<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Luther Panjaitan BYD &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/luther-panjaitan-byd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jun 2026 03:26:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Luther Panjaitan BYD &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Penjelasan BYD Indonesia Terkait Pernyataan Dirjen Bea Cukai Soal Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-penjelasan-byd-indonesia-terkait-pernyataan-dirjen-bea-cukai-soal-kontainer-menumpuk-di-tanjung-priok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 02:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Dirjen Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[impor BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Kontainer BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Luther Panjaitan BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[PT BYD Motor Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28296</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – PT BYD Motor Indonesia merespon...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – PT BYD Motor Indonesia merespon pernyataan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, yang menyebut kontainer impor BYD sudah dun minggu lebih tidak dikeluarkan dari area pelabuhan Tanjung Priok, sehingga menjadi salah satu penyebab menumpuknya 10 ribu kontainer dan terganggunya proses bongkar muat barang impor-ekspor.</p>
<p>Head of Public &amp; Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, dalam melalui keterangan tertulis kepada <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (18/6/2026) mengakui memang ada kontiner milik BYD Indonesia yang berada di area pelabuhan melebihi batas waktu toleransi penyimpanan sementara selama tiga hari.</p>
<p>Namun, kata Luther, setelah dicek angkanya secara komprehensif, jumlah kontainer milik BYD merupakan sebagian kecil dari total volume kontainer yang menjadi perhatian di pemberitaan.</p>
<p>Menurut Luther, penumpukan kontainer itu terjadi merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor operasional dan logistik yang melibatkan banyak pihak. Penyebab itu termasuk tingginya volume kedatangan barangsetiap minggu, sejumlah hari libur nasional, kepadatan lalu lintas distribusi, serta penyesuaian kapasitas pengangkutan perusahaan logistik atas dampak kenaikan BBM.</p>
<p>“Namun BYD Indonesia telah berkoordinasi dengan seluruh pihak memastikan proses distribusi kontainer berjalan dengan baik. Sejak awal Juni, berbagai langkah percepatan juga telah dilakukan dan sudah menunjukkan hasil yang positif. Saat ini, kami telah menambah armada <em>logistic company</em> dan juga mayoritas kontainer yang tiba pada periode sebelumnya telah dipindahkan. Kita juga sudah menyiapkan tempat simpan sementara di sekitar pelabuhan untuk percepatan pengeluaran kontainer,&#8221; papar Luther.</p>
<figure id="attachment_23768" aria-describedby="caption-attachment-23768" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/BYD-dok.Mobilitas-e1743790044245.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-23768" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/BYD-dok.Mobilitas-e1743790044245.jpg" alt="" width="700" height="483" /></a><figcaption id="caption-attachment-23768" class="wp-caption-text">BYD &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Dia juga menegaskan mengingat biaya penyimpanan dan tambahan penalti harian di Pelabuhan justru lebih besar dibandingkan biaya logistik dan penyimpanan baik milik sendiri atau <em>temporary</em>. BYD Indonesia, lanjut Luther, terus memantau realisasi pemindahan semoga dapat bisa terselesaikan dalam waktu dekat.</p>
<p>“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat situasi tersebut,&#8221; tandas Luther.</p>
<p>Sebelumnya, Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, RI, di Jakarta, Senin (15/6/2026) menyebut sejak pekan kedua Juni 2026 proses bongkar muat impor-ekspor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, tersendat karena hampir 10 ribu kontainer menumpuk di area pelabuhan. Dia mengatakan banyak perusahaan pengimpot tidak segera membawa keluar kontiner mereka meski telah selesi mengurus administrasi Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB ).</p>
<p>“Contoh seperti (perusahaan otomotif) BYD dan Wuling yang masih memanfaatkan fasilitas yang diberikan pelabuhan selama 3 hari setelah SPPB keluar, bahkan lebih dari 2 minggu (kontainer mereka) tidak segera diangkat keluar,” papar Djaka. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
