<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mercedes-Benz di Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mercedes-benz-di-korea/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jul 2024 06:07:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Mercedes-Benz di Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tesla Model Y dan Model 3, Mobil Asing Terlaris di Korea Selama Semester I 2024</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tesla-model-y-dan-model-3-mobil-asing-terlaris-di-korea-selama-semester-i-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jul 2024 02:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai kuasai pasar Korea]]></category>
		<category><![CDATA[impor mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[MObil asing terlaris di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai ambles di Korea 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla MOdel Y terlaris di Korea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19085</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Pada periode Januari hingga Juni...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Pada periode Januari hingga Juni 2024, total jumlah mobil impor yang terjual di Korea mencapai hampir 16 persen dari total jumlah mobil (baik lokal maupun mereka asing) yang terjual di negara itu.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Korea (KAMA) dan Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea (KAIDA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (11/7/2024)menunjukkan sepanjang enam bulan pertama 2024 itu, total mobil yang terjual di Negeri Ginseng mencapai 670.381 unit. Jumlah tersebut merosot 10,7 persen.</p>
<p>Menariknya, dari total mobil yang terlego tersebut, 125.669 merupakan mobil merek asing. Jumlah mobil merek non Korea itu juga menyusut, yakni sebesar 3,9 persen dibanding total penjualan yang dibukukan merek mancanegara itu di periode sama pada tahun 2023.</p>
<p>Fakta menarik lainnya adalah, mobil-mobil merek asing yang dijajakan di Korea Selatan itu berasal dari Eropa, Amerika, dan Jepang. Sedangkan merek lokal asal Republik Rakyat Cina belum menembus pasar negara itu, kecuali merek Tesla yangn notabene merupakan merek asal Amerika Serikat.</p>
<figure id="attachment_17216" aria-describedby="caption-attachment-17216" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Tesla-Model-3-terbaru-di-Australia-dok.Craving-Tech-e1710823557576.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17216" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Tesla-Model-3-terbaru-di-Australia-dok.Craving-Tech-e1710823557576.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-17216" class="wp-caption-text">Tesla Model 3 &#8211; dok.Craving Tech</figcaption></figure>
<p>Data berbicara, ada lima mobil merek asing yang tercatat sebagai mobil paling laris di negara yang kondang dengan produk serial televisi Drama Korea tersebut. Di daftar itu, Tesla Model Y menjadi mobil terlaris di urutan pertama setelah terjual 10.041 unit, dan meroket 395,4 persen dibanding Januari – Juni 2023.</p>
<p>Dia disusul BMW Seri 5 yang membukukan penjualan sebanyak 10.024 unit. Meski angka penjualan yang diserok jenama asal Jerman itu terperosok 17,5 persen dibanding semester pertama 2023.</p>
<p>Mercedes-Benz E-Class berada di urutan ketiga dengan total penjualan sebanyak 8.916 unit, menyusut 5,4 persen. Kemudian Tesla Model 3 yang terlego sebanyak 7.029 unit berada di urutan keempat terlaris, dan angka penjualan tersebut melejit hingga 1.216 persen.</p>
<p>Adapun Mercedes-Benz GLC yang terjual 3.609 unit menjadi mobil asing terlaris kelima. Jumlah penjualan yang dibukukannya itu menanjak 29,4 persen dibanding Januari – Juni 2023. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Merek Mobil Asing Terlaris di Korea Januari &#8211; Oktober 2023, BMW Jauh Ungguli Toyota</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/10-merek-mobil-asing-terlaris-di-korea-januari-oktober-2023-bmw-jauh-ungguli-toyota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Nov 2023 07:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Toyota di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota di Korea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15242</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Oktober 2023,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Oktober 2023, jumlah mobil yang terjual di Korea Selatan meningkat 5,1 persen dibanding periode sama di 2022.</p>
<p>Data Korea Automobile Importers and Distributors Association (KAIDA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (12/11/2023) menunjukkan selama sepuluh bulan pertama 2023 itu, 1.424. 325 mobil terlego di Negeri Ginseng tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 1.205.239 unit merupakan mobil merek lokal, meningkat 6,7 persen.</p>
<p>Sementara, 219.071 unit merupakan mobil merek asal negara lain (merek asing). Total penjualan mobil merek luar negeri itu menyusut 2,9 persen dibanding jumlah penjualan selama periode sama di 2022.</p>
<p>Mobil merek asing itu berasal dari Eropa, Amerika, serta Asia. Mobil merek Asia sampai saat ini masih dari Jepang, antara lain Toyota (termasuk Lexus) dan Honda.</p>
<figure id="attachment_11514" aria-describedby="caption-attachment-11514" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11514" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Toyota-Camry-Hybrid-2023-dok.Istimewa-via-Edmunds-e1679627955514.jpg" alt="" width="700" height="507" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Toyota-Camry-Hybrid-2023-dok.Istimewa-via-Edmunds-e1679627955514.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Toyota-Camry-Hybrid-2023-dok.Istimewa-via-Edmunds-e1679627955514-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Toyota-Camry-Hybrid-2023-dok.Istimewa-via-Edmunds-e1679627955514-150x109.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Toyota-Camry-Hybrid-2023-dok.Istimewa-via-Edmunds-e1679627955514-696x504.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Toyota-Camry-Hybrid-2023-dok.Istimewa-via-Edmunds-e1679627955514-580x420.jpg 580w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Toyota-Camry-Hybrid-2023-dok.Istimewa-via-Edmunds-e1679627955514-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11514" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Toyota Camry Hybrid 2023 &#8211; dok.Istimewa via Edmunds</figcaption></figure>
<p>Toyota dan Lexus masuk dalam daftar 10 besar dengan total penjualan terbanyak di Korea pada sepuluh bulan pertama itu. Namun, Honda hanya nangkring di urutan ke-23 dengan total penjualan 1.047 unit.</p>
<p>Adapun BMW menjadi merek asing terlaris, jauh mengalahkan Toyota. Bahkan, jumlah penjualan Toyota dan Lexus (merek mewah milik Toyota) digabung sekalipun (dengan total 17.775 unit).</p>
<p>Berikut 10 merek atau pabrikan mobil asing dengan penjualan terbanyak di Korea pada periode Januari – Oktober 2023:<br />
BMW : 62.514 unit<br />
Mercedes-Benz : 60.988 unit<br />
Audi : 15.258 unit<br />
Volvo : 13.770 unit<br />
Lexus : 11.008 unit<br />
Porsche : 9.690 unit<br />
Volkswagen ; 7.819 unit<br />
MINI :7.734 unit<br />
Toyota : 6.767 unit<br />
Chevrolet : 587 unit<br />
<em>Sumber: KAIDA, 2023</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampai Kini, BMW dan Mercy di Korea Jauh Lebih Laris Ketimbang Toyota</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/sampai-kini-bmw-dan-mercy-di-korea-jauh-lebih-laris-ketimbang-toyota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Sep 2023 04:11:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Lexus di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Toyota di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil mewah di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14422</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Agustus tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Agustus tahun ini penjualan mobil di Negeri Ginseng itu naik 7,9 persen dibanding periode sama pada 2022.</p>
<p>Data Korea Automobile Importer &amp; Distributor Association (KAIDA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (13/9/2023) menunjukkan selama delapan bulan pertama itu, 1.156.741 mobil terjual di negara tersebut. Mobil yang terdiri dari berbagai jenis dan kategori tersebut merupakan mobil buatan pabrikan lokal maupun mobil buatan pabrikan asing, baik diproduksi di dalam negeri maupun dari impor.</p>
<p>Data KAIDA juga memperlihatkan, ada 32 pabrikan yang bertarung menggaet konsumen di negara berpenduduk 51.776.684 jiwa tersebut. Sementara jumlah model mobil yang mereka jajakan mencapai 106 model dengan lebih dari 458 tipe.</p>
<p>Dari pabrikan yang “bertempur” menjajakan produknya itu, pabrikan lokal masih mendominasi. Meski di daftar 10 besar, ada empat pabrikan asing – semuanya dari Eropa yaitu BMW, Mercedes-Benz, Audi, dan Volvo – yang bercokol.</p>
<figure id="attachment_10062" aria-describedby="caption-attachment-10062" style="width: 716px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-10062" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Logo-BMW-dok.New-York-Post-e1671289376109.webp" alt="" width="716" height="494" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Logo-BMW-dok.New-York-Post-e1671289376109.webp 716w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Logo-BMW-dok.New-York-Post-e1671289376109-300x207.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Logo-BMW-dok.New-York-Post-e1671289376109-150x103.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Logo-BMW-dok.New-York-Post-e1671289376109-218x150.webp 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Logo-BMW-dok.New-York-Post-e1671289376109-696x480.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Logo-BMW-dok.New-York-Post-e1671289376109-609x420.webp 609w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/12/Logo-BMW-dok.New-York-Post-e1671289376109-100x70.webp 100w" sizes="(max-width: 716px) 100vw, 716px" /><figcaption id="caption-attachment-10062" class="wp-caption-text">Logo BMW &#8211; dok.New York Post</figcaption></figure>
<p>Di daftar itu, Hyundai berada di urutan pertama dengan total penjualan sebanyak 421.453 unit. Dia disusul Kia yang melego 382.406 mobil buatannya, lalu Genesis yang menjual 88.874 unit, BMW yang menjual 50.341 mobil, dan Mercedes-Benz (Mercy) yang berhasil melego 47.405 unit.</p>
<p>Berada di urutan keenam ada KG Mobility (bekas Ssangyong) yang menjual 46.915 mobil, GM Korea dengan penjualan 26.424 unit, dan Renault Korea yang melego 15.477 mobil. Sedangkan di urutan kesembilan dan kesepuluh ada Audi yang menjual 12.691 mobil dan Volvo yang menjual 10.952 mobil.</p>
<p>Adapun pabrikan asal Asia di luar Korea yang juga pabrikan mobil terbesar di Jepang, yakni Toyota hanya nangkring di urutan ke-15, karena hanya menjual mobil sebanyak 5.333 mobil. Pabrikan ini kalah jauh dengan BMW, Mercedes-Benz, Audi, dan Volvo dalam penjualan.</p>
<p>Sementara, jika penjualan Toyota (5.333 unit itu) digabung dengan penjualan Lexus yang sebanyak 9.129 unit (sehingga menjadi 14.462 unit), tetap masih jauh di bawah total penjualan BMW dan Mercedes-Benz. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manipulasi Kadar Emisi, Mercy Didenda Rp 242,6 Miliar di Korea</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/manipulasi-kadar-emisi-mercy-didenda-rp-2426-miliar-di-korea/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Feb 2022 03:31:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[emisi mobil diesel Mercy]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mercy manipulasi tinfkat emisi]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Mercy di Korea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=5516</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Lembaga antimonopoli Korea Selatan mendenda...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Lembaga antimonopoli Korea Selatan mendenda pabrikan mobil mewah asal Jerman, Mercedes-Benz (Mercy), sebesar 20,2 miliar won atau sekitar Rp 242,6 miliar (kurs 1 won = 12,01). Pasalnya, pabrikan itu dinbilai telah memanipulasi informasi tingkat (kadar) emisi gas buang dari mobil bermesin diesel yang dijajakannya di Negeri Ginseng tersebut.</p>
<p>Seperti dilaporkan <em>Yonhap News</em>, Minggu (6/2/2022), lembaga itu telah melakukan investigasi atas kecurigaan masyarakat terhadap iklan 15 model mobil Mercedes-Benz bermesin diesel yang dilakukan antara bulan Agustus 2013 dan bulan Desember 2016. Iklan itu disajikan dalam katalog, majalah, muapun siaran pers pabrikan.</p>
<p>“Dalam iklan tersebut dikatakan, emisi nitrogen oksida mobil-mobil itu berada di tingkat minimum dan semuanya telah memenuhi standar emisi Euro 6,” bunyi keterangan lembaga antimonopoli itu.</p>
<figure id="attachment_2121" aria-describedby="caption-attachment-2121" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2121" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Proses-produksi-mobil-Mercedes-Benz-dok.Youtube-e1625978169855.jpg" alt="" width="700" height="489" /><figcaption id="caption-attachment-2121" class="wp-caption-text">Ilustrasi, proses produksi mobil Mercedes-Benz &#8211; dok.Youtube</figcaption></figure>
<p>Nyatanya, setelah diversfikasi dalam proses investigasi, ditemukan fakta bahwa Mercy telah “menyiasti” perangkat mitigasi tingkat polusi yang dibuat oleh pemerintah Korea. Caranya, dengan memasang perangkat lunak di setiap mobil tersebut, sehingga tingkat emisi yang dihasilkan seolah-olah lebih rendah dari yang sebenarnya.</p>
<p>“Bahkan, di saat mobil dikendarai seperti biasa. Bukan hanya di saat dilakukan pengujian untuk mendapatkan sertifikasi kelayakan tingkat emisi,” bunyi keterangan Fair Trade Comission (FTC).</p>
<p>Namun, pabrikan mobil mewah kondang di dunia itu menampik tudingan telah melakukan manipulasi. Sebab, sebut Mercy, faktanya tingkat emisi mobil-mobil itu tetap berada di bawah ambang batas dan tidak “mengakali” perangkat mitigasi tingkat emisi yang diberlakukan.</p>
<figure id="attachment_458" aria-describedby="caption-attachment-458" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-458" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-mesin-diesel-berteknologi-common-rail-Mercedes-Benz-dok.Daimler-AG.jpg" alt="" width="700" height="465" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-mesin-diesel-berteknologi-common-rail-Mercedes-Benz-dok.Daimler-AG.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-mesin-diesel-berteknologi-common-rail-Mercedes-Benz-dok.Daimler-AG-300x199.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-mesin-diesel-berteknologi-common-rail-Mercedes-Benz-dok.Daimler-AG-150x100.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-mesin-diesel-berteknologi-common-rail-Mercedes-Benz-dok.Daimler-AG-696x462.jpg 696w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-458" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mesin diesel berteknologi common rail Mercedes-Benz &#8211; dok.Daimler AG</figcaption></figure>
<p>&#8220;Praktik seperti itu dikhawatirkan akan merusak tatanan pasar yang adil, karena dapat mempengaruhi konsumen membuat keputusan yang rasional,&#8221; tandas FTC.</p>
<p>Kecurangan seperti itu tak hanya dilakukan Mercy. Pada tahun 2021 kemarin, lembaga antimonopoli juga telah meminta Audi-Volkswagen Korea, Nissan Motor Corporation, Stellantis Korea, dan Porsche AG untuk melakukan perbaikan di mobil buatan mereka yang tingkat emisinya tak sesuai dengan yang disebut dalam informasi. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
