<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>investasi BYD di Thailand &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/investasi-byd-di-thailand/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Mar 2024 14:17:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>investasi BYD di Thailand &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Digencet Amerika Serikat dan Eropa, BYD  Intensif Garap Asia Tenggara</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/digencet-amerika-serikat-dan-eropa-byd-intensif-garap-asia-tenggara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 10:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BYD gagal masuk Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[investasi BYD di RI]]></category>
		<category><![CDATA[investasi BYD di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik BYD di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik BYD di Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17252</guid>

					<description><![CDATA[Washington, Mobilitas – Executive Vice President &#38; Chief...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington, Mobilitas</strong> – Executive Vice President &amp; Chief Executive Officer (CEO) BYD Wilayah Amerika, Stella Li, menegaskan BYD tidak memiliki rencana untuk menjual mobil listrik di Amerika Serikat (AS).</p>
<p>Laporan Yahoo Finance yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (20/3/2024) menyebut dalam wawancara khusus dengan media itu, Li menyebut BYD mengakui pasar mobil listrik di Negeri Paman Sam tersebut memang menarik. “Tetapi terlalu rumit karena adanya konflik politik,” kata dia.</p>
<p>Li mengakui BYD akan membangun pabrik di Meksiko, namun fasilitas produksi di negara itu bukan untuk menjadi batu loncatan memasok produk ke AS. “Pabrik itu (di Meksiko_ hanya akan mendukung penjualan di pasar Meksiko. Kami tidak punya rencana untuk datang ke AS,” tandas dia.</p>
<p>Sedangkan ihwal pernyataannya yang menyebut pasar AS terlalu rumit karena adanya unsur politik, Li menjelaskan di AS terlalu banyak suara yang membingungkan. &#8220;Sehingga, bisa membingungkan konsumen dan juga produsen mobil,&#8221; kata dia.</p>
<figure id="attachment_16121" aria-describedby="caption-attachment-16121" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-16121" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/BYD-Seal-model-terbaru-dok.Istimewa-via-The-Canberra-Times-e1704900274279.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-16121" class="wp-caption-text">Ilustrasi, BYD Seal &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara, laporan CNCB Internasional yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (20/3/2024) karena melihat keridakpastian di AS dan Eropa, BYD kini berusaha memacu penjualannya ke negara-negara berkembang. Sebab, negara-negara berkembang dinilai lebih ramah kepadanya.</p>
<p>Analis riset CLSA, Xiao Feng, yang dikutip CNBC mengatakan BYD lebih membidik negara-negara berkembang yang tidak memiliki industri otomotif yang kuat. “Dengan begitu BYD tidak akan mengalami tekanan politik dari pemerintah setempat,” ungkap dia.</p>
<p>Kejadian seperti itu telah nyata di Amerika Serikat. Laporan The Washington Bureau dan Carscoops yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (1/3/2024) lalu menyebut Joe Biden mengumumkan instruksi untuk melakukan penyelidikan terhadap mobil listrik baterai asal Republik Rakyat Cina yang berkeinginan masuk ke AS itu pada Kamis (29/2/2024) kemarin.</p>
<p>“Penyelidikan diminta untuk dilakukan terhadap mobil listrik dari Cina yang dilengkapi teknologi terkoneksi. Cina berkeinginan untuk mendominasi pasar otomotif di masa depan, termasuk menggunakan cara-cara yang tidak fair,” ungkap Presiden AS berusia 81 tahun itu.</p>
<figure id="attachment_14667" aria-describedby="caption-attachment-14667" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-14667" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Ilustrasi-logo-BYD-di-mobil-listrik-BYD-Dolphin-dok.Istimewa-via-SmartDroid.de_-e1696398912630.jpg" alt="" width="700" height="503" /><figcaption id="caption-attachment-14667" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo BYD di mobil listrik BYD Dolphin &#8211; dok.Istimewa via SmartDroid.de</figcaption></figure>
<p>Presiden ke-46 Negeri Paman Sam ini juga menegaskan mobil listrik asal Cina yang berteknologi terkoneksi itu dapat mengumpulkan data-data penting yang sensitif terkait warga negara AS. Bahkan tentang infrastruktur negara itu untuk dikirimkan ke negara asaal mobil yakni Republik Rakyat Cina.</p>
<p>BYD begerak cepat menggarap pasar Asia Tenggara dengan membangun pabrik di Thailand pada akhir 2024. Selain itu, pabrikan besutan Wang Chuanfu ini juga berinvestasi di Indonesia yang disebut mencapai US$ 1,3 miliar untuk membangun pabrik. (Hen/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudah Bangun Pabrik di Thailand, BYD Disebut Bahlil akan Investasi di RI</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/sudah-bangun-pabrik-di-thailand-byd-disebut-bahlil-akan-investasi-di-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Aug 2023 05:41:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dream]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[investasi BYD di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik BYD]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik BYD di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil BYD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13509</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Informasi Build Your Dream (BYD)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Informasi Build Your Dream (BYD) bakal investasi di India diungkap Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia.</p>
<p>Dalam pernyataannya di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Bahlil mengatakan kementeriannya akan mempercepat pembangunan dan investasi di industri kendaraan listrik. Di sektor industri ini, kata Bahlil, BYD rencananya akan menyusul Hyundai dan Wuling berinvestasi di Tanah Air.</p>
<p>“Kita tadi (dalam rapat terbatas, 31 Juli 2023) merumuskan beberapa langkah-langkah komprehensif baik regulasi maupun insentif termasuk adalah PPN (Pajak Pertambahan Nilai),&#8221; kata dia.</p>
<p>Namun, informasi yang diungkap Bahlil ini tidak menyebutkan secara spesifik apakah investasi pabrikan asal Shenzhen, Cina – yang 21 persen sahamnya dimiliki Warren Buffet – itu akan mendirikan pabrik mobil atau pabrik produk lainnya. Tetapi, yang pasti,  BYD telah membangun pabrik, di Rayong, Thailand</p>
<p>BYD yang mulai masuk ke pasar Thailand sejak Agustus 2022 itu, pada 10 Maret 2023 mengumumkan akan memulai pembangunan pabrik di Rayong senilai 17,9 miliat Baht atau sekitar US$ 491 juta itu.</p>
<p>“Pembangunan pabrik ini bertujuan untuk memproduksi mobil yang akan dipasarkan di pasar lokal Thailand maupun negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara,” bunyi keterangan Board of Investment (BOI) Thailand dan laman <em>Pandaily</em>, yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (1/8/2023).</p>
<figure id="attachment_13511" aria-describedby="caption-attachment-13511" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13511" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Menteri-Investasi-RI-Bahlil-Lahadalia-dok.Sekretariat-Kabinet-e1690868389587.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Menteri-Investasi-RI-Bahlil-Lahadalia-dok.Sekretariat-Kabinet-e1690868389587.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Menteri-Investasi-RI-Bahlil-Lahadalia-dok.Sekretariat-Kabinet-e1690868389587-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Menteri-Investasi-RI-Bahlil-Lahadalia-dok.Sekretariat-Kabinet-e1690868389587-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Menteri-Investasi-RI-Bahlil-Lahadalia-dok.Sekretariat-Kabinet-e1690868389587-696x500.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Menteri-Investasi-RI-Bahlil-Lahadalia-dok.Sekretariat-Kabinet-e1690868389587-584x420.jpg 584w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-13511" class="wp-caption-text">Menteri Investasi RI, Bahlil Lahadalia &#8211; dok.Sekretariat Kabinet</figcaption></figure>
<p>Rencananya, pabrikan itu akan mulai beroperasi pada 2024. Pabrik ini juga akan memproduksi mobil berteknologi elektrifikasi (hybrid, plug-in hybrid, dan mobil listrik murni atau BEV), dengan target jumlah produksi 150.000 unit per tahun.</p>
<p>Kehadiran pabrik BYD bukanlah satu-satunya yang dibangun pabrikan mobil asal Cina. Karena, beberapa pabrikan lain yakni Hozon Auto melalui Neta Auto dan Great Wall Motor juga membangun pabrik di negara itu.</p>
<p>Terlebih, penjualan mereka (terutama di segmen mobil elektrifikasi) juga moncer. Data Federasi Industri Thailand (FTI) divisi otomotif yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (1/8/2023) menunjukkan sepanjang Januari – Juni tahun ini, BYD melego 11.168 mobil elektrifikasi.</p>
<p>Sementara, Neta Auto menjual 5.955 mobil. Sedangkan Great Wall Motor melego 6.222 mobil, campuran mobil listrik dan konvensional. (Yen/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hatchback Seagull Laku Keras, BYD Jadi Penjual Mobil Listrik Terbanyak di Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hatchback-seagull-laku-keras-byd-jadi-penjual-mobil-listrik-terbanyak-di-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jul 2023 14:54:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD SEagull]]></category>
		<category><![CDATA[Harga BYD Seagull]]></category>
		<category><![CDATA[investasi BYD]]></category>
		<category><![CDATA[investasi BYD di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[investasi BYD di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan teknologi BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik BYD]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik BYD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13087</guid>

					<description><![CDATA[Shenzhen, Mobilitas – Pabrikan mobil Build Your Dream...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shenzhen, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil Build Your Dream (BYD) mulai menjualnya pada April lalu.</p>
<p>Namun, seperti terlihat di data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (6/7/2023) menunjukkan, sepanjang Juni, mobil ini terjual sebanyak 23.005 unit. Sedangkan pada Mei, penjualan yang dibukukannya telah mencapai 13.800 unit, artinya di bulan Juni penjualannya melonjak hampir dua kali lipat.</p>
<p>Fakta berbicara, sepanjang Juni, BYD melego 128.196 mobil listrik di Cina. Dengan demikian, pada bulan keenam tersebut BYD Seagull menyumbang penjualan sebesar 18 persen ke total penjualan pabrikan, naik dari bulan sebelumnya yang masih 12 persen.</p>
<p>Mobil listrik jenis hatchback ini dibekali baterai Ion Natrium yang mampu menopangnya berjalan hingga 495 kilometer sekali isi daya. BYD melengkapinya dengan sebuah motor listrik yang menghasilkan tenaga 74 hp dengan torsi 135 Nm, yang membuat mampu melesat hingga 130 km per jam.</p>
<figure id="attachment_10068" aria-describedby="caption-attachment-10068" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-10068" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Ilustrasi-BYD-dok.NamasteCar-e1671349359457.webp" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Ilustrasi-BYD-dok.NamasteCar-e1671349359457.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Ilustrasi-BYD-dok.NamasteCar-e1671349359457-300x214.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Ilustrasi-BYD-dok.NamasteCar-e1671349359457-150x107.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Ilustrasi-BYD-dok.NamasteCar-e1671349359457-696x497.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Ilustrasi-BYD-dok.NamasteCar-e1671349359457-588x420.webp 588w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Ilustrasi-BYD-dok.NamasteCar-e1671349359457-100x70.webp 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-10068" class="wp-caption-text">Ilustrasi, BYD &#8211; dok.NamasteCar</figcaption></figure>
<p>Mobil dengan dimensi panjang 3.780 milimeter (mm), lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, serta wheelbase 2.500 mm ini merupakan mobil listrik murni (listrik baterai) termurah BYD. Pabrikan yang bermarkas di Shenzhen, Cina, itu menyuguhkannya dalam tiga varian dengan banderol mulai 73.800 yuan – 89.800 yuan atau sekitar Rp 154,4 juta – Rp 187,9 juta (kurs 1 yuan = Rp 2.092, 32).</p>
<p>BYD kini tercatat sebagai pabrikan dengan penjualan mobil elektrifikasi (plug –in hybrid dan listrik baterai atau BEV) terbanyak di dunia. Sepanjang Januari hingga Juni atau semester pertama 2023 ini, dia menjual 1.255.637 unit.</p>
<p>Jumlah penjualan mobil elektrifikasi pabrikan yang 21 persen sahamnya dikempit investor kondang, Warren Buffet, itu meroket 95,78 persen dibanding semester pertama 2022. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resmi Garap Thailand, Kapan BYD Investasi di RI?</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/resmi-garap-thailand-kapan-byd-investasi-di-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2022 03:26:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Thailnd]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[investasi BYD di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik BYD]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[sedan listrik BYD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=8079</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; BYD Company Limited membawa mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; BYD Company Limited membawa mobil listrik ke Thailand sejak 2018.</p>
<p>Namun, mulai 8 Agustus 2022 pabrikan asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina (Cina) secara resmi masuk menggarap pasar mobil listrik Negeri Gajah Putih tersebut. Maklum, BYD yang sejak Maret lalu menghentikan produksi mobil bermesin konvensional itu, saat ini tercatat sebagai pabrikan mobil elektrifikasi (listrik murni atau BEV dan plug-in hybrid) terbesar di dunia.</p>
<p>Keterangan resmi BYD yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Selasa (23/8/2022) menyebut sepanjang Januari – Juli tahun ini, perusahaan telah berhasil menjual 803.886 mobil elektrifikasi di seluruh dunia. Jumlah ini meroket 292% dibanding penjualan yang dibukukan selama periode sama tahun 2021.</p>
<p>“Kini di Thailand, setelah pada 2018 lalu meluncurkan mobil listrik untuk taksi, kami bekerjasama dengan REVER Automotive sebagai diler resmi akan membawa lebih banyak kendaraan penumpang berkualitas yang lebih banyak,” papar General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang.</p>
<p>Dia menyebut, kini 30 pabrikan mobil listrik dari berbagai negara menggarap Thailand. Mereka berpduksi dan berjualan setelah pemerintah negara itu menargetkan produksi mobil listrik sudah harus 30% dari total produksi semua jenis mobil  pada 2030.</p>
<figure id="attachment_8081" aria-describedby="caption-attachment-8081" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8081" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Mobil-listrik-BYD-Dolphin-dok.Istimewa-e1661225168896.jpg" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Mobil-listrik-BYD-Dolphin-dok.Istimewa-e1661225168896.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Mobil-listrik-BYD-Dolphin-dok.Istimewa-e1661225168896-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Mobil-listrik-BYD-Dolphin-dok.Istimewa-e1661225168896-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Mobil-listrik-BYD-Dolphin-dok.Istimewa-e1661225168896-696x501.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Mobil-listrik-BYD-Dolphin-dok.Istimewa-e1661225168896-583x420.jpg 583w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8081" class="wp-caption-text">Mobil listrik BYD Dolphin &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>&#8220;Apalagi, Thailand menjadi pasar terpenting mobil listrik di Asia Tenggara,&#8221; kata Liu.</p>
<p>Laman <em>Auto Life Thailand</em> belum lama ini melaporkan, pabrik BYD di Thailand akan memproduksi mobil listrik setir kanan. Dengan harapan mobil=mobil tersebut bisa diekspor ke Australia dan bahkan ke Inggris.</p>
<p>Lantas, kapan BYD berinvestasi dan melakukan produksi di Indonesia? Pertanyaan ini muncul karena sebelumnya kabar yang berembus menyebut BYD akan memulai investasi di Tanah Air pada tahun 2022 ini.</p>
<p>Terlebih, sedan listrik BYD yakni BYD e6 telah digunakan sebagai armada taksi BluBird di Indonesia sejak tahun 2021 lalu. Selain itu bus listrik BYD K9 menjadi salah satu armada perusahaan angkutan Transjakarta. (Vto/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
