanding Desember atau bulan sebelumnya penjualan lebih sedikit itu, kata Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (14/2/2023)., itu wajar.</p>
<p>“Setiap bulan Desember, penjualan memang mencapai puncaknya. Selama bertahun-tahun seperti itu. Sebab, di akhir tahun, sebagian besar diler menggelar program diskon,” ungkap Jongkie.</p>
<p>Menurut dia, perbandingan secara tahunan yakni Januari tahun ini dibanding Januari 2022, yang positif itu memperlihatkan kondisi pasar yang sudah lebih bagus.</p>
<p>“Kondisi ini terjadi dikarenakan dua hal. Pertama, tingkat mobilitas masyarakat telah kembali norma setelah masa pandemi Covid-19. Kedua, karena ekonomi telah pulih, bahkan terus membaik,” ucap Jongkie. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akan Produksi 150 Ribu Mobil di Thailand, BYD Bikin Komponen di Vietnam</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/akan-produksi-150-ribu-mobil-di-thailand-byd-bikin-komponen-di-vietnam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Feb 2023 16:20:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD bikin pabrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Cina]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik BYD]]></category>
		<category><![CDATA[pajak mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil BYD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10818</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Pabrik yang berada di Vietnam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Pabrik yang berada di Vietnam itu menelan investasi senilai US$ 250 juta.</p>
<p>Seperti dilaporkan Reuters, belum lama ini, sumber di BYD Auto mengatakan, pendirian pabrik tersebut untuk mendukung strategi pabrikan dalam mengontrol sebagian besar rantai pasokannya, termasuk baterai. Ini sebuah strategi yang juga dilakukan oleh pesaing beratnya, Tesla Inc.</p>
<p>“Ini merupakan langkah yang akan mengurangi ketergantungan perusahaan pada Cina dan memperdalam rantai pasokannya di Asia Tenggara sebagai bagian dari ekspansi global,” sumber itu.</p>
<p>Pabrikan asal Xian, Cina, yang didirikan Wang Chuanfu itu mengaku akan membangun pabrik perakitan mobil di Thailand. “Pabrik itu berkapasitas 150.000 unit per tahun, dan mulai beroperasi pada 2024,” tulis Asia Financial.</p>
<p>BYD saat ini tercatat sebagai pabrikan mobil elektrifikasi (listrik murni atau BEV dan hybrid) terbesar di dunia. Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Sabtu (11/2/2023), tahun 2022, pabrikan ini menjual 1.863. 494 mobil.</p>
<figure id="attachment_8437" aria-describedby="caption-attachment-8437" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8437" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Mobil-listrik-BYD-yang-bakal-diproduksi-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662695952683.webp" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Mobil-listrik-BYD-yang-bakal-diproduksi-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662695952683.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Mobil-listrik-BYD-yang-bakal-diproduksi-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662695952683-300x217.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Mobil-listrik-BYD-yang-bakal-diproduksi-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662695952683-150x108.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Mobil-listrik-BYD-yang-bakal-diproduksi-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662695952683-696x503.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Mobil-listrik-BYD-yang-bakal-diproduksi-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662695952683-581x420.webp 581w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Mobil-listrik-BYD-yang-bakal-diproduksi-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662695952683-324x235.webp 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8437" class="wp-caption-text">Mobil listrik BYD yang bakal diproduksi di Thailand &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Namun, seperti terungkap di data EV Volume, untuk penjualan BEV saja, pabrikan yang sahamnya juga dimiliki investor kondang Warren Buffet ini masih kalah oleh Tesla Inc. Data yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Sabtu (11/2/2023) memperlihatkan, di 2022 BYD menjual 911.140 unit BEV.</p>
<p>Sedangkan Tesla berhasil melego BEV sebanyak 1,3 juta unit lebih. Artinya, pabrikan besutan Elon Musk ini masih menjuarai pasar mobil listrik murni dunia.</p>
<p>BYD kini santer disebut-sebut segera berinvestasi di Indonesia. Tak kurang dari Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut B.Panjaitan yang mengabarkan hal itu.</p>
<p>“Semua pemain besar mobil (listrik) dunia akan masuk ke kita. BYD Group yang nomor satu dunia, nomor dua Tesla, Hyundai dan seterusnya, ini semua sudah memfinalisasi perjanjian-perjanjian dengan Indonesia,” ujar Luhut saat berbicara di Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah, secara virtual, Selasa (17/1/2023) lalu. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selama 2022, Lebih dari 1,013 Juta Mobil Dibeli Orang Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/selama-2022-lebih-dari-1013-juta-mobil-dibeli-orang-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 05:51:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[kredit mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[merek mobil terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil paling laku di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil tak laku di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[uang muka kredit mobil di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10363</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Baik penjual dari pabrik ke...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Baik penjual dari pabrik ke diler (<em>wholesales</em>) maupun dari diler ke konsumen (ritel) meningkat.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Kamis (12/1/2023) menunjukkan, total <em>wholesales</em> yang dibukukan pabrikan di Indonesia selama 2022 sebanyak 1.048.040 unit unit. Jumlah ini menanjak 18,1% dibanding <em>wholesales</em> selama tahun sebelumnya.</p>
<p>Sedangkan total penjualan ritel yang berhasil diraup pada saat yang sama mencapai 1.013.584 unit. Jumlah ini melonjak 17,4% dibanding total angka penjualan ritel yang berhasil dikoleksi pada tahun 2021.</p>
<p>“Ekonomi yang membaik seiring dengan tertanganinya pandemi Covid-19 dengan baik oleh pemerintah, telah menjadikan aktivitas mobilitas masyarakat baik untuk keperluan sosial, ekonomi produktif, dan lainnya kembali normal. Kondisi itulah yang menyebabkan demand (permintaan) kendaraan juga tumbuh. Apalagi, di periode tertentu tahun itu, pemerintah juga memberi stimulan insentif potongan tarif pajak (PPnBM) untuk pembelian mobil,” papar Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (12/1/2023).</p>
<figure id="attachment_8014" aria-describedby="caption-attachment-8014" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8014" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Mitsubishi-New-Xpander-dok.Mobilitas-e1660892336672.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Mitsubishi-New-Xpander-dok.Mobilitas-e1660892336672.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Mitsubishi-New-Xpander-dok.Mobilitas-e1660892336672-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Mitsubishi-New-Xpander-dok.Mobilitas-e1660892336672-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Mitsubishi-New-Xpander-dok.Mobilitas-e1660892336672-696x500.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Mitsubishi-New-Xpander-dok.Mobilitas-e1660892336672-584x420.jpg 584w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8014" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Mitsubishi New Xpander &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Dia menyodorkan data, Sepanjang kuartal pertama tahun 2022 ekonomi nasional tumbuh 5,01% dibanding periode sama di 2021. Kemudian kuartal kedua tumbuh 5,44%, dan kuartal ketiga tumbuh 5,72%.</p>
<p>“Tentu, harapnnya di tahun 2023 ini, kondisi seperti itu tetap terjaga atau bahkan lebih meningkat. Termasuk, adanya insentif-insentif yang diberikan pemerintah, sehingga industri otomotif nasional semakin menggeliat yang pada akhirnya ekonomi juga semakin menguat,” ujar Jongkie</p>
<p>Sementara, seperti tahun-tahun sebelumnya, penjualan mobil terbanyak masih dibukukan oleh lima merek, mereka adalah:</p>
<p><strong>Wholesales</strong>:<br />
Toyota: 331.410 unit<br />
Daihatsu: 202.665 unit<br />
Honda: 131.280 unit<br />
Mitsubishi: 99.051 unit<br />
Suzuki: 90.408 unit</p>
<p><strong>Penjualan ritel</strong>:<br />
Toyota: 329.498 unit<br />
Daihatsu: 188.660 unit<br />
Honda: 125.411 unit<br />
Mitsubishi: 97.936 unit<br />
Suzuki: 89.067 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em>. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unggul Penjualan, RI Masih Takluk ke Thailand Soal Produksi Mobil</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/unggul-penjualan-ri-masih-takluk-ke-thailand-soal-produksi-mobil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2023 06:09:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah produsen mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah produsen mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10260</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Asia Tenggara menjadi pasar sekaligus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Asia Tenggara menjadi pasar sekaligus tempat berproduksi yang strategis bagi produsen mobil.</p>
<p>Wilayah Asia Tenggara – yang terdiri dari 10 negara – memiliki jumlah penduduk 600 juta jiwa lebih. Pertumbuhan ekonomi wilayah ini – menurut Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan PBB atau OECD – sebagai kawasan dengan ekonomi paling dinamis juga menjadi titik strategis distribusi barang untuk pasar ekspor ke berbagai negara maupun benua.</p>
<p>Sehingga, tak heran jika banyak produsen, termasuk produsen mobil yang memproduksi kendaraan baik untuk dijajakan di pasar lokal maupun ekspor. Soal produksi mobil, ternyata (Januari – November 2022), Indonesia masih tertinggal Thailand.</p>
<p>Data ASEAN Automotive Federation (AFF) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Kamis (5/1/2023) menunjukkan, sepanjang sebelas bulan pertama 2022 itu, Thailand telah memproduksi 1.790.082 mobil. Pada saat yang sama, mobil yang diproduksi Indonesia 1.330.238 unit.</p>
<p>Namun, dalam penjualan selama periode sama, Indonesia lebih unggul. Selama Januari – November 2022 tersebut, mobil yang terlego di Indonesia mencapai 942.499 unit, sementara di Thailand sebanyak 818.881 unit.</p>
<figure id="attachment_9455" aria-describedby="caption-attachment-9455" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9455" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-produksi-mobil-di-Thailand-dok.Istimewa-via-DSF.my_-e1667622190923.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-produksi-mobil-di-Thailand-dok.Istimewa-via-DSF.my_-e1667622190923.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-produksi-mobil-di-Thailand-dok.Istimewa-via-DSF.my_-e1667622190923-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-produksi-mobil-di-Thailand-dok.Istimewa-via-DSF.my_-e1667622190923-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-produksi-mobil-di-Thailand-dok.Istimewa-via-DSF.my_-e1667622190923-696x498.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-produksi-mobil-di-Thailand-dok.Istimewa-via-DSF.my_-e1667622190923-587x420.jpg 587w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9455" class="wp-caption-text">Ilustrasi, produksi mobil di Thailand &#8211; dok.Istimewa via DSF.my</figcaption></figure>
<p>Tidak cuma tahun ini saja Indonesia mengungguli Thailand dalam penjualan. Pada 2021 lalu, Indonesia membukukan penjualan 887.202 unit, naik 66,8% dibanding 2020.</p>
<p>Pada saat yang sama, penjualan di pasar Thailand 754.254 unit. Jumlah ini merosot 4,8% dibanding jumlah penjualan selama 2020.</p>
<p>Tetapi, soal ekspor sebaliknya. Data Federasi Industri Thailand (FTI) menyebut sepanjang 2021, sebanyak 956.530 mobil diekspor Thailand. Jumlah ini melonjak dibanding tahun sebelumnya yang sebanyak 704.626 unit.</p>
<p>Sementara, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Kamis (5/1/2023) menunjukkan selama 2021 hanya 294.639 mobil yang diekspor Indonesia. Meski, jumlah itu telah meningkat dibanding 2020 yang sebanyak 232.175 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil di RI Ungguli Thailand, Meski Produksi Ketinggalan</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-di-ri-ungguli-thailand-meski-produksi-ketinggalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2022 04:26:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand vs RI]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah pabrikan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah pabrikan mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi mobil di Tahiland]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9454</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga September, 2.544.594...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga September, 2.544.594 mobil terjual di wilayah Asia Tenggara.</p>
<p>Data Asean Automotive Federation (AAF) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Sabtu (5/11/2022) menunjukkan, dari jumlah itu total penjualan di Indonesia menyumbang terbanyak. Totalnya 758.216 unit.</p>
<p>Sementara penjualan di Thailand terbanyak kedua. Mobil yang terlego di Negeri Gajah Putih itu sebanyak 685.979 unit.</p>
<p>Artinya, untuk penjualan di pasar lokal, Thailand kalah dibanding Indonesia. Maklum, jumlah penduduk Thailand yang sebanyak 69,8 juta jiwa. Sedangkan Indonesia mempunyai 275,36 juta penduduk.</p>
<p>Meski begitu, soal produksi mobil di periode itu, ternyata Thailand masih lebih banyak. Data AFF memperlihatkan, mobil yang dibuat Thailand selama sembilan bulan pertama itu mencapai 1.429.210 unit dan di Indonesia 1.065.525 unit.</p>
<figure id="attachment_9456" aria-describedby="caption-attachment-9456" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9456" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-586x420.jpg 586w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9456" class="wp-caption-text">Ilustrasi, ekspor mobil Thailand &#8211; dok.Bangkok Post</figcaption></figure>
<p>Sementara produksi Malaysia terbanyak ketiga dengan total 508.761 unit. Berikutnya Vietnam sebanyak 180.127 unit, Filipina 63.718 unit, dan Myanmar 3.097 unit.</p>
<p>Ketertinggalan Indonesia oleh Thailand juga terjadi dalam hal ekspor. Sepanjang tiga kuartal pertama itu, negeri itu mengekspor mobil utuh (CBU) buatannya sebanyak 706.444 unit, naik 4,3% dibanding sembilan bulan pertama 2021.</p>
<p>Pada saat yang sama ekspor mobil CBU Indonesia 334.489 unit. Jumlah tersebut melonjak 61,2% dibanding periode sama di 2021 lalu. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
