<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mercedes-Benz Distribusi Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mercedes-benz-distribusi-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Nov 2023 06:23:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Mercedes-Benz Distribusi Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjualan Januari &#8211; Oktober 2023 di Indonesia, BMW Tekuk Mercedes-Benz</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-januari-oktober-2023-di-indonesia-bmw-tekuk-mercedes-benz/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Nov 2023 06:22:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[BMW Group Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BMW Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz Distribusi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BMW di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Mercedes-Benz di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[model terbaru BMW]]></category>
		<category><![CDATA[model terbaru Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan BMW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15280</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Selama sepuluh bulan pertama 2023...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Selama sepuluh bulan pertama 2023 itu total angka penjualan ritel yang diraup Mercedes-Benz meningkat 8,9 persen dibanding periode sama di 2023.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (15/11/2023)  menunjukkan, selama Januari – Oktober tersebut, Mercedes-Benz menyerok angka penjualan ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 2.474 unit. Sementara pada saat yang sama pesaing terkuatnya, yakni Bayerische Motoren Werke (BMW), menjual 3.393 mobil ke konsumen (penjualan ritel).</p>
<figure id="attachment_14726" aria-describedby="caption-attachment-14726" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14726" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Ilustrasi-logo-Mercedes-Benz-dok.Shutterstock-via-Mercedes-Benz-Washington-e1696820461629.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-14726" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo Mercedes-Benz &#8211; dok.Shutterstock via Mercedes-Benz Washington</figcaption></figure>
<p>Total penjualan ritel yang dibukukan BMW itu menanjak 27,04 persen dibanding jumlah penjualan ritel yang dibukukannya selama periode sama di 2022. Pada periode sepuluh bulan pertama itu, BMW mencatatkan penjualan mobil dari pabrik ke diler (penjualan grosir atau <em>wholesales</em>) sebanyak 3.608 unit, meningkat 44,96 persen.</p>
<p>Sekadar informasi, selama sepuluh bulan pertama tahun ini, BMW Group Indonesia berhasil melego 4.085 mobil ke konsumen (penjualan ritel). Total jumlah ini terdiri dari 3.393 mobil merek BMW dan 692 mobil merek MINI. (Jat/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Fakta di Balik Cerita Indomobil Caplok Mercedes-Benz RI</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-fakta-di-balik-cerita-indomobil-caplok-mercedes-benz-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2022 04:51:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Indomobil]]></category>
		<category><![CDATA[Indomobil caplok Mercedes-Benz RI]]></category>
		<category><![CDATA[MBDI]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz Distribusi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Mercedes-Benz di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan bus Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk Mercedes-Benz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9352</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Dalam beberapa hari terakhir, kabar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Dalam beberapa hari terakhir, kabar Indomobil Group terus santer terdengar di Indonesia.</p>
<p>Meski rencana Mercedes-Benz mencari mitra untuk mengelola bisnisnya di Tanah Air sudah dimulai sejak 2020. “Itu kan bagian dari strategi restrukturisasi bisnis yang dirancang oleh induk Mercedes-Benz, Daimler AG. Ini sebenarnya sudah sejak lama bergulir di dunia,” papar seorang petinggi di Kementerian Perindustrian RI, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (31/10/2022).</p>
<p>Langkah pertama yang ditempuh Daimler AG adalah memisahkan divisi bisnis kendaraan komersial dengan kendaraan penumpang. Kedua, menggadeng mitra lokal untuk produksi (termasuk perakitan) sehingga beban lebih ringan.</p>
<p>“Sebab kalau pabrikasi juga dilakukan sendiri, maka selain harus memacu pengembalian investasi dengan <em>time frame return on investment (</em>masa pengembalian investasi dalam periode tertentu atau ROI), harus bersaing ketat dengan <em>brand</em> lain, sekaligus meraup <em>margin</em> yang tinggi. Sehingga menggadeng mitra lokal adalah strategi paling rasional,” ungkap sang pejabat.</p>
<p>Di Indonesia, pemisahan divisi bisnis kendaraan komersial dan penumpang telah dilakukan pada 1 Januari 2018, yakni untuk distribusi kendaraan komersial dilakukan PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI). Sedangkan untuk kendaraan penumpang oleh PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI).</p>
<p>Hanya, mayoritas saham keduanya masih dipegang oleh Mercedes-Benz (Daimler AG). Padahal, saat ini Daimler AG pusat juga menghadapi tantangan yang tidak ringan seiring dengan dinamika ekonomi global baik di Eropa, maupun wilayah lain.</p>
<p>“Informasi yang saya dapatkan seperti itu. Tentu, itu langkah sangat rasional bagi Mercedes. Dan dampaknya di kita industri nasional bergerak dan tumbuh, roda ekonomi bergerak,” ujar pria yang pernah menjabat direktur ini.</p>
<figure id="attachment_2947" aria-describedby="caption-attachment-2947" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2947" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Produksi-mobil-Mercedes-Benz-di-sebuah-pabriknya-di-Jerman-dok.Tek-Deeps-e1632552714345.jpg" alt="" width="700" height="496" /><figcaption id="caption-attachment-2947" class="wp-caption-text">Ilustrasi, produksi mobil Mercedes-Benz di sebuah pabrik di Jerman &#8211; dok.Tek Deeps</figcaption></figure>
<p>Menurut dia, Indomobil Group bersama mitranya dari Inggris yakni Inchcape akan menguasai saham mayoritas Mercedes-Benz di MBDI.</p>
<p>“Kabarnya, dalam proses negosiasi. Informasinya, semester pertama 2023 sudah berjalan. Kerjasama ini saling menguntungkan. Apalagi, kalau lihat data, penjualan Mercedes-Benz sekarang ini kan bagus,” kata dia.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Senin (31/10/2022) menunjukkan, Januari – September tahun ini, Mercedes-Benz Indonesia membukukan penjualan ke diler (kendaraan niaga dan mobil penumpang) 4.408 unit. Jumlah ini meroket 75,5% dibanding <em>wholesales</em> selama periode sama di 2021.</p>
<p>Sementara penjualan produk ke konsumen (ritel), pada saat yang sama mencapai 4.023 unit. Jumlah itu menanjak 51,4% dibanding tahun lalu. (Sao/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
