<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kongsi VW dengan SAIC Motor di Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/kongsi-vw-dengan-saic-motor-di-cina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Sep 2024 08:04:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>kongsi VW dengan SAIC Motor di Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Volkswagen Berniat Tutup Satu Pabrik Lagi di Cina, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/volkswagen-berniat-tutup-satu-pabrik-lagi-di-cina-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Sep 2024 07:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Indomobil Group]]></category>
		<category><![CDATA[kongsi VW dengan SAIC Motor di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[kongsi VW-FAW di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil ICE VW di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil konvensional VW di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil VW di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil VW di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[priduksi VW di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[PT Garuda Mataram Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Volkswagen VW di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[VW Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[VW tutup pabrik di Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=20180</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas &#8211; Volkswagen AG (VW) yang di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> &#8211; Volkswagen AG (VW) yang di Republik Rakyat Cina (Cina) berkongsi dengan SAIC Motor Corporation itu dikabarkan bakal menutup satu pabriknya di Nanjing, Jiangsu, itu paling cepat pada tahun 2025 nanti.</p>
<p>Kabar itu terungkap dari laporan Bloomberg News yang mengutip sumber di kongsi dua pabrikan mobil kondang tersebut, pada Rabu (1/9/20240 kemarin. Laporan media itu yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (20/9/2024), menyebut penutupan pabrik itu dikarenakan semakin merosotnya permintaan mobil bermesin pembakaran internal (ICE).</p>
<p>“Pabrik VW di Nanjing yang berkapasitas produksi 360.000 unit kendaraan per tahun itu, selama ini memproduksi mobil konvensional (bermesin pembakaran internal) VW Passat dan skoda. Penutupan pabrik itu, merupakan salah satu cara untuk merespon dinamika pasar (Cina yang notabene merupakan pasar mobil VW terbesar) yang kini terus bertransisi menuju kendaraan elektrifikasi,” tulis Bloomberg mengutip sejumlah sumber terpercaya di pabrikan kongsi VW – SAIC itu.</p>
<p>Sebelumnya, pada tahun 2022 lalu, VW bersama mita lokalnya di Negeri Tirai Bambu itu telah menutup pabriknya di Ningbo. Langkah itu dilakukan dengan alasan demi mengurangi jumlah produksi, agar biaya operasi pabrikan lebih efisien.</p>
<figure id="attachment_18928" aria-describedby="caption-attachment-18928" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Ilustrasi-produksi-mobil-VW-di-Cina-dok.Volkswagen-Newsroom-e1719814500777.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-18928" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Ilustrasi-produksi-mobil-VW-di-Cina-dok.Volkswagen-Newsroom-e1719814500777.jpg" alt="" width="700" height="519" /></a><figcaption id="caption-attachment-18928" class="wp-caption-text">Ilustrasi, produksi mobil VW di Cina &#8211; dok.Volkswagen Newsroom</figcaption></figure>
<p>Sementara, laporan laman Electrive yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (20/9/2024) menyebut, laba operasi VW yang berkongsi dengan pabrikan lokal Cina yakni FAW dan SAIC Motor terus tergerus. Pada tahun 2018 misalnya, laba operasi yang mereka raup masih mencapai 4,6 miliar Euro.</p>
<p>“Tetapi di semester pertama 2024 ini laba operasi yang mereka kantongi hanya kurang dari 1 miliar Euro. Bahkan hanya sepertitiga lebih sedikit dari laba operasi mereka di tahun 2023,” tulis media itu.</p>
<p>Susutnmya laba operasi itu dikarenakan pendapatan dari penjualan produk yang terus merosot, dan kemerosotan itu terjadi karena semakin sepinya permintaan kendaraan bermesin konvensional alias mesin pembakaran internal. Maklum, kini penjualan mobil elektrifikasi (terdiri dari mobil listrik baterai atau BEV, hybrid, dan plug-in hybrid) di Cina terus melesat.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (20/9/2024) menunjukkan selama Januari – Agustus 2024, sebanyak 7,04 juta mobil elektrifikasi terlego di Cina, naik 30,9 persen dibanding delapan bulan pertama 2023. Jumlah penjualan itu setara 37,5 persen dari total jumlah mobil (konvensional dan elektrifikasi) pada periode teesebut. (Tan/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
