<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Honda Motors &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/honda-motors/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 04:34:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Honda Motors &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Cuma di Indonesia, Penjualan Mobil Honda Januari &#8211; April 2026 Juga Anjlok di Singapura</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tak-cuma-di-indonesia-penjualan-mobil-honda-januari-april-2026-juga-anjlok-di-singapura/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Motors]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Singapura]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Honda]]></category>
		<category><![CDATA[PT Honda Prospect Motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT HPM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28021</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Di Negeri Merlion itu, mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Di Negeri Merlion itu, mobil Honda tak hanya membukukan anjloknya penjualan di bulan April 2026 saja, tetapi juga kumulatif Januari hingga April 2026. Begitu pun di Indonesia.</p>
<p>Data Otoritas Transportasi Darat (LTA) Singapura yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (25/5/2026) menunjukkan, sepanjang periode Januari – April 2026 jumlah mobil Honda yang terlego di negara berpenduduk 6,01 juta jiwa itu sebanyak 884 unit. Jumlah tersebut anjlok 40,9 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Sementara, di bulan April saja, total yang terjual di negara kota itu sebanyak 202 unit. Jumlah penjualan tersebut anjlok hingga 53,3 persen dibanding total penjualannya pada bulan yang sama di tahun 2025.</p>
<p>Namun tren muramnya penjualan mobil merek asal Jepang itu tak hany terjadi di Indonesia. Di Negeri berpenduduk 284, 4 juta jiwa ini, mobil Honda yang dijajakan oleh PT Honda Prospect Motor penjualannya juga anjlok.</p>
<figure id="attachment_19572" aria-describedby="caption-attachment-19572" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-19572" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806.jpg" alt="" width="700" height="509" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19572" class="wp-caption-text">Honda HR-V &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (25/5/2026) memperlihatkan, selama periode Januari – April 2026, penjualan secara grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) mobil Honda di Indonesia sebanyak 15.893 unit. Jumlah penjualan ini anjlok 37,3 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Sementara, penjualan ecerannya dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) pada kurun waktu yang sama sebanyak 16.516 unit. Jumlah tersebut anjlok 43,5 persen dibanding total penjualan ecerannya pada Januari &#8211; April 2025.</p>
<p>Sedangkan, di bulan April saja, total <em>wholesales</em> yang dibukukan mobil Honda di Indonesia sebanyak 2.363 unit, anjlok 21,2 persen dibanding <em>wholesales</em> selama bulan yang sama di 2025. Adapun penjualan ritelnya 3.515 unit, anjlok 22,6 persen. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rugi Miliaran Dolar AS, Honda Batalkan Rencana Poduksi Mobil Listrik di Amerika Serikat</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/rugi-miliaran-dolar-as-honda-batalkan-rencana-poduksi-mobil-listrik-di-amerika-serikat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 08:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Acura RSX EV]]></category>
		<category><![CDATA[Honda 0 Saloon]]></category>
		<category><![CDATA[Honda 0 SUV]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Motors]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrikHonda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27291</guid>

					<description><![CDATA[Ohio, Mobilitas – Honda Motors membatalkan rencana produksi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ohio, Mobilitas</strong> – Honda Motors membatalkan rencana produksi tiga mobil listrik yakni Honda 0 Saloon, Honda 0 SUV, dan Acura RSX EV di Amerika Serikat (AS). Pasalnya pengembangan tiga mobil bertenaga dari setrum tersebut telah menyebabkan kerugian hingga 2,5 triliun Yen (setara dengan US$ 15,7 miliar.</p>
<p>Laporan USA Today yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (17/3/2026) menyebut ketiga model mobil listrik itu awalnya direncanakan untuk diproduksi di Ohio, AS. Proses produksi sebelumnya dijadwalkan tahun 2026 ini.</p>
<p>“Setelah mempertimbangkan berbagai opsi untuk meningkatkan profitabilitas sesegera mungkin, kami telah memutuskan untuk membatalkan pengembangan dan peluncuran tiga model listrik yang direncanakan untuk diproduksi di AS. Terlebih penurunan permintaan mobil listrik turun signifikan, sehingga menjual produk-produk ini dapat menyebabkan kerugian jangka panjang yang lebih besar,” bunyi keterangan Honda Motor.</p>
<figure id="attachment_24373" aria-describedby="caption-attachment-24373" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/05/Logo-Honda-di-grille-mobil-dok.Istimewa-via-Car-Magaazine-e1747818214121.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-24373" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/05/Logo-Honda-di-grille-mobil-dok.Istimewa-via-Car-Magaazine-e1747818214121.jpg" alt="" width="700" height="504" /></a><figcaption id="caption-attachment-24373" class="wp-caption-text">Logo Honda di grille mobil &#8211; dok.Istimewa via Car Magaazine</figcaption></figure>
<p>Meski begitu, Honda menyatakan tidak tertutup kemungkinan memproduksi dan meluncurkan mobil listrik itu pada tahun 2027. Pergeseran strategis Honda ini disebut berbagai kalangan tidak hanya berpengaruh ke konsumen mobil listrik di Amerika Utara, tetapi juga dapat berdampak tenaga kerja di AS.</p>
<p>Sementara itu, laporan Reuters yang mengutip analis otomotif di CLS, Christopher Richter, menyebut selain besarnya biaya penelitian dan pengembangan mobil listrik yang menguras kas perusahaan, ternyata Honda juga menghadapi dari pabrikan Cina. “Honda menghadapi kesenjangan teknologi yang semakin lebar dengan pabrikan mobil listrik Cina, ” ujar Richter.</p>
<p>Setidaknya, kata Richter, itu bis dilihat dari penjualan mobil listrik baterai atau BEV Honda di pasar dunia di tahun 2025 yang hanya sekitar 84.000 unit. Jumlah itu setara dengan 2,5 persen dari total jumlah mobil Honda yang terjual di tahun tersebut. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Honda dengan GM Bikin Mobil Listrik Murah Dibatalkan</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kolaborasi-honda-dengan-gm-bikin-mobil-listrik-murah-dibatalkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Oct 2023 08:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[General Motors]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Motors]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi GM-Honda]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Honda]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik GM]]></category>
		<category><![CDATA[priduksi mobil listrik GM]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil listrik Honda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14988</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Padahal, jalinan kerjasama pabrikan mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Padahal, jalinan kerjasama pabrikan mobil asal Jepang dengan General Motors (GM) senilai US$ 5 miliar itu telah dimulai sejak April 2022 lalu.</p>
<p>Laporan <em>The Verge</em> dan <em>Reuters</em> yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (26/10/2023) menyebut kolaborasi dua pabrikan kondang ini awalnya ingin membuat mobil listrik dengan banderol kurang dari US$ 30.000. Rencananya, mobil itu akan dijajakan di wilayah Amerika Utara pada tahun 2027 nanti.</p>
<p>Dengan harga sebesar itu, mobil tersebut digadang-gadang menjadi penantang mobil setrum terlaris Tesla, yakni Tesla Model 3. Mobil yang mengadopsi platform arsitektur baru dengan baterai Ultium versi anyar buatan GM.</p>
<p>Namun, semua rencana itu ternyata bubar di tengah jalan. Kedua pihak mengaku sebelumnya telah melakukan analisa mendalam terkait proyek kerjasama itu, sebelum memutuskan menghentikannya.</p>
<p>“Setelah melakukan beberapa penelitian dan analisis, kedua belah pihak memutuskan untuk menghentikan pengembangan mobil (listrkk). Namun, masing-masing perusahaan akan terus berupaya menghadirkan model yang terjangkau ke pasar kendaraan listrik,” bunyi pernyataan Honda Motor Company yang dirilis di Jepang, Rabu (25/10/2023).</p>
<figure id="attachment_14990" aria-describedby="caption-attachment-14990" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-14990" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Ilustrasi-pengisian-daya-baterai-mobil-listrik-dok.CNET_-e1698336326339.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-14990" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengisian daya baterai mobil listrik &#8211; dok.CNET</figcaption></figure>
<p>Honda menegaskan, pembatalan kerjasama dengan GM itu tidak akan berpengaruh ke target besarnya untuk hanya menjual mobil listrik saja pada tahun 20240 nanti. Sedangkan GM mengatakan selama dua tahun ke depan pihaknya akan fokus pada peningkatan platform ultium dan kapasitas sel baterai.</p>
<p>Sementara, kabar lain yang beredar menyebut pembatalan ini karena adanya perubahan strategi GM yang mengerem peluncuran mobil listrik anyar. Pabrikan mobil terbesar di Amerika Serikat ini akan lebih fokus ke peningkatan keuntungan perusahaan setelah didera masalah pemogokan pekerja yang menguras banyak anggaran.</p>
<p>Laporan CNBC yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (26/10/2023) menyebut pada Selasa (24/10/2023) GM menyatakan mengevaluasi proyeksi perolehan laba perusahaan pada tahun 2023 ini. Jika sebelumnya laba diproyeksikan mencapai US$ 12 miliar – US$ 14 miliar, kini dikerek turun menjadi US$ 9,3 miliar – US$ 10,7 miliar.</p>
<p>“Pemogokan pekerja yang berlangsung sejak 15 September, menyebabkan produksi mobil anjlok dan kehilangan pendapatan sebelum pajak hingga US$ 800 juta,” ungkap Chief Financial Officer GM, Paul Jacobson. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
