<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mesin mobil &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mesin-mobil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Aug 2022 02:25:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>mesin mobil &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Penyebab Mesin Mobil Overheat Selain Cairan Radiator Habis</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-penyebab-mesin-mobil-overheat-selain-cairan-radiator-habis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Aug 2022 06:01:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[cara menangani mesin overheat]]></category>
		<category><![CDATA[extra fan]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[mesin mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin mobil Overheat]]></category>
		<category><![CDATA[Radiator]]></category>
		<category><![CDATA[thermostat]]></category>
		<category><![CDATA[waterpump]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=7764</guid>

					<description><![CDATA[Tangerang, Mobilitas – Mesin mobil overheat juga bisa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, Mobilitas</strong> – Mesin mobil overheat juga bisa disebabkan komponen lain seperti extra fan, thermostat, dan waterpump yang aus.</p>
<p>Informasi itu diungkap Kepala Mekanik Oto Klinika, Edi Purwanto, saat ditemui <em>Mobilitas</em> di Cipondoh, Tangerang, Minggu (7/8/2022).</p>
<p>“Karena selain radiatornya sendiri yang di dalamnya ada cairan coolant plus tutup dan selang radiator, kondisi sistem pendinginan mesin pada mobil juga sangat terkait dengan kondisi komponen lainnya seperti extra fan, thermostat, serta water pump,” ujar Edi.</p>
<p>Fungsi extra fan, kata Edi, membantu sistem kerja fan radiator ketika suhu cairan di radiator telah mencapai titik ambang batas yakni 95 derajat celcius. Hembusan angin dari baling-balingnya membantu percepatan pelepasan panas dari mesin yang dilakukan oleh radiator.</p>
<figure id="attachment_2882" aria-describedby="caption-attachment-2882" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2882" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-cairan-radiator-cepat-habis-dok.Elk-River-Tire-and-Auto-e1632208119581.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-2882" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mengecek cairan radiator mobil &#8211; dok.Elk River Tire and Auto</figcaption></figure>
<p>Thermostat berfungsi menjaga kestabilan temperatur mesin. Komponen ini akan menyalurkan cairan pendingin (coolant) saat suhu mesin sudah berada di ambang batas, sehingga mesin mobil tidak overheat.</p>
<p>Water pump,berfungsi memompa cairan di dalam radiator agar bersikulasi dengan baik. Ketika suhu cairan radiator telah menyentuh ambang batas, thermostat akan bekerja mendorong sirkulasi cairan, sehingga suhu mesin tetap terjaga dan mesin tidak overheat.</p>
<p>Edi mewanti-wanti agar pemilik mobil secara rutin mengeceknya ke bengkel. Sebab selain usia pakai, komponen-komponen bisa cepat aus karena berbagai penyebab lain. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenali Fungsi Thermostat Mobil dan Potensi Masalah yang Terjadi</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kenali-fungsi-thermostat-mobil-dan-potensi-masalah-yang-terjadi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2021 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi thermostat mobil]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[mesin mobil]]></category>
		<category><![CDATA[mobil tua]]></category>
		<category><![CDATA[Radiator]]></category>
		<category><![CDATA[selang radiator]]></category>
		<category><![CDATA[sistem radiator]]></category>
		<category><![CDATA[tanda thermostat aus]]></category>
		<category><![CDATA[termostat bermasalah]]></category>
		<category><![CDATA[thermostat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3447</guid>

					<description><![CDATA[Tangerang, Mobilitas – Salah satu bagian dari mesin...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, Mobilitas</strong> – Salah satu bagian dari mesin mobil yang sangat penting adalah sistem pendinginannya yang terdiri dari serangkaian komponen dengan tugas dan fungsi yang saling melengkapi. Salah satu komponen yang vital fungsinya di sistem pendinginan ini adalah, thermostat.</p>
<p>“Fungsi thermostat ini menjaga suhu mesin agar temperaturnya berada pada suhu yang ideal, sehingga mesin tidak mengalami suhu yang melebihi standar alias overheat. Dengan bahasa yang sederhana, bisa disebut bahwa thermostat itu seperti sakelar. Cara kerjanya akan mengikuti sistem kerja dari komponen pendingin yang lain,” papar Marketing Supervisor, toko suku cadang Prima Auto, di kompleks Pusat Suku Cadang BSD, Serpong, Tangerang, Rezki Afandi, saat ditemui <em>Mobilitas</em>, Jumat (16/10/2021).</p>
<p>Menurut Afandi, dalam proses pendinginan mesin mobil yang tengah bekerja atau di saat mobil dijalankan – yakni menggunakan cairan di radiator – dimulai dari cairan yang dipompa oleh bagian water pump untuk menuju ke bagian mesin mobil. Lalu, aliran cairan ini akan melewati bagian water jacket yakni jalur ciaran (air atau coolant) yang mengitari mesin.</p>
<figure id="attachment_3452" aria-describedby="caption-attachment-3452" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3452" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Mobil-yang-mengalami-overheat-alias-suhu-mesin-melebihi-ambang-batas-dok.RAC_.co_.uk_-e1634563882879.jpg" alt="" width="700" height="496" /><figcaption id="caption-attachment-3452" class="wp-caption-text">Mobil yang mengalami overheat alias suhu mesin melebihi ambang batas &#8211; dok.RAC.co.uk</figcaption></figure>
<p>Pada saat mengalir, cairan pendingin di dalam mesin itu juga bertugas menangkap suhu panas yang dihasilkan oleh mesin mobil. Pada saat cairan akan keluar melewati selang yang ada pada mesin, kemudian masuk menuju ke bagian atas dari radiator dan masuk ke dalam radiator, maka suhu panas pada seluruh komponen mesin mobil pun berkurang.</p>
<p><strong>Menjaga kestabilan suhu mesin</strong><br />
Suhu panas tersebut terbuang melalui kisi kisi kecil yang terletak pada radiator, dan dibuang ke udara oleh kipas yang terletak di balik radiator. Setelah suhu panas terbuang, suhu air di dalam radiator juga akan menurun dan keluar dari selang bagian bawah yang ada pada radiator tersebut.</p>
<p>Air yang keluar dari selang ini kemudian dipompa kembali menuju ke mesin, dan digunakan lagi dalam proses penurunan suhu mesin mobil. Begitulah seterusnya, proses ini berlangsung secara berulang, jika suhu mesin mobil masih tinggi.</p>
<figure id="attachment_3448" aria-describedby="caption-attachment-3448" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3448" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-thermostat-di-mobil-dok.Istimewa-e1634562616241.jpg" alt="" width="700" height="513" /><figcaption id="caption-attachment-3448" class="wp-caption-text">Ilustrasi, thermostat di mobil &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Nah, pada saat suhu di mesin sudah dingin, maka perputaran aliran air pada mesin tersebut akan ditutup oleh bagian thermostat. Ini dilakukan agar air tidak bersirkulasi melalui radiator sehingga mesin mobil tetap bisa mencapai suhu yang optimal,” jelas Afandi.</p>
<p>Jika suhu mesin kembali tinggi, yakni pada kisaran kurang lebih 85 derajat &#8211; 90 derajat celcius, thermostat akan terbuka kembali. Terbukanya thermostat ini untuk memberi jalan agar air pendingin dapat melakukan proses pendinginan melalui radiator mobil.</p>
<p>“Jadi, jelas ya bahwa thermostat itu bertugas menjaga kestabilan suhu mesin. Dia bertugas seperti sakelar dari sistem pendiginan mesin,” kata Afandi.</p>
<figure id="attachment_3277" aria-describedby="caption-attachment-3277" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3277" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-mobil-yang-mengalami-masalah-pada-mesin-dok.Istimewa-e1633955463268.jpg" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-3277" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil yang mengalami masalah pada mesin &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p><strong>Tanda thermostat bermasalah</strong><br />
Afandi menyebut tugas thermostat cukup insentif karena dia siaga di saat mesin mobil dinyalakan. Dengan kata lain, kata dia, thermostat itu pekerja keras dan dituntut untuk tetap dalam kondisi prima.</p>
<p>Karena tugas yang seperti itu tak heran jika thermostat akan aus jika mobil telah berusia 10 tahun lebih. Tanda-tanda peranti ini bermasalah atau aus, bisa dilihat dari suhu mesin yang tidak stabil dan cenderung tinggi.</p>
<p>“Untuk cara yang paling mudah mendeteksi thermostat mobil bermasalah adalah suhu mesin yang tidak stabil. Ini bisa dilihat dari indikator suhu mesin di panel cluster mobil. Bahkan, jika keauasan atau permasalahan thermostat itu belum parah, bisa dilihat dan dirasakan konsumsi bahan bakar mobil yang lebih boros dari biasanya,” jelas Afandi.</p>
<figure id="attachment_3453" aria-describedby="caption-attachment-3453" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3453" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Selang-pendinginan-dari-mesin-ke-radiator-dok.Motor-Trend-scaled-e1634564059897.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-3453" class="wp-caption-text">Pada saat mengganti thermostat sebaiknya selang pendinginan dari radiator ke mesin juga diganti- dok.Motor Trend</figcaption></figure>
<p>Namun, agar tak menjadi spekulasi yang tidak pasti, sebaiknya mobil yang telah berusia di atas 10 tahun – terlebih ketika membeli mobil bekas dengan kondisi seperti itu – pemilik sebaiknya memeriksakan ke bengkel. Dan jika perlu menggantinya dengan yang baru.</p>
<p>“Selain thermostat, penggantian sebaiknya juga dilakukan terhadap selang radiator. Karena selang (hose) ini juga pekerja keras dan setiap mesin menyala dilewati cairan panas tingkat tinggi. Jadi usia 10 tahun lebih memang saatnya diganti,” imbuh Afandi. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mudah Mendeteksi Mobil Bermasalah dari Asap Knalpot</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/cara-mudah-mendeteksi-mobil-bermasalah-dari-asap-knalpot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 12:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[asap hitam knalpot mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Asap knalpot mobil]]></category>
		<category><![CDATA[asap pekat knalpot mobil]]></category>
		<category><![CDATA[asap putih knalpot mobil]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[mesin mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3275</guid>

					<description><![CDATA[Tangerang, Mobilitas – Asap hasil pembakaran Bahan Bakar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, Mobilitas</strong> – Asap hasil pembakaran Bahan Bakar Minyak (BBM) di ruang bakar mesin mobil yang disemburkan keluar melalui pipa knalpot, bisa menjadi petunjuk apakah sebuah mobil bermasalah. Bahkan, bisa dideteksi jenis permasalahan yang tengah membelit kendaraan itu.</p>
<p>Mekanik Senior bengkel Bandar Pelumas, Cipondoh, Tangerang, Abdul Mukhlis menyebut asap dari knalpot itu biasanya bisa menjadi petunjuk awal dari permasalahan. Misalnya, sebuah mobil tidak seperti biasanya mengeluarkan asap yang pekat dengan bau yang menyengat.</p>
<p>&#8220;Itu, bisa menjadi petunjuk ada permasalahan di ruang bakar karena berbagai faktor tertentu. Artinya, asap memberikan petunjuk awal. Karena itu, kalau menemui hal seperti ini maka perlu dilakukan pemeriksaan secara cermat ke mesin mobi,” ungkap Mukhlis saat ditemui <em>Mobilitas</em>, di Tangerang, Senin (11/10/2021).</p>
<figure id="attachment_3277" aria-describedby="caption-attachment-3277" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3277" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-mobil-yang-mengalami-masalah-pada-mesin-dok.Istimewa-e1633955463268.jpg" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-3277" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil yang mengalami masalah pada mesin &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Namun, lanjut Mukhlis, ada pengecualian yakni mobil yang knalpotnya berasap saat dipanasi pagi hari. Sebab, mobil dalam kondisi “sehat” alias normal dan tidak ada masalah di mesin pun bisa berasap saat mesin dipanasi di pagi hari.</p>
<p>Menurut pria yang pernah menjadi mekanik di bengkel resmi merek asal Jepang selama 16 tahun ini, ada beberapa petunjuk dari asap mobil yang mengindikasikan adanya masalah.</p>
<p><strong>Pertama, jika dari knalpot mengepul asap hitam</strong>. “Jika ini terjadi pada mobil bermesin dengan bahan bakar bensin, menjadi indikasi bahwa konsumsi bahan bakar mobil tersebut lebih boros dari standarnya. Ada beberapa kemungkinan, tetapi jika mobil dalam kondisi tidak jalan dan mengepul asap hitam kemungkinan besar setelan injektor yang bermasalah. Kedua, bisa jadi karena spek oli mesin yang dipakai tidak sesuai,” jelas Mukhlis.</p>
<figure id="attachment_3279" aria-describedby="caption-attachment-3279" style="width: 1000px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3279" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Mobil-berasap-saat-dipanasi-pada-pagi-hari-masih-normal-dok.Bloomberg.jpg" alt="" width="1000" height="653" /><figcaption id="caption-attachment-3279" class="wp-caption-text">Mobil berasap saat dipanasi pada pagi hari masih normal &#8211; dok.Bloomberg</figcaption></figure>
<p><strong>Kedua, mengepul asap berwarna putih pekat, baik saat mobil (dengan mesin aktif) dalam kondisi berhenti atau pun berjalan</strong>. Kondisi ini mengindikasikan ada yang tidak beres pada gasket atau seal karet di sambungan antara bagian blok mesin, atau ada ring yang rusak atau telah aus.</p>
<p>Akibatnya, oli yang semestinya tak masuk ke ruang bakar mesin, ternyata merembes ke ruang bakar dan ikut terbakar di saat proses pembakaran sedang berlangsung. Dan akibat oli yang ikut terbakar tersebut terjadilah asap berwarna putih pekat.</p>
<figure id="attachment_3281" aria-describedby="caption-attachment-3281" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3281" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Asap-mobil-bermesin-dengan-bahan-bakar-bensin-yang-hitam-pekat-menunjukkan-ada-masalah-di-mesin-dok.RAC_-e1633955723251.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-3281" class="wp-caption-text">Asap mobil bermesin dengan bahan bakar bensin yang hitam pekat menunjukkan ada masalah di mesin &#8211; dok.RAC</figcaption></figure>
<p>“Tetapi, satu hal yang perlu diingat, jika mendapati kondisi seperti itu, maka sebaiknya segera bawa mobil ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Jangan ditunda, apalagi mengabaikannya, karena kerusakan akan merembet dan dampaknya kemana-mana. Bukan hanya penangangannya saja yang bertambah rumit, tetapi ongkosnya pun mahal,” saran Mukhlis. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
