<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mobil Korea di Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mobil-korea-di-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Mar 2024 04:48:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>mobil Korea di Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ternyata Begini Rapor Penjualan Ritel Mobil Korea dan Cina di RI Saat Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ternyata-begini-rapor-penjualan-ritel-mobil-korea-dan-cina-di-ri-saat-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Mar 2024 04:09:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Chery Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[DFSK Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Kia di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17355</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama dua bulan pertama 2024...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama dua bulan pertama 2024 itu sebagian besar merek atau pabrikan asal Cina tidak mengalami merosotnya penjualan, meski di saat yang sama pasar mobil terpuruk.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (27/3/2023) menunjukkan selama Januari – Februari 2024 itu jumlah mobil (dari berbagai merek dan jenis) yang terjual dari diler ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 148.649 unit. Jumlah tersebut merosot 15 persen dibanding total penjualan ritel selama periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Meski demikian tidak semua pabrikan mencatatkan amblesnya penjualan ritel. Termasuk pabrikan asal Cina, termasuk Morris Garage (MG) merek asal Inggris yang sejak tahun 2007 lalu telah dibeli oleh SAIC Motor Cina.</p>
<figure id="attachment_14950" aria-describedby="caption-attachment-14950" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14950" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Neta-V-crossover-listrik-dari-Neta-Auto-yang-dijual-di-Indonesia-dok.PT-NAI-e1698147177486.jpg" alt="" width="700" height="505" /><figcaption id="caption-attachment-14950" class="wp-caption-text">Mobil listrik Neta V yang dijual di Indonesia &#8211; dok.PT NAI</figcaption></figure>
<p>Secara umum, kinerja pabrikan asal Negeri Tirai Bambu itu relatif lebih bagus dibanding pabrikan non Jepang maupun non Eropa lainnya, yakni dari Korea. Sebab, dua pabrikan asal Negeri Ginseng tersebut, yakni Hyundai dan Kia, ternyata membukukan jebloknya penjualan ritel.</p>
<p>Berikut data selengkapnya:<br />
<strong>Pabrikan asal Korea</strong>:<br />
Hyundai : 5.196 unit (ambles 18,2 persen dibanding Januari – Februari 2023)<br />
Kia : 238 unit (ambles 10,2 persen)</p>
<p><strong>Pabrikan asal Cina</strong>:<br />
Wuling : 3.620 unit (meningkat 10,6 persen)<br />
Chery : 678 unit (meroket 204 persen)<br />
Morris Garage : 353 unit (melonjak 94 persen)<br />
Dongfeng Sokon : 232 unit (anjlok 22 persen)<br />
Neta Auto : 58 unit (belum bisa dibandingkan karena baru berjualan)<br />
FAW (kendaraan niaga) : 47 unit (melonjak 67,9 persen)<br />
<em>Sumber : Gaikindo, 2024</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Rapor Kinerja Mobil Korea di RI Saat Ini: Penjualan Ritel Hyundai dan Kia Anjlok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/begini-rapor-kinerja-mobil-korea-di-ri-saat-ini-penjualan-ritel-hyundai-dan-kia-anjlok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2024 03:27:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Creta]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq 5]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq 6]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Stargazer]]></category>
		<category><![CDATA[Kia Caravelle]]></category>
		<category><![CDATA[Kia Carnival]]></category>
		<category><![CDATA[Kia Carrens]]></category>
		<category><![CDATA[Kia EV6]]></category>
		<category><![CDATA[Kia Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kia Sonet]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di RI]]></category>
		<category><![CDATA[PT Kreta Indo Artha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16823</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski dalam penjualan unit dari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski dalam penjualan unit dari pabrik ke diler (<em>wholesales</em>) alias distribusi unit ke diler mobil Kia selama Januari lalu melonjak, namun penjualannya ke konsumen (penjualan ritel) masih merosot.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (25/2/2024) menunjukkan, total angka <em>wholesales</em> mobil Kia yang dijajakan PT Kreta Indo Artha (KIA) di bulan perdana 2024 itu sebanyak 105 unit. Jumlah ini meroket hingga 483,3 persen dibanding jumlah <em>wholesales</em> yang dibukukannya pada bulan yang sama di tahun 2023.</p>
<p>Sementara, pada saat yang sama, jumlah mobil Kia yang laku terjual ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 114 unit. Jumlah ini merosot 4,2 persen dibanding total angka penjualan ritel yang diraupnya pada bulan yang sama di tahun lalu.</p>
<p>Sedangkan kolega Kia sesama asal Korea yakni Hyundai yang dijajakan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) di bulan pertama 2024 itu mengoleksi angka <em>wholesales</em> sebanyak 3.003 unit. Jumlah ini anjlok 26,2 persen dibanding Januari 2023.</p>
<figure id="attachment_4214" aria-describedby="caption-attachment-4214" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4214" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/SUV-Kia-Sonet-saat-dipamerkan-di-GIIAS-2021-dok.Mobilitas.id_-e1637744310266.jpg" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-4214" class="wp-caption-text">SUV Kia Sonet di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas.id</figcaption></figure>
<p>Adapun angka penjualan ritel yang diserok mobil Hyundai di bulan itu sebanyak 2.903 unit. Jumlah tersebut anjlok 18,2 persen dan membawa Hyundai Motors Indonesia hanya mencomot pangsa pasar penjualan ritel sebesar 3,7 persen.</p>
<p>“Fenomena turunnya penjualan mobil secara ritel atau ke konsumen memang terjadi secara umum. Artinya, tren market kita memang menuruin karena kondisi ekonomi yang menurun, apalagi memang ada kondisi sosial politik yang membuat orang menahan pembelian yaitu pemilihan umum (Pemilu),” papar salah seorang pengurus Gaikindo saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (25/2/2024).</p>
<p>Meski begitu, dia tak menampik saat ini Hyundai telah berada pada titik keseimbangan posisi yang sebenarnya setelah dua tahun terakhir berada di kondisai euforia seiring dengan mulai beroperasinya pabrik di Indonesia.</p>
<p>“Sebab, pada saat yang sama Hyundai meluncurkan produk lokal yang modelnya merupakan mobil yang ngetren di Indonesia yaitu Low MPV dan Low SUV. Tetapi, seiring perjalanan waktu euforia semakin mereda dan berada di kondisi riil, dimana persaingan yang sebenarnya yang harus dihadapi. Itulah yang terjadi sekarang,” papar sang pengurus asosiasi organisasi industri itu. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Digempur Cina dan Korea, Jepang Masih Cengkeram 93 Persen Pasar Mobil Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/digempur-cina-dan-korea-jepang-masih-cengkeram-93-persen-pasar-mobil-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Oct 2023 04:52:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang kuasai pasar mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Amerika di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Eropa di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Jepang di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Eropa di Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15051</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Intensitas penetrasi pasar mobil buatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Intensitas penetrasi pasar mobil buatan pabrikan asal Republik Rakyat Cina (Cina) dan Korea semakin meningkat sejak enam tahun terakhir.</p>
<p>Pabrikan mobil asal Cina kembali dikenal masyarakat Indonesia pada tahun 2017 ketika Wuling Motors dan Dongfeng Sokon (DFSK) pada tahun 2017 mulai berinvestasi membangun pabrik dan menjual produknya di Tanah Air.</p>
<p>Sementara, intensitas pabrikan Korea – yakni Hyundai dan Kia – menghentak pasar mobil Indonesia terjadi kembali terasa ketika mulai membangun pabrik di Cikarang pada awal 2020, dan mulai menjual mobila buatan pabrik itu (Hyundai Creta) pada November 2021.</p>
<p>Sedangkan pabrikan-pabrikan asal Eropa meski tak segegap gempita pabrikan asal Cina dan Korea, namun secara konsisten terus menggelontorkan model-model anyar di pasar Indonesia. Dengan konsisten menggarap segmen tersendiri yakni segmen pasar mobil premium, pabrikan asal Eropa menjadi identik dengan ceruk pasar mobil mewah.</p>
<figure id="attachment_6085" aria-describedby="caption-attachment-6085" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6085" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Tampilan-bagian-belakang-Hyundai-Creta-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-scaled-e1649247623259.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6085" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Hyundai Creta &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Meskipun kehadiran merek atau pabrikan asal Cina dan Korea di pasar mobil Indonesia dalam beberapa tahun terkahir intensitasnya terus meningkat, tetapi dari sisi penguasaan pangsa pasar, pabrikan asal Jepang masih dominan. Ya, masih kurang lebih 93 persen (termasuk dari merek non anggota Gaikindo) dari total penjualan,” ungkap seorang pejabat Kementerian Perindustrian yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (31/10/2023).</p>
<p>Faktanya memang demikian. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang Januari – September tahun ini, jumlah mobil yang terjual ke konsumen Indonesia (penjualan ritel) mencapai 746.239 unit. Dari total penjualan itu, jumlah mobil non Jepang (Eropa, Cina, Korea, dan Amerika) hanya 61.065 unit.</p>
<p>Rinciannya, mobil asal Cina (termasuk Morris Garage, yakni merek asal Inggris yang sejak 2007 diakuisisi SAIC Motor Cina) sebanyak 52.225 unit. Kemudian mobil asal Korea (Hyundai dan Kia) sebanyak 28.088 unit, Eropa sebanyak 8.578 unit, dan Amerika 262 unit.</p>
<figure id="attachment_8263" aria-describedby="caption-attachment-8263" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8263" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/BMW-X4-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661848339676.jpg" alt="" width="700" height="515" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/BMW-X4-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661848339676.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/BMW-X4-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661848339676-300x221.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/BMW-X4-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661848339676-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/BMW-X4-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661848339676-696x512.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/BMW-X4-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661848339676-571x420.jpg 571w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/BMW-X4-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661848339676-80x60.jpg 80w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8263" class="wp-caption-text">Ilustrasi, salah satu mobil BMW di GIIAS 2022 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Mobil asal Cina terdiri dari Wuling sebanyak Wuling 18.414 unit, Chery 3.087 unit, DFSK 1.243 unit, Morris Garage 890 unit, dan FAW 503 unit. Kemudian mobil Korea terdiri dari Hyundai 26.818 unit dan Kia 1.270 unit.</p>
<p>Sementara penjualan mobil asal Eropa dibukukan oleh Mercedes-Benz (penumpang dan komersial) 3.972 unit, BMW 2.990 unit, Scania 602 unit, dan MINI 582 unit. Lalu Audi sebanyak 46 unit, Peugeot 27 unit, dan Volkswagen 24 unit.</p>
<p>Adapun mobil dari Amerika yakni dari Amerika Serikat hanya satu (yang tercatat sebagai anggota Gaikindo) yakni Jeep. Merek ini membukukan penjualan ritel sebanyak 262 unit sepanjang sembilan bulan pertama 2022. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seberapa Laris Mobil Cina dan Korea di Indonesia Saat Ini? Begini Faktanya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/seberapa-laris-mobil-cina-dan-korea-di-indonesia-saat-ini-begini-faktanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Aug 2023 11:15:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Chery di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan DFSK]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan FAW di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Kia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil MG]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14062</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Secara total, penjualan mobil seluruh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Secara total, penjualan mobil seluruh pabrikan (berbagai jenis dan kategori) pada periode itu tercatat meningkat.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (26/8/2023) menunjukkan, selama tujuh bulan pertama tahun ini mobil yang terjual ke konsumen (penjualan ritel) di Tanah Air mencapai 578.891 unit. Jumlah ini meningkat 6,1 persen dibanding jumlah penjualan ritel yang merupakan pada Januari hingga Juli 2022.</p>
<p>Pabrikan mobil asal Jepang masih mendominasi penjualan. Meski tidak bisa dimungkiri di antara pabrikan asal Negeri Matahari Terbit tersebut juga ada yang membukukan merosotnya penjualan.</p>
<p>Namun, fakta yang juga tidak kalah menarik adalah kiprah pabrikan asal negara-negara di luar Jepang. Bahkan dari Amerika maupun Etopa, yakni pabrikan asal Korea Selatan dan Republik Rakyat Cina.</p>
<figure id="attachment_8197" aria-describedby="caption-attachment-8197" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8197" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160-586x420.jpg 586w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8197" class="wp-caption-text">Kia Sonet yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Fenomena naik turunnya penjualan juga dialami oleh pabrikan asal Negeri Ginseng maupun Negeri Tirai Bambu itu. Tetapi juga ada yang juga belum bisa dibanding dengan kinerja selama periode sama di 2022, karena pada saat itu pabrikan itu belum menjual produknya di Indonesia.</p>
<p>Berikut data atau rapor penjualan ritel mobil buatan merek atau pabrikan yang dimiliki perusahaan asal Korea Selatan maupun Cina itu. Sekadar catatan di daftar ini dimasukan juga Morris Garage (MG), yakni merek asal Inggris yang telah dibeli SAIC Motor (pabrikan asal Cina) pada 2007 dimana sejak itu produksi mobil dilakukan di Cina).</p>
<p><strong>Korea Selatan:</strong><br />
Hyundai : 20.504 unit (meningkat 78,3 persen dibanding Januari – Juli 2022)<br />
Kia : 1.007 unit (meningkat 14,3 persen)</p>
<p><strong>Republik Rakyat Cina:</strong><br />
Wuling : 13.681 unit ( meningkat 10,6 persen)<br />
Chery : 2.223 unit (belum bisa dibandingkan karena baru)<br />
DFSK : 969 unit (melorot 32,7 persen)<br />
Morris Garage : 602 unit (meningkat 14,2 persen)<br />
FAW : 292 unit (meningkat 137,4 persen)<br />
<em>Sumber : Gaikindo, 2023</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seberapa Laku Mobil Cina dan Korea di Indonesia? Ini Faktanya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/seberapa-laku-mobil-cina-dan-korea-di-indonesia-ini-faktanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2022 03:06:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[DFSK Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[FAW Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kia Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil baru Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Morris Garage Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Kia di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=7583</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan kendaraan bermotor roda empat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (yang secara umum disebut sebagai mobil) sepanjang Januari – Juni tahun ini meningkat bulan yang sama di tahun lalu.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Kamis (28/7/2022) menunjukkan selama semster pertama tahun ini penjualan mobil ke diler (<em>wholesales</em>) mencapai 475.321 unit atau naik 20,8% dibanding periode sama tahun lalu. Sementara penjualan ke konsumen (ritel) sebanyak 465.252 unit, naik 20% dibanding periode sama tahun lalu yang sebanyak 387.844 unit.</p>
<p>Fakta menarik dari data ini adalah apa yang telah dicapai oleh pabrikan asal Republik Rakyat Cina (Cina) dan Korea Selatan (Korea). Maklum di pasar yang lebih dari 90% dicengkeram pabrikan Jepang itu, mereka tak hanya harus berhadapan dengan sang penguasa tetapi juga di antara mereka.</p>
<p>Data Gaikindo memperlihatkan wholesales pabrikan Cina yakni Wuling selama enam bulan pertama tahun ini mencapai 11.261 unit atau 2,6% dibanding semester tahun lalu. Lalu, Dongfeng Sokon (DFSK) 1.441 unit melorot 4,3%, Morris Garage (MG) 438 unit atau ambles 25,8%, dan FAW 110 unit, naik 66,7%.</p>
<figure id="attachment_2389" aria-describedby="caption-attachment-2389" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2389" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="488" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa-300x209.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa-696x485.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa-602x420.jpg 602w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/MG-HS-versi-yang-ada-saat-ini-dok.Istimewa-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-2389" class="wp-caption-text">MG HS vang dijajakan di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Pada saat yang sama pabrikan asal Korea, Hyundai mengantongi angka wholesales sebanyak 11.282 unit. Jumlah ini meroket hingga 745,1% dibanding periode sama 2021.<br />
Namun nasib saudaranya, Kia, justeru sebaliknya dengan <em>wholesales</em> yang ambrol hingga 58,9%. Totalnya hanya 731 unit.</p>
<p>Kondisi yang kurang lebih sama terjadi dalam penjualan ritel. Berikut faktanya:<br />
Mobil Cina:<br />
Wuling: 10.721 unit (naik 5,2%)<br />
DFSK: 2.233 unit (ambles 51,6%)<br />
MG: 426 unit (ambles 22,1%)<br />
FAW: 110 unit (naik 66,7%)</p>
<p>Mobil Korea:<br />
Hyundai: 9.434 unit (meroket 681%)<br />
Kia: 770 unit (ambrol 50,6%)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
