<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mobil jepang &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mobil-jepang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 May 2026 06:50:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>mobil jepang &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hingga April 2026 Merek Cina Gerogoti Pasar Mobil Jepang di Indonesia, Ini Buktinya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hingga-april-2026-merek-cina-gerogoti-pasar-mobil-jepang-di-indonesia-ini-buktinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 05:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[19 merek mobil asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[merek asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28083</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Hasil riset Analis MNC Sekuritas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Hasil riset Analis MNC Sekuritas Muhammad Rudy Setiawan menyebut hingga awal tahun 2026, khususnya di periode Januri hingga April 2026 telah terjadi pergeseran struktural penguasaan pasar mobil di Indonesia. Meski merek-merek asal Jepang masih mendominasi, namun pangsa pasar mereka telah digerogoti merek asal Cina.</p>
<p>Hasil riset yng dirilis 26 Mei 2026 yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (31/5/2026) menyebut selama empat bulan pertama 2026 itu, merek-merek mobil asal Republik Rakyat Cina – yang kini jumlahnya 19 merek (termasuk merek asal Inggris, Morris Garage yang diakuisisi SAIC Motor Cina tahun 2007 dan mobil asal Cina yang berlabel lokal Polytron), penguasaan pangsa pasarnya melonjak dibanding periode sama di 2025.</p>
<p>“Jika di periode Januari – April 2025, pangsa pasar merek mobil asal Cina secara keseluruhan baru 10-11 persen, kini di periode yang sama pada tahun 2026 ini telah mencapai 17-18 persen,” ungkap Rudy Setiawan dalam hasil risetnya itu.</p>
<p>Menurut Rudy, perubahan struktural penguasaan pangsa pasar itu paling kentara terjadi di pasar kendaraan penumpang. Penyebanya, terutama akibat meningkatnya penetrasi kendaraan elektrifikasi, semakina bertambah banyaknya merek asal Cina berikut model yang ditawarkan.</p>
<figure id="attachment_25493" aria-describedby="caption-attachment-25493" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Byd-M6-yang-juga-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1780209482277.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-25493" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Byd-M6-yang-juga-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1780209482277.jpg" alt="" width="700" height="512" /></a><figcaption id="caption-attachment-25493" class="wp-caption-text">Ilustrasi, BYD M6 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Kendaraan listrik berbasis baterai (BEV), plug-in hybrid (PHEV), dan hybrid (HEV) kini menjadi sumber utama pertumbuhan volume baru di pasar otomotif domestik. Dan kendaraan jenis ini banyak ditawarkan oleh merek-merek asal Tiongkok (Cina),” jelas Rudy.</p>
<p>Sementara itu, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (31/5/2026) menunjukkan hingga akhir April 2026 ada 19 merek mobil asal Cina yang berjualan di Indonesia. Penjualan eceran mobil mereka dari dealer ke konsumen alias penjualan ritelnya ada yang msih meroket, tetapi ada pula yang jeblok dibanding periode Januari – April 2025.</p>
<p>Berikut data penjualan ritel mereka:<br />
BYD: 16.539 unit<br />
Jaecoo: 10.936 unit<br />
Wuling: 5.221 unit<br />
Geely: 4.143 unit<br />
Chery: 14.490 unit<br />
Aion: 2.573 unit<br />
Denza: 1.294 unit<br />
GWM: 1.053unit<br />
Jetour: 822 unit<br />
MG: 535 unit<br />
Xpeng: 718 unit<br />
Dongfeng (DFSK) : 406 unit<br />
FAW: 347 unit<br />
BAIC: 251 unit<br />
Polytron: 199 unit<br />
Aletra: 154 unit<br />
Changan: 163 unit<br />
Maxus: 108 unit<br />
Neta: 92 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2026</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Honda N-Box Masih Terlaris di Jepang hingga Januari – April 2026</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/honda-n-box-masih-terlaris-di-jepang-hingga-januari-april-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 09:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Honda N-Box]]></category>
		<category><![CDATA[mobil jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Honda N-Box]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27844</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Sepanjang tahun 2025 lalu, Honda...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Sepanjang tahun 2025 lalu, Honda N-Box menjadi mobil terlaris lagi di Jepang dengan total penjualan sebanyak 201. 354 unit.</p>
<p>Sebelumnya, di tahun 2024 mobil ini juga terlaris di Negeri Sakura itu dengan total penjualan sebanyak 206.272 unit. Begitu pun selama tahun 2023, dimana saat itu, mobil ini terlego sebanyak sebanyak 263.531 unit atau meningkat sekitar 20,7 persen dibanding tahun 2022.</p>
<p>Kini, di tahun 2026 – periode Januari hingga April – titel juara penjualan mobil di Jepang masih belum lepas dari Honda N-Box. Meski sedikit merosot, namun total penjualan mobl ini masih yang terbanyak di antara mobil-mobil yang ada.</p>
<p>Data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Jepang (JAMA) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (12/5/2026) menunjukkan di empat bulan pertama 2026 tersebut, Honda N-Box laku sebanyak 69.042 unit. Jumlah itu merosot 6,3 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_14326" aria-describedby="caption-attachment-14326" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Honda-N-Box-masih-menjadi-mobil-terlaris-di-Jepang-sepanjang-januari-Agustus-2023-dok.Istimewa-e1694166107310.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-14326" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Honda-N-Box-masih-menjadi-mobil-terlaris-di-Jepang-sepanjang-januari-Agustus-2023-dok.Istimewa-e1694166107310.jpg" alt="" width="700" height="505" /></a><figcaption id="caption-attachment-14326" class="wp-caption-text">Honda N-Box , &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Honda N-Box mengungguli Suzuki Spacia yang laku 58.074 unit, merosot 3,8 persen dibanding total penjualannya pada periode sama di 2025. Mobil mungil Suzuki itu bertengger di urutan kedua dalam daftar mobil terlaris di Jepang.</p>
<p>Selain itu, Honda N-Box juga mengalahkan Toyota Yaris (termasuk Yaris Cross) yang terlego 49.228 unit. Jumlah itu anjlok 22,2 persen dibanding Januari &#8211; April 2025, dan menempatkannya di posisi ketiga.</p>
<p>Sekadar informasi, di sepertiga tahun 2026 itu (Januari &#8211; April) jumlah mobil – berbagai jenis dan kelas buatan pabrikan lokal maupun sing – yang terjual di Jepang sebanyak 1.627.305 unit. Jumlah itu menciut 0,1 persen dibanding penjualan di periode sama pada tahun 2025. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertama Kalinya, Tahun 2025 Cina Jadi Penjual Mobil Terbanyak di Dunia Geser Jepang</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pertama-kalinya-tahun-2025-cina-jadi-penjual-mobil-terbanyak-di-dunia-geser-jepang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 02:00:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[Geely]]></category>
		<category><![CDATA[Great Wall Motor]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Cina 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[SAIC Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27369</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Seperti diketahui, Jepang – dengan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Seperti diketahui, Jepang – dengan pabrikan terkenal seperti Toyota, Honda, Suzuki, Mitsubishi, Mazda, Subaru, Nissan, Daihatsu Fuso, Hino, UD Trucks &#8211; telah menguasi pasar dunia dalam beberapa dekade, dengan total penjualan terbanyak.</p>
<p>Namun di tahun 2025 kemarin situasi berubah, Jepang tak lagi menjadi penguasa dunia. Dia digantikan Republik Rakyat Cina (Cina) sebagai negara dengan penjualan mobil terbanyak sejagat alias nomor satu di dunia.</p>
<p>Data dari MarkLines yang dikutip Nikkei dan disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (30/3/2026) menyebut di tahun 2025 itu, Cina berhasil menjual 27 juta unit mobil (kendaraan penumpang maupun niaga) di pasar global. Sementara Jepang menjual 25 juta unit.</p>
<figure id="attachment_22860" aria-describedby="caption-attachment-22860" style="width: 699px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/BYD-Atto-3-yang-dijual-di-Singapura-dok.AutoApp-e1739715660159.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-22860" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/BYD-Atto-3-yang-dijual-di-Singapura-dok.AutoApp-e1739715660159.jpg" alt="" width="699" height="505" /></a><figcaption id="caption-attachment-22860" class="wp-caption-text">Ilustrasi, BYD Atto 3 &#8211; dok.AutoApp</figcaption></figure>
<p>Meski begitu, pabrikan mobil Jepang – yakni Toyota – msih menjadi pabrikan dengan penjualan terbanyak dengan total 11,32 juta unit. Sementara itu, BYD – yang merupakan pabrikan terbesar di Cina saat ini – bercokol di urutan ke-6, dengan total penjualan hampir 4,6 juta unit.</p>
<p>Sedangkan, Geely – pabrikan terbesar kedua – bertengger di posisi ke-8 dunia. Dia melego sebanyak 4,11 juta unit mobil buatannya (Geely Holding Group) di pasar global, yakni di Cina dan dunia.</p>
<p>Pabrikan mobil Cina lainnya yakni Chery, Changan, SAIC Motor, dan Great Wall Motor masuk di antara 20 produsen mobil teratas dunia berdasarkan penjualan. Beberapa dari mereka mengungguli pabrikan Jepang di luar Toyota dan Honda. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Toyota di Jepang Januari – Februari 2026 Anjlok, Yaris hingga Corolla Cross Muram</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-toyota-di-jepang-januari-februari-2026-anjlok-yaris-hingga-corolla-cross-muram/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 02:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil jepang]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Jepang 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27188</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Amblesnya penjualan mobil Toyota di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Amblesnya penjualan mobil Toyota di dua bulan pertama – yakni Januari hingga Februari – 2026 itu turut memberi kontribusi melorotnya total penjualan mobil (seluruh model dari berbagai merek baik lokal maupun asing) di Jepang pada kurun waktu itu.</p>
<p>Data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (7/3/2025) menunjukkan selama Januari – Februari 2026 tersebut Toyota di negerinya sendiri itu menjual mobil sebanyak 232.761 unit. Jumlah ini ambles 5,96 persen dibanding kurun waktu yang sama di tahun 2025.</p>
<p>Sementara, total jumlah mobil – dari semua merek yang berjualan di Negeri Matahari Terbit – selama dua bulan pertama 2026 itu mencapai 762.717 unit. Jumlah ini melorot 2,9 persen dibanding total penjualan di kurun waktu yang sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_23834" aria-describedby="caption-attachment-23834" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Toyota-Alphard-Model-2022-dok.Istimewa-e1744379398161.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-23834" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Toyota-Alphard-Model-2022-dok.Istimewa-e1744379398161.jpg" alt="" width="700" height="496" /></a><figcaption id="caption-attachment-23834" class="wp-caption-text">Toyota Alphard &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, di periode itu, sejumlah mobil kondang Toyota penjualannya mbles dibanding Januari – Februari 2025. Mereka antara lain Toyota Yaris (termasuk Yaris Cross) yang terjual 22.472 unit, ambles 28,7 persen.</p>
<p>Toyota Corolla (termasuk Corolla Cross) terjual 18.917 unit, ambles 33,1 persen. Kemudian Toyota Alphard laku 14.066 unit, ambles hingga 21,4 persen.</p>
<p>Lalu, Toyota Harrier laku 9.861 unit, anjlok 13,8 persen. Toyota Prius 8.422 unit (anjlok hingga 47,5 persen), Toyota Crown 7.535 unit (anjlok 24,4 persen), Toyota Land Cruiser W 7.433 unit (anjlok 13,9 persen), dan Toyota Vellfire yang laku sebanyak 5.707 unit atau anjlok 3,3 persen. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahun 2025 Mobil Cina Genggam 14 Persen Pangsa Pasar di RI, Jepang Masih Mendominasi</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tahun-2025-mobil-cina-genggam-14-persen-pangsa-pasar-di-ri-jepang-masih-mendominasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 05:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Cina di RI 2025]]></category>
		<category><![CDATA[mobil jepang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26749</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sampai dengan akhir tahun 2025,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sampai dengan akhir tahun 2025, jumlah merek mobil asal Republik Rakyat Cina yang berjualan di Indonesia (termasuk Skyworth yang penjualannya menggunakan nama Polytron dan Morris Garage merek asal Inggris yang sejak tahun 2007 diakuisisi SAIC Motor Cina) mencapai 18 merek.</p>
<p>Data Gabungan Indusri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (14/1/2026) menunjukkan saat ini merek dan submerek mobil asal Negeri Panda itu yang menjajakan mobilnya di Indonesia adalah BYD, Wuling, Chery, Jaecoo, Aion, Denza, Geely, MG, Great Wall Motor, Dongfeng (DFSK), Jetour, BAIC, Xpeng, dan Neta. Kemudian, Polytron (Skyworth), Maxus, Seres, serta Changan.</p>
<p>Masih menurut data Gaikindo, sepanjang tahun 2025 gabungan seluruh merek asal Cina itu berhasil menggenggam pangsa pasar mobil di Indonesia hingga 14 persen. Dalam penjualan grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) mereka membukukan penjualan sebanyak 112.516 unit dari total <em>wholesales</em> seluruh mobil dari seluruh merek yang ada, sebanyak 803.687 unit.</p>
<figure id="attachment_25464" aria-describedby="caption-attachment-25464" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/BYD-Sealion-7-dok.Mobilitas.jpg--e1756797033383.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-25464" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/BYD-Sealion-7-dok.Mobilitas.jpg--e1756797033383.jpg" alt="" width="700" height="504" /></a><figcaption id="caption-attachment-25464" class="wp-caption-text">BYD Sealion 7 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, di saat yang sama, merek-merek Jepang masih menguasai pasar dengan mencengkeram pangsa pasar sebesar 78 persen. Total penjualannya 626. 876 unit.</p>
<p>Sedangkan sisa pangsa pasar yang ada digenggam oleh merek asal Korea, Eropa, Vietnam, dan Amerika. &#8220;Semakin membesarnya pangsa pasar mobil merek asal Cina di Indonesi itu sejalan dengan terus bertambahnya jumlah merek. Sehingga, model yang ditawarkan juga otomatis bertambah banyak baik jenis maupun tipenya Selain itu jug bertambahnya jaringan penjuala, da tentu saja respon konsumen,&#8221; papar Sekretaris Jenderal Gaikindo, Kukuh Kumara, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (14/1/2026).</p>
<p>Menurut Kukuh semakin massifnya serbuan merek-merek asal Cina ke Indonesia itu memberikan makna positif bagi masyarakat Indonesia yang kini jumlahnya mencapai 277 jut jiwa lebih. Mereka mendapatkan alternatif pilihan mobil dengan rentang harga maupun jenis sumber tenaga yang beragam.</p>
<figure id="attachment_23067" aria-describedby="caption-attachment-23067" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Toyota-New-Corolla-Cross-Hybrid-yng-diluncurkan-di-IIMS-2025-dok.Istimewa-e1740473453786.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-23067" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Toyota-New-Corolla-Cross-Hybrid-yng-diluncurkan-di-IIMS-2025-dok.Istimewa-e1740473453786.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-23067" class="wp-caption-text">Toyota New Corolla Cross Hybrid &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Hanya saja, kata Kukuh, semakin banyaknya pemain di pasar Indonesia itu tidak diikuti dengan pasar yang semakin membesar. Hal itu terlihat dari penjualan mobil baik wholesales maupun penjualan ritel dari dealer ke konsumen yang kian merosot.</p>
<p>Fakta berbicara, di periode tahun 2025 total<em> wholesales</em> mobil di Tanah Air sebanyak 803.687 unit. Jumlah tersebut merosot hingga 7,2 persen dibanding total wholesales di tahun 2024 yang mencapai 865.723 unit.</p>
<p>Adapun total penjualan ritelnya sebanyak 833.692 unit. Jumlah penjualan eceran tersebut merosot hingga 6,3 persen dibanding periode tahun 2024 yang mencapai 889.680 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil di Jepang Selama 2025, Kinerja Honda dan Nissan Jeblok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-di-jepang-selama-2025-kinerja-honda-dan-nissan-jeblok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 02:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil jepang]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di Jepang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26738</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang tahun 2025, dari Januari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang tahun 2025, dari Januari hingga Desember, total jumlah mobil dari seluruh merek atau pabrikan yang terjual di Jepang meningkat hingga 3,3 persen dibanding total jumlah yang terjual di tahun 2024. Meski, dibanding total penjualan pada tahun 2023 penjualan selama tahun 2025 itu masih merosot.</p>
<p>Data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (12/1/2026) menunjukkan selama Januari – Desember 2025 itu, jumlah mobil yang terjual di Negeri Matahari Terbit itu (baik lokal maupun asing) sebanyak 4.565.777 unit. Sementara di tahun 2024 dan 2023 masing-masing 4.421.494 unit dan 4.779.086 unit.</p>
<p>Fakta data yang disuguhkan asosiasi itu juga memperlihatkan, selama 2025 tersebut Toyota masih menjadi pabrikan mobil dengan penjualan terbanya. Total penjualannya mencapai 1.413.632 unit.</p>
<figure id="attachment_25436" aria-describedby="caption-attachment-25436" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Nissn-X-Trail-baru-dok.Mobilitas-e1756626232116.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-25436" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Nissn-X-Trail-baru-dok.Mobilitas-e1756626232116.jpg" alt="" width="700" height="506" /></a><figcaption id="caption-attachment-25436" class="wp-caption-text">Nissan X-Trail baru &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Berada di belakangnya – di daftar lima besar &#8211; terdapat Suzuki yang melego mobil 728.952 unit, kemudian Honda dengan penjualan 619.437 unit, dan Daihatsu 535,919 unit. Sedangkan di posisi</p>
<p>Namun ternyata di periode dua belas bulan penuh tahun 2025 tersebut, total penjualan mobil Honda dan Nissan anjlok dibanding tahun 2024. Jumlah penjualan mobil Honda anjlok 7,3 persen karena di tahun 2024 penjualannya sebanyak 668.414 dan penjualan Nissan anjlok 15,2 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 475.569 unit. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Pasar Menggeliat, Penjualan Mobil Nissan di Jepang Tahun 2025 Malah Jeblok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-pasar-menggeliat-penjualan-mobil-nissan-di-jepang-tahun-2025-malah-jeblok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 05:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motors]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26710</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Padahal, selama tahun 2025 itu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Padahal, selama tahun 2025 itu – secara umum- total penjualan mobil (seluruh model dari semua merek yang ada, baik lokal maupun asing) di Jepang masih meningkat dibanding tahun 2024.</p>
<p>Data Asosiasi Dealer Otomotif Jepang (JADA) dan Asosiasi Kendaraan Bermotor Ringan dan Sepeda Motor Jepang (JLMVMA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (7/1/2026) menunjukkan sebanyak 4.565.777 mobil, truk, dan bus terjual di Jepang. Jumlah tersebut meningkat 3,3 persen dibanding jumlah penjualan di tahun 2024 yang sebanyak 4.421.494 unit.</p>
<p>Dari jumlah itu, 2.898.417 unit merupakan mobil reguler alias mobil dengan mesin di atas 660 cc atau kei car. Jumlah penjualan mobil reguler tersebut meningkat 1,2 persen dibanding totl penjualan selama tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_12849" aria-describedby="caption-attachment-12849" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Peluncuran-Nissan-Sakura-di-Jepang-Mei-2022-lalu-dok.Nissan-e1687147895374.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-12849" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Peluncuran-Nissan-Sakura-di-Jepang-Mei-2022-lalu-dok.Nissan-e1687147895374.jpg" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Peluncuran-Nissan-Sakura-di-Jepang-Mei-2022-lalu-dok.Nissan-e1687147895374.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Peluncuran-Nissan-Sakura-di-Jepang-Mei-2022-lalu-dok.Nissan-e1687147895374-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Peluncuran-Nissan-Sakura-di-Jepang-Mei-2022-lalu-dok.Nissan-e1687147895374-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Peluncuran-Nissan-Sakura-di-Jepang-Mei-2022-lalu-dok.Nissan-e1687147895374-696x502.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Peluncuran-Nissan-Sakura-di-Jepang-Mei-2022-lalu-dok.Nissan-e1687147895374-582x420.jpg 582w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Peluncuran-Nissan-Sakura-di-Jepang-Mei-2022-lalu-dok.Nissan-e1687147895374-324x235.jpg 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-12849" class="wp-caption-text">Peluncuran Nissan Sakura di Jepang &#8211; dok.Nissan</figcaption></figure>
<p>Sementara, jumlah mobil mini alias kei car yang terjual selama 2025 di Jepang, tercatat sebanyak 1.667.360 unit. Jumlah itu meningkat naik 7,02 persen dibanding total penjualannya selama tahun 2024.</p>
<p>Namun, ternyata tidak semua pabrikan lokal Negeri Matahari Terbit itu membukukan kenaikan penjualan di tahun tersebut. Salah satu merek atau pabrikan lokal yang membukukan amblesnya penjualan itu adalah Nissan Motor.</p>
<p>Fakta data berbicara, di tahun 2025 tersebut, Nissan menjul mobilnya di negeri sendiri sebanyak 237.902 unit. Jumlah mobil yang terlego itu ambles 17,04 persen dibanding total penjualan yang dibukukannya di tahun 2024. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lembaga Ini Prediksi Tahun 2027 Penjualan Mobil Merek Cina Tenggelamkan Jepang</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lembaga-ini-prediksi-tahun-2027-penjualan-mobil-merek-cina-tenggelamkan-jepang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2026 03:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil merek Cina]]></category>
		<category><![CDATA[S&P Global Mobility]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26690</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Total penjualan mobil asl kedua...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Total penjualan mobil asl kedua negara selama tahun 2027 (yang dihitung) itu meliputi penjualan di pasar domestik masing-masing negara serta di luar negara tersebut alias di pasar ekspor.</p>
<p>Laporan Nikkei mengutip data proyeksi pabrikan mobil kedua negara dan riset S&amp;P Global Mobility yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (4/1/2026) menyebut pada tahun 2027 itu jumlah mobil asal Republik Rakyat Cina yang terjual di dunia mencapai 27 juta unit. Sementara mobil merek asal Jepang sebanyak 25 juta unit.</p>
<p>“Jumlah total tersebut mencakup kendaraan penumpang dan kendaraan komersial yang terjjual di pasar domestik dan ekspor. Mobil yang terjua termasuk merek dengan usaha patungan 50:50 dengan merek asal negara lain, ” bunyi keterangan data tersebut.</p>
<figure id="attachment_26684" aria-describedby="caption-attachment-26684" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/01/Changan-Lumin-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1767346958375.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-26684" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/01/Changan-Lumin-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1767346958375.jpg" alt="" width="700" height="504" /></a><figcaption id="caption-attachment-26684" class="wp-caption-text">Changan Lumin di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Proyeksi penjualan itu juga menyatakan, pasar Asia Tenggara, yang sejak lama didominasi oleh produsen mobil Jepang, mobil merek asal Cina diproyeksikan mengalami pertumbuhan penjualan yang melejit dengan total sekitar 500.000 unit. Kemudian dii Eropa, penjualan mobil Negeri Tiri Bambu itu akan meningkat menjadi sekitar 2,3 juta unit, meskipun ada tarif impor yang berlaku.</p>
<p>Lalu, penjualan di pasar negara berkembang juga diproyeksikan meningkat, dimana di Afrika diperkirakan akan mencatat penjualan 230.000 unit. Sementara Amerika Latin diperkirakan akan mencapai 540.000 kendaraan, naik 33 persen.</p>
<p>Sedangkan, di saat yang sama, beberapa merek Jepang mengalami penurunan penjualan di wilayah-wilayah utama. Termasuk di Amerika Serikat, dan pangsa pasar mereka di Cina secara bertahap menurun dibandingkan dengan produsen mobil lokal. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempur Pasar Jepang, Xiaomi Segera Jajakan SU7 Ultra</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gempur-pasar-jepang-xiaomi-segera-jajakan-su7-ultra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 10:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Xiaomi]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Xiaomi]]></category>
		<category><![CDATA[Xiaomi gempur Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Xiaomi SU7 Ultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25805</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pabrikan gadget kondang asal Republik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pabrikan gadget kondang asal Republik Rakyat Cina yang juga jadi pabrikan mobil listrik – Xiaomi – kini berencana berekspansi ke Jepang. Pabrikan yang bermarkas di Beijing itu telah memperkenalkan Xiaomi SU7 Ultra di Akihabara, Tokyo, Jumat (26/9/2025).</p>
<p>Laporan IT Home dan The People Daily yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (29/9/2025, menyebut jadwal peluncuran mobil itu di Negeri Sakura tersebut memang belum ditentukan. Namun saat ini, Xiaomi telah mengoperasikan dua toko Xiaomi di Prefektur Saitama.</p>
<p>Bahkan pabrikan yang kini dipimpin Lei Jun itu tahun 2025 ini menargetkan telah memiliki lima toko di Jepang. Kelimanya, dua toko di Prefektur Saitama dan tiga lainnya akan dibangun di wilayah metropolitan Tokyo, termasuk Kota Chiba.</p>
<p>Sekadar informasi, Xiaomi SU7 Ultra di Cina dibanderol 529.900 yuan atau sekitar Rp1,2 miliar. Mobil ini diluncurkan di Negeri Tirai Bambu itu pada 27 Februari 2025.</p>
<figure id="attachment_25808" aria-describedby="caption-attachment-25808" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Tampilan-belakang-Xiaomi-SU7-Ultra-dok.Istimewa-e1759158692679.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-25808" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Tampilan-belakang-Xiaomi-SU7-Ultra-dok.Istimewa-e1759158692679.jpg" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Tampilan-belakang-Xiaomi-SU7-Ultra-dok.Istimewa-e1759158692679.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/09/Tampilan-belakang-Xiaomi-SU7-Ultra-dok.Istimewa-e1759158692679-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-25808" class="wp-caption-text">Tampilan belakang Xiaomi SU7 Ultra &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Dia memiliki dimensi panjang 5.115 milimeter (mm), lebar 1.970 mm, dan tinggi 1.465 mm, serta jarak sumbu roda 3.000 mm. Xiaomi membekalinya dengan dua motor HyperEngine V8 dan satu motor HyperEngine V6s, yang menghasilkan tenaga hingga 1.548PS.</p>
<p>Dengan semburan tenag sebesar itu, mobil ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 1,98 detik, dan melesat dengan kecepatan 350 km/jam lebih. Jarak tempuh CLTC-nya dinilai mencapai 620 km, dengan konsumsi energi 16,5 kWh/100 km.</p>
<p>Teknologi digitalnya menggunakan chip Qualcomm Snapdragon 8295 dengan Xiaomi HyperOS. Xiaomi juga melengkapinya dengan sistem mengemudi cerdas Xiaomi Pilot, didukung oleh dua chip Orin X yang memberikan daya komputasi 508 TOPS. (Din/Aa).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini 10 Mobil Paling Laku di Jepang Selama Januari – September</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-10-mobil-paling-laku-di-jepang-selama-januari-september/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Oct 2021 05:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[Hino]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Honda]]></category>
		<category><![CDATA[merek terlaris di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi]]></category>
		<category><![CDATA[mobil jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil laku di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3310</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Sepanjang bulan September kemarin total...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Sepanjang bulan September kemarin total penjualan mobil yang dibukukan seluruh merek yang berjualan di Jepang tercatat sebanyak 318.371 unit. Jumlah ini ambrol 32,2% dibanding total penjualan yang mereka kantongi pada bulan yang sama tahun 2020 lalu, dimana saat itu mencapai 459.706 unit.</p>
<p>Seperti dilaporkan laman <em>Japan Business Insight</em> dan <em>The Best Selling Cars</em>, Selasa (12/10/2021), dengan tambahan jumlah yang dikoleksi selama September itu, maka total penjualan mobil (baik mobil mungil dengan mesin kurang dari 1.000 cc atau kei car maupun mobil reguler (bermesin 1.000 cc ke atas) selama Januari – September mencapai 3.480.102 unit.</p>
<figure id="attachment_3312" aria-describedby="caption-attachment-3312" style="width: 708px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3312" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Toyota-Corolla-Cross-untuk-pasar-Jepang-dok.Toyota-e1634099014492.jpg" alt="" width="708" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Toyota-Corolla-Cross-untuk-pasar-Jepang-dok.Toyota-e1634099014492.jpg 708w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Toyota-Corolla-Cross-untuk-pasar-Jepang-dok.Toyota-e1634099014492-300x212.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Toyota-Corolla-Cross-untuk-pasar-Jepang-dok.Toyota-e1634099014492-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Toyota-Corolla-Cross-untuk-pasar-Jepang-dok.Toyota-e1634099014492-696x492.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Toyota-Corolla-Cross-untuk-pasar-Jepang-dok.Toyota-e1634099014492-595x420.jpg 595w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Toyota-Corolla-Cross-untuk-pasar-Jepang-dok.Toyota-e1634099014492-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 708px) 100vw, 708px" /><figcaption id="caption-attachment-3312" class="wp-caption-text">Toyota Corolla Cross untuk pasar Jepang &#8211; dok.Toyota</figcaption></figure>
<p>Data yang dihimpun Japan Automobile Dealers Association (JADA) dan Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA) memperlihatkan, jumlah itu naik 2,3% dibanding sembilan bulan pertama 2020.</p>
<p>Fakta yang diungkap kedua asosiasi itu juga menunjukkan, bahwa pasar mobil Negeri Sakura itu masih “dikuasai” oleh 10 merek lokal. Mereka adalah, Toyota yang di Januari – September itu berhasil mengoleksi angka penjualan sebanyak 1.120.372 unit. Dengan pangsa pasar 32,2%.</p>
<figure id="attachment_701" aria-describedby="caption-attachment-701" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-701" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Nissan-Note-2021-dok.Istimewa-e1620566184566.jpg" alt="" width="700" height="472" /><figcaption id="caption-attachment-701" class="wp-caption-text">Nissan Note 2021 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Kedua, Suzuki yang meraup angka penjualan sebanyak 471.007 unit (dengan pangsa pasar 13,5%). Ketiga Honda yang berhasil menjual produk sebanyak 448.705 unit (12,9%).</p>
<p>Keempat, Daihatsu dengan jumlah penjualan 442.675 unit (12,7%), kelima Nissan yang telah melego mobil sebanyak 358.008 unit (10,3%). Keenam Mazda dengan angka penjualan 122.410 unit (3,5%), dan ketujuh Subaru yang telah menjual sebanyak 78.864 unit (2,3%).</p>
<figure id="attachment_3314" aria-describedby="caption-attachment-3314" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3314" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Honda-Freed-Modulo-di-Jepang-dok.Carscoops-e1634099353923.jpg" alt="" width="700" height="505" /><figcaption id="caption-attachment-3314" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Honda Freed Modulo di Jepang &#8211; dok.Carscoops</figcaption></figure>
<p>Lalu, yang kedelapan Mitsubishi yang mengantongiangka penjualan sebanyak 62.936 unit, dan kesembilan Isuzu yang sukses memetik angka penjualan 52.422 unit (1,5%). Sementara yang kesepuluh Hino, yang berhasil meraup angka penjualan sebanyak 45.857 unit (1,3%).</p>
<p>Dari total penjualan kumulatif sepanjang sembilan pertama tersebut, ada 10 mobil reguler yang paling laku alias paling banyak dibeli konsumen Jepang.</p>
<figure id="attachment_2006" aria-describedby="caption-attachment-2006" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2006" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Raize-di-Jepang-dok.Istimewa-e1625482110938.jpg" alt="" width="710" height="498" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Raize-di-Jepang-dok.Istimewa-e1625482110938.jpg 710w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Raize-di-Jepang-dok.Istimewa-e1625482110938-300x210.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Raize-di-Jepang-dok.Istimewa-e1625482110938-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Raize-di-Jepang-dok.Istimewa-e1625482110938-696x488.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Raize-di-Jepang-dok.Istimewa-e1625482110938-599x420.jpg 599w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Raize-di-Jepang-dok.Istimewa-e1625482110938-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-2006" class="wp-caption-text">Toyota Raize di Jepang &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Mereka adalah:<br />
Toyota Yaris: 173.484 unit<br />
Toyota Roomy: 106.284 unit<br />
Toyota Alphard: 79.669 unit<br />
Toyota Corolla:78.115 unit<br />
Nissan Note: 67.523 unit<br />
Toyota Raize: 64.506 unit<br />
Toyota Hammer: 63.740 unit<br />
Honda Freed: 52.895 unit<br />
Nissan Serena: 48.743 unit<br />
Toyota Aqua: 48.600 unit<br />
Sumber: JADA dan JAMA 2021. (Fan/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
