<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hyundai Motor Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/hyundai-motor-korea/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Sep 2024 02:59:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Hyundai Motor Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Januari – Agustus: Penjualan Hyundai Kona, Ioniq 5 dan Ioniq 6 di Korea Berguguran</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-agustus-penjualan-hyundai-kona-ioniq-5-dan-ioniq-6-di-korea-berguguran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 02:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq 5]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq 6]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Kona]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Korea]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di Korea 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PT HMID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=20039</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Tiga mobil kondang Hyundai yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Tiga mobil kondang Hyundai yang penjualannya berguguran (dibanding Januari – Agustus 2023) itu tak sendirian, karena ada sejumlah mobil lain yang penjualannya juga anjlok.</p>
<p>Data Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea (KAIDA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (12/9/2024) menunjukkan pada periode Januari – Agustus tahun ini, total penjualan mobil (gabungan seluruh merek, baik lokal maupun asing) di Korea merosot. Namun tidak semua pabrikan atau merek membukukan anjloknya penjualan itu, terutama merek asing.</p>
<p>Tercatat, merek Toyota, Honda, Ford, Lincoln, Lamborghini, Genesis (merek mewah milik Hyundai), MINI, masih membukukan kinerja penjualan yang positif karena meningkat dibanding delapan bulan pertama tahun lalu. Tetapi, sebagai merek dengan penjualan terbanyak sekaligus pabrikan lokal Korea ternyata penjualan Hyundai justeru anjlok.</p>
<figure id="attachment_13207" aria-describedby="caption-attachment-13207" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Ioniq-5-di-Jepang-dok.Kyodo-News-e1689226734503.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13207" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Ioniq-5-di-Jepang-dok.Kyodo-News-e1689226734503.jpg" alt="" width="700" height="491" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Ioniq-5-di-Jepang-dok.Kyodo-News-e1689226734503.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Ioniq-5-di-Jepang-dok.Kyodo-News-e1689226734503-300x210.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Ioniq-5-di-Jepang-dok.Kyodo-News-e1689226734503-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Ioniq-5-di-Jepang-dok.Kyodo-News-e1689226734503-696x488.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Ioniq-5-di-Jepang-dok.Kyodo-News-e1689226734503-599x420.jpg 599w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Ioniq-5-di-Jepang-dok.Kyodo-News-e1689226734503-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-13207" class="wp-caption-text">Hyundai Ioniq 5 &#8211; dok.Kyodo News</figcaption></figure>
<p>Sejumlah mobil andalan pabrikan tersebut membukukan anjloknya penjualan. Diantara mereka ada mobil yang merupakan produk global, termasuk dijual di Indonesia.</p>
<p>Mereka adalah Hyundai Kona yang laku sebanyak 1.829 unit, anjlok hingga 21,5 persen. Kemudian Hyundai Palisade yang terlego 13.321 unit (anjlok 55,77 persen), Hyundai Ioniq 5 yang membukukan penjualan 10.113 unit (anjlok 15,18 persen), dan Hyundai Ioniq 6 yang terjual 2.808 unit (anjlok 63 persen).</p>
<p>Anjloknya penjualan sejumlah mobil andalan itu turut andil membuat total penjualan Hyundai di delapan bulan pertama tahun ini ambles. Fakta data menyebut, total penjualan pabrikan ini 370.979 unit, anjlok 12,4 persen dibanding jumlah penjualan yang dibukukannya pada Januari – Agustus tahun lalu. (Tan/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Tahun 14,3 Juta Mobil Di-recall di Korea, Terbanyak Hyundai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/enam-tahun-143-juta-mobil-di-recall-di-korea-terbanyak-hyundai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 08:26:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[HMID]]></category>
		<category><![CDATA[Hyudai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbaru Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12851</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Penyebab penarikan (recall) terbanyak adalah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Penyebab penarikan (recall) terbanyak adalah sistem pengereman yang bermasalah.</p>
<p>Laporan <em>Business Korea</em> yang mengutip sumber di Asosiasi Pabrikan Mobil Korea (KAMA) dan dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (19/6/2023) menyebut, total ada 14.355.263 mobil yang di-recall di Korea Selatan sejak 2017 hingga pertengahan Juni 2023.</p>
<p>“Dari jumlah itu, 70,8 persen (atau 11.744.696 unit) merupakan mobil yang diproduksi di pabrik lokal Korea. Sementara 29,1 persen (4.180.567 unit) merupakan mobil asal impor,” ujar sumber di KAMA.</p>
<p>Menariknya, Hyundai Motor tercatat sebagai pabrikan yang menarik (<em>recall</em>) mobil dengan jumlah terbanyak yakni 4.974.233 unit. Dia diikuti saudara satu grupnya yakni Kia Motor Corporation yang menarik 3.480.484 unit.</p>
<p>Sementara, BMW Korea berada di urutan kedua karena me-<em>recall</em> sebanyak 1.640.640 mobil.</p>
<figure id="attachment_2907" aria-describedby="caption-attachment-2907" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2907" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-logo-mobil-KIA-dok.Motor-Trend-e1632295976746.webp" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-2907" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo mobil KIA &#8211; dok.Motor Trend</figcaption></figure>
<p>Kemudian Mercedes-Benz dan General Motors Korea masing-masing berada di urutan keempat dan kelima dalam daftar pabrikan dengan penarikan mobil terbanyak, karena me-<em>recall</em> sebanyak 895.487 mobil dan 842.569 mobil.</p>
<p>“Sebagian besar kendaraan yang ditarik itu dikarenakan cacat pada sistem pengeremannya (sebanyak 3.515.390 unit) dan sistem penggerak utama (sebanyak 3.458.687 unit),” kata sang sumber.</p>
<p>Kemudian, penyebab terbanyak ketiga adalah sistem pengendaraan dan interior (sebanyak 1.711.518 unit), sistem kelistrikan (1.629.914 unit), dan sistem AC dan pemanas (1.058.847 unit). Sisanya, dikarenakan penyebab lain.</p>
<p>“Beberapa dari penarikan ini dilakukan secara sukarela oleh produsen mobil, sementara yang lain diperintahkan oleh pemerintah melalui Undang-Undang Manajemen Otomotif,” tandas sumber di KAMA tersebut. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
