<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hyundai Motors Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/hyundai-motors-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 06:56:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Hyundai Motors Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Di Jepang selama Kuartal I 2026, Penjualan BYD Jauh Lebih Oke Ketimbang Hyundai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/di-jepang-selama-kuartal-i-2026-penjualan-byd-jauh-lebih-oke-ketimbang-hyundai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 06:56:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT HMID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27539</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Seperti diketahui, Hyundai Motors masuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Seperti diketahui, Hyundai Motors masuk ke pasar Jepang setahun lebih dulu ketimbang pabrikan asal Cina, Build Your Dreams (BYD).</p>
<p>Sebab Hyundai yang merupakan pabrikan mobil terbesar di Korea itu – yang muli masuk ke Negeri Matahari Terbit pada tahun 2001 – sempat keluar dari negara tersebut pada tahun 2009.Hyundai pilih hengkang dari Jepang setelah penjualannya terpuruk terus dalam beberapa tahun.</p>
<p>Namun, pabrikan itu kembali ke Jepang pada tahun 2022 dengan fokus pada kendaraan listrik (EV). Sementara, BYD baru masuk ke pasar negara itu pada awal tahun 2023, dengan menyodorkan model BYD Atto 3 pada Januari 2023.</p>
<p>Perlahan tapi pasti penjualan mobil BYD di negara kampiunnya produksi dan merek otomotif dunia tersebut terus meningkat. BYD menggelontorkan model-model lain seperti BYD Dolphin, BYD Seal, dan bahkan mobil listrik mungil yang di Jepang disebut sebagai kei car.</p>
<figure id="attachment_22796" aria-describedby="caption-attachment-22796" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Logo-BYD-dok.Mobilitas-e1739497972491.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22796" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Logo-BYD-dok.Mobilitas-e1739497972491.jpg" alt="" width="700" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-22796" class="wp-caption-text">Logo BYD &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Kinerja penjualan BYD bahkan melampui penjualan Hyundai, dengan selisih penjualan yang cukup jauh. Dengan kata lain, penjualan mobil BYD jauh lebih oke  ketimbang mobil Hyundai.</p>
<p>Termasuk di periode Januari – Maret atau kuartal pertama 2026. Kesenjangannya begitu jauh, diman BYD menjadi merek terlaris ke-24 di Jepang pada periode tersebut, dan Hyundai bertengger di urutan ke-31.</p>
<p>Data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Jepang (JAMA) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (14/4/2026) menyebut, sepanjang Januari – Maret atau kuartal pertama 2026 itu jumlah mobil BYD yang terjual di Negeri Sakura itu sebanyak 1.271 unit. Pada saat yang sama, mobil Hyundai yang laku terjual 291 unit.</p>
<p>Sepanjang bulan Maret saja, jumlah mobil BYD yang terlego di Jepang mencapai 625 unit. Adapun mobil Hyundai, di saat yang sama hanya 121 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Hyundai di RI Januari – Februari 2025 Merosot Lagi, untuk Kedua Kali</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-hyundai-di-ri-januari-februari-2025-merosot-lagi-untuk-kedua-kali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2025 04:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[mobilo Hyundi di INdonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Hyundai di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai Indonesia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel Hyundai di 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel Hyundai Januari - Februari 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23381</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Padahal di periode Januari hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Padahal di periode Januari hingga Februari tahun 2023 penjualan mobil Hyundai dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) melonjak signifikan dibanding dua bulan pertama 2022. Hal ini terjadi seiring dengan hadirnya model-model baru yang diproduksi di Tanah Air seperti Hyundai Stargazer dan Hyundai Creta.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (12/3/2025) memperlihatkan, pada Januari – Februari 2022, total angka penjualan ke konsumen (penjualan ritel) Hyundai yang diraup melalui PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) tercatat masih sebanyak 4.260 unit.</p>
<p>Namun, pada periode sama di tahun berikutnya atau tahun 2023, total angka penjualan ritel yang dikemas pabrikan asal Korea Selatan itu melonjak menjadi 6.350 unit. Ada lonjakan angka penjualan ke konsumen hingga sebanyak 2.090 unit.</p>
<p>Hanya, moncernya kinerja penjualan ritel alias penjualan riil ini tidak berlangsung lama. Sebab, pada dua bulan pertama di tahun 2024 kinerja penjualan ritel Hyundai terjerembab, dengn total 5.196 unit alias berkurang 1.154 unit.</p>
<figure id="attachment_13860" aria-describedby="caption-attachment-13860" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Hyundai-Stargazer-X-dok.HMID_-e1692240030679.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13860" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Hyundai-Stargazer-X-dok.HMID_-e1692240030679.jpg" alt="" width="700" height="510" /></a><figcaption id="caption-attachment-13860" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Hyundai Stargazer X &#8211; dok.HMID</figcaption></figure>
<p>Ternyata, tren kemerosotan penjualan ke konsumen yang dialami oleh Hyundi Motor di Indonesia itu msih terjadi di tahun 2025 ini. Fakta data berbicara, selama periode Januari – Februari 2025, Hyundai Indonesia hanya berhasil menyerok angka penjualan ritel sebanyak 4.154 unit.</p>
<p>Jumlah tersebut berkurang hingga 1.042 unit dibanding total penjuln ritel selma dua bulan pertma tahun 2024. Rincian perbandingan penjualan bulanan di dua periode itu adalah, Januari 2024 total penjualan ritel Hyundai masih sebanyak 2.903 unit, nmun di Januari 2025 menjadi 2.001 unit.</p>
<p>Kemudian di bulan Februari 2024 angka penjualan ritel yang dikoleksi Hyundai Indonesia sebanyak 2.293 unit. Tetapi di Februari tahun ini sebanyak 2.153 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sistem Pengereman Bermasalah, Ribuan Hyundai Ioniq 5 N Di-recall</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/sistem-pengereman-bermasalah-ribuan-hyundai-ioniq-5-n-di-recall/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 03:56:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq 5 N]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai motor]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Recall Hyundai Ioniq 5 N]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Hyundai Ioniq 5 N]]></category>
		<category><![CDATA[psra Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi Hyundai Ioniq 5 N]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23061</guid>

					<description><![CDATA[Washington, Mobilitas &#8211; Hyundai Motor di Amerika Serikat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington, Mobilitas</strong> &#8211; Hyundai Motor di Amerika Serikat menarik kembali (<em>recall</em>) ribuan Hyundai Ioniq 5 N model tahun 2025 di negara itu.</p>
<p>Dokumen <em>recall</em> produk di Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) dalam situs resmi lembaga yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (25/2/2025) menyebut perangkat lunak (<em>software</em>) pengatur sistem pengereman mobil bermasalah. Walhasil, perangkat rem sebelah kirii mobil itu tidak berfungsi sebagaimana mestinya.</p>
<p>Dokumen itu menyatakan total jumlah mobil yang ditarik (<em>recall</em>) sebanyak 1.508 unit. Mereka adalah Hyundai Ioniq 5 N yang diproduksi antara 18 Desember 2023 dan 10 Desember 2024.</p>
<p>NHTSA juga menyebut Hyundai Motor melaporkan bahwa kerusakan perangkat lunak dapat menyebabkan fungsi pengereman kaki kiri menurunkan tekanan pada sistem n anti-lock braking system (ABS).</p>
<figure id="attachment_22211" aria-describedby="caption-attachment-22211" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Hyundai-dok.BW-Auto-World-e1736156221918.webp"><img decoding="async" class="size-full wp-image-22211" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/Hyundai-dok.BW-Auto-World-e1736156221918.webp" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-22211" class="wp-caption-text">Hyundai &#8211; dok.BW Auto World</figcaption></figure>
<p>Sehingga, meski rem tetap beroperasi, pengemudi mungkin perlu menerapkan lebih banyak tenaga.</p>
<p>“Dan kerusakkan itu menjadikan jarak berhenti mobil lebih jauh saat direm dan meningkatkan risiko kecelakaan,” bunyi keterangan di dokumen bernomor Nomor Kampanye 25V065000 itu.</p>
<p>Hyundai mengaku akan memperbarui perangkat lunak tanpa biaya kepada pemilik. Mulai 24 Februari Hyundai menghubungi pemilik mobil untuk membawa mobil mereka ke dealer. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hyundai Indonesia Terpuruk, Penjualan Ritel Mobilnya di Januari – November 2024 Ambrol</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hyundai-indonesia-terpuruk-penjualan-ritel-mobilnya-di-januari-november-2024-ambrol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 11:38:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Fransiscus Soerjopranoto]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil andalan Hyundai di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel Hyundai Anjlok]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel Hyundai di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PT HMID]]></category>
		<category><![CDATA[PT Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21764</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Bahkan tak hanya penjualan ritel...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Bahkan tak hanya penjualan ritel (dari dealer ke konsumen) kumulatif Januari – November saja yang ambrol, tetapi juga di bulan November dibanding periode sama pada tahun 2023 lalu.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (11/12/2024) menunjukkanj selama Januari – November tahun ini jumlah mobil Hyundai yang dijajakan PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) terjual ke konsumen sebanyak 20.543 unit.</p>
<p>Jumlah itu ambrol alias berkurang signifikan sebanyak 12.045 unit dibanding penjualan selama sebelas bulan pertama tahun 2023, yang masih mencapai 32.588 unit.</p>
<p>Sedangkan di bulan November saja, Hyundai Indonesia hanya berhasil mellego 1.651 unit mobil ke konsumen. Jumlah penjualan ritel ini juga ambrol karena berkurang sebanyak 1.400 unit dibanding total penjualan ritel yang dibukukan mobil asal Korea Selatan itu pada November 2023 yang masih sebanyak 3.051 unit.</p>
<figure id="attachment_19488" aria-describedby="caption-attachment-19488" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Hyundai-Kona-Electric-yang-diproduksi-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1723043747114.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19488" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Hyundai-Kona-Electric-yang-diproduksi-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1723043747114.jpg" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Hyundai-Kona-Electric-yang-diproduksi-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1723043747114.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Hyundai-Kona-Electric-yang-diproduksi-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1723043747114-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19488" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Hyundai Kona Electric saat dipamerkan di GIIAS 2024 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Meski di Januari – November 2024 ini Hyundai Indonesia hanya memungut 2,5 persen pangsa pasar di pasar mobil Indonesia, namun ambrolnya penjualan yang dibukukannya juga turut berkontribusi terhadap amblesnya total penjualan ritel mobil di Tanah Air.</p>
<p>Fakta data berbicara, selama Januari –November total penjualan mobil (kendaraan bermotor roda empat angkutan penumpang maupun barang) di Tanah Air hanya 806.721 unit. Jumlah ini berkurang alias terperosok 11,2 persen dibanding total penjualan ritel selama sebelas bulan pertama tahun 2023, yang mencapai 908.473 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hyundai Bangun Fasilitas Produksi SUV dan MPV di Malaysia, Senilai Rp 7,56 Triliun</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hyundai-bangun-fasilitas-produksi-suv-dan-mpv-di-malaysia-senilai-rp-756-triliun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2024 02:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fasuilitas produksi Hyundai di Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Moto di Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Hyundai di Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[perakitan Hyundai Staria di Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[PT HMID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21617</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Mobil yang diproduksi atau dirakit...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Mobil yang diproduksi atau dirakit di fasilitas yang berada di negeri jiran alias negara tetangga Indonesia itu, tidak hanya untuk memenuhi pasar lokal saja tetapi juga untuk ekspor ke negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).</p>
<p>Laporan Business Korea yang mengutip pernyataan Hyundai Motor Company dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (3/12/2024) menyebut pabrikan mobil terbesr di Korea Selatan itu akan mengucurkan investasi secara bertahap mulai tahun 2025 – tahun 2030 untuk membangun fsailitas itu. Total nilai investasi mencapai 673,5 miliar Won atau sekitar Rp 7,561 triliun (kurs 1 won = Rp 11,36).</p>
<p>Mobil yang diproduksi di Malaysia itu jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV) baik merek Hyundai maupun merek mewah Genesis. Mobil tersebut berteknologi mesin pembakaran internal dan hybrid, bahkan tidak menutup kemungkinan juga mobil listrik baterai.</p>
<p>“Mulai pertengahan 2025, kami memulai produksi MPV Hyundai Staria dalam wujud semi completely knocked down (CKD). Produksi pada awal ini akan difokuskan pada kendaraan bermesin pembakaran internal dan hybrid, selain itu ada renbcana untuk memperluas produksi ke kendaraan listrik sejalan dengan kebijakan ramah lingkungan Malaysia,” bunyi pernyataan Hyundai.</p>
<figure id="attachment_2667" aria-describedby="caption-attachment-2667" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Hyundai-Staria-dok.Istimewa-e1628939376317.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2667" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Hyundai-Staria-dok.Istimewa-e1628939376317.jpg" alt="" width="700" height="496" /></a><figcaption id="caption-attachment-2667" class="wp-caption-text">Hyundai Staria &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Dalam pembangunan fasilitas produksi di Malaysia itu, Hyundai bermitra dengan perusahaan lokal yang mengkhususkan diri dalam perakitan dan manufaktur kendaraan, Inokom. Di kongsi itu, Hyundai memiliki porsi saham 15 persen.</p>
<p>Seperti diketahui, pada 6 Maret 2022 lalu Hyundai Motor Company telah meresmikan pabriknya di Indonesia yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Pabrik yang berada di area itu terdiri dari pabrik yang memproduksi mobil dan pabrik pembuat sel baterai.</p>
<p>Kapasitas produksinya mencapai 150.000 unit mobil saban tahunnya. Sedangkan fasilitas produksi di Malaysia, ditargetkan telah berproduksi sebanyak 20.000 unit per tahun sejak tahun 2030 nanti. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Recall Hyundai Santa Fe Terjadi Lagi, Kali Ini Model 2021 dan 2022 Karena Masalah Kamera</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/recall-hyundai-santa-fe-terjadi-lagi-kali-ini-model-2021-dan-2022-karena-masalah-kamera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Dec 2024 09:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai motor]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Santa Fe]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Santa Fe hybrid]]></category>
		<category><![CDATA[PT HMID]]></category>
		<category><![CDATA[Recall Hyundai Santa Fe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21589</guid>

					<description><![CDATA[Washington, Mobilitas – Hyundai Motor Company (Hyundai) di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington, Mobilitas</strong> – Hyundai Motor Company (Hyundai) di Amerika Serikat menarik kembali (me-<em>recall</em>) 226.118 mobilnya, yang terdiri dari Hyundai Santa Fe dan Elantra termasuk varian hybrid dari masing-masing model tersebut.</p>
<p>Laporan Xinhua dan Reuters, yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (1/12/2024) menyebut dokumen Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) menyatakan mobil yang di-<em>recall</em> adalah model tahun 2021 dan tahun 2022. Mobil-mobil itu mengalami masalah pada fitur kamera belakang.</p>
<p>&#8220;Kamera belakang yang tidak berfungsi akan mengurangi visibilitas (jangkauan pandangan pengemudi) ke belakang saat mengemudi mundur. Sehingga meningkatkan risiko cedera pada orang di sekitar,&#8221; bunyi dokumen NHTSA.</p>
<p>Hyundai tidak menampik pernyataan NHTS yang mengatakan, sambungan solder pada papan sirkuit cetak mengalami keretakan, akibat cacat produksi. Walhasil dapat memburuk seiring waktu, sehingga menyebabkan kamera rusak.</p>
<p>Padahal, NHTSA menetapkan syarat kamera belakang mobil harus bisa menampilkan gambar dalam waktu dua detik setelah diaktifkan. Jika tidak bisa maka perangkat tersebut dinilai bermasalah.</p>
<figure id="attachment_20470" aria-describedby="caption-attachment-20470" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Hyundai-Santa-Fe-2024-dok.Istimewa-via-CarSales-e1727924789985.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-20470" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Hyundai-Santa-Fe-2024-dok.Istimewa-via-CarSales-e1727924789985.jpg" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Hyundai-Santa-Fe-2024-dok.Istimewa-via-CarSales-e1727924789985.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Hyundai-Santa-Fe-2024-dok.Istimewa-via-CarSales-e1727924789985-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-20470" class="wp-caption-text">Hyundai Santa Fe 2024 atau Hyundai All new Snata Fe- dok.Istimewa via CarSales</figcaption></figure>
<p>Penarikan kembali Hyundai Santa Fe (berbagai model tahun produksi) ini merupakan yang kesekian kalinya di tahun 2024. Sebelumnya, dokumen <em>recall</em> produk di NHTSA Amerika Serikat Nomor 24V529000 bertanggal 25 Juli 2024 yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (24/10/2024) menyebut 265 Hyundai Santa Fe terbaru di-<em>recall</em> di Amerika Serikat akibat kantung udara bermasalah.</p>
<p>Selain itu, Hyundai Santa Fe generasi kelima itu, sebagian juga terbukti mengalami masalah pada unit kontrol transmisinya. Masalah ini bisa mengakibatkan mobil terguling saat dalam posisi parkir.</p>
<p>Selain itu, Hyundai all new Santa Fe jug di-<em>recall</em> di Australia. Keterangan resmi Departemen Infrastruktur Australia yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (24/10/2024) jumlah mobil yang di-recall di Negeri Kanguru itu mencapai 2.065 unit.</p>
<p>“Alasan penarikan (<em>recall</em>) karena adanya masalah cacat poduksi terkait dengan sistem kantung udara (airbag),” bunyi keterangan itu. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Hyundai Palisade di Korea Babak Belur, Januari – Oktober 2024 Ambrol 53,9 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-hyundai-palisade-di-korea-babak-belur-januari-oktober-2024-ambrol-539-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Nov 2024 00:52:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Hyundai Palisade]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai Palisade]]></category>
		<category><![CDATA[PT HMID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21547</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Fakta memperlihatkan total penjualan mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Fakta memperlihatkan total penjualan mobil Hyundai di Korea Selatan selama periode Januari – Oktober 2024 di negerinya sendiri – Korea Selatan – anjlok.</p>
<p>Data Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea (KAIDA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (29/11/2024) menunjukkan pada kurun waktu sepuluh bulan pertama (Januari – Oktober) 2024 jumlah mobil Hyundai yang terjual sebanyak 470.403 unit. Jumlah ini anjlok 10,21 persen dibanding jumlah penjualan yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Sejumlah model kondang pabrikan mobil terbesar di Negeri Ginseng itu membukukan ambrolnya penjualan. Salah satunya, SUV Hyundai Palisade yang babak belur, karena ambrolnya penjualan yang dialaminya mencapai lebih dari 50 persen.</p>
<figure id="attachment_21549" aria-describedby="caption-attachment-21549" style="width: 705px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/11/Interior-Hyundai-Palisade-dok.Wolfchase-Hyundai-e1732841508475.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-21549" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/11/Interior-Hyundai-Palisade-dok.Wolfchase-Hyundai-e1732841508475.jpg" alt="" width="705" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-21549" class="wp-caption-text">Interior Hyundai Palisade &#8211; dok.Wolfchase Hyundai</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, selama sepuluh bulan pertama 2024 itu, Hyundai Palisade laku terjual sebanyak 16.543 unit. Jumlah tersebut ambrol hingga 53,9 persen dibanding total penjualan yang dicetaknya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Pada bulan Oktober saja, SUV yang juga dijajakan Hyundai di Indonesia (melalui PT Hyundai Motors Indonesia) itu terlego sebanyak 1.516 unit di negerinya sendiri. Total penjualan di bulan kesepuluh itu ambrol 46,3 persen dibanding bulan yang sama di tahun 2023.</p>
<p>Anjloknya penjualan Hyundai tersebut ikut berkontribusi terhadap merosotnya total penjualan mobil (gabungan seluruh mobil dari berbagai merek, baik lokal Korea maupun asing) di Korea di periode Januari – Oktober 2024. Totalnya, 1.126.415 unit, merosot 5,82 persen dibanding sepuluh bulan pertama di tahun lalu. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – Oktober 2024: Penjualan Hyundai di Korea Anjlok, Ioniq 6 dan Palisade Terparah</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-oktober-2024-penjualan-hyundai-di-korea-anjlok-ioniq-6-dan-palisade-terparah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Nov 2024 04:23:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HMID]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq 6]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai Ioniq 5]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai Ioniq 5 di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai Ioniq 6 di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Hyundai di korea 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjulan Hyundai Ioniq 5]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Hyundai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21309</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Selama periode Januari hingga Oktober...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Selama periode Januari hingga Oktober 2024 itu, Hyundai Motor Company membukukan amblesnya penjualan hingga 10,3 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Korea (KAMA) dan Asosiasi Dealer Mobil Korea (KADA) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (13/11/2024) menunjukkan pada sepuluh bulan pertama 2024 itu jumlah mobil Hyundai (tidak termasuk merek Genesis) sebanyak 470.403 unit. Di bulan Oktober saja, jumlah mobil merek itu yang terlego sebanyak 54.256 unit, menciut 4,4 persen dibanding Oktober 2023.</p>
<figure id="attachment_11421" aria-describedby="caption-attachment-11421" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Hyundai-Palisade-versi-terkini-dok.Istimewa-e1679300552435.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11421" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Hyundai-Palisade-versi-terkini-dok.Istimewa-e1679300552435.jpg" alt="" width="700" height="492" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Hyundai-Palisade-versi-terkini-dok.Istimewa-e1679300552435.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Hyundai-Palisade-versi-terkini-dok.Istimewa-e1679300552435-300x211.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Hyundai-Palisade-versi-terkini-dok.Istimewa-e1679300552435-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Hyundai-Palisade-versi-terkini-dok.Istimewa-e1679300552435-696x489.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Hyundai-Palisade-versi-terkini-dok.Istimewa-e1679300552435-598x420.jpg 598w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Hyundai-Palisade-versi-terkini-dok.Istimewa-e1679300552435-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-11421" class="wp-caption-text">Hyundai Palisade &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, sejumlah mobil kondang Hyundai penjualannya anjlok pada periode Januari – Oktober 2024 itu. Berikut daftar mobil kondang Hyundai yang penjualannya anjlok di sepuluh bulan pertama 2024 dibanding periode sama di tahun 2023:</p>
<p>Hyundai Grandeur : 59.397 unit (anjlok 38,7 persen)<br />
Hyundai Avante : 44.975 unit (anjlok 17,4 persen)<br />
Hyundai Palisade : 16.543 unit (anjlok 53,95 persen)<br />
Hyundai Ioniq 5 : 12.349 unit (anjlok 12,4 persen)<br />
Hyundai Ioniq 6 : 4.042 unit (anjlok 52,5 persen0<br />
Hyundai Nexo : 2.591 unit (35,6 persen)<br />
<em>Sumber : KAMA, KADA, 2024.</em> (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unggul di Wholesales, Penjualan Ritel Hyundai Selama Oktober di RI Ditekuk Wuling</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/unggul-di-wholesales-penjualan-ritel-hyundai-selama-oktober-di-ri-ditekuk-wuling/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2024 05:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HMID]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Wuling di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai Indonesia Oktober 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling di RI OKtober 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Motors Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21295</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pada bulan Oktober 2024 itu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pada bulan Oktober 2024 itu Hyundai Indonesia membukukan penjualan mobil dari pabrik ke dealer (<em>wholesles</em>) lebih banyak ketimbang Wuling dan bercokol di urutan ke-9 dalam daftar 10 pabrikan dengan penjualan mobil terbanyak. Sementara Wuling berada di posisi ke-10.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (12/11/2024) menunjukkan selama bulan Oktober itu Hyundai meraup angka <em>wholesales</em> sebanyak 18.875 unit. Sedangkan Wuling Motors Indonesia menyerok angka <em>wholesales</em> sebanyak 16.117 unit.</p>
<p>Namun, kondisi sebaliknya terjadi dalam penjualan mobil dari dealer ke konsumen (penjualan ritel), dimana Wuling jauh mengungguli Hyundai. Dalam penjualan – yang sering disebut sebagai kinerja penjualan yang sebenarnya dari sebuah pabrikan – itu, Wuling meraup angka penjualan sebanyak 19.785 unit.</p>
<p>Pabrikan asal Republik Rakyat Cina itu bertengger di urutan ke-8. Adapun Hyundai di urutan ke-9 dengan total penjualan ritel sebanyak 18.892 unit.</p>
<figure id="attachment_19678" aria-describedby="caption-attachment-19678" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Hyundai-Indonesia-dok.Mobilitas-e1724110033754.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19678" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Hyundai-Indonesia-dok.Mobilitas-e1724110033754.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-19678" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Hyundai &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sekadar informasi, total <em>wholesales</em> yang dibukukan seluruh pabrikan hanya di Indonesia pada bulan Oktober tahun ini hanya 77.191 unit. Jumlah itu menyusut 3,9 persen dibanding total <em>wholesales</em> di bulan yang sama 2023, yang sebanyak 80.350 unit.</p>
<p>Pada saat yang sama, total penjualan ritel mobil tercatat hanya sebanyak 73.443 unit. Jumlah tersebut anjlok 7,3 persen dibanding total penjualan ritel selama Oktober 2023 yang masih sebanyak 79.446 unit.</p>
<p>Ada 10 pabrikan dengan penjualan ritel terbanyak di bulan Oktober 2024 tersebut, mereka adalah:<br />
Toyota dengan penjualan 242.428 unit<br />
Daihatsu : 142.959 unit<br />
Honda : 83.562 unit<br />
Mitsubishi : 61.115 unit<br />
Suzuki : 56.272 unit<br />
Isuzu : 23.345 unit<br />
Mitsubishi Fuso : 22.415 unit<br />
Wuling : 19.785 unit<br />
Hyundai : 18.92 unit<br />
Hino : 18.206 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2024</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hyundai Kenalkan Konsep SUV Hidrogen Anyar, Saat Penjualan Nexo Ambyar</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hyundai-kenalkan-konsep-suv-hidrogen-anyar-saat-penjualan-nexo-ambyar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Nov 2024 00:55:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[daya jelajah Hyundai Initium]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[HMID]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[konsep mobil hidrogen Hyundai Initium]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran Hyundai Initium]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi Hyundai Initium]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21137</guid>

					<description><![CDATA[Gayong, Mobilitas &#8211; Hyundai Motor Company (Hyundai) meluncurkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gayong, Mobilitas</strong> &#8211; Hyundai Motor Company (Hyundai) meluncurkan konsep mobil listrik hidrogen (FCEV) jenis Sport Utility Vehicle (SUV) anyar yang dinamai Initium.</p>
<p>Keterangan resmi Hyundai Motor yang dirilis melalui laman Hyundai Worlwide dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (1/11/2024) menyebut mobil konsep yang diluncurkan pada acara Hyundai Studio di Gayong (kota di sebelah utara Seoul) pada Kamis (31/10/2024) itu versi produksinya akan diluncurkan pada semester pertama 2025.</p>
<p>Hyundai menegaskan, jarak tempuh FCEV Initium ini lebih jauh dibanding mobil listrik hidrogen Hyundai yang ada saat ini, yakni crossover Hyundai Nexo. “Intium memiliki jarak temouh hingga 650 kilometer (km) dalam sekali isi tangki bahan bakar hidrogen hingga penuh (lebih jauh ketimbang Hyundai Nexo yang 609 km),” tulis Kore Economic Daily.</p>
<p>Menariknya, pernyataan Hyundai yang dikutip Bloomberg menyebut Hyundai initium itu nantinya bisa menjadi pemasok listrik rumah ketika dalam kondisi darurat atau generator (genset). “Dan FCEV Initium ini merupakan SUV (benar-benar SUV) listrik berbahan bakar hidrogen pertama Hyundai (setelah crossover Hyundai Nexo),” tulis media itu.</p>
<p>Sementara itu, Chief Executive Officer Hyundai Jaehoon Chang kepada wartawan mengatakan pihaknya menyadari saat ini permintaaan mobil listrik di dunia tengah melambat. “Tetapi itu hanyalah persoalan waktu. sebelum industri otomotif lebih luas mengadopsi powertrains yang dialiri listrik,” ungkap dia.</p>
<figure id="attachment_21141" aria-describedby="caption-attachment-21141" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/11/Konsep-Hyundai-FCEV-Initium-dok.Hyundai-e1730422447352.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-21141" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/11/Konsep-Hyundai-FCEV-Initium-dok.Hyundai-e1730422447352.jpg" alt="" width="700" height="476" /></a><figcaption id="caption-attachment-21141" class="wp-caption-text">Konsep Hyundai FCEV Initium &#8211; dok.Hyundai</figcaption></figure>
<p>Termasuk, lanjut Jaehoon, kendaraan listrik hidrogen (FCEV), yang hingga kini masih dinilai sebagai jenis kendaraan listrik yang menguntungkan. “Tetapi kami akan terus mendorong dan mengembangkannya, karena itu adalah misi kami,” papar dia.</p>
<p>Sedangkan fakta data berbicara, penjualan mobil listrik hidrogen Hyundai – yakni Hyundai Nexo – dalam beberapa tahun terakhir memang babak belur. Data SNE Research yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (1/11/2024) menunjukkan, selama semester pertama (Januari – Juni) 2024, jumlah mobil Hyundai (Nexo dan Elec City) yang terjual hanya 1.836 unit, anjlok hingga 42,6 persen dibanding semester pertama 2023.</p>
<p>Sementara, di tahun 2023 (setahun penuh) Hyundai Nexo hanya laku sebanyak 4.709 unit. Jumlah penjualan tersebut ambyar karena merosot hingga 55,9 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 11.179 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
