<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LG Energy Solution &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/lg-energy-solution/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Jun 2026 03:08:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>LG Energy Solution &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lima Pabrikan Penguasa Pasar Baterai Listrik Dunia 2026, Empat Diantarannya dari Cina</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lima-pabrikan-penguasa-pasar-baterai-listrik-dunia-2026-empat-diantarannya-dari-cina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 02:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[CALB]]></category>
		<category><![CDATA[CATL]]></category>
		<category><![CDATA[Gotion]]></category>
		<category><![CDATA[Gotion High-tech]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar baterai listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28140</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Sepanjang periode Januari hingga April...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Sepanjang periode Januari hingga April 2026, pemasangan alias instalasi baterai listrik di kendaraan elektrfikasi dunia meningkat dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Data lembaga riset energi asal Korea Selatan, SNE Research yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (5/6/2026) menunjukkan selama em pat bulan pertama 2026, total jumlah baterai yang terinstalasi atau terpasang di kendaraan listrik dunia mencapai 352,7 gigawatt-hours (GWh) . Jumlah ini melonjak 13,8 persen dibanding periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Fakta berbicara, di rentang waktu Januari &#8211; April 2026 itu, pabrikan asal Republik Rakyat Cina yakni Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) menjadi pabrikan dengan instalasi atau penjualan terbanyak. Dia sekaligus menjadi penguasa pasar baterai listrik dunia.</p>
<p>Perusahaan tersebut memasang baterai sebesar 141,4 GWh selama empat bulan pertama tahun 2026, yang sekaligus meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 40,1 persen. Total penjualan baterai CATL itu menanjak 19,8 persen dibanding periode sama pada tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_13111" aria-describedby="caption-attachment-13111" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-CATL-dok.AutomotiveNews.com_-scaled-e1688742186819.webp"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13111" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-CATL-dok.AutomotiveNews.com_-scaled-e1688742186819.webp" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-CATL-dok.AutomotiveNews.com_-scaled-e1688742186819.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-CATL-dok.AutomotiveNews.com_-scaled-e1688742186819-300x216.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-CATL-dok.AutomotiveNews.com_-scaled-e1688742186819-150x108.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-CATL-dok.AutomotiveNews.com_-scaled-e1688742186819-696x501.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Ilustrasi-CATL-dok.AutomotiveNews.com_-scaled-e1688742186819-583x420.webp 583w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-13111" class="wp-caption-text">Ilustrasi, CATL &#8211; dok.AutomotiveNews.com</figcaption></figure>
<p>Dia disusul koleganya sesama pabrikn asal Cina – Build Your Dreams atau BYD – yang berhasil menjual bterai sebanyak 50.0 GWh. Dengan penjualan sebanyak itu, pabrikan ini mengantongi pangsa pasar 14,2 persen.</p>
<p>Penjual baterai listrik terbanyak ketiga di dunia selama empat bulan pertama 2026 itu adalah pabrikan asal Korea Selatan, yakni LG Energy Solution. LG tercatat berhasil membukukan penjualan sebanyak 32,0 GWh dengan pangsa pasar 9,1 persen.</p>
<p>Keempat, CALB – yang juga dari Republik Rakyat Cina, yakni dari kota Changzhou, Jiangsu – membukukan penjualan sebanyak 18,1 GWh. Dia mencomot pangsa pasar sebesar 5,1 persen.</p>
<p>Sedangkan yang kelima terbesara adalah Gotion High-tech, juga berasal dari Negeri Tirai Bambu itu. Pabrikan ini menjual baterai sebanyak 15,6 GWh atau setara dengan pangsa pasar 4,4 persen.</p>
<p>Selebihanya ada tujuh pabrikan lain yang membukukan penjualan baterai listrik di dunia. Mereka berasal dari sejumlah negara. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Baterai Listrik di Dunia pada 2025 Melonjak 32,6 Persen, CATL Merajai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-baterai-listrik-di-dunia-pada-2025-melonjak-326-persen-catl-merajai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 02:00:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[baterai listrik]]></category>
		<category><![CDATA[BEV]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[CATL]]></category>
		<category><![CDATA[Hybrid]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Baterai Listrik 2025]]></category>
		<category><![CDATA[PHEV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26706</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Data konsumsi baterai listrik di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Data konsumsi baterai listrik di seluruh dunia sepanjang periode Januari hingga November 2025 ini merupakan baterai yang terpasang di kendaraan roda empat elektrfikasi yang terdiri dari mobil listrik baterai (BEV), hybrid (HEV) dan Plug-in Hybrid (PHEV).</p>
<p>Data perusahaan riset pasar produk energi SNE Research yamng disitat<em> Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (7/1/2026) menunjukkan di periode sebelas bulan pertama 2025 itu total jumlah baterai yang terpasang di mobil elektrifikasi dunia mencapai 1.046 gigawatt-jam (GWh). Jumlah tersebut melonjak 32,6 persen dibanding periode yang sama di tahun 2024.</p>
<p>Fakta juga berbicara, di rentng waktu Januari – November 2025 itu, pabrikan baterai asal Republik Rakyat Cina yakni CATL tercatat sebagai pabrikan dengan penjualan terbanyak. Totalnya baterai pabrikan ini yang terpasang di mobil elektrfikasi mencapai 400,0 GWh melonjak 34,5 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_16366" aria-describedby="caption-attachment-16366" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Ilustrasi-baterai-mobil-listrik-dok.Istimewa-via-Wich-Car-e1706112407703.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-16366" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Ilustrasi-baterai-mobil-listrik-dok.Istimewa-via-Wich-Car-e1706112407703.jpg" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Ilustrasi-baterai-mobil-listrik-dok.Istimewa-via-Wich-Car-e1706112407703.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Ilustrasi-baterai-mobil-listrik-dok.Istimewa-via-Wich-Car-e1706112407703-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-16366" class="wp-caption-text">Ilustrasi, baterai mobil listrik &#8211; dok.Istimewa via Wich Car</figcaption></figure>
<p>Kemudian BYD, kolega CATL satu asal negara, berada di urutan kedua dengan total penjualan sebanyak 175,2 GWh. Jumlah baterai BYD yang terpasang di mobil listrik dunia itu meningkat 31,3 dibanding Januari – November 2024.</p>
<p>“BYD memperluas kehadirannya tidak hanya di pasar domestik Cina tetapi juga di pasar luar negeri. Ekspansi di pasar Eropa sangat menonjol. Penggunaan baterai BYD di Eropa tahun 2025 itu mencapai 12,7 GWh, meningkat 206,6 persen dibanding periode yang sama tahun 2024,” bunyi keterangan data itu.</p>
<p>Sementara itu, pabrikan asal Korea Selatan, LG Energy Solution mempertahankan posisinya di peringkat ketiga. Total jumlah baterai LG Energy yang terpasang di mobil listrik global sebanyak 96,9 GWh, meningkat 11,1 dibanding periode sama di tahun 2024. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LG Energy Luncurkan Pendeteksi Kondisi Baterai Mobil Listrik, Cepat dan Akurat</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lg-energy-luncurkan-pendeteksi-kondisi-baterai-mobil-listrik-cepat-dan-akurat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 05:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[B.once]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[detektor baterai]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[LG Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26140</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Produsen baterai mobil listrik asal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Produsen baterai mobil listrik asal Korea Selatan, LG Energy Solution, meluncurkan teknologi pendeteksi tingkat daya yang masih tersisa di dalam baterai.</p>
<p>Keterangan resmi LG Energy Solution yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (28/10/2025) menyebut teknologi bernama B.once itu bisa menentukan status baterai kendaraan, termasuk sisa kapasitas, voltase, hingga suhu, hanya dengan satu diagnosis dalam 5 menit.</p>
<p>&#8220;B.once terdiri dari Quick Scan dan Power Scan, tergantung pada metode diagnosis status baterai. Quick Scan dapat menentukan status baterai dalam 5 menit dengan menghubungkan perangkat diagnostik internal ke kendaraan listrik dan menyalakan mesin, &#8221; bunyi keterangan pabrikan tersebut.</p>
<p>LG Energy Solution menjelaskan teknologi itu bisa menganalisis kondisi baterai secara akurat dengan menggunakan data pengisian daya aktual dari 50 persen hingga 80 persen. Perangkat itu langsung menyajikan hasil analisanya dalam waktu 30 menit setelah pengisian daya selesai.</p>
<figure id="attachment_12759" aria-describedby="caption-attachment-12759" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-12759" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg" alt="" width="700" height="514" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-300x220.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-696x511.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-572x420.jpg 572w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-12759" class="wp-caption-text">LG Energy Solution &#8211; dok.The Wall Street Journal</figcaption></figure>
<p>&#8220;Hal ini memungkinkan informasi diagnostik yang lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan kompetitor yang membutuhkan data berkendara minimal 5 hari setelah pengisian daya,&#8221; kata pabrikan.</p>
<p>Dengan penilaian yang cepat dan akurat berdasarkan big data baterai itu, sangat berharga bagi platform mobil bekas. Termasuk bagi pusat layanan yang melakukan pemerikasaan kendaraan dalam jumlah besar dengan cepat.</p>
<p>Data penelitian perusahaan riset pasar energi asal Korea Selatan – SNE Research – yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (16/10/2025) menunjukkan di periode Januari hingga Agustus 2025, LG Energy Solution meraup 9,7 persen pangsa pasar baterai dunia. Pabrikan ini menjual 67,4 GWh baterai, menanjak 13,3 persen dibanding periode sama di tahun 2024.<br />
(Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Penguasa Pasar Baterai Listrik Dunia di 2025, CATL Urutan Pertama dan BYD Kedua</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-penguasa-pasar-baterai-listrik-dunia-di-2025-catl-urutan-pertama-dan-byd-kedua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 02:00:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[baterai listrik]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[CATL]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan baterai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26011</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta berbicara, di tahun 2025...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta berbicara, di tahun 2025 ini, khususnya selama kurun waktu Januari hingga Agustus, penjualan baterai listrik (atau dalam istilah lain disebut sebagai baterai yang terinstalasi) melonj k dibanding periode sama di thun 2024.</p>
<p>Data penelitian perusahaan riset pasar energi asal Korea Selatan &#8211; SNE Research – yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (16/10/2025) menunjukkan di periode delapan bulan pertama 2025 tersebut jumlah baterai listrik yang terinstalasi di dunia mencapai 691,3 GWh. Jumlah tersebut melonjak 34,9 persen dibanding periode sama 2024.</p>
<p>Menariknya, dari total baterai yang terjual tersebut, ternyata a 36,8 persennya atau sekitar 254,5 GWh merupakan baterai buatan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL). Penjualan baterai buatan pabrikan asal Ningde, Republik Rakyat Cina itu melonjak 31,9 persen dibanding periode sama di tahun 2024, yang msih sebanyak 193,0 GWh.</p>
<figure id="attachment_19039" aria-describedby="caption-attachment-19039" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/CATL-dok.Table-Media-e1720418175180.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19039" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/CATL-dok.Table-Media-e1720418175180.jpg" alt="" width="700" height="508" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/CATL-dok.Table-Media-e1720418175180.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/CATL-dok.Table-Media-e1720418175180-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19039" class="wp-caption-text">CATL &#8211; dok.Table Media</figcaption></figure>
<p>CATL dibuntuti BYD – rekan satu negaranya – yang di delapan bulan pertama 2025 itu menjual 124,8 GWh baterai, melonjak 50,3 persen dibanding periode sama di tahun 2024. BYD berhasil menggenggm pangsa pasar 18,0 persen.</p>
<p>Sementara, di tempat ketiga, ada pabrikan asal Korea Selatan – LG Energy Solution – meraup 9,7 persen pangsa pasar setelah menjual 67,4 GWh baterainya. Jumlah penjualan tersebut menanjak 13,3 persen.</p>
<p>Setelah itu terdapat CALB dengan pangsa pasar 4,6 persen. Kemudian SK On dengan pangsa pasar 4,2 percen, Panasonic 3,7 persen, Gotion High-tech 3,6 persen, Samsung SDI 2,9 persen, Eve Energy 2,9 persen, dan Svolt Energy dengan pangsa pasar 2,5 persen. (Din/Aa).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bikin Mobil Listrik Lebih Aman , Hyundai dan Kia Kolaborasi dengan Tiga Produsen Baterai Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/bikin-mobil-listrik-lebih-aman-hyundai-dan-kia-kolaborasi-dengan-tiga-produsen-baterai-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2025 23:40:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Kia Motor Corporation]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Kia]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung SDI]]></category>
		<category><![CDATA[SK On]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25379</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Hyundai Motor Company dan Kia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Hyundai Motor Company dan Kia Motor Corporation mengumumkan kerjasama dengan tiga pabrikan baterai lokal – yakni LG Energy Solution, Samsung SDI, dan SK On – pada 22 Agustus 2025.</p>
<p>Laporan laman Business Korea yang mengutip keterangan dua pabrikan mobil tersebut dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (25/8/2025) menyebut, pengumuman dimulinya kerjasama antara Hyundai dan Kia dengan tiga pabrikan baterai tersebut merupkan tindak lanjut dari usulan mereka ke tiga pabrikan baterai itu.</p>
<p>&#8220;Pada Agustus tahun 2024 lalu Hyundai Motor dan Kia mengusulkan pembentukan Tim Gugus Tugas Penjaminan Keselamatan Baterai (TFT) yang terdiri dari personel penelitian dan pengembangan, proses produksi, kualitas, dan paten. Ketiga perusahaan baterai tersebut merespons secara positif, yang menghasilkan kolaborasi selama setahun, &#8221; tulis laman itu.</p>
<figure id="attachment_19239" aria-describedby="caption-attachment-19239" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Kia-EV9-Earth-diluncurkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721373185544.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19239" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Kia-EV9-Earth-diluncurkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721373185544.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Kia-EV9-Earth-diluncurkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721373185544.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Kia-EV9-Earth-diluncurkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721373185544-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19239" class="wp-caption-text">Mobil listrik Kia EV9 Earth &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Tujuan pembentukan tim yang bersifat kolaboratif itu adalah untuk meningkatkan kualitas dan keselamatan baterai. Mereka bersepakat berbagi hasil kolaborasi mereka selama setahun dan mengumumkan rencana kerja sama di masa mendatang.</p>
<p>Terkait paten keselamatan, mereka berbagi teknologi paten keselamatan yang telah mereka kembangkan masing-masing, seperti pencegahan kebakaran. Hasilnya dalam satu tahun terakhir, TFT telah menghasilkan paten bersama untuk teknologi seperti pencegahan hubungan singkat (anti korsleting) dan berencana untuk berbagi daftar paten baru lainnya di masa mendatang. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Profil Huayou yang Gantikan LG Energy di Konsorsium Proyek Baterai Listrik RI</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-profil-huayou-yang-gantikan-lg-energy-di-konsorsium-proyek-baterai-listrik-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Apr 2025 09:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[Huayou]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[pasar baterai listrik]]></category>
		<category><![CDATA[proyek baterai listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[proyek titan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24050</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menegaskan pemerintah telah mendepak pabrikan baterai asal Korea Selatan, LG Energy Solution dari konsorsium karena proses negosiasi yang berlarut-larut.</p>
<p>Padahal, proses negosiasi dalam konsorsium Proyek Titan senilai US$9,8 miliar itu telah berlangsung selama lima tahun. Rosan mengatakan bahwa keputusan mendepak LG Energy Solution itu tertuang melalui surat resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dikeluarkan pada 31 Januari 2025.</p>
<p>“Itu kenapa dikeluarkan surat itu, karena memang negosiasi ini sudah terlalu lama, sedangkan kita kan ingin semua ini berjalan dengan baik, dengan cepat, karena negosiasinya sudah berlangsung 5 tahun,” papar Rosan, di Kantor Presiden, Jakarta, 24 April 2025.</p>
<p>Pada surat tersebut, lanjut Rosan, sekaligus membuka jalan bagi Huayou, perusahaan asal Cina yang sebelumnya sudah menjadi bagian dari konsorsium. Huayou diberi kesempatan mengambil alih peran LG dalam proyek itu.</p>
<p>“Sehingga total investasinya memang tetap tidak berubah dari US$9,8 miliar. Jadi karena memang Huayou ini kan dia juga sudah berinvestasi di Indonesia sebelumnya. Di bidang yang hampir sama juga,” tandas dia.</p>
<p>Lantas siapa sebenarnya Huayou itu? Berbagai sumber yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (27/4/2025) menyebut perusahaan itu didirikan pada tahun 1994 di Tongxiang, Zhejiang, Cina. Spesialisasinya sebagai perusahaan di bidang penelitian, pengembangan, produksi material baterai lithium-ion, serta material kobalt.</p>
<figure id="attachment_24052" aria-describedby="caption-attachment-24052" style="width: 711px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Huayou-Cobalt-dok.-Istimewa-via-Yicai-Global-e1745768114924.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-24052" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Huayou-Cobalt-dok.-Istimewa-via-Yicai-Global-e1745768114924.jpg" alt="" width="711" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-24052" class="wp-caption-text">Huayou Cobalt &#8211; dok. Istimewa via Yicai Global</figcaption></figure>
<p>Di Indonesia, Huayou mulai beroperasi di sejak 2018 dan telah mengembangkan beberapa proyek di Tanah. Mulai dari Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) di Sulawesi Tenggara dengan proyek Huayue HPAL di Morowali Sulawesi Tengah, hingga proyek Huafei HPAL.</p>
<p>Kemudian di Weda Bay, Halmahera, Maluku Utara; proyek Huake RKEF di Weda Bay; proyek KNI HPAL di Kabupaten Pomalaa, Sulawesi Tenggara; dan proyek Sorowako di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.</p>
<p>Huayou Indonesia merupakan bagian dari integrasi industri dan operasi skala internasional Zhejiang Huayou Cobalt. Perusahaan ini mengklaim mempunyai lebih dari 17.000 karyawan.</p>
<p>Selain berpengalaman di Indonesia, Huayou juga telah beroperasi di Afrika dengan melakukn bisnis rantai industri material baterai lithium-ion, seperti pengembangan sumber daya nikel, kobalt, lithium, tembaga, dan fosfor.</p>
<p>Perusahaan ini didirikan oleh Chen Xuehua. Perusahaan telah menginvestasikan 5 miliar yuan lebih dalam proses riset dan inovasi bidang ilmiah maupun teknologi, dan kini memiliki 459 paten nasional dan 218 standar. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karena Faktor Ini, LG Energy Solution Tarik Diri dari Konsorsium Investasi Baterai di RI</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/karena-faktor-ini-lg-energy-solution-tarik-diri-dari-konsorsium-investasi-baterai-di-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2025 02:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[baterai listrik LG]]></category>
		<category><![CDATA[LG batalkan investasi di RI]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[LG Tarik diri dari investasi di RI]]></category>
		<category><![CDATA[proyek ekosistem baterai listrik RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23948</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Pabrikan baterai asal Korea Selatan,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Pabrikan baterai asal Korea Selatan, LG Eenergy Solution, bersama beberapa pabrikan negara itu (LG Chem, LX International Corp, dan beberapa lainnya),menarik dari proyek pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia.<br />
Meski begitu, LG menegaskan tetap melanjutkan bisnis pengembangan baterai yang terjlain dengan Hyundai Motor Group.</p>
<p>Laporan kantor berita Yonhap yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (20/4/2025) menyebut seorng sumber di LG Energy Solution yang dikutipnya mengatakan setidaknya ada dua alasan mengapa pihaknya menarik diri dari proyek pengembangan eksosistem baterai EV. Selain kondisi pasar yang menurun diman terjadi perlambatan permintaan EV di pasar global, juga karena lingkungan investasi.</p>
<p>Sekadar informasi,pada awal tahun 2023, negosiasi dengan perusahaan asal Korea Selatan tersebut sempat mandek karena terbentur implementasi kebijakan Inflation Reduction Act (IRA) di Amerika Serikat. Kebijakan Negeri Paman Sam itu mendiskreditkan produksi baterai yang didominasi investasi perusahaan Cina.</p>
<p>Sumber itu mengatakan LG Energy Solution telah berkonsultasi dengan pemerintah Indonesia sebelum menarik diri dari proyek bernama Konsorsium Titan tersebut. Maklum, dalam proyek pengembangan ekossistem baterai EV ini, LG berkolaborasi dengan konsorsium BUMN Indonesia Battery Corporation (IBC), dengan komitmen investasi senilai US$9,8 miliar atau sekitar Rp142 triliun.</p>
<figure id="attachment_12759" aria-describedby="caption-attachment-12759" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-12759" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg" alt="" width="700" height="514" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-300x220.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-696x511.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-572x420.jpg 572w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-80x60.jpg 80w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-12759" class="wp-caption-text">LG Energy Solution &#8211; dok.The Wall Street Journal</figcaption></figure>
<p>&#8220;Kami telah mempertimbangkan kondisi pasar dan lingkungan investasi sebelum memutuskan untuk keluar dari proyek tersebut. Meski begitu kami akan melanjutkan bisnis kami yang ada di Indonesia, seperti pabrik baterai Hyundai LG Indonesia Green Power, yaitu usaha kerjasama dengan Hyundai Motor Group,&#8221; papar narasumber itu.</p>
<p>Lantas bagaimana sebenarnya kinerja penjualan produk LG di dunia pada tahun 2025 ini? Data perusahaan riset energi Korea Selatan SNE Research yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (20/4/2025) menyebut di periode Januari – Februari 2025, LG Energy Solution msih bercokol di urutan ketiga dalam penjualan baterai listrik terbanyak di dunia.</p>
<p>Total jumlah baterai yang dijual LG mencapai 12,7 GWh, naik 8,5 persen dibanding periode Januari – Februari 2024. Dia berada di belakang dua pabrikan baterai asal Republik Rakyat Cina yaitu CATL dan Build Your Dreams atau BYD. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pangsa Pasar Baterai Listrik Buatan Korea di Dunia Menciut, Kalah Jauh dari Cina</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pangsa-pasar-baterai-listrik-buatan-korea-di-dunia-menciut-kalah-jauh-dari-cina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Dec 2024 03:32:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Baterai listri]]></category>
		<category><![CDATA[Baterai listrik BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Baterai listrik Samsung SDI]]></category>
		<category><![CDATA[baterai SK On]]></category>
		<category><![CDATA[bateri listrik CATL]]></category>
		<category><![CDATA[hrga bteri listrik]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[pasar bteri listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan bteri listrik]]></category>
		<category><![CDATA[priduksi bateri listrik Korea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21699</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Menciutnya pangsa pasar bateri listrik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Menciutnya pangsa pasar bateri listrik buatan pabrikan Korea – LG Energy Solution, SK On, dan Samsung SDI – pada periode Januari – Oktober 2024 terjadi di saat total penjualan baterai listrik dunia tumbuh 25 persen.</p>
<p>Data lembaga riset energi asal Korea Selatan, SNE Research, yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (7/12/2024) menunjukkan, selama sepuluh bulan pertama 2024 itu total bateri listrik yang digunakan (terjual) di dunia mencapai 686,7 GWh. Jumlah tersebut melonjak 25 persen dibnding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Pada saat yang sama, data SNE Research memperlihatkan, penggunaan baterai listrik buatan tiga pabrikan Korea yakni LG Energy Solution, SK On, dan Samsung SDI ternyata masih meningkat. Tercatat, total baterai yang dijual LG Energy Solution mencapai 81,2 GWh, meningkat 6,4 persen dibnding Januari – Oktober 2023.</p>
<p>Pabrikan ini merebut 11,8 persen pangsa pasar. Dia juga bercokol di urutan ketiga dalam daftar pabrikan penjual baterai listrik terbesar di dunia. Kemudian, SK On menjual 31,1 GWh , meningkat 9,5 persen dengan pangsa pasar 4,5 persen.</p>
<p>Sedangkan Samsung SDI menjual 26,2 GWh, meningkat 2,3 persen dibanding Januari – Oktober 2023. “Meskipun penjualan baterai ketiga pabrikan ini meningkat, namun total gabungan pangsa pasar dri ketiganya ternyata turun 3,5 poin dibanding periode sama di tahun lalu, menjadi 20,2 persen,” jelas SNE Research.</p>
<figure id="attachment_16366" aria-describedby="caption-attachment-16366" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Ilustrasi-baterai-mobil-listrik-dok.Istimewa-via-Wich-Car-e1706112407703.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-16366" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Ilustrasi-baterai-mobil-listrik-dok.Istimewa-via-Wich-Car-e1706112407703.jpg" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Ilustrasi-baterai-mobil-listrik-dok.Istimewa-via-Wich-Car-e1706112407703.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Ilustrasi-baterai-mobil-listrik-dok.Istimewa-via-Wich-Car-e1706112407703-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-16366" class="wp-caption-text">Ilustrasi, baterai mobil listrik &#8211; dok.Istimewa via Wich Car</figcaption></figure>
<p>Kinerja tersebut berbeda dengan pabrikan baterai asal Cina yang menjadikan total pangsa pasar pabrikan asal Negeri Tirai Bmbu itu di dunia semakin membesar. Pabrikan asal Cina itu dipelopori CATL yang menjual 252,8 GWh dengan pangsa pasar 36,8 persen (nomor satu dunia).</p>
<p>Lalu, BYD yang menjual baterai sebanyak 115,3 GWh. Pangsa pasar yang digenggam pabrikan ini mencapai 16,8 persen.</p>
<p>Ihwal menciutnya pangsa pasar pabrikan baterai Korea, SNE Research menyebut hal itu terjadi karena pertumbuhan penjualan mobil elektrifikasi (mobil listrik bateri tu BEV, hybrid, dan plug-in hybrid) yang besar terjdi di Cina. Pabrikan-pabrikan mobil setrum di Cina juga memakai baterai buatan pabrikan lokal.</p>
<p>Sebaliknya, meski permintaan bateri listrik Korea juga naik, namun tak sebesar permintaan baterai Cina. Artinya, pasar membesar namun penikmat terbesar dari peningkatan itu adalah pabrikan Cina. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CATL Masih Jadi Produsen Baterai Terbesar di Dunia, Jauh Ungguli LG Energy Solution</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/catl-masih-jadi-produsen-baterai-terbesar-di-dunia-jauh-ungguli-lg-energy-solution/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2024 06:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[CATL]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kongsi Hyundai dan LG Enery bangun pabrik]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[pasar baterai listrik dunia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan baterai listrik dunia]]></category>
		<category><![CDATA[produsen baterai terbesar dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung SDI]]></category>
		<category><![CDATA[SK On]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18962</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Pabrikan pembuat baterai listrik asal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Pabrikan pembuat baterai listrik asal Ningde, Republik Rakyat Cina – Contemporary Amperex Technology Co.Ltd (CATL) – ini juga mencatatkan penyerapan produknya selama Januari – Mei 2024 dibanding periode sama tahun 2023.</p>
<p>Data lembaga riset energi asal Korea Selatan, SNE Research, yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (3/7/2024) menunjukkan pada periode total konsumsi baterai listrik dunia mencapai 285,4 GWh. Total konsumsi baterai secara global ini menanjak 23 persen dibanding periode sama di tahun lalu yang sebanyak 232,1 GWh.</p>
<p>“Instalasi (konsumsi konsumen atas produk) CATL sepanjang Januari – Mei tahun ini meningkat 31,1 persen dibanding periode sama tahun lalu, yaitu dari 81,6 GWh (di tahun 2023) menjadi 107 GWh di tahun ini. CATL menggenggam pangsa pasar 37,5 persen di dunia,” bunyi keterangan SNE Rsearch.</p>
<figure id="attachment_12759" aria-describedby="caption-attachment-12759" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-12759" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg" alt="" width="700" height="514" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-300x220.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-696x511.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-572x420.jpg 572w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/LG-Energy-Solution-dok.The-Wall-Street-Journal-e1686488662620-80x60.jpg 80w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-12759" class="wp-caption-text">LG Energy Solution &#8211; dok.The Wall Street Journal</figcaption></figure>
<p>Sementara, rekan senegara CATL, yakni Build Your Dreams (BYD) bercokol di urutan kedua setelah produknya oleh konsumen capai 44,9 GWh, meningkat 21,1 persen dibanding Januari – Mei 2023. Namun, pangsa pasar yang dipetik BYD merosot dari 16 persen, menjadi 15,7 persen.</p>
<p>Sedangkan pabrikan baterai asal Korea Selatan, yakni LG Energy Solution berada di urutan ketiga. Total produknya yang dikonsumsi konsumen (pabrikan kendaran listrik) sebanyak 35,9 GWh, meningkat 5,6 persen dibanding Januari – mei 2023.</p>
<p>Setelah itu ada SK On dan Samsung SDI dari Korea Selatan, dan Panasonic dari Jepang. Mereka mencomot pangsa pasar 4,9 persen, 4,8 persen, dan 4,7 persen di pasar dunia. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Produsen Baterai Listrik Terbesar di Dunia 2023, CATL dan BYD Juaranya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-produsen-baterai-listrik-terbesar-di-dunia-2023-catl-dan-byd-juaranya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 13:23:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[baterai listrik]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik Panasonic]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[CATL]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[LG Energy Solution]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan baterai listrik terbesar di dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Panasonic]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[produsen baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[SK On]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16275</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang tahun 2023 lalu, konsumsi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang tahun 2023 lalu, konsumsi baterai listrik untuk kendaraan listrik berbasis baterai di dunia meningkat signifikan.</p>
<p>Data SNE Research dan The Green Journal yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (20/1/2024) menunjukkan, sepanjang tahun 2023 itu 56.042 GigaWatt Jam (GWh) baterai listrik yang digunakan kendaraan setrum di seluruh dunia. Total daya ini yang terserap ini meningkat dibanding tahun 2022 yang masih sebesar 44.582 GWh.</p>
<p>“Produksi baterai kendaraan listrik pada tahun 2023 tumbuh 40 persen, atau lebih lebih cepat dibanding produksi kendaraan listrik yang sebesar 35 persen. Ini dikarenakan ada beberapa model mobil listrik baru yang diluncurkan dengan baterai yang berkapasitas lebih besar atau super besar,” bunyi keterangan perusahaan riset pasar tersebut.</p>
<p>Penjualan baterai listrik (berdasar satuan daya yang terserap) itu dibukukan sejumlah pabrikan produsen baterai listrik di sejumlah negara. Menariknya, pemain terbesar berasal dari Asia, khususnya Cina, Korea, dan Jepang.</p>
<figure id="attachment_9459" aria-describedby="caption-attachment-9459" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9459" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.EV-Box-Blog-e1667636562608.jpg" alt="" width="700" height="497" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.EV-Box-Blog-e1667636562608.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.EV-Box-Blog-e1667636562608-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.EV-Box-Blog-e1667636562608-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.EV-Box-Blog-e1667636562608-696x494.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.EV-Box-Blog-e1667636562608-592x420.jpg 592w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.EV-Box-Blog-e1667636562608-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9459" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengecasan daya baterai mobil listrik &#8211; dok.EV Box Blog</figcaption></figure>
<p>Pabrikan terbesar di urutan pertama adalah Contemporary Amperex Technology Co.Limited (CATL) asal Republik Rakyat Cina. Dia disusul sekondannya asal Negeri Tirai Bambu, Build Your Dreams (BYD).</p>
<p>Berikut lima pabrikan produsen baterai terbesar (berdasar daya yang diserap pabrikan kendaraan listrik) sepanjang tahun 2023:</p>
<p>CATL : 242.700 MWh (dengan pangsa pasar 34 persen)<br />
BYD : 115.919 MWh (16 persen)<br />
LG Energy Solution : 108.486 MWh (15 persen)<br />
Panasonic : 56.561 MWh (14 persen)<br />
SK On : 40.712 MWh (10,1 persen)<br />
<em>Sumber : SNE Research, The Green Journal, 2024</em>. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
