<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>harga sepeda motor di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/harga-sepeda-motor-di-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Apr 2025 00:18:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>harga sepeda motor di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjualan Sepeda Motor di RI Kuartal I 2025 Merosot Segini, Diduga Karena Faktor Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-sepeda-motor-di-ri-kuartal-i-2025-merosot-segini-diduga-karena-faktor-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2025 00:16:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga sepeda motor di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sepeda motor kuratal I 2025]]></category>
		<category><![CDATA[turunya penjualan sepeda motor di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23927</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Merosotnya penjualan sepeda motor tidak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Merosotnya penjualan sepeda motor tidak hanya terjadi pada bulan Maret dibanding bulan Februari saja, tetapi juga kumulatif Januari – Maret 2025 dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (17/4/2025) menunjukkan selama bulan Maret, total jumlah sepeda motor yang terjual sebanyak 541.684 unit. Jumlah tersebut merosot 6,8 persen dibanding total penjualan selama Februari 2025 yang mencapai 581.684 unit.</p>
<p>Sementara, pada periode Januari-Maret 2025 jumlah sepeda motor yang terjual sebanyak 1.683.262 unit. Jumlah penjualan penjualan tersebut merosot 2,9 persen dibanding total penjualan selama periode sama di tahun 2024, yang jumlahnya mencapai 1.735.090 unit.</p>
<p>Menanggapi turunnya penjualan sepeda motor ini, Direktur Ekonomi Center of Economics and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (17/4/2025) menyebut hal itu sebagai sebuah anomali.</p>
<p>“Khususnya penjualan di bulan Maret, karena bulan itu merupakan bulan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Karena secara tradisi yang terjadi selama bertahun-tahun, ketika menjelang Idul Fitri orang membeli sepeda motor, sehingga total penjualan kendaraan bermotor roda dua itu meningkat. Tetapi di tahun ini sebaliknya,” papar Nailul.</p>
<figure id="attachment_11054" aria-describedby="caption-attachment-11054" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11054" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693.jpg" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693-696x502.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693-582x420.jpg 582w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-11054" class="wp-caption-text">Ilustrasi, sepeda motor Honda &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Dia menduga faktor daya beli masyarakat yang melemah serta bayang-bayang prospek ekonomi nasional yang menurun menjadikan orang menahan konsumsi barang-barang non kebutuhan primer (kebutuhan dasar seperti pangan dan sandang). Hal ini, lanjut Nailul, terlihat dari Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) terhadap prospek ekonomi, yaitu kekhawatiran konsumen jika merek berbelanja akan menghadapi kesulitan di masa selanjutnya.</p>
<p>“Kalau kita lihat datanya, pada Januari 2025, terjadi penurunan IKK hingga 0,4 persen (<em>month tomonth</em>) dibanding IKK Desember 2024,” ujar Nailul.</p>
<p>Fakta lain, menunjukkan selama Idul Fitri 2025 ternyata jumlah uang beredar di masyarakat yang berdampak ke Produk Domestik Bruto (PDB) ternyata lebih sedikit dibanding tahun 2024.”Jumlah uang beredar di masyarakat selama Idul Fitri tahun 2025, berdasar modelling CELIOS, hanya Rp140,74 triliun, ini menurun 16,5 persen dibanding thaun 2024 yang senilai Rp168,55 triliu,” jelas dia.</p>
<p>Pada sisi lain pemutusan hubungan kerja (PHK) selama Januri – Februari 2025 mrk terjadi. Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat ada 18.610 orang di-PHK pada periode itu, meningkat du aklai lipat dibnding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Bahkan data KSPI, sudah ada 60.000 buruh di PHK dari 50 perusahaan. “Padahal, pekerja merupakan calon konsumen pembeli sepeda motor,” kata Nailul. (Jap/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari-April 2,178 Juta Motor Terjual di RI, 90% Lebih Skutik</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-april-2178-juta-motor-terjual-di-ri-90-lebih-skutik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 May 2023 10:26:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga sepeda motor di RI]]></category>
		<category><![CDATA[motor skutik terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[motor terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar motor RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan motor di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan motor Honda]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan motor Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan motor TVS]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sepeda motor di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan skutik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Yamaha]]></category>
		<category><![CDATA[produksi motor di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12353</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski selama April menurun signifikan,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski selama April menurun signifikan, namun penjualan sepeda motor pada Januari-April tahun ini meningkat dibanding 2022.</p>
<p>Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (11/5/2023) menunjukkan sepanjang April total penjualan sepeda motor di Tanah Air hanya sebanyak 354.323 unit. Jumlah ini anjlok 44,04% dibanding April tahun lalu.</p>
<p>Menurut Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (11/5/2023), penurunan itu dikarenakan banyaknya hari libur menjelang, selama, hingga beberapa hari setelah Lebaran 2023.</p>
<figure id="attachment_11264" aria-describedby="caption-attachment-11264" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11264" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Yamaha-Grand-Filano-Hybrid-Connected-saat-dipamerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-dok.Istimewa-e1678537185223.jpg" alt="" width="700" height="511" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Yamaha-Grand-Filano-Hybrid-Connected-saat-dipamerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-dok.Istimewa-e1678537185223.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Yamaha-Grand-Filano-Hybrid-Connected-saat-dipamerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-dok.Istimewa-e1678537185223-300x219.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Yamaha-Grand-Filano-Hybrid-Connected-saat-dipamerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-dok.Istimewa-e1678537185223-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Yamaha-Grand-Filano-Hybrid-Connected-saat-dipamerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-dok.Istimewa-e1678537185223-696x508.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Yamaha-Grand-Filano-Hybrid-Connected-saat-dipamerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-dok.Istimewa-e1678537185223-575x420.jpg 575w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11264" class="wp-caption-text">Yamaha Grand Filano Hybrid Connected saat dipamerkan di sebuah pusat perbelanjaan &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Jadi, tren seperti itu siklus yang baiasa saja. Karena di bulan sebelumnya, bulan Maret, penjualan meningkat karena persiapan untuk kendaraan saat Lebaran. Sedangkan secara umum, minat orang untuk membeli sepeda motor masih tinggi, karena daya beli masih kuat. Harga komoditas juga masih tetap bagus,” papar Sigit.</p>
<p>Meski penjualan di April anjlok, namun secara kumulatif Januari – April, penjualan sepeda motor masih tetap meningkat dibanding periode sama di 2022 lalu. Totalnya mencapai mencapai 2.178.396 unit, menanjak 27,9% dibanding empat bulan pertama 2022.</p>
<p>Menariknya, dari total motor yang terjual itu 90,02% merupakan sepeda motor jenis skuter matik (skutik. Lalu, 5,12% jenis sepeda motor bebek, dan 4,86% sepeda motor sport. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Motor Makin Laku Keras di Awal 2023, Ini Faktor Pemicunya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/motor-makin-laku-keras-di-awal-2023-ini-faktor-pemicunya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Feb 2023 11:54:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga motor]]></category>
		<category><![CDATA[harga sepeda motor di RI]]></category>
		<category><![CDATA[motor Honda]]></category>
		<category><![CDATA[Motor Kawasaki]]></category>
		<category><![CDATA[motor paling laku]]></category>
		<category><![CDATA[motor Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[motor terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[motor TVS]]></category>
		<category><![CDATA[motor Yamaha]]></category>
		<category><![CDATA[pajak sepeda motor]]></category>
		<category><![CDATA[pasar sepeda motor di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT AHM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Wahana Makmur Sejati]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi sepesa motor]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana Group]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10880</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan selama Januari meningkat dibanding...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan selama Januari meningkat dibanding bulan sebelumnya maupun bulan yang sama di 2021.</p>
<p>Data penjualan di Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (15/2/2023) menunjukkan, di bulan perdana 2023 itu total jumlah motor yang terjual mencapai 608.244 unit. Jumlah ini melonjak 25,86% dibanding penjualan di Desember 2022, yang sebanyak 483.254 unit.</p>
<p>Sementara, jika dibanding bulan yang sama (Januari) 2022, jumlah tersebut menanjak hingga 37,03%. Sebab, total penjualan selama bulan pertama 2022 itu masih sebanyak 443.890 unit.</p>
<p>Menurut Sekretaris Jenderal AISI, Hari Budianto, setidaknya ada dua hal yang menjadi pemicu naiknya penjualan motor di Januari tahun ini, Pertama, tingkat mobilitas masyarakat yang meningkat seiring dengan berangsur membaiknya kondisi sosial pasca Pandemi Covid-19.</p>
<p>“Kedua, karena kondisi ekonomi nasional yang tumbuh sehingga menjadikan daya beli masyarakat yang kuat dan stabil. Sehingga, karena kebutuhan sarana untuk mobilitas ditambah daya belinya ada, maka permintaan motor pun meningkat,” ujar Hari, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (15/2/2023).</p>
<figure id="attachment_8688" aria-describedby="caption-attachment-8688" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-8688" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Suzuki-Satria-F150-Special-Edition-dok.Istimewa.jpg-e1663680283345.png" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Suzuki-Satria-F150-Special-Edition-dok.Istimewa.jpg-e1663680283345.png 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Suzuki-Satria-F150-Special-Edition-dok.Istimewa.jpg-e1663680283345-300x215.png 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Suzuki-Satria-F150-Special-Edition-dok.Istimewa.jpg-e1663680283345-150x108.png 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Suzuki-Satria-F150-Special-Edition-dok.Istimewa.jpg-e1663680283345-696x499.png 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Suzuki-Satria-F150-Special-Edition-dok.Istimewa.jpg-e1663680283345-586x420.png 586w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8688" class="wp-caption-text">Suzuki Satria F150 Special Edition &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, pengamat ekonomi energi dari Indonesia New Energy Resources Institute (INERI), Faisal Ramdhani, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> dari Jakarta, Rabu (15/2/2023) menyebut, naiknya permintaan sepeda motor juga terkait dengan semakin mahalnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM).</p>
<p>“Setelah BBM jenis premium dihapus, BBM subsidi Pertalite yang juga dibatasi, menjadikan sebagai pemilik mobil memilih menggunakan motor untuk menopang mobilitas mereka. Apalagi, motor juga lebih fleksibel dalam kemacetan, sehingga jauh lebih efisien ongkosnya di saat digunakan sehari-hari,” papar dia.</p>
<p>Meski, kata dia, pertambahan jumlah motor baru juga membawa konsekwensi tetap tingginya atau bahkan meningkatnya anggaran subsudi BBM. &#8220;Karena sampai saat ini belum ada aturan pembatasan pembelian BBM subsidi bagi kendaraan roda dua,&#8221; kata Faisal. (Jer/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
