<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kendaraan komersial &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/kendaraan-komersial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Feb 2026 02:56:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>kendaraan komersial &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pameran GIICOMVEC 2026 Siap Digelar Jadi Ajang Pertemuan Pebisnis Dunia, Ini Fasilitasnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pameran-giicomvec-2026-siap-digelar-jadi-ajang-pertemuan-pebisnis-dunia-ini-fasilitasnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 02:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[GIICOMVEC 2026]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[pameran kendaraan komersial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27092</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pameran kendaraan komersial Gaikindo Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pameran kendaraan komersial Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 akan digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, pada 8 – 11 April nanti.</p>
<p>Keterangan resmi penyelenggara pameran yang diterima <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (24/2/2026) menyebut. pameran yang didukung penuh oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, merupakan pameran yang fokus pada pertemuan bisnis (<em>business to business</em>).</p>
<p>&#8220;GIICOMVEC dirancang untuk menjadi jembatan yang mempertemukan industri otomotif nasional dengan para calon pembeli potensial, baik dari dalam maupun luar negeri. Kehadiran pembeli internasional di pameran ini diharapkan dapat membuka jalan yang lebih luas bagi produk kendaraan niaga Indonesia untuk dikenal dan digunakan di lebih banyak negara,&#8221; ungkap Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Putu Juli Ardika.</p>
<figure id="attachment_27093" aria-describedby="caption-attachment-27093" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/02/Konferensi-pers-kesiapan-penyelenggaraan-GIICOMVEC-2026-dok.Gaikindo-e1771901680202.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-27093" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/02/Konferensi-pers-kesiapan-penyelenggaraan-GIICOMVEC-2026-dok.Gaikindo-e1771901680202.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-27093" class="wp-caption-text">Konferensi pers kesiapan penyelenggaraan GIICOMVEC 2026 &#8211; dok.Gaikindo</figcaption></figure>
<p>Mengutip data Gaikindo, Putu mengatakan pada tahun 2025 kemarin, total ekspor kendaraan niaga utuh (CBU) ke 93 negara tujuan mencapai 20.326 unit. Jumlah itu setara dengan 4 persen dari total ekspor kendaraan bermotor roda empat Indonesia – baik penumpang maupun niaga – yang mencapai 518.212 unit.</p>
<p>&#8220;Pencapaian ekspor yang mencetak rekor di tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa kualitas produksi otomotif Indonesia telah diakui secara global, &#8221; tandas Putu.</p>
<p>Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo menjelaskan bahwa GIICOMVEC hadir untuk membantu para pelaku bisnis menemukan armada yang benar-benar tepat sesuai dengan jenis usahanya. “Kami ingin GIICOMVEC menjadi solusi yang tepat di mana para trade visitorbisa mendapatkan segala kebutuhan bisnisnya dalam satu waktu, &#8221; ujar dia.</p>
<p>Pameran ini akan diikuti sejumlah merek kondang seperti Daihatsu, DFSK, Foton, Hino, Isuzu, JAC Motor, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, dan Wuling. Selain itu akan menghadirkan area khusus China Pavilion yang menampilkan beragam inovasi terbaru dari para peserta pameran asal Republik Rakyat Cina.</p>
<figure id="attachment_17237" aria-describedby="caption-attachment-17237" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Mesin-di-chassis-bus-Hino-RM-280-ABS-yang-dipamerkan-di-GIICOMVEC-2024-dok.Mobilitas-e1710917830319.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-17237" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Mesin-di-chassis-bus-Hino-RM-280-ABS-yang-dipamerkan-di-GIICOMVEC-2024-dok.Mobilitas-e1710917830319.jpg" alt="" width="700" height="491" /></a><figcaption id="caption-attachment-17237" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mesin di chassis bus Hino RM 280 ABS yang dipamerkan di GIICOMVEC 2024 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>GIICOMVEC 2026 juga diikuti oleh industri karoseri tanah air dan industri pendukung lainnya. Seluruh rangkaian pameran ini akan menempati area Hall B dan Hall C JIExpo dengan total luasan mencapai lebih dari 16.000 meter persegi.</p>
<p>Di pameran ini, juga terdapat Demo Area Truck &amp; Bus untuk memberi kesempatan bagi para <em>trade visitors</em> untuk menyaksikan sekaligus menguji langsung berbagai teknologi unggulan dari kendaraan komersial yang mereka butuhkan. Sebagai pameran bisnis, GIICOMVEC tidak memberlakukan tiket masuk. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Satupun Kendaraan Scania Terjual ke Konsumen RI di Agustus 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tak-satupun-kendaraan-scania-terjual-ke-konsumen-ri-di-agustus-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 02:15:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[truk Scania]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25761</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sementara berbeda dengan penjualan dari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sementara berbeda dengan penjualan dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) yang kosong, total penjualan kendaraan Scania di Indonesia dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) di bulan Agustus 2025 itu masih terjadi. Meski negatif alias anjlok.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (26/9/2025) menunjukkan pada bulan kedelapan tersebut jumlah<em> wholesales</em> kendaraan Scania (truk dan bus) di Indonesia mencapai 34 unit. Jumlah tersebut anjlok 20,9 persen dibanding total <em>wholesales</em> di bulan yang sama di tahun 2024.</p>
<p>Sementara penjualan ritelnya nihil alias tidak ada sama sekali. Dengan kata lain, penjualan ritel Scania Indonesia di bulan kedelapan tersebut ambrol hingga 100 persen dibanding penjualan ritel di bulan Agustus 2024.</p>
<figure id="attachment_13916" aria-describedby="caption-attachment-13916" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Bus-bersasis-Scania-yang-dipamerkan-di-hajatan-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-e1692431690416.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13916" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Bus-bersasis-Scania-yang-dipamerkan-di-hajatan-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-e1692431690416.jpg" alt="" width="700" height="496" /></a><figcaption id="caption-attachment-13916" class="wp-caption-text">Bus garapan karoseri Tentrem bersasis Scania &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Namun secara kumulatif delapan bulan atau di periode Januari – Agustus 2025, total wholesales maupun penjualan ritel kendaraan Scania di Indonesia masih menanjak dibanding kurun waktu yang sama di tahun 2024. Total wholesales pabrikan asal Swedia ini sebanyak 357 unit, melonjak 31,3 persen.</p>
<p>Sedamgkan total penjualan ritelnya di kurun waktu delapan bulan pertama 2025 itu sebanyak 323 unit. Jumlah penjualan ke konsumen ini melonjak 18,8 persen dibanding periode sama di tahun 2024. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Permintaan Pick Up, Truk, hingga Bus di Januari – Juli 2025 Anjlok, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/permintaan-pick-up-truk-hingga-bus-di-januari-juli-2025-anjlok-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 07:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[double cabin]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[mobilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pick Up]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25428</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta memperlihatkan, baik pada bulan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta memperlihatkan, baik pada bulan Juli saja maupun kumulatif Januari – Juli tahun 2025 ini, penjualan kendaraan komersial anjlok dibanding periode sama di tahun lalu. Kendaraan komersial yang dimaksud di sini adalah kendaraan untuk usaha atau bisnis mulai dari pick up, double cabin, truk, hingga bus.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (29/8/2023) menunjukkan, selama Januari &#8211; Juli 2025 jumlah kendaraan komersial yang terjual di Tanah Air sebanyak 97.015 unit. Jumlah tersebut anjlok 10,2 persen dibanding periode sama tahun 2024 yang masih sebanyak 97.015 unit</p>
<p>Sementara, pada bulan Juli saja, kendaraan itu laku sebanyak 17.401 unit. Jumlah penjualan tersebut anjlok 14 persen dibanding total jumlah yang terjual di bulan yang sama di tahun 2024.</p>
<p>Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (29/8/2025) menyebut kondisi bisnis di beberapa sektor atau bahkan turun, menjadikan pelaku usaha menahan rencana ekspansi.</p>
<figure id="attachment_13843" aria-describedby="caption-attachment-13843" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Salah-satu-varian-produk-UD-Trucks-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1703138122657.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13843" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Salah-satu-varian-produk-UD-Trucks-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1703138122657.jpg" alt="" width="700" height="495" /></a><figcaption id="caption-attachment-13843" class="wp-caption-text">Salah satu varian produk UD Trucks di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Pertambahun investasi pendirian perusahaan baru di sektor-sektor yang selama ini menjadi penyerap atau konsumen kendaraan niaga, atau penambahan skala usaha minim sekali. Sehingga, ini berpengaruh ke permintaan kendaraan baru. Kalaupun ada pembelian unit baru, itusekadar peremajaan kendaraan,” papar Bhima.</p>
<p>Sekadar informasi, penjualan truk di periode itu juga merosot cukup signifikan. Data Gaikindo memperlihatkan di periode tujuh bulan pertama 2025 itu, jumlah truk yang terjual dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) sebanyak 30.156 unit. Total penjualan ini anjlok 19 persen dibanding periode sama di tahun 2024 yang masih sebanyak 37.267 unit.</p>
<p>Sementara, yang terjual dari dealer ke konsumen aritel alias penjualan ritel, di periode itu, sebanyak 32.227 unit. Jumlah tersebut anjlok 12 persen dibanding total penjualan ritel pada periode sama di tahun lalu yang sebanyak 36.430 unit. (Jrr/ Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Sejak 2019 Rontok, Kini Bus dan Truk Scania Laku Keras di RI</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/setelah-sejak-2019-rontok-kini-bus-dan-truk-scania-laku-keras-di-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2021 06:00:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[harga bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[harga truk Scania]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan bus]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Scania di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Scania AB]]></category>
		<category><![CDATA[Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[truk Scania]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2918</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Penjualan kendaraan komersial (yang terdiri...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Penjualan kendaraan komersial (yang terdiri dari truk dan bus) merek asal Swedia – Scania – di Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus tahun ini benar-benar moncer, setelah di tahun 2020 ambles. Selama delapan bulan pertama tahun ini penjualan ke konsumen (ritel) truk dan bus Scania ‘meroket’ hingga 237% dibanding periode sama di tahun 2020.</p>
<p>Data yang dinukil <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan ritel kendaraan komersial ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan di rentang Januari hingga Agustus tahun ini total penjualan ritel merek Scania mencapai 428 unit. Sedangkan di bulan Agustus saja penjualan ritel yang dibukukan sebanyak 35 unit, naik 150% dibanding bulan yang sama tahun 2020.</p>
<p>Meroketnya penjualan selama delapan bulan pertama tahun ini jelas memberikan torehan sejarah baru di rekam jejak perjalanan merek ini di Indonesia. Pasalnya, sepanjang tahun 2020 lalu, penjualan ritel Scania ambrol dibanding tahun 2019.</p>
<figure id="attachment_2920" aria-describedby="caption-attachment-2920" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2920" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Tractor-Head-Scania-dok.Reuters-scaled-e1632376988352.jpg" alt="" width="700" height="499" /><figcaption id="caption-attachment-2920" class="wp-caption-text">Ilustrasi, salah satu tractor head buatan Scania &#8211; dok.Reuters</figcaption></figure>
<p>Selama 12 bulan di 2020, total penjualan ritel yang dikantongi hanya 217 unit. Jumlah ini berasal dari penjualan di bulan Januari yang sebanyak 11 unit, Februari 44 unit, Maret 9 unit, April 12 unit, Mei 8 unit, dan Juni sebanyak 16 unit.</p>
<p>Lalu pada bulan Juli penjualan ritel yang dibukukan sebanyak 13 unit, Agustus 14 unit, September 2 unit, Oktober 38 unit, November 32 unit, serta dari penjualan bulan Desember 18 unit. Tetapi, total penjualan ritel selama tahun 2020 ini ternyata juga ambrol dibanding tahun 2019.</p>
<p>Fakta data berbicara sepanjang tahun 2019 total penjualan ritel yang dibukukan 432 unit. Angka penjualan ritel ini sama persis dengan penjualan unit ke diler (<em>wholesales</em>).</p>
<figure id="attachment_2921" aria-describedby="caption-attachment-2921" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2921" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Bus-Scania-dok.WallpaperAccess-scaled-e1632377595956.jpg" alt="" width="700" height="494" /><figcaption id="caption-attachment-2921" class="wp-caption-text">Bus Scania &#8211; dok.WallpaperAccess</figcaption></figure>
<p>Lagi-lagi data menunjukkan, ternyata jumlah penjualan ritel yang berhasil diraup selama tahun 2019 itu pun juga sudah rontok dibanding tahun 2018. Sebab, di tahun 2018, Scania berhasil mengoleksi angka penjualan ritel sebanyak 792 unit.</p>
<p><strong>Pemicu permintaan</strong><br />
Sementara, ihwal kinerja penjualan ritel truk Scania di delapan bulan pertama tahun ini, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan, menduga karena banyaknya perusahaan jasa angkutan dan logistik yang skala bisnisnya masih terus tumbuh.</p>
<p>Terlebih, kata Tarigan yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (23/9/2021), sejumlah sektor usaha pengguna truk juga tak masuk dalam kebijakan larangan operasional meski di tengah pandemi.</p>
<figure id="attachment_2923" aria-describedby="caption-attachment-2923" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2923" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-truk-berat-buatan-Scania-dok.Scania-e1632377888509.jpg" alt="" width="700" height="496" /><figcaption id="caption-attachment-2923" class="wp-caption-text">Ilustrasi, truk berat buatan Scania &#8211; dok.Scania</figcaption></figure>
<p>“Saya tidak tahu persis penjualan unit masing-masing merek ya (termasuk Scania), tetapi sebagai gambaran secara umum, di masa pandemi (sejak 2020) sektor jasa transportasi dan logistik untuk barang-barang pendukung produksi industri manufaktur, kemudian barang konsumsi kebutuhan pokok, hingga barang-barang untuk ekspor kan tidak terkena pembatasan ya. Jadi rencana memenuhi kebutuhan armada angkutan pun bisa dipenuhi. Mungkin seperti ini. Apalagi, sektor-sektor komoditas juga mulai menggeliat,” ungkap Tarigan.</p>
<p>Sedangkan untuk permintaan bus Scania, Ketua Ikatan Pengusaha Otobus MUda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan menyebut, tak lepas dari tren kebutuhan perusahaan otobus (PO) yang ada di Tanah Air. Saat ini, kata Lesani, PO banyak yang membeli unit bus berkapasitas mesin besar, seiring dengan perubahan manajemen perjalanan bus yakni bus terus digeber hingga jarak terjauh.</p>
<figure id="attachment_419" aria-describedby="caption-attachment-419" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-419" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ketua-IPOMI-Kurnia-Lesani-Adnan-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="650" height="453" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ketua-IPOMI-Kurnia-Lesani-Adnan-dok.Istimewa.jpg 650w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ketua-IPOMI-Kurnia-Lesani-Adnan-dok.Istimewa-300x209.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ketua-IPOMI-Kurnia-Lesani-Adnan-dok.Istimewa-150x105.jpg 150w" sizes="auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px" /><figcaption id="caption-attachment-419" class="wp-caption-text">Ketua IPOMI Kurnia Lesani Adnan &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Mengapa kini perjalanan bus diusahakan terus dilakukan hingga jarak terjauh, karena jalan yang dilalui juga semakin bagus yakni jalan tol baik Trans Jawa maupun Trans Sumatera. Perjalanan yang terus menerus ini butuh bus dengan kapasitas mesin besar, kalau enggak mesin bisa jebol. Dan bus bermesin besar itu umumnya buatan Eropa (termasuk Scania),” ujar pria yang juga Direktur Utama PO SAN itu saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (23/9/2021). (Yat/Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>20 Merek Mobil Terlaris di RI Januari – Agustus, Lima Merek Ini Meroket</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/20-merek-mobil-terlaris-di-ri-januari-agustus-lima-merek-ini-meroket/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2021 07:30:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[DFSK]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[Kia]]></category>
		<category><![CDATA[merek asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[merek mobil terlaris di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[MG]]></category>
		<category><![CDATA[mobil taelris di Januari - Agustus]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Morris Garage]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2906</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan mobil (yakni kendaraan penumpang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil (yakni kendaraan penumpang maupun barang alias kendaraan komersial) di Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus tahun ini baik dari pabrik ke diler (<em>wholesales</em>) maupun dari diler ke konsumen (ritel) tercatat menanjak dibanding periode sama tahun 2020.</p>
<p>Faktor lebih baiknya ekonomi tahun ini dibanding periode sama tahun lalu dan insentif potongan tarif pajak dari pemerintah disebut menjadi pendorong kenaikan.</p>
<p>“Ya, tahun ini dari sisi ekonomi lebih baik. Kemudian juga insentif perpajakan berupa diskon PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) juga memberikan dampak yang positif terhadap penjualan ritel,” ungkap Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (22/9/2021).</p>
<figure id="attachment_530" aria-describedby="caption-attachment-530" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-530" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Wuling-Confero-versi-anyar-dengan-harga-mulai-Rp-1698-juta-dok.Istimewa-e1619890679645.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-530" class="wp-caption-text">Wuling Confero versi anyar dengan harga mulai Rp 169,8 juta &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan ke Gaikindo menunjukkan, penjualan ke diler (wholesales) di Januari – Agustus itu mencapai 543.424 unit atau melonjak 68% dibanding periode sama tahun lalu. Sedangkan penjualan ritel di saat yang sama, sebanyak 527.694 unit atau naik 45% dibanding penjualan selama kurun waktu yang sama tahun lalu.</p>
<p>Satu catatan menarik dalam data penjualan ritel (ke konsumen) di delapan bulan pertama itu adalah, ada lima merek yang jumlah penjualannya meroket, dari 90% hingga ratusan persen dibanding kurun waktu yang sama di tahun 2020. Pertama, Kia yang menjual sebanyak 2.031 unit, alias meroket 441,6% dibanding Januari – Agustus 2020.</p>
<p>Kedua, Hyundai. Merek satu asal negara dengan Kia ini mencatatkan penjualan ritel sebanyak 1.754 unit. Angka ini meroket 301,4% dibanding delapan bulan pertama tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_2392" aria-describedby="caption-attachment-2392" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2392" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_.jpg" alt="" width="650" height="451" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_.jpg 650w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_-300x208.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_-605x420.jpg 605w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px" /><figcaption id="caption-attachment-2392" class="wp-caption-text">Bus Scania &#8211; dok.Motoris.id</figcaption></figure>
<p>Ketiga, Scania. Merek pabrikan kendaraan komersial asal Swedia ini penjualannya meroket hingga 237 unit, meski hanya 428 unit. Keempat, Wuling yang penjualannya melambung hingga hingga 127% menjadi 13.065 unit.</p>
<p>Kelima, Mitsubishi Motors. Merek berlambang tiga berlian ini berhasil membukukan penjualan ritel sebanyak 65.424 unit sepanjang Januari hingga Agustus, alias melambung 95,8%.</p>
<figure id="attachment_2908" aria-describedby="caption-attachment-2908" style="width: 701px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2908" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583.jpg" alt="" width="701" height="499" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583.jpg 701w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583-696x495.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583-590x420.jpg 590w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 701px) 100vw, 701px" /><figcaption id="caption-attachment-2908" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Mitsubishi Xpander Cross Rockford Fosgate Black Edition &#8211; dok.MMKSI</figcaption></figure>
<p>Berikut, 20 merek dengan penjualan ke konsumen atau ritel (terlaris) sepanjang Januari – Agustus tahun ini:<br />
Toyota : 170.839 unit<br />
Daihatsu : 89.601 unit<br />
Mitsubishi : 65.424 unit<br />
Honda : 65.014 unit<br />
Suzuki : 56.449 unit<br />
Fuso : 18.978 unit<br />
Isuzu : 15.928 unit<br />
Hino : 11.425 unit<br />
Wuling : 13.065 unit<br />
Nissan : 5.054 unit<br />
Mercedes (termasuk CV): 2.293 unit<br />
Kia : 2.031 unit<br />
DFSK : 1.975 unit<br />
Hyundai : 1.754 unit<br />
BMW : 1.493 unit<br />
UD Trucks : 1.025 unit<br />
MG : 690 unit<br />
Lexus : 650 unit<br />
MINI : 440 unit<br />
<em>Sumber: Laporan penjualan ritel ke Gaikindo, 2020</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demi Regulasi, Suzuki Jimny Jadi Kendaraan Komersial di Inggris</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/demi-regulasi-suzuki-jimny-jadi-kendaraan-komersial-di-inggris/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2021 12:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[harga Suzuki Jimny]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Suzuki Jimny]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Jimny]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki Jimny]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki Jimny baru]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki Jimny di Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki Jimny Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki Jimny tak penusi standar emisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2697</guid>

					<description><![CDATA[London, Mobilitas – Suzuki Motors menghentikan penjualan Suzuki...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>London, Mobilitas</strong> – Suzuki Motors menghentikan penjualan Suzuki Jimny di Inggris pada tahun 2020 lalu, menyusul berlakunya standar emisi gas buang yang ketat. Untuk menyiasatinya, pabrikan asal Jepang itu kemudian melabelinya sebagai kendaraan komersial ringan atau LCV (bukan kendaraan untuk penumpang).</p>
<p>Seperti dilaporkan laman <em>Carwow</em> dan <em>The Sunday Driving</em>, Jumat (13/8/2021), sebagai kendaraan komersial Suzuki Jimny LCV hanya mengusung dua bangku yakni hanya bangku depan saja. Di Inggris Jimny versi ini dibanderol (sudah termasuk pajak) 19.999 poundsterling atau sekitar Rp 398 jutaan (kurs 1 poundsterling = Rp 19.887,64).</p>
<p>Dengan banderol segitu, Jimny LCV sudah mendapatkan pemutar CD (compact disc), radio DAB, serta dukungan Bluetooth sebagai standar. Selain itu sudah dibekali serangkaian teknologi keselamatan yang mencakup pengereman darurat otomatis, hingga hill-hold assist.</p>
<figure id="attachment_2700" aria-describedby="caption-attachment-2700" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2700" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Tampilan-interior-depan-Suzuki-Jimny-LCV-dok.Istimewa-e1629125904187.jpg" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-2700" class="wp-caption-text">Tampilan interior depan Suzuki Jimny LCV &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Perubahan terbesar pada Suzuki Jimny LCV adalah kursi belakangnya yang “disingkirkan” untuk mengklasifikasikannya sebagai kendaraan komersial. Dengan perubahan itu, Jimny LCV bisa dijual lagi di Eropa, khususnya di Inggris.</p>
<p>Sebelumnya <em>Autoexpress</em> dan <em>Euro News</em> melaporkan otoritas Uni Eropa dan Inggris mulai tahun 2021 ini pemerintah Inggris telah memberlakukan standar emisi gas buang baru. Emisi gas kendaraan bermotor tak boleh lebih dari 95 gram per kilometer.</p>
<p>Padahal, emisi CO2 yang dihasilkan Suzuki Jimny saat ini masih sebesar 154 – 170 gram per kilometer. Ditambah dengan bobot kosong 1.135 kilogram, berarti Jimny menjadi mobil terbaru yang tidak sesuai dengan peraturan.</p>
<figure id="attachment_2702" aria-describedby="caption-attachment-2702" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2702" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Kabin-belakang-Suzuki-JImny-LCV-jadi-bak-untuk-barang-dok.Istimewa-e1629126203470.webp" alt="" width="700" height="499" /><figcaption id="caption-attachment-2702" class="wp-caption-text">Kabin belakang Suzuki JImny LCV jadi bak untuk barang &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Dengan digusurnya kursi itu, maka bagasi Jimny jauh lebih besar dan dipisahkan dengan kursi depan dengan pelindung jaring logam. Bagian belakang tetap berkarpet dan mungkin tidak akan terlalu sulit untuk mendapatkan satu set kursi untuk dipasang jika pemilik memerlukannya. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Merek Mobil Terlaris di RI Selama Januari &#8211; Juli</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/10-merek-mobil-terlaris-di-ri-selama-januari-juli/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2021 03:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[10 merek terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[data Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[merek mobil terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan daihatsu 2021]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Fuso 2021]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hino 2021]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Honda 2021]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Isuzu 2021]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mitsubishi 2021]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Nissan 2021]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Suzuki 2021]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota 2021]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling 2021]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2626</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski masih dibayangi kondisi panemi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski masih dibayangi kondisi panemi Covid-19, pasar kendaraan bermotor roda empat atau lebih – atau secara awam disebut sebagai pasar mobil – di Indonesia, hingga bulan Juli ternyata telah menggeliat. Penjualan unit dari pabrik ke diler (<em>wholesales</em>) maupun dari diler ke konsumen (ritel) terbukti meningkat.</p>
<p>Data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan sepanjang Januari hingga Juli itu, wholesales yang dibukukan mencapai 460.106 unit. Jumlah ini naik 60,8% dibanding penjualan selama periode sama tahun 2020.</p>
<p>Sedangkan penjualan ritel yang dibukukan selama tujuh bulan pertama tahun ini 451.872 unit. Jumlah ini naik 38,4% dibanding penjualan selama Januari – Juli 2020.</p>
<figure id="attachment_2628" aria-describedby="caption-attachment-2628" style="width: 706px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2628" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Kijang-Innova-2021-dok.Istimewa-e1628739318644.png" alt="" width="706" height="484" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Kijang-Innova-2021-dok.Istimewa-e1628739318644.png 706w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Kijang-Innova-2021-dok.Istimewa-e1628739318644-300x206.png 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Kijang-Innova-2021-dok.Istimewa-e1628739318644-150x103.png 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Kijang-Innova-2021-dok.Istimewa-e1628739318644-218x150.png 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Kijang-Innova-2021-dok.Istimewa-e1628739318644-696x477.png 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Kijang-Innova-2021-dok.Istimewa-e1628739318644-613x420.png 613w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Kijang-Innova-2021-dok.Istimewa-e1628739318644-100x70.png 100w" sizes="auto, (max-width: 706px) 100vw, 706px" /><figcaption id="caption-attachment-2628" class="wp-caption-text">Toyota Kijang Innova 2021 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Selama tujuh bulan pertama itu, market menggeliat. Bahkan di saat ada PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat Jawa Bali untuk mencegah paparan virus Corona (yang berlangsung 3 – 25 Juli) sekali pun, penjualan masih berjalan, meskipun untuk Juli itu menurun,” kata Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (11/8/2021).</p>
<p>Fakta data berbicara, di bulan Juli total <em>wholesales</em> menyusut 8,4% menjadi 66.639 unit, dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan penjualan 64.028 unit atau menciut 2,6% dibanding Juni.</p>
<p>“Tetapi, penjualan masih terjadi. Dari laporan teman-teman di APM (agen pemegang merek) ini terjadi karena berlakunya diskon tarif PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) sampai 100% (untuk mobil 1.500 cc ke bawah yang memenuhi syarat) dan diskon 50% untuk mobil 1.500cc – 2.500cc (yang memenuhi syarat. Selain itu, aktifitas pemasaran dan penjualan lewat <em>online</em> juga terus aktif,” ungkap mantan Presiden Direktur Hyundai Motors Indonesia itu.</p>
<figure id="attachment_2629" aria-describedby="caption-attachment-2629" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2629" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Daihatsu-Sigra-2021-dok.Istimewa-e1628739586770.png" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-2629" class="wp-caption-text">Daihatsu Sigra 2021 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini, Toyota masih tercatat sebagai merek dengan penjualan terbanyak atau terlaris. Dia disusul Daihatsu dan Honda.</p>
<p>Berikut daftar 10 merek terlaris di januari – Juli 2021:<br />
Toyota: 142.618 unit (pangsa pasar 31,6%)<br />
Daihatsu: 77.402 unit (17,1%)<br />
Honda :57.673 unit (12,8%)<br />
Mitsubishi 56.903 unit (12,6%)<br />
Suzuki: 47.436 unit (10,5%)<br />
Fuso: 16.299 unit (3,6%)<br />
Isuzu: 13.760 unit (3,0%)<br />
Wuling: 11.193 unit (2,5%)<br />
Hino: 9.823 unit (2,2%)<br />
Nissan: 4.804 unit (1,1%).<br />
<em>Sumber: Gaikindo 2021, diolah</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Jejak Penjualan Toyota Hilux di RI, Januari – Juni</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/begini-jejak-penjualan-toyota-hilux-di-ri-januari-juni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2021 03:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Hilux]]></category>
		<category><![CDATA[harga pikap medium]]></category>
		<category><![CDATA[Hilux single cabin]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[pasar pikap medium]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Toyota Hilux]]></category>
		<category><![CDATA[pikap Double cabin]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Toyota Hilux]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Hilux]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2432</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pikap medium Toyota Hilux merupakan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pikap medium Toyota Hilux merupakan kendaraan komersial ringan yang dipasarkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) dan bersaing dengan Mitsubishi Strada Triton, Isuzu D-Max, dan Tata Xenon. Sebagai kendaraan komersial yang merupakan barang modal untuk melakukan kegiatan usaha atau bisnis, penjualan kendaraan ini tentu sangat dipengaruhi kondisi ekonomi.</p>
<p>Padahal, seperti dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS) selama tahun 2020, kondisi ekonomi Indonesia berada dalam tekanan akibat dampak dari pandemi Covid-19. Jika di kuartal pertama masih tumbuh 2,97%, di kuartal II minus 5,32%, kuartal III minus 3,49%, dan kuartal IV minus 2,19%.</p>
<p>Penjualan Toyota Hilux pun tiarap di sepanjang tahun 2020 itu. Khususnya di sepanjang enam bulan pertama atau dari Januari – Juni. Namun, di tahun 2021 ini penjualan muali rebound alias berbalik arah menuju peningkatan.</p>
<figure id="attachment_2434" aria-describedby="caption-attachment-2434" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2434" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Interior-bagian-depan-Toyota-Hilux-dok.Istimewa-scaled-e1627704694829.jpg" alt="" width="700" height="489" /><figcaption id="caption-attachment-2434" class="wp-caption-text">Interior bagian depan Toyota Hilux &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Ya, selamasemster pertama tahun lalu (tahun 2020), penjualan kendaraan bermotor roda empat tertekan. Apalagi, kendaraan komersial yang peruntukannya terkait dengan kegiatan bisnis. Tetapi, di semster pertama tahun ini peningkatan mulai terjadi seiring dengan menggeliatnya perekonomian nasional,” ujar Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (30/7/2021).</p>
<p>Data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, di enam bulan pertama tahun ini, total penjualanke konsumen (ritel) Toyota Hilux tercatat sebanyak 4.137 unit. Jumlah ini terdiri dari penjualan varian berpenggerak 4&#215;2 sebanyak 1.051 unit dan varian 4&#215;4 sebanyak 3.086 unit.</p>
<p>Total angka penjualan sepanjang paruh pertama tahun ini dikoleksi dari penjualan di bulan Januari sebanyak 568 unit, Februari 796 unit, Maret 711 unit, dan April 866 unit. Kemudian dari penjualan di bulan Mei sebanyak 492 unit, dan Juni 704 unit.</p>
<figure id="attachment_2435" aria-describedby="caption-attachment-2435" style="width: 701px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2435" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Hilux-versi-terkini-yang-dijual-di-RI-dok.Auto2000-e1627704900772.jpg" alt="" width="701" height="497" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Hilux-versi-terkini-yang-dijual-di-RI-dok.Auto2000-e1627704900772.jpg 701w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Hilux-versi-terkini-yang-dijual-di-RI-dok.Auto2000-e1627704900772-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Hilux-versi-terkini-yang-dijual-di-RI-dok.Auto2000-e1627704900772-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Hilux-versi-terkini-yang-dijual-di-RI-dok.Auto2000-e1627704900772-696x493.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Hilux-versi-terkini-yang-dijual-di-RI-dok.Auto2000-e1627704900772-592x420.jpg 592w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Hilux-versi-terkini-yang-dijual-di-RI-dok.Auto2000-e1627704900772-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 701px) 100vw, 701px" /><figcaption id="caption-attachment-2435" class="wp-caption-text">Toyota Hilux versi terkini yang dijual di RI &#8211; dok.Auto2000</figcaption></figure>
<p>Sementara di sepanjang Januari – Juni 2020 lalu, total penjualan ritel yang berhasil dikantongi hanya sebanyak 2.932 unit. Rinciannya, dari varian 4&#215;2 sebanyak 919 unit, dan dari varian 4&#215;4 sebanyak 2.013 unit.</p>
<p>Jumlah yang berhasil diraup selama periode itu, berasal dari penjualan di bulan Januari sebanyak 568 unit, Februari 625 unit, dan Maret 600 unit. Lalu dari bulan April sebanyak 369 unit, mei 257 unit, dan Juni 513 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Segini Populasi Truk hingga Bus di RI, Banyak yang Sudah Tua</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/segini-populasi-truk-hingga-bus-di-ri-banyak-yang-sudah-tua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 May 2021 09:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[busa bekas]]></category>
		<category><![CDATA[harga bus bekas]]></category>
		<category><![CDATA[harga truk]]></category>
		<category><![CDATA[harga truk baru]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[operasional truk]]></category>
		<category><![CDATA[pasar bus bekas]]></category>
		<category><![CDATA[pasar truk]]></category>
		<category><![CDATA[pembatasan usia bus]]></category>
		<category><![CDATA[pembatasan usia truk]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan bus bekas]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan bus usia tua]]></category>
		<category><![CDATA[populasi truk di RI]]></category>
		<category><![CDATA[truk baru]]></category>
		<category><![CDATA[truk bekas]]></category>
		<category><![CDATA[truk di RI]]></category>
		<category><![CDATA[truk usia tua]]></category>
		<category><![CDATA[usia truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=803</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga tahun 2020 lalu, jumlah kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang merupakan angkutan barang mencapai 5 juta lebih, dan bus 231 ribu lebih. Namun, dari jumlah itu ternyata yang berusia tua.</p>
<p>Data BPS menunjukkan, akhir tahun 2019 jumlah angkutan barang – truk dari berbagai kategori, low pikap dan pikap mediu, dan van – mencapai 5.021.888 unit. Jumlah ini hanya setara dengan 3,7% dari total populasi kendaraan bermotor roda empat yang ada di Tanah Air.</p>
<p>Kemudian, di tahun 2020, pertambahan jumlah kendaraan angkutan barang itu tak signifikan karena pandemi Covid-19 yang meremukan ekonomi Indonesia mengakibatkan permintaan kendaraan komersial ini juga menyusut. Sehingga total kendaraan jenis ini bertambah 120.000-an unit, dengan porsi terbanyak kendaraan jenis pikap, van, dan truk.</p>
<p>Adapun total populasi bus hingga 231.569 unit, pada tahun 2020 hanya bertambah 634 unit. Banyaknya perusahaan yang menahan pembelian karena arus kas terdapat pandemi Covid-19, menyebabkan permintaan sasis bus juga turun drastis.</p>
<figure id="attachment_806" aria-describedby="caption-attachment-806" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-806" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="486" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa-300x208.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa-696x483.jpg 696w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-806" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Bus baru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Hal ini berbeda dengan kenaikan dari tahun 2017 ke tahun 2018. Begitu pula dari tahun 2018 ke tahun 2019. Pada saat itu (tahun 2017) jumlah populasi bus sebanyak 213.359 unit, lalu di tahun 2018 sebanyak 222.872 unit, dan di tahun 2019 sebanyak 231.569 unit.</p>
<p>“Tetapi, untuk truk, ternyata dua pertiga dari populasi yang ada saat ini berusia di atas 15 tahun. Dan di antara truk yang sudah di atas 15 tahun itu banyak juga yang sudah berusia tua, dan masih banyak yang dioperasikan,” ujar Direktur Lalu-lintas Jalan, Kementerian Perhubungan, Suharto, dalam sebuah diskusi virtual yang digelar Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPPB) di Jakarta, belum lama ini.</p>
<p>Begitu pula dengan bus. Dan soal keberadaan bus usia tua itu, diakui oleh Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus MUda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan. Tetapi, kata dia, bus-bus usia tua itu umumnya banyak digunakan untuk angkutan karyawan.</p>
<p>Bus usia tua itu dipakai untuk mengangkut karyawan pabrik dengan jarak tempuh yang tidak jauh, dan bukan untuk angkutan umum. &#8220;Karena PO (Perusahaan Otobus) juga pikir-pikir kalau pakai armada usia tua, meski ada juga yang belu bus bekas lalu diganti karoseri, tetapi itu tidak banyak,” kata dia saat dihubungi belum lama ini.</p>
<figure id="attachment_807" aria-describedby="caption-attachment-807" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-807" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bus-baru-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="473" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bus-baru-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bus-baru-dok.Istimewa-300x203.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bus-baru-dok.Istimewa-150x101.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bus-baru-dok.Istimewa-696x470.jpg 696w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-807" class="wp-caption-text">Bus baru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Karya Sumadi, mengakui masih adanya truk-truk usia tua di atas 15 tahun yang wira-wiri di jalan. Menurut dia, itu terjadi karena di Indonesia belum ada aturan yang tegas-tegas membatasi usia truk.</p>
<p>“Kita belum mengenal pembatasan usia truk, kalau untuk pembatasan usia bus sudah, bus pariwisata maksimal 15 tahun, sedangkan bus reguler itu 25 tahun,” kata dia belum lama ini. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
