<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>memilih bus pariwisata &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/memilih-bus-pariwisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Jul 2022 08:51:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>memilih bus pariwisata &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Mudah Melihat Kelayakan Bus Pariwisata untuk Disewa</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/cara-mudah-melihat-kelayakan-bus-pariwisata-untuk-disewa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2022 06:17:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[armada bus pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[memilih bus pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[menyewa bus pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan otobus]]></category>
		<category><![CDATA[PO]]></category>
		<category><![CDATA[tips memilih bus pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=7400</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan meningkatkan pengawasan bus, khususnya terhadap angkutan pariwisata. Maklum, meski aturan tentang Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan – yakni Peraturan Pemerintah No 37 Tahun 2017 – telah diterbitkan, namun kecelakaan bus pariwisata masih marak terjadi.</p>
<p>Data menunjukkan, sepanjang tahun 2019 hingga Februari telah terjadai 9 kasus kecelakaan bus pariwisata di berbagai kota di Tanah Air. Dari jumlah kecelakaan ini 119 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka berat dan ringan.</p>
<p>“Oleh karena itu, kami akan melakukan pengawasan yang lebih intensif. Namun, keterlibatan masyarakat untuk pengawasan ini juga sangat dibutuhkan. Tanpa keterlibatan masyarakat, pengawasan ketat kami juga tidak ada arti. Sebab, selaku konsumen lah yang memilih dan menentukan saat menyewa bus pariwisata,” ujar Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, Suharto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (6/7/2022).</p>
<p>Suharto menyebut, banyak masyarakat yang awam dalam melihat kelayakan sebuah bus pariwisata. Mereka banyak yang melihat dari sisi tampilan dan iming-iming tarif sewa yang murah.</p>
<figure id="attachment_4103" aria-describedby="caption-attachment-4103" style="width: 600px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-4103" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-bus-pariwisata-milik-sebuah-perusahaan-otobus-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="600" height="475" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-bus-pariwisata-milik-sebuah-perusahaan-otobus-dok.Istimewa.jpg 600w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-bus-pariwisata-milik-sebuah-perusahaan-otobus-dok.Istimewa-300x238.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-bus-pariwisata-milik-sebuah-perusahaan-otobus-dok.Istimewa-150x119.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-bus-pariwisata-milik-sebuah-perusahaan-otobus-dok.Istimewa-531x420.jpg 531w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption id="caption-attachment-4103" class="wp-caption-text">Ilustrasi bus pariwisata milik sebuah perusahaan otobus &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Padahal, tidak sedikit bus pariwisata itu meruypakan bus model lama yang kondisi juga kurang baik, tetapi berganti bodi karoseri. Nah, yang seperti ini harus dipahami oleh masyarakat. Jika tidak paham apakah itu bus lama tetapi bertampilan baru, sebaiknya mengacu pada data perizinan yang dikeluarkan oleh Kementerian perhubungan,” ujar dia.</p>
<p>Caranya,  cukup melihat di situs Spionam milik Kementerian Perhubungan. Spionam adalah singkatan Sistem Perizinan Online Angkutan dan Multimod. Bahkan, menurir Suharto, Kementerian tengah bersiap meluncurkan aplikasi Spionam itu di ponsel.</p>
<p>“Dengan aplikasi itu, diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk memeriksa validitas angkutan umum yang akan digunakan apakah sudah terdaftar atau belum. Dan di Spionam itu juga dicantumkan kapan masa berlaku uji kendaraan juga masa berlaku kartu pengawasan kendaraan tertentu,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_4106" aria-describedby="caption-attachment-4106" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4106" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-supir-dan-awak-bus-pariwisata-saat-istirahat-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="640" height="481" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-supir-dan-awak-bus-pariwisata-saat-istirahat-dok.Istimewa.jpg 640w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-supir-dan-awak-bus-pariwisata-saat-istirahat-dok.Istimewa-300x225.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-supir-dan-awak-bus-pariwisata-saat-istirahat-dok.Istimewa-150x113.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-supir-dan-awak-bus-pariwisata-saat-istirahat-dok.Istimewa-559x420.jpg 559w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-supir-dan-awak-bus-pariwisata-saat-istirahat-dok.Istimewa-80x60.jpg 80w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Ilustrasi-supir-dan-awak-bus-pariwisata-saat-istirahat-dok.Istimewa-265x198.jpg 265w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-4106" class="wp-caption-text">Ilustrasi, supir dan awak bus pariwisata saat istirahat &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Jika telah memeriksa Spionam dan untuk melebih meyakinkan tentang kondisi bus itu, maka masyarakat bisa melihat kondisi fisik bus yang akan disewa.Pastikan ada safety belt.<br />
Kemudian ada alat pemadam api, alat pemecah kaca, ketersediaan akses keluar melalui pintu darurat jika ada kondisi darurat.</p>
<p>Selain itu cermati kondisi bodi apakah banyak yang penyok atau dempulan di berbagai bagiannya. Pastikan juga tidak ada kaca yang retak, dan lampu-lampu berfungsi dengan baik. (Jap/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
