<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mobil BYD &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mobil-byd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 08:11:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>mobil BYD &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BYD Makin Menjadi-jadi di Eropa, Kini Berencana Bikin Pabrik Kedua</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/byd-makin-menjadi-jadi-di-eropa-kini-berencana-bikin-pabrik-kedua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 05:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BEV]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD ERopa]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[EV]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik BYD Eropa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28255</guid>

					<description><![CDATA[Berlin, Mobilitas – Meski sejumlah srumber menyebut pabrikan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berlin, Mobilitas</strong> – Meski sejumlah srumber menyebut pabrikan Build Your Dreams (BYD) itu kemungkinan besar bukan dibangun dari nol, melainkan disewa atau diakuisisi dari pabrikan yang telah ada di sana. Salah satu pabrikan yang menawarkan pabriknya adalah Stellantis Group, dan pabrik itu kemungkinan besar di Spanyol.</p>
<p>Laporan Reuters dan The Maaal al-Arabiya yang dikutip<em> Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (13/6/2026) menyebut rencana itu diungkap oleh Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, dalam sebuah acara di Berlin, Jerman di sela peluncuran BYD Dolphin G.</p>
<p>Menurut Stella, menambah pabrik di Eropa merupakan bagian dari strategi BYD untuk memperkuat kehadirannya di pasar Eropa. Langkah ini bersamaan dengan rencana pabrikan asal Shenzhen, Guangdong, Republik Rakyat Cina itu untuk memulai produksi di pabrik pertamanya di Eropa yaitu di Hongaria pada kuartal terakhir tahun 2026 ini.</p>
<p>“Kehadiran pabrik baru akan memberikan kecepatan pengiriman pesanan pelanggan sekaligus memberikan daya saing yang lebih kuat. Ini sekaligus memberikan jawaban atas antusiasme pelanggan, ” ungkap Stella.</p>
<figure id="attachment_22796" aria-describedby="caption-attachment-22796" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Logo-BYD-dok.Mobilitas-e1739497972491.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22796" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Logo-BYD-dok.Mobilitas-e1739497972491.jpg" alt="" width="700" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-22796" class="wp-caption-text">Logo BYD &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Faktanya, seperti disebut dalam laporan The Financial yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (13/6/2026) sepanjang tahun 2025 kemarin di wilayah Eropa berhasil menjual mobilnya sebanyak187. 897 unit. Jumlah itu meroket hingga 270 persen.<br />
Sementara di thun 2026 ini, selama kurun waktu Januari – Mei, BYD telah mengantongi angka penjualan sebanyak 100.000 unit lebih.</p>
<p>&#8220;Memproduksi kendaraan listrik di Eropa akan membantu BYD menghindari tarif tambahan yang dikenakan Uni Eropa (UE) untuk kendaraan listrik yang diimpor dari Cina. Sehingga produk BYD yng dikenal memiliki keungggulan teknologi, fitur, desain tetapi berharga terjangkau itu akan tetap terjangkau daya saingnya, &#8221; ujar Analis Industri di London Stock Exchange, Oliver E. Johnson.</p>
<p>Menurut Johnson, selama bertahun-tahun, industri otomotif Eropa telah menghadapi kelebihan kapasitas produksi, khususnya di Eropa Barat, selain kejenuhan pasar mobil konvensional juga karena biaya tenaga kerja dan energi tinggi. Sehingga, banyak pabrikan yang menutup pabrik, dan ini menjadi keuntungan bagi BYD untuk mendapatkan pabrik untuk diakuisi. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tantangan Berat Menghadang, Penjualan BYD di Jerman Januari – Mei 2026 Masih Mengembang</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tantangan-berat-menghadang-penjualan-byd-di-jerman-januari-mei-2026-masih-mengembang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 05:00:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Jerman 2026]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28223</guid>

					<description><![CDATA[Berlin, Mobilitas – Build Your Dreams (BYD) secara...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berlin, Mobilitas</strong> – Build Your Dreams (BYD) secara resmi masuk ke pasar mobil penumpang Jerman pada Oktober 2022 setelah mengumumkan kehadirannya pada Agustus 2022 melalui kemitraan distribusi dengan Hedin Mobility Group.</p>
<p>Namun sebelum itu, pabrikan besutan Wang Chuanfu ini telah menjual kendaraan komersial bus listriknya di Negeri Panzer itu pada tahun 2020. Kala itu BYD mengirimkan bus listrik murni untuk operator transportasi umum di Rhine Utara-Westphalia.</p>
<p>Setelah itu, perlahan tapi pasti, BYD terus menembus berbagai kota di Jerman dan memperluas penetrasi pasar kendaran listrik di negeri itu. Meski, tantangan yang dihadapi pabrikan asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina itu tak ringan.</p>
<p>Seperti disebut The Financial, pasar otomotif Jerman sangat didominasi oleh pabrikan lokal seperti Volkswagen, Mercedes-Benz, dan BMW. Di sisi lain segmen kendaraaan elektrifikasi pertumbuhannya tak mulus.</p>
<figure id="attachment_27700" aria-describedby="caption-attachment-27700" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/04/Logo-BYD-dok.Car_-e1777388767834.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-27700" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/04/Logo-BYD-dok.Car_-e1777388767834.jpg" alt="" width="700" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-27700" class="wp-caption-text">Logo BYD &#8211; dok.Car</figcaption></figure>
<p>&#8220;Insentif dari pemerintah yang kompleks ditambah ketergantungan pada mobil berbahan bakar bensin yang masih kuat menyebabkan penjualan mobil listrik tidak serta merta meluas. Transisi penuh ke kendaraan listrik menjadi lambat,&#8221; tulis media itu.</p>
<p>BYD masih membukukan tren penjualan yang positif. Data Otoritas Transportasi Federal (KBA) Jerman yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (11/6/2026) menunjukkan, selama tahun 2024, BYD membukukan penjualan ritel sebanyak 2.891 unit. Kemudian di tahun 2025, penjualan eceran ke konsumen mobil merek ini meroket 708 persen menjadi 23.306 unit.</p>
<p>Sementara, di tahun 2026 ini, pada periode Januari – Mei, BYD mecetak angka penjualan ritel di Jerman sebanyak 6.497 unit. Jumlah tersebut melonjak 32,2 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Sedangkan total penjualan ritel mobil (berbagai jenis model dari seluruh merek) di lima bulan pertama 2026 itu sebanyak 401.549 unit. Jumlah tersebut naik 3,9 persen dibanding periode sama di tahun 2025. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Mobil Cina di Lokal Januari – April 2026 Loyo, Tapi Ekspor Melejit 66,5 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-mobil-cina-di-lokal-januari-april-2026-loyo-tapi-ekspor-melejit-665-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 04:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Mobil Chna 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Geely 2026]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di Cina 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27823</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Bahkan, di bulan April saja,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Bahkan, di bulan April saja, total jumlah mobil yang diekspor oleh seluruh pabrikan yang ada di Negeri Tiri Bambu itu (baik dalam wujud utuh atau CBU maupun terurai alias CKD) meroket hingga 80,7 persen dibanding ekspor di bulan yang sama pada 2025.</p>
<p>Data China Passenger Car Association (CPCA) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (11/5/2026) menunjukkan di periode Januari – April 2026 atau empat bulan pertama 2026, jumlah mobil – konvensional, hybrid, plug-in hybrid, dan listrik murni atau BEV – yang terjual ke konsumen alias penjualan ritel di Cina mencapai 5,604 juta unit.</p>
<p>Jumlah penjualan secara eceran dari dealer langsung ke konsumen itu melorot 18,5 persen dibanding penjualan eceran ke konsumen di periode sama tahun 2025. Sebab di periode emapat bulan pertama 2025, total penjualan mobil di Cina ke konsumen masih sebanyak 6,872 juta unit.</p>
<figure id="attachment_15440" aria-describedby="caption-attachment-15440" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/11/Leapmotor-C10-yang-gambar-desainnya-dipatenkan-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1770816538260.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-15440" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/11/Leapmotor-C10-yang-gambar-desainnya-dipatenkan-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1770816538260.jpg" alt="" width="700" height="485" /></a><figcaption id="caption-attachment-15440" class="wp-caption-text">Leapmotor C10 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Fakta juga berbicara, di periode emapat bulan pertama 2026 tersebut, total jumlah mobil elektrifikasi alias NEV yang terdiri dari hybrid, plug-in hybrid, dan listrik murni atau BEV yang terjual ke konsumen sebanyak 2.792 juta unit. Jumlah n ritel tersebut merosot hingga 17 persen dibanding periode Januari – April 2025.</p>
<p>Namun, meski penjualan riil ke konsumen di dalam negeri loyo, ternyata ekspor mobil penumpang dari negara berpenduduk 1,423 miliar jiwa itu justru meroket. Di periode Januari – April 2026 totalnya 2,591 juta unit, melejit hingga 66,2 persen dibanding total ekspor selam periode Januari – April 2025.</p>
<p>Bahkan di bulan April saja total jumlah mobil yang diekspor Cina mencapai 769.066 unit. Jumlah mobil yang dikirim ke luar negeri tersebut meroket hingga 80,7 persen dibanding April 2025, dan melonjak 11,8 persen dibanding Maret 2026. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perolehan Laba Bersih BYD di Kuartal I 2026 Anjlok 55,4 Persen, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/perolehan-laba-bersih-byd-di-kuartal-i-2026-anjlok-554-persen-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 09:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Cina]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Laba Bersih BYD 2026]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27699</guid>

					<description><![CDATA[Hong Kong, Mobilitas &#8211; Produsen mobil terbesar di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hong Kong, Mobilitas</strong> &#8211; Produsen mobil terbesar di Cina, Build Your Dreams (BYD) membukukan anjloknya perolehan laba bersih periode kuartal pertama (Januari – Maret) 2026 , baik dibanding kuartal pertama maupun kuartal keempat (Oktober – November) 2025.</p>
<p>Reuters dan The Hong Kong Standard yang mengutip laporan keuangan kuartalan BYD dan disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (28/4/2026) menyebut di tiga bulan pertama 2026 itu, laba bersih yang dikantongi BYD hanyan4,1 miliar yuan (US$ 600 juta). Total nilai keuntungan netto itu anjlok hingga 55,4 persen dibanding laba bersih yang berhasil diraupnya pada kuartal pertama 2025.</p>
<p>”Sedangkan jika dibanding kuartal keempat 2025, perolehan laba bersih selam periode kuartal pertama 2026 tersebut anjlok 38,2 persen. Dan pendapatan pada kuartal pertama turun 11,8 persen menjadi 150,2 miliar yuan. Tren penurunan pendapatan ini terjadi hingga tiga kuartal secara berturut-turut, ” tulis kedua media tersebut.</p>
<p>Sementara itu, data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (28/4/2026) menunjukkan di periode tiga bulan pertama 2026, penjualan mobil elektrikasi (atau NEV, yakni mobil listrik baterai dan hybrid) sebanyak 700.463 unit.</p>
<figure id="attachment_24533" aria-describedby="caption-attachment-24533" style="width: 701px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/06/BYD-dok.Tech-in-Asia-e1749047960263.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-24533" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/06/BYD-dok.Tech-in-Asia-e1749047960263.jpg" alt="" width="701" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-24533" class="wp-caption-text">Ilustrasi, BYD &#8211; dok.Tech in Asia</figcaption></figure>
<p>Jumlah tersebut anjlok 30,01 persen dibanding periode sama di tahun 2025 yang masih mencapai 1.600. 804 unit.</p>
<p>Sedangkan dibanding total penjualan yang dibukukannya di periode kuartal keempat (Oktober – November) 2025, penjualan di kuartal pertama 2026 itu anjlok 47,82 persen.</p>
<p>Sejumlah analis industri di Bursa Saham Hong Kong menyebut tekanan terhadap BYD meningkat karena pemerintah Cina mengurangi subsidi tukar tambah untuk mobil listrik kelas <em>entry level</em> dan mobil berteknologi plug-in hybrid.</p>
<p>”Kondisi semakin sulit karena persaingan tidak sehat, dikarenakan pabrikan berlomba menawarkan harga lebih murah atau perang harga, ” ujar analis Patrick Chan. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Mobil Listrik BYD di Cina Januari – Februari 2026 Ambrol 56,9 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-mobil-listrik-byd-di-cina-januari-februari-2026-ambrol-569-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 02:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil terlaris BYD 2026]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan BYD 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27311</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan eceran dari dealer ke...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel mobil elektrifikasi (mobil hybrid, plug-in hybrid, dan mobil listrik baterai atau BEV) besutan namun Build Your Dreams (BYD) di Cina ambrol karena turun hingga hampir 57 persen di Januari – Februari 2026.</p>
<p>Meski begitu BYD masih menjadi pabrilan dengan penjualan mobil elektrifikasi terbanyak di Cina selama periode tersebut.</p>
<p>Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (20/3/2026) menunjukkan di periode dua bulan pertama 2026 itu mobil elektrifikasi – atau secara umum disebut mobil listrik – BYD yang terjual ke konsumen sebanyak 182.873 unit. Jumlah tersebut ambrol hingga 56,9 persen dibanding total penjualan ritel selam periode sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_22422" aria-describedby="caption-attachment-22422" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/BYD-Thailand-dok.-The-China-Global-South-Project-e1737452673706.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22422" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/01/BYD-Thailand-dok.-The-China-Global-South-Project-e1737452673706.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-22422" class="wp-caption-text">BYD &#8211; dok. The China Global South Project</figcaption></figure>
<p>Meski begitu, pabrikan yang dipimpin Wang Chuanfu itu masih bercokol di urutan pertama di daftar produsen mobil listrik dengan penjualn ritel terbanya. Dia menggengam pangsa pasar 17,2 persen.</p>
<p>Fakta data berbicara, di bulan Februari saja mobil elektrifikasi BYD yang terjual ke konsumen sebanyak 88.697 unit. Total penjualan sebanyak itu ambrol hingga 55,04 persen dibanding total penjualan ritelnya di bulan yang sama pada tahun 2025. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Grosir BYD di Cina pada Januari 2026 Anjlok hingga 62,3 Persen, di RI Masih Moncer</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-grosir-byd-di-cina-pada-januari-2026-anjlok-hingga-623-persen-di-ri-masih-moncer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 04:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan BYD di Cina 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27095</guid>

					<description><![CDATA[Shanghai, Mobilitas – Di bulan perdana 2026 tersebut,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shanghai, Mobilitas</strong> – Di bulan perdana 2026 tersebut, Build Your Dreams (BYD) tak bercokol di urutan pertama alias terlaris dalam penjualan grosir dari pabrik ke dealer alias <em>wholesales</em> di negerinya sendiri, Republik Rakyat Cina. Dia hanya nangkring di urutan keempat.</p>
<p>Data China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (24/2/2026) menunjukkan, di bulan Januari 2026 tersebut BYD membukukan penjualan grosir sebanyak 68.586 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 62,3 persen dibanding <em>wholesales</em> yang dibukukannya pada bulan yang sama di tahun 2025.</p>
<p>Dengan penjualan sebanyak itu, pabrikan mobil besutan Wang Chuanfu ini hanya nangkring di posisi keempat dalam daftar pabrikan dengan <em>wholesales</em> terbanyak alias terlaris dalam penjualan grosir. Dia di belakang Volkswagen yang berhasil melego 160.469 mobil, Geely yang menjual 165.249 unit, dan Toyota yang mencetak <em>wholesales</em> 128.072 unit.</p>
<p>Data CAAM juga memperlihatkan, di bulan Januari 2026 itu, total <em>wholesales</em> mobil – berbagai model dan jenis dari seluruh merek yang berjualan – di Negeri Panda tersebut mencapai 2.346.000 unit. Jumlah ini merosot 3,2 persen dibanding Januari 2025.</p>
<figure id="attachment_25464" aria-describedby="caption-attachment-25464" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/BYD-Sealion-7-dok.Mobilitas.jpg--e1756797033383.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-25464" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/BYD-Sealion-7-dok.Mobilitas.jpg--e1756797033383.jpg" alt="" width="700" height="504" /></a><figcaption id="caption-attachment-25464" class="wp-caption-text">BYD Sealion 7 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Namun berbeda dengan di negara sendiri, penjualan mobil BYD di Indonesia pada saat yang sama masih mentereng. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (24/2/2026) memperlihatkan, BYD Indonesia di bulan Januari 2026 itu membukukan <em>wholesales</em> sebanyak 4.879 unit.</p>
<p>Jumlah penjualan grosir itu meroket 338 persen dibanding Januari 2025. Total penjualan tersebut sekaligus mengantarkan merek tersebut bercokol di urutan keempat di daftar pabrikan dengan wholesales terbanyak di Indonesia.</p>
<p>Sementara, penjualan ecerannya dari dealer ke konsumen alias penjualan ritelny di saat yang sama mencapai 2.516 unit, meroket 150,3 persen dibanding Januari tahun 2025. Di daftar pabrikan dengan penjualan ritel terbanyak BYD berada di urutan ke-7. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari 2026 di Australia, Penjualan Toyota Anjlok dan BYD Meroket 640,9 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-2026-di-australia-penjualan-toyota-anjlok-dan-byd-meroket-6409-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 05:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Australia]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Australia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26967</guid>

					<description><![CDATA[Sidney, Mobilitas – Menurut data Organisasi Internasional Pembuat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sidney, Mobilitas</strong> – Menurut data Organisasi Internasional Pembuat Kendaraan Bermotor (OICA), semua mobil yang dijual di Australia itu 100 persen berasal dari impor. Sebab, produsen mobil yang beroperasi di negara itu menghentikan produksi, dan terakhir pada tahun 2017.</p>
<p>Meski begitu, data Kamar Dagang Industri Otomotif Federal (FCAI) Australia yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (10/2/2026) penjualan masih dinamis, termasuk di awal 2026. Fakta berbicara, selamaa Januari 2026, jumlah mobil yang terjual di negara berpenduduk 28, 1 juta jiwa itu naik 0,1 persen dibanding Januari 2025.</p>
<p>Fakta berbicara, di bulan perdana 2026 tersebut, Toyota masih bercokol di urutan pertama di daftar merek mobil dengan penjualan terbanyak alias terlaris. Total penjualan yang dibukukan pabrikan asal Jepang itu sebanyak 14.310 unit.</p>
<p>Namun, penjualan mobil Toyota itu anjlok 22,3 persen dibanding total penjualan yang dibukukannya di bulan yang sama pada tahun 2025. Toyota, mencomot pangsa pasar 14,1 persen.</p>
<figure id="attachment_15699" aria-describedby="caption-attachment-15699" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Logo-Toyota-dok.Istimewa-via-Universal-Toyota-e1702523262313.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-15699" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Logo-Toyota-dok.Istimewa-via-Universal-Toyota-e1702523262313.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-15699" class="wp-caption-text">Logo Toyota &#8211; dok.Istimewa via Universal Toyota</figcaption></figure>
<p>Dia disusul koleganya, Mazda Motor, yang berhasil melego 7.692 mobilnya. Namun seperti halnya Toyota, penjualan mobil Mazda itu juga jeblok, yakni anjlok 7,6 persen dibanding Januari tahun lalu.</p>
<p>Menariknya, merek asal Cina yakni Build Your Dreams (BYD) yang masuk pasar Negeri Kanguru pada tahun 2022 itu, kini bercokol di urutan kelima. Dia berhasil mengoleksi angka penjualan sebanyak 5,007 unit.</p>
<p>Jumlah penjualan mobil BYD tersebut meroket hingga 640,9 persen dibanding penjualannya selama Januari 2025. Dia di bulan kesatu 2026 ini berhasil mencomot pangsa pasar 4,9 persen di Australia. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Naik, Penjualan Mobil BYD di Jepang Selama 2025 Masih Dibungkam Tesla</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-naik-penjualan-mobil-byd-di-jepang-selama-2025-masih-dibungkam-tesla/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 05:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Jepang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26745</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Sepanjang tahun 2025, total penjualan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Sepanjang tahun 2025, total penjualan mobil listrik Tesla diketahui mencapai 10.000 unit. Sementara di saat yang sama penjulan mobil merek Build Your Dreams (BYD) sebanyak 3. 870 unit.</p>
<p>Data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) dan Asosiasi Importir Mobil Jepang (JAIA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (13/1/2026) menunjukkan sepanjang tahun 2025 itu jumlah mobil BYD yang terjual di Negeri Matahari Terbit tersebut melonjak 62 persen dibanding tahun 2024.</p>
<p>&#8220;Penjualan BYD ditopang model baru Sea Lion 7 yang diluncurkan pada April 2025. Model ini terus terjual dengan baik, dan secara signifikan meningkatkan volume penjualan,&#8221; bunyi keterangan data (JAIA).</p>
<figure id="attachment_20545" aria-describedby="caption-attachment-20545" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Tesla-dok.Reuters-e1728202878424.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-20545" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Tesla-dok.Reuters-e1728202878424.jpg" alt="" width="700" height="495" /></a><figcaption id="caption-attachment-20545" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Tesla &#8211; dok.Reuters</figcaption></figure>
<p>Sementara, jumlah mobil Tesla yang terlego di negara yang terkenal sebagai negeri asal merek mobil kondang di duni itu – pada saat yang sama – mencapai 10.275 unit. &#8220;Ini merupakan pertama kalinya ,penjualan Tesla di Jepang melampaui 10.000 unit, dan peringkat mereknya naik dari peringkat ke-7 dari dari peringkat ke-10 di tahun sebelumnya,&#8221; sebut JAIA.</p>
<p>Baik JADA maupun JAIA menyebut volume penjualan kendaraan listrik murni (BEV) meningkat 26 persen dibanding tahun 2024. Total penjualan BEV di Jepang tahun itu mencapai 30.513 unit.</p>
<p>Pada tahun 2025 tersebut, porsi BEV dalam volume penjualan mobil keseluruhan mencapai 13 persen. Porsi ini meningkat 2 poin persentase dibanding porsi penjualan di tahun sebelumnya. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Hadapi Tantangan Berat, Penjualan BYD di Jepang Januari &#8211; November 2025 Masih Mencuat</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-hadapi-tantangan-berat-penjualan-byd-di-jepang-januari-november-2025-masih-mencuat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 02:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik BYD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26529</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Seperti diketahui, pabrikan mobil asal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Seperti diketahui, pabrikan mobil asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina, mulai masuk ke pasar kendaraan penumpang Jepang pada pertengahan tahun 2022. Tepatnya, Build Your Dreams (BYD) mulai menjajakan mobilnya pada Juli 2022.</p>
<p>Sejak saat itu, BYD terus menggelontorkan model-model mobil listrik pada tahun 2023. Model itu mulai dari BYD Atto 3, Dolphin, dan Seal, meski secara total saban tahun penjualan mobil listrik BYD di Negeri Sakuara itu masih terbilang kecil.</p>
<p>Maklum, seperti dijelaskan dalam data riset Jato Dynamic yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (9/12/2025).pasar mobil listrik baterai (BEV) di Jepang sampai saat ini masih kecil. Di seg,en kendaraan elektrifikkasi masih didominasi mobil hybrid.</p>
<p>&#8220;Pangsa pasar mobil listrik murni atau BEV dan mobil plug-in hybrid atau PHEV masih di bawah 3-4 persen. Hal ini terhambat oleh biaya impor yang tinggi, dan masyarakat lebih menyukai mobil listrik murni berukuran mungil atau kei EV domestik yang berharga terjangkau,&#8221; bunyi keterangan riset Jato Dynamic.</p>
<figure id="attachment_22796" aria-describedby="caption-attachment-22796" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Logo-BYD-dok.Mobilitas-e1739497972491.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22796" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Logo-BYD-dok.Mobilitas-e1739497972491.jpg" alt="" width="700" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-22796" class="wp-caption-text">Logo BYD &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Artinya, segmen pasr mobil listrik murni di Negeri Sakura itu masih menghadapi tantangan yng keras. Tak hanya harus bersaing dengn sesama mobil listrik merek lain, tetapi juga harus bisa menyiasti hambatn impor.</p>
<p>Meski begitu, penjualan BYD – walaupun tidak setinggi lompatan penjualan di negara-negara Asia lainnya maupun di Eropa – tetap tumbuh signifikan di Jepang.Baik di bulan November saja maupun di periode Januari – November 2025.</p>
<p>Data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (9/12/2025), memperlihatkan di bulan November saja, jumlah mobil BYD yang terjual di Jepang mencapai 210 unit. Sementara, pada periode Januari – November 2025 jumlah penjualannya mencapai 3.508 unit, melonjak 64,4 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Sekadar informasi, jumlah mobil (seluruh jenis dari semua merek, baik lokal maupun luar negeri) yang terjual di Jepang pada Januari – November mencapai 4.230.318 unit. Dengan kata lain, di sebelas bulan pertama 2025 itu, pangsa pasar BYD baru sebesar 0, 1 persen. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari &#8211; November 2025, Penjualan BYD di Italia Meroket 848,8 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-november-2025-penjualan-byd-di-italia-meroket-8488-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 09:00:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Italia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26490</guid>

					<description><![CDATA[Roma, Mobilitas – Pabrikan mobil asal Shenzhen, Republik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Roma, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina – Build Your Dreams (BYD) resmi masuk pasar Italia, pada 15 Juni 2023. Saat itu, pabrikan yang didirikan Wang Chuanfu ini membawa dua model yakni BYD Atto 3 dan BYD Han.</p>
<p>Sejak saat itu, perlahan tapi pasti, penjualan mobil BYD DI Negeri Pizza itu terus merambat naik dan selanjutnya meroket. Performa seperti itu juga masih dibukukan BYD di tahun ini, khususnya pada periode Januari – November 2025.</p>
<p>Data Asosiasi Industri Otomotif Italia (ANFIA) dan Asosiasi Produsen Mobil Italia (UNREA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (2/12/2025) menunjukkan selama sebelas bulan pertama 2025 itu, BYD Italia mencetak angka penjualan sebanyak 20.275 unit. Jumlah penjualan tersebut meroket hingga 848,8 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_22605" aria-describedby="caption-attachment-22605" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/BYD-Han-2025-dok.CnEVPost-e1738563698801.webp"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22605" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/BYD-Han-2025-dok.CnEVPost-e1738563698801.webp" alt="" width="700" height="495" /></a><figcaption id="caption-attachment-22605" class="wp-caption-text">BYD Han 2025 &#8211; dok.CnEVPost</figcaption></figure>
<p>Pada bulan November saja, BYD mendulang angka penjualan sebanyak 3.526 unit. Jumlah mobil yang terjual tersebut meroket 534,2 persen dibanding total penjualan di bulan November 2024.</p>
<p>Sekadar informsi, pada periode Januari – November 2025, total jumla h mobil – berbagai model dari seluruh merek – yang terjual di negara berpenduduk 59,15 juta jiwa iu mencapai 1.417.621 unit. Jumlah penjualan tersebut menyusut 2,4 persen dibanding periode sama di tahun 2024. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
