<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>impor truk asal Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/impor-truk-asal-cina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Sep 2025 11:55:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>impor truk asal Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Impor Truk Asal Cina Terus Melaju, Saat Penjualan Truk Produksi Lokal Lesu</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/impor-truk-asal-cina-terus-melaju-saat-penjualan-truk-produksi-lokal-lesu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 08:01:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[impor truk asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar truk Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk Indonesia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[truk Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25453</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang periode Januari – Juli...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang periode Januari – Juli 2025 saja, total impor truk asal Republik Rakyat Cina mencapai sepertiga dari jumlah truk produksi dalam negeri yang terjual di kurun waktu yang sama. Padahal truk impor dari Negeri Tirai Bambu itu tidak memenuhi standar emisi Euro 4 yang berlaku di Tanah Air.</p>
<p>&#8220;Tentu truk impor (asal Cina).ini mengganggu produksi kendaraan bermotor truk di Indonesia. Sebab pemain lokal harus memenuhi peraturan standar emisi Euro 4, sedangkan mereka tidak. Tahun ini diperkirakan total impor truk asal negara itu mencapai sepertiga dari total penjualan truk yang ada (sekitar 10 ribu unit dari total penjualan truk lokal yang sebanyak 30.156 unit), &#8221; kata Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (1/9/2025).</p>
<p>Impor truk tersebut semakin memberatkan industri, sebab penjualan truk lokal semakin melorot di tengah kondisi ekonomi yang menghadapi tantangan berat.  Kukuh memastikan masuknya truk asal Cina, bukan bagian dari paket stimulus investasi yang diberikan pemerintah kepada investor.</p>
<p>&#8220;Bukan paket stimulus yang dikategorikan barang modal sehingga mendapat keistimewaan saat masuk. Tetapi ini impor yang dilakukan oleh importir umum. Tren impor ini sudah mengkhawatirkan, &#8221; tandas Kukuh.</p>
<figure id="attachment_25210" aria-describedby="caption-attachment-25210" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Supir-truk-berat-dok.-Big-Rigs-e1754635792965.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-25210" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Supir-truk-berat-dok.-Big-Rigs-e1754635792965.jpg" alt="" width="700" height="508" /></a><figcaption id="caption-attachment-25210" class="wp-caption-text">Ilustrasi supir truk berat &#8211; dok. Big Rigs</figcaption></figure>
<p>Sekadar informasi, data General Administration of Customs of The People’s Republic of China (GACC) memperlihatkan sepanjang tahun 2023 jumlah truk asal Cina yang masuk Indonesia mencapi 13.669 unit.</p>
<p>Sementara di tahun 2025 ini, selama periode Januari – Juli 2025, impor itu masih mengalir deras. Padahal, penjualan truk yang diproduksi lokal di Tanah Air, penjualannya – baik dari panbrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) &#8211; anjlok dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Data Gaikindo yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (1/9/2025) memperlihatkan di periode tujuh bulan pertama 2025 itu, jumlah <em>wholesales</em> truk di Indonesia sebanyak 30.156 unit. Total penjualan ini anjlok 19 persen dibanding periode sama di tahun 2024 yang masih sebanyak 37.267 unit.</p>
<p>Sedangrkan yang terjual dari dealer ke konsumen aritel alias penjualan ritel, di periode itu, sebanyak 32.227 unit. Jumlah tersebut anjlok 12 persen dibanding total penjualan ritel pada periode sama di tahun lalu yang sebanyak 36.430 unit. (Jrr/ Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
