<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>merek asal Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/merek-asal-cina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Aug 2025 16:09:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>merek asal Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ternyata Begini Penjualan Ritel Mobil Cina di Indonesia selama Januari – Juli 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ternyata-begini-penjualan-ritel-mobil-cina-di-indonesia-selama-januari-juli-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 04:04:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[merek asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25302</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Saat ini, di Indonesia, ada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Saat ini, di Indonesia, ada 15 mobil asal Republik Rakyat Cina (Cina) atau merek asal negara lain yang telah dimiliki sepemuhnya oleh perusahaan asal Negeri Tirai Bambu ini. Selain itu, merek-merek asal Cina yang menjajakan mobilnya di Indonesia beberapa diantaranya merupakan submerek dari pabrikan yang sama dengan merek lain.</p>
<p>Salah satu merek yang dianggap merek asal Cina meski dari Inggris adalah Morris Garage (MG) yang sejak tahun 2007 telah dimiliki oleh SAIC (Shanghai Automotive Industry Corporation) Motor. Bahkn sebagian produksi dari mobil merek ini juga dilakukan di Cina.</p>
<p>Soal penjualan di Indonesia – khususnya di periode Januari – Juli 2025 – beberapa merek kinerja penjualannya belum bisa dibandingkan dengan periode sama di tahun 2024. Pasalnya, di tujuh bulan pertaama 2024 merek-merek itu masih belum berjualan mobilnya.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (16/8/2025) juga memperlihatkan, pada Januari – Juli 2025, beberapa merek mencatatkan anjloknya penjualan ritel alias penjualan dari dealer. Berikut data lengkap penjualan ritel mobil merek asal Cina selama tujuh bulan pertama 2025 tersebut.</p>
<figure id="attachment_25295" aria-describedby="caption-attachment-25295" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Chery-E5-di-GIIAS-2025-dok.-Mobilitas-e1755278579522.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-25295" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Chery-E5-di-GIIAS-2025-dok.-Mobilitas-e1755278579522.jpg" alt="" width="700" height="501" /></a><figcaption id="caption-attachment-25295" class="wp-caption-text">Chery E5 di GIIAS 2025 &#8211; dok. Mobilitas</figcaption></figure>
<p>BYD: 16.532 unit (meroket 707,6 persen)<br />
Chery: 11.517 unit (meroket 150,3 persen)<br />
Wuling: 10.971 unit (anjlok 17,9 persen)<br />
Aion: 3.487 unit (baru)<br />
Denza: 5.516 unit (baru)<br />
Geely: 999 unit (baru)<br />
MG; 1.128 unit (anjlok 53,9 persen)<br />
Dongfeng (DFSK): 473 unit (anjlok 34,8persen)<br />
GWM; 461 unit (meroket 153,3 persen)<br />
FAW: 427 unit (anjlok 15,9 persen)<br />
Neta: 345 unit (melonjak 31,2 persen )<br />
BAIC: 291 unit (baru)<br />
Jetour: 272 unit (baru)<br />
Seres: 91 unit (melonjak 44,4 persen)<br />
Xpeng: 56 unit (baru)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2025</em>. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Babak Belur dan Hengkang, Chery Kini Kembali Beroperasi di RI</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/setelah-babak-belur-dan-hengkang-chery-kini-kembali-beroperasi-di-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2022 06:37:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Chery Automobile]]></category>
		<category><![CDATA[Chey]]></category>
		<category><![CDATA[diler CHery di RI]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Chery]]></category>
		<category><![CDATA[IIMS 2022]]></category>
		<category><![CDATA[investasi di RI]]></category>
		<category><![CDATA[merek asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6039</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Produsen mobil asal Wuhu, Republik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Produsen mobil asal Wuhu, Republik Rakyat Cina (Cina) – Chery Automobile Co.Ltd – resmi kembali menjajakan kaki di Indonesia untuk menjajakan lagi mobil buatannya.</p>
<p>Bahkan, pabrikan yang berdiri sejak 8 Januari 1997 itu menyatakan Indonesia merupakan mempersiapkan Indonesia sebagai pusat kegiatan sekaligus jembatan menuju pasar Asia Tenggara (Asean) secara keseluruhan.</p>
<p>“Merupakan kebahagiaan bagi Chery bisa kembali ke Indonesia dan memperkenalkan produk-produk unggulan kami yang sudah sangat dikenal di banyak negara. Kami tidak hanya akan menawarkan produk-produk yang patut Anda pertimbangkan, tapi kami juga memiliki rencana yang komprehensif untuk ikut memperkuat industri otomotif Indonesia,” papar President Director PT Chery Motor Indonesia (CMI), Tao Yong, dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, kemarin.</p>
<figure id="attachment_6041" aria-describedby="caption-attachment-6041" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6041" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Chery-Tiggo-8-Pro-dok.Istimewa-e1648794773800.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6041" class="wp-caption-text">Chery Tiggo 8 Pro &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Kabar kembali beroperasinya Chery di Indonesia disampaikan secara resmi oleh Chery di perhelatan pameran otomotif nasional, Indonesia International Motor Show (IIMS) HybrId 2022 yang kini tengah berlangsung di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Beberapa model dihadirkan oleh merek tersebut.</p>
<p>Chery pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 2006 melalui Indomobil Group dengan payung perusahaan yang dimiliki bersama Chery Automobile Co.Ltd, dengan nama Unicor Prima Motor. Namun, penjualannya ternyata terus jeblos.</p>
<p>“Waktu itu, isu soal layanan purna jual dan kualitas produk santer terdengar. Sehingga, memberikan sentimen negatif yang kuat ke masyarakat konsumen. Penjualan mobil Chery saat itu bisa dibilang jauh dari harapan, dan muncul stigma negatif terhadap produk asal Cina,” ujar kolega <em>Mobilitas</em> di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) saat dihubungi di Jakarta, Jumat (1/4/2022).</p>
<figure id="attachment_6042" aria-describedby="caption-attachment-6042" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6042" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Booth-Chery-di-IIMS-2022-dok.Istimewa-e1648795022623.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6042" class="wp-caption-text">Booth Chery di IIMS 2022 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Data di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Jumat (1/4/2022) menunjukkan, selama satu tahun setelah diperkenalkan di Tanah Air, Chery hanya berhasil menjual 279 unit. Tahun kedua, penjualan Chery meningkat, meski tak sampai ribuan unit, tetapi hanya 759 unit.</p>
<p>Bahkan, di tahun 2009, penjualan Chery ambrol hingga hanya sebanyak 407 unit.Sedangkan selama dua tahun berturut-turut yakni dari tahun 2013 – tahun 2014 tercatat, tak ada laporan soal penjualan mobil merek ini.</p>
<p>Penjualan kembali terjadi di tahun 2014 dengan total 231 unit. Lalu di tahun 2015 naik menjadi 446 unit, dan di tahun 2016 penjualan tercatat hingga bulan September dengan total 66 unit.</p>
<figure id="attachment_2655" aria-describedby="caption-attachment-2655" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2655" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Chery-QQ-salah-satu-mobil-buatan-Chery-yang-pernah-dijual-di-Indonesia-dok.Auto-Guide-e1628912641681.jpg" alt="" width="700" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-2655" class="wp-caption-text">Chery QQ, salah satu mobil buatan Chery yang pernah dijual di Indonesia &#8211; dok.Auto Guide</figcaption></figure>
<p>Sepanjang sembilan pertama 2016 itu, penjualan dibukukan oleh Chery Tiggo sebanyak 41 unit, Chery QQ 14 unit, lalu Chery Eastar 11 unit. Setelah itu, tersiar kabar merek ini tak lagi menjadi anggota Gaikindo. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekspor Mobil Chery Melesat, Isu Balik ke RI Mencuat</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ekspor-mobil-chery-melesat-isu-balik-ke-ri-mencuat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Dec 2021 02:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[Chery Automobile]]></category>
		<category><![CDATA[Chery di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Chery Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[merek asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan mobil Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=4656</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kabar tentang rencana kembalinya Chery...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kabar tentang rencana kembalinya Chery Automobile Co.Ltd ke Indonesia kembali mencuat, bahkan menguat setelah pejabat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kembali menyinggungnya. Kemungkinan besar pabrikan asal Wuhu, Anhui, Cina itu tak sekadar berjualan tetapi juga berproduksi di Tanah Air.</p>
<p>Adalah Sekretaris Jenderal Gaikindo yang menyampaikan informasi tersebut, saat berbicara di diskusi virtual yang digelar Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) di Jakarta, Rabu (22/12/2021). Dia mengatakan ada dua pabrikan asal Republik Rakyat Cina (Cina) yang kemungkinan besar masuk ke Indonesia di tahun 2022, yakni Chery dan BYD.</p>
<p>“Salah satunya yang berniat masuk ke Indonesia adalah Chery yang sudah berbicara dengan kita. Mereka berminat bukan sekadar memanfaatkan pasar, tetapi mereka juga berniat untuk menjadi pemain dalam hal produksi kendaraan,&#8221; papar dia.</p>
<figure id="attachment_4658" aria-describedby="caption-attachment-4658" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4658" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Chery-Tiggo-8-dok.Chinapev.com_-e1640399056834.jpg" alt="" width="700" height="503" /><figcaption id="caption-attachment-4658" class="wp-caption-text">Chery Tiggo 8 &#8211; dok.Chinapev.com</figcaption></figure>
<p>Jika mereka tergiur menggarap pasar Indonesia, lanjut Kukuh, itu wajar. Pasalnya, potensi pasar itu sangat besar dan menjanjikan.</p>
<p>“Saat ini jumlah penduduk di Indonesia sekitar 270 juta orang, dengan rasio kepemilikan mobil baru mencapai 99 mobil per 1.000 orang. Artinya, masih sangat rendah dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Ini tentu pasar yang potensial bagi industri,” papar Kukuh.</p>
<p>Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (24/12/2021) mengkonfirmasi bahwa Chery telah berdiskusi dengan Gaikindo. Termasuk meminta penjelasan soal berbagai aturan, khususnya terkait dengan produksi.</p>
<p>“Kita terbuka dengan merek dari manapun. Ya kalau sudah tentu kita berharap menjadi anggota (Gaikindo). Karena semakin banyaknya merek yang hadir di sini (Indonesia) maka masyarakat juga akan diuntungkan karena akan banyak ragam pilihan kendaraan untuk memenuhi kebutuhan sarana mobilitas. Negara juga diuntungkan karena ekonomi nasional akan bergerak terutama kalau merek itu berinvestasi dan berproduksi di sini, lapangan kerja terbuka dan industri berkembang,” papar Jongkie.</p>
<figure id="attachment_1009" aria-describedby="caption-attachment-1009" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1009" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/SUV-kompak-Chery-Tiggo-5x-dok.1Cars.org_-e1621920816131.jpg" alt="" width="700" height="491" /><figcaption id="caption-attachment-1009" class="wp-caption-text">SUV kompak Chery Tiggo 5x &#8211; dok.1Cars.org</figcaption></figure>
<p>Lantas bagaimana dengan kiprah dan kinerja Chery saat ini? Ternyata, pabrikan yang hengkang dari Indonesia tahun 2016 itu moncer di pasar dalam negeri Cina maupun di pasar ekspor.</p>
<p>Data dari Asosiasi Produsen Mobil Cina (CAAM) dan Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dilansir <em>The Best Selling Cars</em> dan <em>Sino Auto</em> belum lama ini memperlihatkan sepanjang Januari – November tahun ini penjualan Chery di Cina melonjak 48,7% dibanding periode sama tahun lalu. Totalnya mencapai 574.646 unit.</p>
<p>Sementara, total jumlah mobil yang diekspor China Chery Group di periode tersebut mencapai 237.901 unit. Jumlah itu melesat 137,6% dibanding periode yang sama tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_1012" aria-describedby="caption-attachment-1012" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1012" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Chery-Tiggo-8-dok.Dailyrevs-scaled-e1621921308167.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-1012" class="wp-caption-text">Chery Tiggo 8 &#8211; dok.Dailyrevs</figcaption></figure>
<p><strong>Rekam jejak di RI</strong><br />
Di Indonesia, Chery yang hadir sejak tahun 2006, namun hingga tahun 2014 penjualannya tak sesuai harapan. Data di Gaikindo yang dinukil Mobilitas menunjukkan, di tahun pertama penjualan ke diler (<em>wholesales</em>) sebanyak 269 unit.</p>
<p>Tahun 2007 sebanyak 759 unit dan meningkat lagi di tahun berikutnya menjadi 853 unit. Tetapi di tahun 2010 penetrasi ke pasar mulai sulit, sehingga tahun 2011, Indomobil angkat tangan.</p>
<figure id="attachment_4659" aria-describedby="caption-attachment-4659" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4659" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Chery-QQ-mobil-Chery-yang-pernah-berkiprah-di-pasar-Indonesia-dok.Youtube-e1640399326672.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-4659" class="wp-caption-text">Chery QQ, mobil Chery yang pernah berkiprah di pasar Indonesia &#8211; dok.Youtube</figcaption></figure>
<p>Setahun kemudian – atau pada tahun 2012 – Chery Automobile kembali datang ke Indonesia dengan menggandeng mitra PT Chery Mobil Indonesia pemegang merek. Hanya, penjualannya tak beranjak membaik, tercatat hanya 215 unit.</p>
<p>Tahun berikutnya tidak ada kabar soal penjualan hingga tahun 2014. Dua tahun kemudian – atau di tahun 2016 – tersiar kabar merek ini sudah tak menjadi anggota Gaikindo. (Wah/Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>20 Merek Mobil Terlaris di RI Januari – Agustus, Lima Merek Ini Meroket</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/20-merek-mobil-terlaris-di-ri-januari-agustus-lima-merek-ini-meroket/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2021 07:30:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[DFSK]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[Kia]]></category>
		<category><![CDATA[merek asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[merek mobil terlaris di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[MG]]></category>
		<category><![CDATA[mobil taelris di Januari - Agustus]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Morris Garage]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2906</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan mobil (yakni kendaraan penumpang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil (yakni kendaraan penumpang maupun barang alias kendaraan komersial) di Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus tahun ini baik dari pabrik ke diler (<em>wholesales</em>) maupun dari diler ke konsumen (ritel) tercatat menanjak dibanding periode sama tahun 2020.</p>
<p>Faktor lebih baiknya ekonomi tahun ini dibanding periode sama tahun lalu dan insentif potongan tarif pajak dari pemerintah disebut menjadi pendorong kenaikan.</p>
<p>“Ya, tahun ini dari sisi ekonomi lebih baik. Kemudian juga insentif perpajakan berupa diskon PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) juga memberikan dampak yang positif terhadap penjualan ritel,” ungkap Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (22/9/2021).</p>
<figure id="attachment_530" aria-describedby="caption-attachment-530" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-530" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Wuling-Confero-versi-anyar-dengan-harga-mulai-Rp-1698-juta-dok.Istimewa-e1619890679645.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-530" class="wp-caption-text">Wuling Confero versi anyar dengan harga mulai Rp 169,8 juta &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan ke Gaikindo menunjukkan, penjualan ke diler (wholesales) di Januari – Agustus itu mencapai 543.424 unit atau melonjak 68% dibanding periode sama tahun lalu. Sedangkan penjualan ritel di saat yang sama, sebanyak 527.694 unit atau naik 45% dibanding penjualan selama kurun waktu yang sama tahun lalu.</p>
<p>Satu catatan menarik dalam data penjualan ritel (ke konsumen) di delapan bulan pertama itu adalah, ada lima merek yang jumlah penjualannya meroket, dari 90% hingga ratusan persen dibanding kurun waktu yang sama di tahun 2020. Pertama, Kia yang menjual sebanyak 2.031 unit, alias meroket 441,6% dibanding Januari – Agustus 2020.</p>
<p>Kedua, Hyundai. Merek satu asal negara dengan Kia ini mencatatkan penjualan ritel sebanyak 1.754 unit. Angka ini meroket 301,4% dibanding delapan bulan pertama tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_2392" aria-describedby="caption-attachment-2392" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2392" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_.jpg" alt="" width="650" height="451" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_.jpg 650w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_-300x208.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_-605x420.jpg 605w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Bus-Scania-dok.Motoris.id_-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px" /><figcaption id="caption-attachment-2392" class="wp-caption-text">Bus Scania &#8211; dok.Motoris.id</figcaption></figure>
<p>Ketiga, Scania. Merek pabrikan kendaraan komersial asal Swedia ini penjualannya meroket hingga 237 unit, meski hanya 428 unit. Keempat, Wuling yang penjualannya melambung hingga hingga 127% menjadi 13.065 unit.</p>
<p>Kelima, Mitsubishi Motors. Merek berlambang tiga berlian ini berhasil membukukan penjualan ritel sebanyak 65.424 unit sepanjang Januari hingga Agustus, alias melambung 95,8%.</p>
<figure id="attachment_2908" aria-describedby="caption-attachment-2908" style="width: 701px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2908" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583.jpg" alt="" width="701" height="499" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583.jpg 701w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583-696x495.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583-590x420.jpg 590w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-Rockford-Fosgate-Black-Edition-dok.MMKSI_-e1632296270583-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 701px) 100vw, 701px" /><figcaption id="caption-attachment-2908" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Mitsubishi Xpander Cross Rockford Fosgate Black Edition &#8211; dok.MMKSI</figcaption></figure>
<p>Berikut, 20 merek dengan penjualan ke konsumen atau ritel (terlaris) sepanjang Januari – Agustus tahun ini:<br />
Toyota : 170.839 unit<br />
Daihatsu : 89.601 unit<br />
Mitsubishi : 65.424 unit<br />
Honda : 65.014 unit<br />
Suzuki : 56.449 unit<br />
Fuso : 18.978 unit<br />
Isuzu : 15.928 unit<br />
Hino : 11.425 unit<br />
Wuling : 13.065 unit<br />
Nissan : 5.054 unit<br />
Mercedes (termasuk CV): 2.293 unit<br />
Kia : 2.031 unit<br />
DFSK : 1.975 unit<br />
Hyundai : 1.754 unit<br />
BMW : 1.493 unit<br />
UD Trucks : 1.025 unit<br />
MG : 690 unit<br />
Lexus : 650 unit<br />
MINI : 440 unit<br />
<em>Sumber: Laporan penjualan ritel ke Gaikindo, 2020</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Delapan Bulan di Jepang, Mobil Morris Garage Hanya Laku 5 Unit</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/delapan-bulan-di-jepang-mobil-morris-garage-hanya-laku-5-unit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Sep 2021 05:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[merek asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[MG Motor]]></category>
		<category><![CDATA[mobil asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbaru MG di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Morris Garage]]></category>
		<category><![CDATA[Morris Garage di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan MG Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[SAIC Motor Limited]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2825</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas &#8211; Japan Automobile Dealers Association (JADA)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> &#8211; Japan Automobile Dealers Association (JADA) dan Japan Automobile Importers Association (JAIA) belum lama ini merilis data penjualan mobil di Jepang – baik mobil buatan merek lokal maupun dari impor – sepanjang periode Januari hingga Agustus tahun 2021 ini.</p>
<p>Total penjualan mobil berbagai kategori (baik mobil bermesin mungil alias kei cars maupun yang lebih besar dari 660cc atau reguler) di kurun waktu itu sebanyak 3.161.731 unit.</p>
<p>Merek-merek lokal yakni Toyota, Suzuki, Honda, Daihatsu, Nissan Mazda, Subaru, Mitsubishi menguasai daftar 10 besar merek terlaris di rentang dalam bulan pertama itu. Namun, sejumlah mobil merek asal asing atau impor terlihat juga cukup marak penjualannya.</p>
<figure id="attachment_2085" aria-describedby="caption-attachment-2085" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2085" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Logo-Toyota-dok.Car-Brands-e1625795634346.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2085" class="wp-caption-text">Logo Toyota &#8211; dok.Car Brands</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, pada periode itu Mercedes-Benz menjadi mobil asal impor terlaris di Jepang. Merek asal Jerman ini terjual sebanyak 35.508 unit.</p>
<p>Kedua, BMW dengan penjualan sebanyak 23.891 unit. Lalu, disusul Volkswagen yang laku sebanyak 23.367 unit.</p>
<p>Pada urutan keempat terdapat Audi yang telah berhasil melego sebanyak 16.497 unit. Di posisi kelima terdapat mobil asal Inggris – MINI – dengan total penjualan sebanyak 12.048 unit.</p>
<p>Di posisi belakangnya bercokol merek asal Swedia – Volvo – setelah mengantongi angka penjualan sebanyak 10.927 unit. Dia disusul merek asal Amerika Serikat, Jeep, yang berhasil mengoleksi angka penjualan sebanyak 9.358 unit.</p>
<figure id="attachment_2121" aria-describedby="caption-attachment-2121" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2121" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Proses-produksi-mobil-Mercedes-Benz-dok.Youtube-e1625978169855.jpg" alt="" width="700" height="489" /><figcaption id="caption-attachment-2121" class="wp-caption-text">Proses produksi mobil Mercedes-Benz &#8211; dok.Youtube</figcaption></figure>
<p><strong>MG Motor merana</strong><br />
Sementara, merek asal Inggris yang kini dimiliki oleh pabrikan asal Cina – SAIC Motor Corporation Limited – sehingga disebut sebagai mobil asal Cina, yakni Morris Garage (MG) di kurun waktu Januari hingga Agustus itu hanya laku 5 unit. Jumlah penjualan ini ambrol 54,5% dibanding jumlah penjualan yang berhasil diraup selama periode sama tahun 2020.</p>
<p>Data JADA dan JAIA membeberkan dari total penjualan selama delapan bulan yang sebanyak 5 unit itu, 2 unit di antaranya dibukukan pada bulan Agustus. Dengan demikian, pangsa pasar yang berhasil digenggamnya baru 0,00%.</p>
<p>MG Motor di Asia – khususnya di Asia Tenggara – tercatat sebagai merek pendatang baru yang terus aktif menggempur pasar. Di kawasan ini, SAIC Motor (pemilik MG) menjalin kongsi dengan Charoen Pokphand &#8211; salah satu konglomerat Thailan &#8211; mendirikan pabrik dan berproduksi di Negeri Gajah Putih itu.</p>
<figure id="attachment_2389" aria-describedby="caption-attachment-2389" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2389" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="488" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa-300x209.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa-696x485.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa-602x420.jpg 602w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-2389" class="wp-caption-text">MG HS vang dijajakan di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sedangkan di Indonesia, data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari laporan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) diketahui penjualan ritel (ke konsumen) mobil MG di Indonesia sepanjang Januari hingga Juni sebanyak 547 unit. Dengan penjualan sebanyak ini maka pangsa pasar yang berhasil dicuilnya kurang dari 0,1%).</p>
<p>Sedangkan sepanjang tahun 2020 – merek yang memulai kiprahnya di Indonesia itu – terjual ke konsumen hanya sebanyak 313 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Lima Merek Ini hingga Juli Masih Ambrol di RI</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-lima-merek-ini-hingga-juli-masih-ambrol-di-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2021 04:35:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[data Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Peugeot]]></category>
		<category><![CDATA[merek asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil harga mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Audi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan FAW di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Peugeot]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tata Motors RI]]></category>
		<category><![CDATA[VW Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2770</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Juli tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Juli tahun ini penjualan mobil ke diler (<em>wholesales</em>) maupun penjualan dari diler ke konsumen (ritel) tercatat meningkat dibanding kurun waktu yang sama tahun 2020 lalu. Tercatat, <em>wholesales</em> melonjak 60,8% dan penjualan ritel menanjak hingga 38,4%.</p>
<p>Data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari penjualan yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, total <em>wholesales</em> di tujuh bulan pertama itu sebanyak 460.106 unit. Pada saat yang sama penjualan ritel yang dikantongi merek-merek yang berjualan di Tanah Air mencapai 451.872 unit.</p>
<p>“Pada periode Januari sampai Juli tahun ini ada beberapa faktor yang memicu penjualan. Pertama, karena kondisi mulai lebih bagus dibanding tujuh bulan pertama tahun 2020. Kedua, mulai Maret pemerintah membuat kebijakan relaksasi perpajakan berupa diskon PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah, sejak Maret hingga Mei mobil 1.500 cc ke bawah dapat diskon 100% dan kemudian diperpanjang Juni – Agustus). Lalu mobil 1.500 cc – 2.500 cc juga dapat diskon 50% di Juni – Agustus,” papar Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (19/8/2021).</p>
<figure id="attachment_2772" aria-describedby="caption-attachment-2772" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2772" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Audi-New-A6-Quattro-dok.Istimewa-e1629606597663.jpg" alt="" width="700" height="503" /><figcaption id="caption-attachment-2772" class="wp-caption-text">Audi New A6 Quattro &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Hanya, ternyata tak semua merek membukukan kenaikan penjualan. Fakta data menunjukkan, di tujuh bulan pertama itu ada lima merek yang tercatat penjualan ritelnya justeru ambles.</p>
<p>Mereka adalah merek-merek asal Eropa dan Asia. Pertama merek kendaraan komersial asal Cina, FAW, yang membukukan penjualan ritel sebanyak 110 unit atau ambles hingga 24,1%.</p>
<p>Kedua, Tata Motors yang hanya berhasil melego produknya sebanyak 121 unit. Jumlah ini ambrol 41,3%.</p>
<p>Ketiga, Volkswagen yang produknya hanya laku sebanyak 231 unit alias ambrol 37,9%. Keempat Audi yang mengantongi angka penjualan sebanyak 19 unit, merosot 17,4%.</p>
<figure id="attachment_1829" aria-describedby="caption-attachment-1829" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1829" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Logo-VW-dok.Autocar-e1629606902587.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-1829" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Volkswagen &#8211; dok.Autocar</figcaption></figure>
<p>Sementara yang kelima, Peugeot. Merek asal Prancis ini mencatatkan penjualan ritel sebanyak 118 unit di tujuh bulan pertama alias merosot 19,7% dibanding penjualan ritel tujuh bulan perrtama 2020. (Vto/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
