<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MINI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 May 2026 07:44:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>MINI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ekonomi Tak Pasti dan Rupiah Melemah, Pasar Mobil Mewah RI Januari – April 2026 Goyah</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ekonomi-tak-pasti-dan-rupiah-melemah-pasar-mobil-mewah-ri-januari-april-2026-goyah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 07:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Audi]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Lexus]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Mobil Mewah RI 2026]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Mewah 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Volvo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27984</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Tren pelemahan nilai tukar rupiah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus terjadi secara signifikan sejak akhir tahun 2025 lalu. Tetapi, semakin parah pada awal tahun 2026, bahkan tekanan terhadap mata uang Garuda itu terus berlanjut dan memburuk sejak awal April 2026.</p>
<p>Pengamat pasar uang dan ekonomi Suaibie Ibrahim menyebut melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS secara signifikan akan cenderung menyebabkan peningkatan biaya produksi, kenaikan inflasi (harga barang melonjak), dan penurunan daya beli masyarakat.</p>
<p>Selain itu, perusahaan yang memiliki utang dalam denominasi dolar AS akan membutuhkan jumlah rupiah yang jauh lebih besar untuk membayar pokok dan bunga pinjaman.</p>
<p>&#8220;Dalam kondisi seperti itu, masyarakat kelas atas yang berprofesi sebagai pebisnis, investor pasar uang atau lainnya, dan mereka rata-rata sangat paham soal kondisi ekonomi dan berbagai akibat yang menyertai jika ekonomi terguncang, cenderung menahan konsmsi barang-barang yang bukan kebutuhan mendesak. Termasuk mobil mewah. Jadi kalau penjualan mobil mewah trennya melemah dan pasarnya goyah, itu bisa dimaklumi,&#8221; papar Ibrahim yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (22/5/2026).</p>
<figure id="attachment_19233" aria-describedby="caption-attachment-19233" style="width: 706px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-UX300-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361131172.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-19233" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-UX300-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361131172.jpg" alt="" width="706" height="494" /></a><figcaption id="caption-attachment-19233" class="wp-caption-text">Lexus UX300 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sekadar informasi, dalam penutupan perdagangan sesi siang, Jumat (22/5/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih anteng di kisaran Rp17.707 hingga Rp17.721 per dolar AS. Memang, lanjut Ibrahim, Pelemahan ini sejalan dengan depresiasi mayoritas mata uang Asia lainnya akibat ketidakpastian kebijakan domestik dan data ekonomi AS yang tangguh, namun tak pelak membuat was-was masyarakat kalangan atas.</p>
<p>Sementara itu, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (22/5/2026) menunjukkan penjualan mobil mewah dari berbagai merek – seperti Denza, BMW, Mercedes-Benz, MINI, Lexus, Volvo, hingga Audi – di periode Januari – April 2026 anjlok dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Berikut data penjualan eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) merek-merek mobil itu selama empat bulan pertama 2026 tersebut:<br />
Denza: 1.294 unit (anjlok 59,1 persen)<br />
BMW : 856 unit (anjlok 7,3 persen)<br />
Mercedes-Benz: 666 unit (anjlok 26, 1 persen)<br />
Lexus: 352 unit (anjlok 32,3 persen)<br />
MINI : 125 unit (anjlok 28,6 persen)<br />
Volvo: 42 unit (anjlok 42,4 persen)<br />
Audi: 43 unit (anjlok 14,3 persen)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2026</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasar Mobil Mewah RI di Kuartal I 2026 Muram, Penjualan BMW,Mercedes dan Lexus Tenggelam</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pasar-mobil-mewah-ri-di-kuartal-i-2026-muram-penjualan-bmwmercedes-dan-lexus-tenggelam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 07:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Audi]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[Lexus]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil mewah]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Mobil Mewah 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Volvo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27547</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Hampir semua merek mobil mewah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Hampir semua merek mobil mewah yang berjualan di Indonesia (dan anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia/Gaikindo) membukukan amblesnya penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel.</p>
<p>Data Gaikindo yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (15/4/2026) menunjukkan, merek-merek mobil mewah yang jeblok penjualan ritel di periode Januari – Maret atau kuartal pertama 2026 itu bukan hanya merek asal Eropa saja. Tetapi juga merek dari Jepang dan Cina.</p>
<p>Fakta berbicara mobil listrik mewah asal Cina, Denza (yang merupakan merek mewah milik BYD) penjualan ritelnya di kuartal I 2026 itu ambles hingga 62,6 persen dibanding periode sama di tahun 2025. Totalnya, hanya 867 unit.</p>
<p>Kemudian dua merek papan atas asal Jerman ykni Bayerische Motoren Werke (BMW) dan Mercedes-Benz penjualan ritelnya di tiga bulan pertam 2026 itu masing-amsing anjlok 22,9 persen dan 28,5 persen. Mobill mobil yang mereka jual ke konsumen 644 unit dan 494 unit.</p>
<figure id="attachment_19234" aria-describedby="caption-attachment-19234" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-ES-300h-Ultra-Luxury-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361257583.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-19234" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-ES-300h-Ultra-Luxury-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361257583.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-ES-300h-Ultra-Luxury-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361257583.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Lexus-ES-300h-Ultra-Luxury-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721361257583-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19234" class="wp-caption-text">Lexus ES 300h Ultra Luxury &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Lalu, merek mewah asal Jepng yang merupakn milik Toyot Motor, yakni Lexus, penjualan ritelnya anjlok 27,2 persen. Hanya 260 unit mobil Lexus yang terjual ke konsumen Indonesia di kuartal I 2026 itu.</p>
<p>Merek mewah lainnya, yakni MINI mencatat mobilnya yang dibeli konsumen hanya sebanyak 84 unit, anjlok 45,8 persen.Merek asal Swedia, yakni Volvo, di kurun waktu yang sama juga membukukan muramnya penjualan ritel, dengn total 14 unit, anjlok 39,1 persen.</p>
<p>Merek asal Jerman lainnya, yaitu Audi hanya berhasil membukukan penjualan sebanyak 5 unit. Total penjualan ritel di tiga bulan pertama 2026 itu, tidak berubah alias staganan dibanding penjualan ritel yang dicetaknya pada periode sama di tahun 2025. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rapor Penjualan Ritel Mobil Mewah di RI Januari – Februari 2026, Merek Eropa Merana</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/rapor-penjualan-ritel-mobil-mewah-di-ri-januari-februari-2026-merek-eropa-merana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2026 02:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Audi]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil merek Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil mewah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27322</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Mobil merek Eropa yang penjualan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Mobil merek Eropa yang penjualan ecerannya dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) ambles terparah di periode Januari – Februari 2026 itu adalah Volvo, MINI, dan Mercedes-Benz.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (23/3/2026) memperlihatkan di periode dua bulan pertama 2026 tersebut merek asal Jerman yakni Bayerische Motoren Werke (BMW) meraup angka penjualan ritel sebanyak 444 unit. Jumlah itu ambles 18,5 persen dibanding total penjualan ritel yang dibukukannya selama dua bulan pertama 2025.</p>
<p>Kemudian dua kolega BMW yang juga asal Jerman, yakni Mercedes-Benz dan Audi masing-masing mengoleksi angka penjualan eceran sebanyak 338 unit (ambles 28,5 persen) dan 3 unit. Tetapi, jumlah penjualan ritel mobil Audi itu tidk menglami perubahan dibanding periode dua bulan pertama 2025 alias stagnan.</p>
<p>Lalu, merek asal Inggris – yang juga bagian dari BMW Group – yakni MINI, di kurun waktu yang sama membukukan penjualan ritel sebanyak 53 unit. Jumlah penjualan eceran ke konsumen tersebut anjlok 38,4 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_25635" aria-describedby="caption-attachment-25635" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Mobil-BMW-yang-dipasarkan-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1758100702732.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-25635" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Mobil-BMW-yang-dipasarkan-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1758100702732.jpg" alt="" width="700" height="504" /></a><figcaption id="caption-attachment-25635" class="wp-caption-text">Mobil BMW yang dipasarkan di Indonesia- dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, merek asal Jepang – yang juga bagian dri Toyota Motor – yaitu Lexus di dua bulan pertama tersebut mencetak pertumbuhan positif yakni meningkat tipis 0,5 persen dibanding total penjualan ritel yang dibukukannya pada dua bulan pertama 2025. Jumlahnya 185 unit.</p>
<p>Adapun merek asal Swedia, Volvo, di periode tersebut mencomot angka penjualan ritel sebanyak 8 unit. Total penjualan eceran ke konsumen ini anjlok hingga 50 persen dibanding penjualan ritel selama Januari – Februari 2025.</p>
<p>“Banyak masyarkat kelas atas yang meraaupakan calon pembeli potensial mobil mewah, yang menahan beli. Mungkin mereka melihat kondisi nasional yang sepertinya banyak tantangan. Apalagi di tengah ekonomi global yang tidak menentu,” papar Ketu I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (23/3/2026).</p>
<p>Menurut Jongkie sejatinya daya beli kelas atas itu masih kuat, namun mereka mempertimbangkan value for money untuk konsumsi di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang yang mereka nilai tidak sepadan dengan inflasi dan perolehan investasi.</p>
<p>“Sebab orang-orng kelas atas itu sangat rasional, kalau tidak perlu banget atau tidak sepadan dengan kondisi ekonomi yang ada ya mereka tidk beli, meskipun duit mereka itu ada,” tandas Jongkie. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Mercedes, BMW, dan MINI di RI Januari – November 2025 Rontok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-mercedes-bmw-dan-mini-di-ri-januari-november-2025-rontok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2025 02:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[BMW Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[MINI Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26560</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta menunjukkan total jumlah mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta menunjukkan total jumlah mobil merek asal Eropa itu yang terjual eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel rontok di bulan November mupun di periode Januari – November 2025.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (15/12/2025) menunjukkan jumlah mobil Mercedes-Benz yang terjual ke konsumen sebanyak 230 unit. Jumlah tersebut berkurang hingga 31,1 persen dibanding penjualan ritelnya di bulan November 2024.</p>
<p>Sementara, selama Januari – November 2025, mobil merek asal Jerman itu hanya laku sebanyak 2.450 unit. Jumlah penjualan eceran itu merosot 32,3 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Nasib yang sama juga dialami kolega Mercedes-Benz sesama warga Jerman, yakni Bayerische Motoren Werke (BMW), yang di bulan November tahun ini hanya mencetak angka penjualan ritel sebanyak 176 unit. Jumlah tersebut anjlok 27,3 persen dibanding total penjualan ritelnya di bulan yang sama di 2024.</p>
<figure id="attachment_25417" aria-describedby="caption-attachment-25417" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Mobil-MINI-di-GIIAS-2025-dok.Mobilitas-e1756362108616.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-25417" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Mobil-MINI-di-GIIAS-2025-dok.Mobilitas-e1756362108616.jpg" alt="" width="700" height="492" /></a><figcaption id="caption-attachment-25417" class="wp-caption-text">Mobil MINI di GIIAS 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Selama rentang waktu Januari – November, mobil merek itu terjual ke konsumen Indonesia sebanyak 2.143 unit. Jumlah penjualan eceran tersebut ambrol hingga 39,02 persen dibanding penjualan ritel selama periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Kemerosotan penjualan terbesar dibukukan oleh MINI. Mereka asal Inggris yang merupakan bagian dari BMW Group tersebut, meraup angka penjualan ritel hanya sebanyak 24 unit di bulan November 2025. Jumlah itu ambrol hingga 50 persen dibanding penjualan di bulan November 2024.</p>
<p>Sedangkan pada periode sebelas bulan pertama 2025, MINI hanya berhasil menjual mobil ke konsumen Indonesia sebanyak 468 unit. Jumlah tersebut ambrol hingga 43,5 persen dibanding penjualan ritel yang dicetaknya pada periode Januari – November 2024. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepuluh Hari Digelar, GJAW 2025 Dihadiri 196.807 Pengunjung</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/sepuluh-hari-digelar-gjaw-2025-dihadiri-196-807-pengunjung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 08:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[BAIC]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Changan]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[Citroen]]></category>
		<category><![CDATA[Daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[Denza]]></category>
		<category><![CDATA[DFSK]]></category>
		<category><![CDATA[Ford]]></category>
		<category><![CDATA[GAC Aion]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo Jakarta Auto Week]]></category>
		<category><![CDATA[Geely]]></category>
		<category><![CDATA[GJAW 2025]]></category>
		<category><![CDATA[GWM]]></category>
		<category><![CDATA[Honda]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Jaecoo]]></category>
		<category><![CDATA[Jeep]]></category>
		<category><![CDATA[Jetour]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Lexus]]></category>
		<category><![CDATA[Maxus]]></category>
		<category><![CDATA[Mazda]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[MG]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Motors]]></category>
		<category><![CDATA[Polytron]]></category>
		<category><![CDATA[Seres]]></category>
		<category><![CDATA[Subaru]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[VinFast]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26479</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Permata Bank Gaikindo Jakarta Auto...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Permata Bank Gaikindo Jakarta Auto Week (Permata Bank GJAW) 2025, yang diinisiasi oleh Gaikindo bersama Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, resmi berakhir pada Minggu, 30 November 2025. Pameran ini diklaim mencatatkan capaian positif.</p>
<p>Ketua Harian Gaikindo sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi, Anton Kumonty, dalam keterangan resmi yang diterima <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (1/12/2025) menyebut pameran ini dihadiri 196.807 pengunjung. Jumlah pengunjung ini naik 35 persen dari penyelenggaraan sebelumnya.</p>
<p>Untuk pameran yang baru berumur 4 tahun ini adalah prestasi yang sangat luar biasa. Pengunjung terlihat mengalir sepanjang penyelenggaraan Permata Bank GJAW 2025, sejak hari pertama hingga hari terakhir, jumlah pengunjung terus menunjukkan peningkatan yang stabil,” papar Anton.</p>
<p>Menurut Anton, adanya beragam penawaran, promo menarik dan kemudahan pembiayaan dari Permata Bank sebagai sponsor utama, hingga berbagai program yang dihadirkan para peserta, menjadi kombinasi yang mampu menarik minat pengunjung.</p>
<figure id="attachment_26400" aria-describedby="caption-attachment-26400" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/11/Bus-Grang-Captain-Garapan-Tentrem-yang-menggunakan-chassis-Mrcedes-Benz-OH-1626-Euro-4-di-GJAW-2025-dok.Mobilitas-e1763688449879.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-26400" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/11/Bus-Grang-Captain-Garapan-Tentrem-yang-menggunakan-chassis-Mrcedes-Benz-OH-1626-Euro-4-di-GJAW-2025-dok.Mobilitas-e1763688449879.jpg" alt="" width="700" height="502" /></a><figcaption id="caption-attachment-26400" class="wp-caption-text">Bus Grand Captain Garapan Tentrem yang menggunakan chassis Mrcedes-Benz OH 1626 Euro 4 di GJAW 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Beberapa program yang menjadi tujuan pengunjung adalah program test drive, Indoor EV test drive dan test ride yang ditunjang oleh ketersediaan unit kendaraan yang melimpah.</p>
<p>Permata Bank GJAW 2025 diikuti oleh lebih dari 80 merek dari industri otomotif yang terdiri dari terdiri dari 33 merek kendaraan penumpang dan komersial. Di jajaran kendaraan penumpang terdiri dari BAIC, BMW, BYD, Changan, Citroen, Chery, Daihatsu, Denza, DFSK, Ford, GAC Aion, Geely, GWM, Honda, Hyundai, Jaecoo, Jeep, Jetour, Lepas, Lexus, Maxus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, Mini, Mitsubishi Motors, Polytron, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, Vinfast dan Wuling.</p>
<p>Kemudian di kendaraan bermotor roda dua terdapat Aprilia, DIBAO, Indomobil E-Motor, Moto Guzzi, Polytron, Piaggio, Royal Enfield, Scomadi, Vespa dan Yamaha. Selain itu, dua merek karoseri nasional yaitu Adiputro dan Tentrem turut berpartisipasi bersama lebih dari 45 merek industri pendukung. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMW Group Sukses Jual 1,8 Juta Mobil di Januari – September Tahun Ini, Naik Tipis</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/bmw-group-sukses-jual-18-juta-mobil-di-januari-september-tahun-ini-naik-tipis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 02:00:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[BMW GRoup]]></category>
		<category><![CDATA[BMW Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[Rolls-Royce]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25962</guid>

					<description><![CDATA[Munich, Mobilitas – BMW Group &#8211; yang terdiri...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Munich, Mobilitas</strong> – BMW Group &#8211; yang terdiri dari merek Bayerische Motoren Werke (BMW), MINI, dan Rolls-Royce – di periode Januari hingga September juga membukukan peningkatan penjuln mobil listrik (BEV) serta model berperforma tinggi (BMW M).</p>
<p>Data penjualan grup otomotif yang bermarkas di Munich, Jerman, ini menyebut pada periode Januari hingga September 2025, BMW Group membukukan penjualan sekitar 1,8 juta unit mobil (dimana1.585.580 unit diantaranya merupakan merek BMW). Jumlah tersebut naik tipis 2,4 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>“Dalam kurun waktu sembilan bulan pertama 2025 tersebut, BMW Group menjual 470.313 kendaraan elektrifikasi (BEV dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Jumlah penjualan tersebut naik 15 persen dari periode sama di tahun lalu,” bunyi keterangan BMW Group yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (12/10/2025).</p>
<figure id="attachment_19051" aria-describedby="caption-attachment-19051" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/BMW-di-Jerman-dok.Youtube-Cars-BOOM-e1720500773805.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19051" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/BMW-di-Jerman-dok.Youtube-Cars-BOOM-e1720500773805.jpg" alt="" width="700" height="486" /></a><figcaption id="caption-attachment-19051" class="wp-caption-text">BMW di Jerman &#8211; dok.Youtube Cars BOOM</figcaption></figure>
<p>Data juga memperlihatkn dari total penjualan mobil elektrifikasi tersebut, 323.447 unit diantaranya merupakan mobil listrik murni alias BEV. Jumlah penjualan mobil setrum itu naik 10 persen dibanding periode Januari – September 2024.</p>
<p>Sementara, jumlah model BMW M yang terlego di periode sembilan bulan pertama 2025 tersebut mencapai 158.182 unit. Jumlah tersebut meningkat 7,9 persen dibanding periode Januari – September 2024. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bea Masuk Mobil Eropa ke RI Bakal Nol Persen,  Sekarang Seperti Ini Penjualannya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/bea-masuk-mobil-eropa-ke-ri-bakal-nol-persen-sekarang-seperti-ini-penjualannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 01:16:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[Citroen]]></category>
		<category><![CDATA[IEU CEPA]]></category>
		<category><![CDATA[impor mobil Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Jaguar]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25854</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kegiatan perdagangan antra Indonesia dengan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kegiatan perdagangan antra Indonesia dengan negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (EU) kini memasuki tatanan baru, khususnya dalam hal tarif masuk alias tarif impor.</p>
<p>Hal itu ditandai dengan ditekennya kesepakatan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) di Bali, Selasa (23/9/2025). Dengan perjanjian itu maka akan dihapus tarif hingga nol untuk 96 persen barang yang diekspor Uni Eropa ke Indonesia dalam kurun waktu lima tahun sejak 1 Januari 2027, dan sebaliknya.</p>
<p>Salah satu produk yang tarif bea masuknya dipangkas bertahap dari 50 persen menjadi 0 persen adah mobil. Sementara, untuk mesin dan peralatan elektronik dipangkas dari 30 persen menjadi 0 persen.</p>
<figure id="attachment_25635" aria-describedby="caption-attachment-25635" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Mobil-BMW-yang-dipasarkan-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1758100702732.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-25635" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Mobil-BMW-yang-dipasarkan-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1758100702732.jpg" alt="" width="700" height="504" /></a><figcaption id="caption-attachment-25635" class="wp-caption-text">Mobil BMW yang dipasarkan di Indonesia- dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Lantas bagaimana sebenarnya penjualan mobil-mobil Eropa di Indonesia saat ini, khususnya di periode Januari – Agustus 2025? Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (3//10/2025) memperlihatkan dari tujuh merek ternyata hnya tiga merek yang penjualannya meningkat.</p>
<p>Tiga merek itu adalah Citrioen, Volkswagen, dan Scania. Sedangkan empat merekm lainnya, yakni BMW, Mercedes-Benz, MINI, dan Audi penjualannya ambles.</p>
<p>Berikut data penjualan mobil Eropa dri dealer ke konsumen (penjualan ritel) di Indonesia sepanjang Januari – Agustus 2025 dibanding periode sama tahun 2024:</p>
<figure id="attachment_19543" aria-describedby="caption-attachment-19543" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Citroen-C3-Aircross-yang-dijual-di-Indonesia-saat-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723348299659.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19543" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Citroen-C3-Aircross-yang-dijual-di-Indonesia-saat-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723348299659.jpg" alt="" width="700" height="494" /></a><figcaption id="caption-attachment-19543" class="wp-caption-text">New Citroen C3 Aircross &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>BMW : 1,537 unit (ambles 38,6 persen)<br />
Mercedes : 1.811 unit (ambles 29,0 persen)<br />
Citroen : 864 unit (melonjak 85,0 persen)<br />
MINI : 368 unit (ambles 39,8 persen)<br />
Scania : 323 unit (melonjak 18,8 persen)<br />
Volkswagen : 180 unit (melonjak 146,6 persen)<br />
Audi : 10 unit (ambles 47,4 persen)<br />
<em>Sumber : Gaikindo, 2025</em>. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Mobil MINI di RI selama Januari – Agustus 2025 Anjlok 39,8 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-mobil-mini-di-ri-selama-januari-agustus-2025-anjlok-398-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 10:07:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW GRoup]]></category>
		<category><![CDATA[merek MINI]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[MINI Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil MINI]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan MINI 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25794</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Mobil merek asl Inggris yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Mobil merek asl Inggris yang merupakan dari BMW Group itu selama delapan bulan pertama (Januari &#8211; Agustus) 2025 mencatatkan anjloknya penjualan, baik dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel).</p>
<p>Data Gabungan Industi Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (28/9/2025) menunjukkan, di periode Januari – Agustus 2025 itu, total <em>wholesales</em> mobil MINI di Tanah Air sebanyak 341 unit. Jumlah tersebut anjlok 47,5 persen dibanding total <em>wholesales</em> pada periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Sementara, total penjualan ritelnya di kurun waktu yang sama, sebanyak 368 unit. Jumlah penjualan riil langsung ke konsumen ini anjlok hingga 39,8 persen dibanding total penjualan ritel yang dicetaknya selama periode sama di tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_25417" aria-describedby="caption-attachment-25417" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Mobil-MINI-di-GIIAS-2025-dok.Mobilitas-e1756362108616.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-25417" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Mobil-MINI-di-GIIAS-2025-dok.Mobilitas-e1756362108616.jpg" alt="" width="700" height="492" /></a><figcaption id="caption-attachment-25417" class="wp-caption-text">Mobil MINI di GIIAS 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Peneliti di Pusat Suidi Kebijakan Ekonomi dan Kebijakan Publik Sigma Renaissance, Rinaldi Alghazani, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (28/9/2025) menyebut turunnya penjualan mobil segmen premium atau kelas atas buka dikarenakan daya beli masyarakat lapisan atas di Indonesia merosot. Namun lebih dikarenkan sikap menunggu kepastian kondisi ekonomi nasional.</p>
<p>&#8220;Sebab, kelompok kelas atas yang didominasi generasi milenial dan generasi Z, itu sangat rasional. Mereka sangat cermat dalam membelanjakan uang terkait dengan persepsi mereka terhadap prospek ekonomi nasional,&#8221; kata Rinaldi.</p>
<p>Menurut dia, sikap kelas menengah dan atas Indonesia terhadap ekonomi tercermin pada Indeks Keyakinan Konsumen, dimana menurut hasil survei Bank Indonesia menurun di bulan Agustus. Jika di Juli masih 118,1 (yang merupakan level tertinggi sejak April) pada Agustus turun menjadi 117,2. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Kaya Nahan Belanja, Penjualan Mobil Mewah Semester I 2025 Merosot di Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/orang-kaya-nahan-belanja-penjualan-mobil-mewah-semester-i-2025-merosot-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 09:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Audi]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[Lexus]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil mewah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil mewah di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Volvo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24948</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski porsi pangsa pasar mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski porsi pangsa pasar mobil mewah di Indonesia tidak sebesar mobil kelas menengah dan entry level, namun penurunan kinerja penjualannya cukup memberi andil terhadap anjloknya total penjualan mobil di Tanah Air.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (16/7/20250 menunjukkan, pada periode Januari – Juni 2025, jumlah mobil yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) di Indonesia sebanyak 374.740 unit. Jumlah ini merosot 8,6 persen dibanding jumlah yang terjual pada periode sama di tahun lalu, yang mencapai 410.020 unit.</p>
<p>Fakta data juga berbicara, selama enam bulan pertama 2025 itu, sebagian besar merek mobil mewah – baik dari Eropa maupun Asia – penjualan terperosok. Mereka antara lain Mercedes-Benz, Bayeriche Motoren Werke (BMW), Lexus, Volvo, hingga Audi.</p>
<p>Mercedes-Benz yang tercatat sebagai merek mobil mewah dengan jumlah penjualan terbanyak alias terlaris, membukukan penjualan ritel sebanyak 1.354 unit. Jumlah itu ambrol 24,5 persen dibanding total penjualan ritel yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2024 lalu.</p>
<figure id="attachment_22307" aria-describedby="caption-attachment-22307" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/BMW-dok.Istimewa-via-South-China-Morning-Post-e1736837598831.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22307" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/BMW-dok.Istimewa-via-South-China-Morning-Post-e1736837598831.jpg" alt="" width="700" height="482" /></a><figcaption id="caption-attachment-22307" class="wp-caption-text">Ilustrasi, BMW &#8211; dok.Istimewa via South China Morning Post</figcaption></figure>
<p>Namun, kemerosotan penjualan ritel yang terbesar dialami oleh merek mewah milik Toyota, yakni Lexus. Mobil asal Jepang ini mencatatkan angka penjulan ritel sebanyak 809 unit, anjlok hingga 45,9 persen dibanding semester I 2025.</p>
<p>“Sebenarnya, konsumen di segmen mobil mewah memiliki daya beli yang tinggi dan lebih elastis dalam menghadapi gejolak harga. Mereka juga tid k mengalami tekanan yang seberat kelas menengah dan bawah. Tetapi, mereka lebih menahan belanja saja di tengah kondisi ekonomi yang penuh dengan tantangan, sebab kelas atas itu lebih rasional,” ungkap pengamat otomotif dari  Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (16/7/2025).</p>
<p>Berikut data penjualan ritel mobil mewah di Indonesia, periode Janari – Juni 2025 dibanding periode sama di tahun 2024.<br />
Mercedes-Benz : 1.354 unit (anjlok 24,5 persen)<br />
BMW : 1.128 unit (anjlok 32,8 persen)<br />
Lexus : 809 unit (anjlok 45,9 persen)<br />
MINI ; 251 unit (anjlok 41, persen)<br />
Volvo : 52 unit (anjlok 50 persen)<br />
Audi : 14 unit (hanya sampai Mei, anjlok 50 persen)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2025</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Model Terbaru JCW Hadir, Begini Penjualan MINI di RI Januari – April Tahun Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lima-model-terbaru-jcw-hadir-begini-penjualan-mini-di-ri-januari-april-tahun-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2025 02:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[harga MINI JCW terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[lim model baru MINI JCW]]></category>
		<category><![CDATA[MINI]]></category>
		<category><![CDATA[MINI Indonesi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24435</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pabrikan mobil mewah yang kondang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil mewah yang kondang dengan mobil mungilnya, MINI, melalui lengan bisnisnya di Tanah Air yakni MINI Indonesia, Jumat (23/5/2025) lalu meluncurkan lima model terbaru dari MINI John Cooper Works (JCW).</p>
<p>Dari lima model tersebut dua varian model diantaranya merupakan mobil listrik penuh (BEV), yakni MINI JCW Electric dan MINI JCW Aceman. Sedangkan tiga varian lainnya bermesin bensin, termasuk model atap terbuka MINI JCW Cabrio.</p>
<p>Rinciannya, lima varian model itu adalah MINI John Cooper Works, John Cooper Works E, John Cooper Works Cabrio, dan John Cooper Works Aceman. Kemudian John Cooper Works Countryman ALL4.</p>
<p>Untuk MNI JCW E (BEV), MINI Indonesia membanderolnya Rp 1,283 miliar, lalu MINI JCW (ICE) Rp 1,291 miliar, MINI JCW Cabrio (ICE) Rp 1,386 miliar, dan MINI JCW Countryman ALL4 (ICE) Rp 1,669 miliar. Sedangkan MINI JCW Aceman (BEV) dibanderol Rp 1,341 miliar.</p>
<figure id="attachment_18263" aria-describedby="caption-attachment-18263" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/MINI-Countryman-JCW-2024-dok.BMW-Blog-e1715969566551.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-18263" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/MINI-Countryman-JCW-2024-dok.BMW-Blog-e1715969566551.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/MINI-Countryman-JCW-2024-dok.BMW-Blog-e1715969566551.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/MINI-Countryman-JCW-2024-dok.BMW-Blog-e1715969566551-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-18263" class="wp-caption-text">MINI Countryman JCW &#8211; dok.BMW Blog</figcaption></figure>
<p>Tentu saja kehadiran model-model anyar tersebut menjadi asupan energi bagi MINI Indonesia untuk mengungkit penjualan di tengah pasar mobil Indonesia yang dibayangi kelesuan. Terlebih di taahun 2025 ini, khususnya pada periode Januari – April 2025, penjualan mobil MINI di Indonesia, baik dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel)</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (26/5/2025) menunjukkan pada periode empat bulan pertama 2025 itu, total <em>wholesales</em> yang dibukukan MINI di Indonesia 155 unit. Jumlah ini ambrol 39,5 persen dibanding periode sama di 2024.</p>
<p>Sementara, jumlah penjualan ritel yang dicetaknya pada periode sama sebanyak 175 unit. Jumlah itu ambrol 33,5 persen dibanding total penjualan ritel pada Januari – April 2024. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
