<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kinerhja ekspor mobil Thailand 2025 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/kinerhja-ekspor-mobil-thailand-2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Apr 2025 06:06:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>kinerhja ekspor mobil Thailand 2025 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kinerja Ekspor Mobil RI di Kuartal I 2025 Menyala, Thailand Merana</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kinerja-ekspor-mobil-ri-di-kuartal-i-2025-menyala-thailand-merana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 06:06:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia kuartal pertama 2025]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil RI Jnauari - Maret 2025]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[kinerhja ekspor mobil Thailand 2025]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Thailand 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24085</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kinerja ekspor mobil hasil produksi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kinerja ekspor mobil hasil produksi pabrikan yang beroperasi di Indonesia selama tiga bulan pertama 2025 terbilang lumayan dibanding penjualan mobil di pasar nasional. Jika penjualan merosot, ekspor masih “hot” meski naik tipis.</p>
<p>Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (29/4/2025) memperlihtkan, selama periode Januari – Maret atau kuartal pertama 2025, Indonesia mengekspor mobil ke berbagai negara sebanyak 110.133 unit. Jumlah mobil yang dikirim ke luar negeri itu meningkat 1,7 persen dibanding total ekspor periode Januari – Maret 2024, yang masih sebanyak 108.326 unit.</p>
<p>Sementara, di Thailand, data Federasi Industri Thailand (FTI) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (29/4/2025) menunjukkan sepanjang Januari-Februari, jumlah mobil yang diekspor mencapai 143.644 unit, turun 18,1 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Tren kemerosotan ekspor, sebut keterangan FTI, msih berlanjut di bulan Maret 2025. “Ekspor selama bulan Maret turun 14,91 persen dibnding bulan yang sama di tahun 2024. Sementara dibanding bulan sebelumnya (Februari 2025) turun 8,34 persen,” sebut organisasi industri itu.</p>
<figure id="attachment_4523" aria-describedby="caption-attachment-4523" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-4523" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya.jpg" alt="" width="720" height="480" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya.jpg 720w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya-300x200.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya-150x100.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya-696x464.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya-630x420.jpg 630w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></a><figcaption id="caption-attachment-4523" class="wp-caption-text">Ford Ranger yang diproduksi di Thailand dan diekspor ke Australia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Dengan perbandingan ini, bisa dipastikan kinerja ekspor mobil Thailand masih jauh mengungguli Indonesia, meski secara volume dibanding tahun lalu mengalami kemerosotan. Negeri Gajah Putih itu bahkan masih menjadi “raja” ekspor mobil di kawasan regional Asia Tenggara.</p>
<p>“Kalau Thailand mengekspor lebih banyak, itu wajar. Sebab, di sana jumlah pabrikan mobil yang beroperasi juga jauh lebih banyak dibanding Indonesia, kapasitas produksinya juga lebih banyak. Tetapi, sekarang yang menjadi masalah adalah, mengapa di periode kuartal pertama itu tren ekspor Thailand turun dan Indonesia meningkat?,” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (29/4/2025).</p>
<p>Fakta tersebut, lanjut Jongkie, sangat menarik karena mobil-mobil yang diekspor Thailand dan Indonesia berbeda, meskipun bisa jadi dari merek yang sama. “Apakah itu berarti model mobil yang diproduksi di Indonesia dan diekspor, pasarnya di luar negeri masih lebih oke? Apalagi, kondisi ekonomi global termasuk di negara-negara tujuan ekspor juga sedang tidak baik-baik saja,” tandas Jongkie. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
