<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>industri motor listrik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/industri-motor-listrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Jan 2024 16:18:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>industri motor listrik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>15 Merek Motor Listrik Ini Hadir di IIMS 2024, Banyak Model Bersubsidi Ditawarkan</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/15-merek-motor-listrik-ini-hadir-di-iims-2024-banyak-model-bersubsidi-ditawarkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 13:28:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Aismoli]]></category>
		<category><![CDATA[IIMS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[industri motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[motor listrik di IIMS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan motor loistrik]]></category>
		<category><![CDATA[populasi motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[produsen motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[subsidi harga motor listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16381</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Hajatan Indonesia International Motor Show...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Hajatan Indonesia International Motor Show (IIMS) yang digelar di JIEXpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, 15 – 25 Februari nanti tak hanya diikuti merek mobil saja tetapi juga kendaraan bermotor roda dua.</p>
<p>Seperti diungkap Project Manager IIMS 2024, Rudy MF, yang ditemui di sela acara Media Gathering di Jakarta, belum lama ini, peserta dari merek (<em>brand</em>) kendaraan bermotor roda dua itu tidak hanya sepeda motor konvensional saja. “Tetapi juga <em>brand</em> sepeda motor listrik. Dan menariknya, jumlah peserta dari kendaraan bermotor roda dua listrik itu justeru yang lebih banyak,” ungkap Rudy.</p>
<p>Ada 15 merek sepeda motor bersumber tenaga dari setrum yang telah menyatakan kepastiannya hadir di IIMS 2024. Mereka adalah itu adalah Alva, Davigo, Gesits, Green Tech, Keeway EV, Pacific Bike, Polytron, Rakata, Selis, SMEV, United e-Bike, VMOVE, Volta, Yadea, serta ZPT.</p>
<p>Sedangkan merek sepeda motor konvensional bakal berparisipasi di gelaran pameran otomotif tahunan itu ada 13. Mulai dari Aprilia, Astra Honda Motor (AHM), Benelli-Keeway, Italjet, Kawasaki, Moto Guzzi, Peugeot, Piaggio, Royal Enfield, Royal Alloy, Scomadi, Vespa, serta Yamaha.</p>
<figure id="attachment_11170" aria-describedby="caption-attachment-11170" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11170" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Salah-satu-model-motor-listrik-dari-Volta-yakni-Volta-Mandala-dok.Volta_-e1678176448510.png" alt="" width="710" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Salah-satu-model-motor-listrik-dari-Volta-yakni-Volta-Mandala-dok.Volta_-e1678176448510.png 710w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Salah-satu-model-motor-listrik-dari-Volta-yakni-Volta-Mandala-dok.Volta_-e1678176448510-300x211.png 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Salah-satu-model-motor-listrik-dari-Volta-yakni-Volta-Mandala-dok.Volta_-e1678176448510-150x106.png 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Salah-satu-model-motor-listrik-dari-Volta-yakni-Volta-Mandala-dok.Volta_-e1678176448510-696x490.png 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Salah-satu-model-motor-listrik-dari-Volta-yakni-Volta-Mandala-dok.Volta_-e1678176448510-596x420.png 596w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Salah-satu-model-motor-listrik-dari-Volta-yakni-Volta-Mandala-dok.Volta_-e1678176448510-100x70.png 100w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-11170" class="wp-caption-text">Ilustrasi, motor listrik dari Volta yakni Volta Mandala &#8211; dok.Volta</figcaption></figure>
<p>Menariknya, diantara merek sepeda motor listrik itu ada yang menjadi bagian dari model sepeda motor listrik yang berhak mendapatkan subsidi pembelian sebesar Rp 7 juta.</p>
<p>“Sampai saat ini ada sekitar 56 model sepeda motor listrik yang berhak mendapatkan subsidi Rp 7 juta untuk pembeliannya. Saya tidak hafal modelnya, silahkan di cek di situs <em>Sisapira.id</em> (situs Sistem Informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua),” ujar Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setyadi saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (25/1/2024).</p>
<p>Budi menegaskan, saat ini untuk mendapatkan subsidi pembelian itu syaratnya cukup mudah, yakni hanya menyertakan Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Pembeliannya bisa dimana saja, termasuk di pameran (IIMS 2024). Nanti,  diler akan memotong harga jualnya, dan mereka akan mengajukan klaim subsidi itu ke pemerintah. Jadi benar-benar mudah,” tandas Budi.</p>
<p>Adapun untuk berkunjung ke IIMS 2024, harga tiketnya terjangkau. Pada hari biasa (<em>weekdays</em>) hanya Rp 50.000, dan khusus akhir pekan atau <em>weekend</em> Rp 80.000. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Target Meleset, Ini Usulan Industri Agar Penyerapan Motor Listrik di Masyarakat Mencuat</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/target-meleset-ini-usulan-industri-agar-penyerapan-motor-listrik-di-masyarakat-mencuat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Nov 2023 04:37:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan pembelian motor loistrik]]></category>
		<category><![CDATA[harga motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[industri motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[motor listrik baru]]></category>
		<category><![CDATA[motor listrik produksi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penyerapan sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[program subsidi motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Sisapira]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15483</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Penyerapan dana bantuan pembelian motor...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Penyerapan dana bantuan pembelian motor listrik masih jauh dari target yang ditetapkan yakni 200.000 unit, padahal sisa waktu masa berlaku bantuan tahun ini tinggal sebulan.</p>
<p>Data di situs resmi program bantuan pemerintah untuk pembelian kendaraan bermotor listrik, SisaPira yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (30/11/2023) hingga pukul 11.06 WIB menunjukkan, sisa kuota bantuan yang sebanyak 200.000 unit itu, ternyata masih tersisa 184.880 unit. Sedangkan dari yang telah terpakai, baru 4.148 unit yang sudah tersalurkan.</p>
<p>Sementara, 6.625 baru berstatus dalam proses pendaftaran dan 4.347 unitmasih dalam status terverifikasi. Dengan total penyerapan yang masih sebanyak itu, rasanya sangat sulit untuk mencapai target penyaluran bantuan hingga 200.000 unit dalam waktu satu bulan yang tersisa pada tahun 2023 ini.</p>
<p>“Iya, waktu yang tersisa satu bulan sepertinya suylit untuk mencapai target itu. Karena untuk proses pendaftaran, verifikasi, dan penyaluran juga memerlukan waktu,” ungkap Ketua Umum Asosiasi Motor Listrik Indonesia (Asmoli) Budi Setiyadi, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (30/11/2023).</p>
<p>Budi membeberakan beberapa kendala yang dihadapi industri. Pertama, beberapa waktu lalu ada perubahan kebijakan penetapan syarat yang berhak menerima bantuan.</p>
<figure id="attachment_11011" aria-describedby="caption-attachment-11011" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11011" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-586x420.jpg 586w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11011" class="wp-caption-text">Ilustrasi, sepeda motor listrik Yadea yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Sehingga, di masa proses pembahasan sampai penetapan kebijakan baru itu tentang syarat penerima bantuan itu, kita vakum. Dan penjualan juga mengalami stagnasi (mandek),” kata Budi.</p>
<p>Kedua, masih belum tersebar luasnya diler sepeda motor listrik di seluruh provinsi dan kota di Indonesia. Saat ini baru ada 531 diler motor listrik yang terverifikasi. “Ketiga, masih belum meratanya ketersediaan infrastruktur pengisian baterai, sehingga mempengaruhi persepsi dan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik ini,” papar Budi.</p>
<p>Untuk mempercepat penyerapan sepeda motor listrik, lanjut Budi, Aismoli mengusulkan agar pemerintah mempermudah syarat penerima program bantuan pembelian dan nilainya diperbesar. Kedua menetapkan kawasan tertentu di daerah sebagai kawasan <em>green mobility</em>, sehingga semua kendaraan yang melintasi kawasan itu hanya kendaraan listrik.</p>
<p>“Misalnya kawasan bisnis, kawasan wisata, kawasan pusat pemerintahan dan sebagainya. Dan ketiga memberikan kemudahan yang lebih luas kepada pengguna kendaraan listrik mulai dari pajak, parkir, dan lainnya. Dan yang tidak ketinggalan memperbanyak tempat pengecasan baterai,” tandas Budi. (Hen/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
