<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hyundai di Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/hyundai-di-cina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jun 2026 10:09:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Hyundai di Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Dia IONIQ V Jagoan Baru Hyundai di Pasar Mobil Listrik, Akhir 2026 Meluncur di Cina</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-dia-ioniq-v-jagoan-baru-hyundai-di-pasar-mobil-listrik-akhir-2026-meluncur-di-cina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 07:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Beijing Auto Show 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai IONIQ V]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Company]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28287</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Hyundai Motors Company terus memperkuat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Hyundai Motors Company terus memperkuat penetrasinya di pasar mobil Cina yang dikenal semakin sengit tingkat persaingannya. Di negara berpenduduk 1,43 miliar jiwa yang juga pasar mobil terbesar di dunia itu Hyundai akan menyodorkan mobil baru yakni Hyundai IONIQ V.</p>
<p>Laporan Arena EV dan Sino Auto yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (14/6/2026) menyebut mobil listrik baterai (BEV) teranyar Hyundai itu akan diluncurkan di Cina pada akhir tahun 2026 nanti. Sebelumnya, mobil yang dibangun kolaborasi Hyundai dengan mitra loklnya di Cina itu telah diperkenalkan ke publik di ajang Beijing Auto Show 2026.</p>
<p>Hyundai di Cina memang belum menginformasikan secara rinci spesifikasi mobil itu, namun data yang diserahkn ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Cina menyebut mobil itu disajikan dalam dua varian. Pertama, varian standar yakni berbaterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 53,5 kWh buatan CATL plus motor listrik bertenaga 188 hp.</p>
<figure id="attachment_28290" aria-describedby="caption-attachment-28290" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/06/Tampilan-bagian-belakang-Hyundai-Ioniq-V-dok.Istimewa-e1781690944629.png"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-28290" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/06/Tampilan-bagian-belakang-Hyundai-Ioniq-V-dok.Istimewa-e1781690944629.png" alt="" width="700" height="512" /></a><figcaption id="caption-attachment-28290" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Hyundai IONIQ V &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Berdasar siklus pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC)., varian ini menempuh jarak 520 kilometer (km) hingga 540 km. Kedua, varian berbaterai LFP dengan kapasitas 66,8 kWh plus motor listrik berkekuatan 225 hp, yang mampu berjalan sejauh 620 km &#8211; 650 km sekali cas hingga penuh.</p>
<p>Mobil berdimensi panjang 4.900 milimeter (mm), lebar 1.890 mm, tinggi 1.470 mm, dan jarak sumbu roda 2.900 mm itu dilengkapi sederet fitur canggih. Salah satunya, sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) yang dibuat bersama pabrikan produk berteknologi tinggi, Momenta.</p>
<p>Kemudian, di bagian kabinnya terdapat layar ganda berukuran 27 inci. Layar ini menyuguhkan berbagai informasi, pusat kendali fitur, sekaligus sebagai pusat hiburan. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Listriknya di Cina Tak Berkutik, Hyundai Gandeng BAIC akan Sodorkan Model Anyar</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-listriknya-di-cina-tak-berkutik-hyundai-gandeng-baic-akan-sodorkan-model-anyar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 07:00:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Beijing Hyundai produksi mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[investasi Hyundai di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[kongsi Hyundai - BAIC di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil listrik Hyundai di Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21859</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Hyundai Motor Company (Hyundai) dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Hyundai Motor Company (Hyundai) dan Beijing Automotive Industry Holding Company (BAIC) bersepakat untuk menyuntikkan dana senilai 1,6 triliun Won ke perusahaaan patungan mereka, Beijing Hyundai. Investasi itu sekligus untuk memperkuat langkah strategis perusahaan dalam mempertajam daya saing dan penetrasi mobil listrik perusahaan tersebut.</p>
<p>Laporan Business Korea dan Asia Retail Business yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (17/12/2024) menyebut diumumkan pada 12 Desember 2024. Dalam hal ini, masing-masing pihak (yakni Hyundai dan BAIC) menggelontorkan dana US$ 548 juta, sehingga totalnya hampir US$ 1,1 miliar.</p>
<p>Saat ini, Beijing Hyundai hanya mengoperasikan dua dari empat pabrik yang dimilikinya setelah menjual satu pabrik di Beijing pada tahun 2021 dan satu pabrik lainya yang berada di Chongqing pada awal tahun 2024 ini.</p>
<p>BAIC menekankan bahwa investasi tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas modal Beijing Hyundai sekaligus memperkuat teknologi dan produk baru. &#8220;Kami berencana untuk meluncurkan lebih banyak produk yang memenuhi permintaan konsumen Tiongkok dan memperluas skala ekspor kami di pasar internasional,&#8221; kata seorang perwakilan BAIC</p>
<figure id="attachment_17449" aria-describedby="caption-attachment-17449" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Ilustrasi-logo-BAIC-dok.Istimewa-via-Pandaily-e1711859937249.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-17449" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Ilustrasi-logo-BAIC-dok.Istimewa-via-Pandaily-e1711859937249.jpg" alt="" width="700" height="491" /></a><figcaption id="caption-attachment-17449" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo BAIC &#8211; dok.Istimewa via Pandaily</figcaption></figure>
<p>Sementara seorang sumber di Beijing Hyundai mengatakan, meski menghadapi tantangan yang cukup berat Hyundai tetap berkomitmen pada pasar Cina. “Karena Hyundai sangat menyadari pentingnya pasar tersebut dalam lanskap kendaraan listrik global. Dan pada tahun 2025 nanti, Beijing Hyundai akan meluncurkan mobil listrik pertama mereka untuk pasar Cina,” ujar dia.</p>
<p>Hasil riset perusahaan konsultan dan penelitian pasar energi yang berkantor pusat di Seoul, Korea, SNE Research, membuktikan betapa pentingnya Cina sebagai mobil listrik. Data perusahaan menyebut selama Januari hingga Oktober 2024, penjualan mobil listrik (terdiri dari kendaraan plug-in hybrid hingga listrik baterai atau BEV) di Negeri Tirai Bambu itu mencapai 8.721.000 unit, melonjak 36,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.</p>
<p>Penjualan tersebut setara dengan 64,3 persen dari total penjualan mobil elektrifikasi di dunia dalam periode yang sama. Dengan kata lain, Cina telah menjadi pasar mobil listrik terbesar di dunia.</p>
<p>Sementara itu, data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (17/12/2024) menunjukkan, sepanjang Januari – November 2024 mobil listrik Hyundai yang laku terjual di Cina hanya sebanyak 889 unit. Jumlah tersebut ambrol 40 persen dibanding total penjualan selama periode sama di tahun 2023. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gebuk Pabrikan Cina: Hyundai Sodorkan SUV Listrik Inster, Ini Keunggulannya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gebuk-pabrikan-cina-hyundai-sodorkan-suv-listrik-inster-ini-keunggulannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 06:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listriik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[POT HMID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18893</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Hyundai tentu tak ingin kemerosotan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Hyundai tentu tak ingin kemerosotan penjualan mobilnya di Cina sepanjang Januari – Mei dibanding periode sama di tahun 2023 menjalar kemana-mana.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (28/6/2024) menunjukkan selama lima bulan pertama 2024 itu, Hyundai di Republik Rakyat Cina meraup angka penjualan ke dealer (<em>wholesales</em>) sebanyak 81.784 unit. Jumlah ini anjlok hingga 20,8 persen dibanding total angka <em>wholesales</em> yang berhasil diseroknya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Sementara, jumlah angka penjualan ritel yang berhasil dicetak Hyundai di Cina selama periode lima bulan pertama 2024 sebanyak 78.965 unit. Jumlah ini anjlok 14,6 persen ketimbang total angka penjualan ritel yang berhasil dikemasnya pada periode Januari – Mei tahun lalu.</p>
<p>Analis industri di Bursa Saham Korea Choi Dae Hoon seperti dikutip The Korean Insight menyebut kalangan internal Hyundai mengakui banyak pabrikan asal Cina yang memainkan strategi harga murah baik di pasar dalam negeri maupun di luar Cina. &#8220;Persaingan keras ini berusaha diimbangi Hyundai agar penjualan mobil listriknya tak tergerus oleh serbuan pabrikan Cina yang ekspansif di berbagai wilayah dunia,&#8221; ujar dia menirukan ucapan pejabat Hyundai Motor.</p>
<figure id="attachment_18895" aria-describedby="caption-attachment-18895" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Interior-bagian-depan-Hyundai-Inster-dok.Istimewa-e1719581555453.png"><img decoding="async" class="size-full wp-image-18895" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Interior-bagian-depan-Hyundai-Inster-dok.Istimewa-e1719581555453.png" alt="" width="700" height="486" /></a><figcaption id="caption-attachment-18895" class="wp-caption-text">Interior bagian depan Hyundai Inster &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Laporan Bloomberg News dan The Korea Economic Daily yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (28/6/2024), Hyundai telah meluncurkan mobil listrik baterai (BEV) anyar yang dinamai Hyundai Inster di hajatan Busan International Motor Show (BIMS) 2024, Kamis (27/6/2024). Mobil setrum berjenis SUV itu memiliki daya saing karena berbanderol murah yakni US$ 26.775 atau sekitar Rp 437, 65 juta (kurs US$1 = Rp 16.345,45).</p>
<p>The Korea Insight dan Bloomberg menyebut, kehadiran mobil listrik anyar itu dimaksudkan untuk meladeni pabrikan asal Cina yang gencar menggelontorkan mobil listrik berbagai jenis dengan banderol murah. Mobil ini akan dijual di Korea pada pertengahan ini, setelah itu diekspor ke berbagai negara di Eropa, Timur Tengah, serta kawasan Asia-Pasifik.</p>
<p>SUV listrik berdimensi panjang 3,8 meter ini menggunakan baterai nikel berdaya 42 kWh yang mampu menyokongnya berjalan hingga 300 kilometer sekali isi daya. Selain itu, Hyundai juga menawarkan varian yang mampu berjalan hingga 355 km sekali isi baterai, yang akan diumumkan pada waktu berikutnya.</p>
<p>Sederet fitur canggih disematkan Hyundai Motor di mobil ini. Diantaranya instrumen digital dengan MID berwarna dengan ukuran 4,2 inci, bluelink, head unit 8 inci dengan Apple CarPlay plus Android Auto, serta Hyundai Smartsense dengan Smart Cruise Control. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hyundai Pilih Cina untuk Luncurkan Elantra N Anyar ke Dunia, Ini Alasannya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hyundai-pilih-cina-untuk-luncurkan-elantra-n-anyar-ke-dunia-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Aug 2023 04:25:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[All New Hyundai Elantra N]]></category>
		<category><![CDATA[HMID]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Elantra]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai motor]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Palisade]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Stargazer X]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Hyundai di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai Elantra N]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14107</guid>

					<description><![CDATA[Chengdu, Mobilitas – Hyundai Motor yang mulai masuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Chengdu, Mobilitas</strong> – Hyundai Motor yang mulai masuk ke Republik Rakyat Cina pada 2002, produknya sempat diboikot konsumen terkait ketegangan politik Cina – Korea pada 2010 lalu.</p>
<p>Laporan <em>Korea JoongAng Daily</em> yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (29/8/2023) menyebut, ketegangan politik antara dua negara ini terjadi ketika Korea mengizinkan pembangunan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD). Fasilitas yang merupakan sistem persenjataan anti rudal balistik tersebut dibangun bersama Amerika Serikat, negara yang dianggap musuh oleh Cina.</p>
<p>Namun, setelah ketegangan politik itu terjadi, pada tahun 2016 penjualan mobil asal Korea Selatan itu mencapai 1,1 juta unit di Negeri Tirai Bambu tersebut. Meski, setelahnya penjualannya merosot dan belum sanggup kembali seperti di 2026 itu.</p>
<p>Langkah reorganisasi dilakukan Chief Executive Officer Hyundai Chang Jae-hoon pada awal 2023.“Hyundai Motor akan meningkatkan brand awareness di Cina melalui produk-produk premium seperti model N berperforma tinggi, SUV Genesis, serta Palisade,” kata Chang.</p>
<p>Selain itu, Hyundai yang memiliki lima pabrik di negara tersebut menjual dua pabriknya. Hal ini dimaksudkan untuk menekan biaya operasi, dan hasilnya cukup tokcer.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dan Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (29/8/2023) menunjukkan sepanjang Januari hingga Juli tahun ini, Hyundai menjual 139.433 mobil ke diler (<em>wholesales</em>) di negara itu. Jumlah ini menanjak 14,6 persen dibanding tujuh bulan pertama 2022.</p>
<figure id="attachment_14109" aria-describedby="caption-attachment-14109" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-14109" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Hyundai-Elantra-N-versi-terbaru-dok.Istimewa-e1693283130360.webp" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-14109" class="wp-caption-text">Hyundai Elantra N versi terbaru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Pada saat yang sama, jumlah mobil Hyundai yang terjual ke konsumen (penjualan ritel) mencapai 131.733 unit. Jumlah tersebut menciut 0,1 persen dibanding penjualan ritel yang dibukukan pada Januari – Juli 2022.</p>
<p>Rencana untuk menggelontorkan produk baru di Cina, bukanlah isapan jempol belaka. Seperti dilaporkan <em>Sino Auto</em> dan <em>The People Daily</em>, pada 25 Agustus kemarin Hyundai resmi menjual All New Hyundai Elantra N di hajatan Chengdu Motor Show 2023.</p>
<p>“Sedan sport Hyundai Elantra N versi terbaru ini merupakan produk global, dan untuk kiprah pertama di dunia diluncurkan di pasar utama kami yakni Cina,” bunyi keterangan pabrikan.</p>
<p>Hyundai Elantra N adalah model yang cukup laris di dunia, hingga pertengahan 2023 ini telah terjual 15 juta unit. Sedangkan versi teranyar &#8211; berplatform i-GMP terbaru plus mesin injeksi multipoint 2.0 liter bertenaga 147 hp dengan torsi 132 lb-ft ini &#8211; dibanderol 99.800 yuan.</p>
<p>Menemani sedan sport tersebut, Hyundai di Cina juga menyorongkan SUV Musafa. Mobil ini merupakan SUV dengan perfoma tinggi. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
