<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mobil listrik Ferrari &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mobil-listrik-ferrari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 May 2026 09:47:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>mobil listrik Ferrari &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Dia Luce, Mobil Listrik Ferrari yang Sarat Keungggulan dengan Tampilan Super Kece</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-dia-luce-mobil-listrik-ferrari-yang-sarat-keungggulan-dengan-tampilan-super-kece/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 04:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[harga Ferrari Luce]]></category>
		<category><![CDATA[keungggulan Ferrari Luce]]></category>
		<category><![CDATA[Luce]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi Ferrari Luce]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28048</guid>

					<description><![CDATA[Maranello, Mobilitas – Pabrikan super car asal Maranello,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maranello, Mobilitas</strong> – Pabrikan super car asal Maranello, Italia, itu mempercayakan penggarapan desain mobil listrik baterai pertamanya itu ke rumah desain LoveFrom, milik Jony Ive dan Marc Newson. Keduanya merupakan sosok di balik kerennya desain ikonik iPhone dan Apple Watch.</p>
<p>Laporan BBC dan The Super Cars yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (27/5/2026) menyebut mobil bergaya desain glass house yang rapi dan bersih dengan sayap melayang di depan dan belakang itu dinamai Luce, yang artinya cahaya. Dia mengggunakan pintu model suicide ala Rolls-Royce.</p>
<p>Motor listriknya ada empat unit yang ditempakan di setiap roda alias<em> in wheel drive</em>. Dua motor di roda depan menghasilkan tenaga 282 hp, sementara motor belakang menggila dengan tenaga 831 hp. Sehingga, total semburan tenaga yang dihasilkan motor listrik Luce – saat dikemudikan dengan mode Boost &#8211; mencapai 1.035 hp.</p>
<p>&#8220;Teknologi motor ini dikembangkan sendiri oleh Ferrari di Maranello, dengan memanfaatkan teknologi hypercar Ferrari F80 dan mobil Ferrari yang digunakan untuk balap F1,&#8221; tulis dua media tersebut.</p>
<p>Berbekal tenaga sebesar itu, mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam tempo 2,5 detik. Ferrari menegaskan, meski Luce berbobot 2,5 ton namun tak limbung ketika melaju kencang.</p>
<figure id="attachment_28050" aria-describedby="caption-attachment-28050" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/05/Tampilan-bagian-belakang-Ferrari-Luce-dok.Istimewa-via-CNN-e1779875158766.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-28050" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2026/05/Tampilan-bagian-belakang-Ferrari-Luce-dok.Istimewa-via-CNN-e1779875158766.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-28050" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Ferrari Luce &#8211; dok.Istimewa via CNN</figcaption></figure>
<p>Itu terjadi, karena pabrik an memanfaatkan teknologi suspensi aktif turunan dari Ferrari F80 dan sistem independent 4-wheel steering. Selain itu, mengggunakan sistem Torque Vectoring yang berfungsi membagi tenaga ke setiap roda secara independen..</p>
<p>Menariknya, Luce yang juga mobil pertama Ferrari berkapasitas lima orang ini, mengggunakan pelek 23 inci di depan dan 24 inci di belakang. Pelek tersebut merupakan pelek terbesar pertama yang digunaka pabrikan berlambang kuda jingkrak untuk mobilnya versi jalan raya.</p>
<p>Chief Executive Ferrari, Benedetto Vigna, menyebut butuh waktu lima tahun untuk mengembangkan Luce. Dan hal lain yang menarik dari Luce ini adalah soal suaranya, jika mobil listrik merek lain yang hanya mengggunakan suara, Luce tidak.</p>
<p>&#8220;Kami menggunakan alat pengukur di poros roda belakang. Alat ini menangkap getaran asli dari komponen yang berputar, kemudian menyaring dan mengeraskannya secara khusus. Cara kerjanya seperti gitar listrik. Hasilnya , sebuah suara mobil listrik asli, yang volumenya bisa diatur pengemudi, &#8221; papar Vigna.</p>
<p>Dengan serangkaian keungggulan itu, Luce dibanderol mulai 550.000 Euro atau sekitar Rp 11, 38 miliar, dengan kurs 1 Euro = Rp 20.700. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ferrari Pastikan Mobil Listrik Elettrica Dijual 2026, Mampu Berjalan 530 Km Sekali Cas</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ferrari-pastikan-mobil-listrik-elettrica-dijual-2026-mampu-berjalan-530-km-sekali-cas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2025 02:05:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari SpA]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ferrari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25948</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski menegaskan hingga tahun 2030...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski menegaskan hingga tahun 2030 nanti masih menjadikan mobil berbahan bakar konvensional dan hybrid sebagai produk inti yang dijajakannya, namun Ferrari SpA memastikan jadwal peluncuran mobil listriknya, Elettrica, tetap tahun 2026.</p>
<p>Laporan laman Il.Sol.24 ORE dan The Guardian yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (11/10/2025) menyebut, di hari Kamis (9/10/2025) di markasnya – Maranello &#8211; waktu setempat Ferrari menyatakan mobil listrik bernama Elettrica itu dijadwalkan mulai dijual tahun 2026.</p>
<p>Pabrikan berlambang kuda jingkrak itu memperkenalkan sasis Elettrica yang siap produksi, sasis itu diperlihatkan tanpa roda dan cangkang luar.</p>
<p>“Elettrica dibekali empat motor, satu di setiap roda. Sumber daya ini menghasilkan tenaga setara dengan lebih dari 1.000 tenaga kuda, kata perusahaan tersebut ,” tulis dua media itu mengutip pernyataan pabrikan.</p>
<figure id="attachment_17995" aria-describedby="caption-attachment-17995" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Logo-Ferrari-dok.American-Express-e1714718996524.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-17995" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Logo-Ferrari-dok.American-Express-e1714718996524.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Logo-Ferrari-dok.American-Express-e1714718996524.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Logo-Ferrari-dok.American-Express-e1714718996524-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-17995" class="wp-caption-text">Logo Ferrari &#8211; dok.American Express</figcaption></figure>
<p>Mobil setrum ini memiliki lima kursi penumpang ini. Dia diklaim memiliki laju kecepatan hingga 310 kilometer per jam dalam (km/jam), dimana akselerasi dari kecepatan 0 – 100 km/jam hanya dalam waktu 2,5 detik.</p>
<p>Sementara, baterainya diklaim mampu menyokong mobil berjalan sejauh 530 km dalam sekali isi daya. Hanya, sampai kini Ferrari belum menyebut harga mobil tersebut.</p>
<p>Sekadar informasi, saat ini Ferrari menorehkan catatan gemilang dalam penjualan. Laporan penjualan pabrikan menyebut, di periode Januari – Agustus 2025, Ferrari berhasil menjual mobilnya sebanyak 5.660 unit di enam negara pasar utama, yaitu Amerika Serikat, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Prancis. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ubah Tradisi, Ferrari Luncurkan Mobil Listrik Baterai Pada 9 Oktober Tahun Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ubah-tradisi-ferrari-luncurkan-mobil-listrik-baterai-pada-9-oktober-tahun-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 02:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari hybrid]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari SpA]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari tahun 2024]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Ferrari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22627</guid>

					<description><![CDATA[Roma, Mobilitas – Selama ini pabrikan mobil super...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Roma, Mobilitas</strong> – Selama ini pabrikan mobil super (super car) asal Maranello, Italia, itu dikenal sangat teguh memegang tradisi yang menegaskan bahwa mobil sport haruslah mobil bermesin bensin.</p>
<p>Namun, prinsip memegang tradisi seperti itu mulai luntur setelah tahun 2011-an. Merek berlambang kuda jingkrak itu meluncurkan mobil berteknologi hybrid (paduan mesin konvensional dengan motor listrik) pada tahun 2019 lalu. Dan ternyata gebrakan tak berhenti sampai di situ.</p>
<p>Kini, Ferrari melangkah lebih jauh lagi dengan berencana menyodorkan mobil listrik baterai (BEV) ke dunia pada Oktober nanti. “EV Ferrari (mobil listrik baterai Ferrari) yang telah lama ditunggu-tunggu itu, akan dipamerkan pada hajatan <em>Capital Day</em> pada 9 Oktober (tahun 2025) di Maranello, Italia,” ungkap Chief Executive Officer Ferrari, Benedetto Vigna, yang dikutip Reuters.</p>
<p>Laporan Reuters dan The Ferrari Forums yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (5/2/2025) menyebut sejatinya mobil berteknologi elektrifikasi Ferrari telah memetik keberhasilan. Terbukti di tahun 2024 kemarin mobil berteknologi hybrid merek itu menyumbang 51 persen ke total penjualan yang dibukukan pabrikan.</p>
<figure id="attachment_19018" aria-describedby="caption-attachment-19018" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Ferrari-296-GT-Hybrid-dok.Ferrari-e1720261677507.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-19018" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Ferrari-296-GT-Hybrid-dok.Ferrari-e1720261677507.jpg" alt="" width="700" height="483" /></a><figcaption id="caption-attachment-19018" class="wp-caption-text">Ferrari 296 GT Hybrid &#8211; dok.Ferrari</figcaption></figure>
<p>Data Unione Nazionale Rappresentanti Autoveicoli Esteri (UNRAE) atau Asosiasi Industri Otomotif Italia (ANFIA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (5/2/2025) Ferrari berhasil menjual mobilnya sebanyak 13.752 unit di dunia. Jumlah ini naik tipis 1 persen dibanding total penjualan di tahun sebelumnya, yang masih sebanyak 13.663 unit.</p>
<p>Pada tahun tersebut Ferrari mencetak kegemilangan penjualan di Eropa, Amerika, termasuk di negerinya sendiri Italia. Dan menterengnya penjualan di kampung halamannya sendiri itu masih berlangsung hingga Januari 2025 ini.</p>
<p>Fakta data berbicara, di bulan perdana 2025 Ferrari berhasil mengoleksi angka penjualan sebanyak 81 unit. Jumlah ini meningkat 17,5 persen dibanding angka penjualan yang diseroknya pada bulan yang sama di tahun 2024.</p>
<p>Sekadar informasi, Ferrari telah membangun pabrik baru di Maranello, yang diresmikan oleh Presiden Italia Sergio Mattarella pada 21 Juni 2024 lalu. Selain memproduksi mobil konvensional dan hybrid, pabrik berkapasitas produksi 42.000 unit per tahun tersebut  juga membuat mobil listrik baterai. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahun 2024, Penjualan Mobil Ferrari Kinclong di Empat Negara Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tahun-2024-penjualan-mobil-ferrari-kinclong-di-empat-negara-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2025 04:00:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbaru Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan global Ferrari 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Ferrari 2024]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Ferrari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22217</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski sejumlah lembaga keuangan dunia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski sejumlah lembaga keuangan dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi global di tahun 2024 melemah akibat fragmentasi geoekonomi dan gangguan keamanan akibat pertikaian geopolitik, ternyata tidak semua pabrikan mobil mewah mengalamimuramnya penjualan.</p>
<p>Terlebih, jika kinerja penjualan dilihat di pasar utama mereka, ternyata masih ada rapor positif penjualan yang mereka bukukan. Salah satu pabrikan itu adalah Ferrrari SpA.</p>
<p>Data internal pabrikan yang disampaikan sumber internal yang dilansir Notizie Economiche Nazionali Italiane (Nani) dan disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (7/1/2025) menunjukkan sepanjang Januari – November 2024, mobil Ferrari yang terjual di empat negara pasar utama tersebut meningkat signifikan.</p>
<p>“Di empat negara pasar utama yaitu Amerika Serikat, Jepang, Jerman, dan Italia, Ferrari membukukan total penjualan sebanyak 6.811 unit. Jumlah ini meningkat 12 persen dibanding total penjualan yang dibukukan pabrikan pada periode sama di tahun 2023,” papar sang sumber.</p>
<figure id="attachment_17297" aria-describedby="caption-attachment-17297" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Tampilan-bagian-belakang-Ferrari-458-Italia-dok.Istimewa-via-Autoweek-e1711172084612.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17297" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Tampilan-bagian-belakang-Ferrari-458-Italia-dok.Istimewa-via-Autoweek-e1711172084612.jpg" alt="" width="700" height="478" /></a><figcaption id="caption-attachment-17297" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Ferrari 458 Italia &#8211; dok.Istimewa via Autoweek</figcaption></figure>
<p>Sementara data Asosiasi Industri Otomotif Italia (ANFIA) dan Asosiasi Produsen Mobil Italia (UNREA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (7/1/2025) memperlihatkan selama periode Januari – November 2024, jumlah mobil Ferrari yang terjual di negerinya sendiri (Italia) sebanyak 736 unit. Jumlah ini menanjak 19,3 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Tetapi, fakta berbicara, ternyata kinerja penjualan Ferrari tersendat di kuartal ketiga (Juli – September) 2024, meski di saat yang sama laba laba yang dibukukan masih meningkat. Laporan ItalPassion belum lama ini menyebut pada triwulan ketiga 2024 itu, jumlah mobil  Ferrari yang terjual hanya 3.383 unit, menyusut 2,21 persen dibanding kuartal III 2023.</p>
<p>Namun, di kuartal ketiga itu pula, pabrikan berlambang kuda jingkrak tersebut mencatat peningkatan pendapatan sebesar 6,5 persen dengan total nilai 1,644 miliar euro. Sehingga, laba sebelum dipotong bunga dana pajak (EBIT) yang dikantonginya mencapai 467 juta euro, melonjak 28,4 persen dibanding laba (EBIT) di periode sama pada tahun 2023.</p>
<p>“Karena Ferrari melihat pasar yang menurun langsung beralih haluan dengan strategi menjual mobil-mobil eksklusif berteknologi tinggi dengan harga yang lebih mahal. Sehingga pendapatan dan kaba yang diraup masih meningkat,” tulis laman itu. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ferarri Luncurkan Mobil Listrik Perdananya Tahun 2025, Utamakan Personalisasi</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ferarri-luncurkan-mobil-listrik-perdananya-tahun-2025-utamakan-personalisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jun 2024 09:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrai Purosangue]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[produk mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Ferrari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18793</guid>

					<description><![CDATA[Modena, Mobilitas – Seiring dengan rencana produksi mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Modena, Mobilitas</strong> – Seiring dengan rencana produksi mobil listrik itu, pabrikan berlambang kuda jingkrak itu mengoperasikan pabrik baru di Maranello, Modena, Italia.</p>
<p>Laporan Reuters dan Autocar yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (22/6/2024) menyebut pabrik anyar itu berada di lahan seluas 42.500 meter persegi. Selain mobil listrik, pabrik terbaru itu juga bisa digunakan untuk memproduksi mobil bermesin konvensional dan mobil berteknologi hybrid.</p>
<p>“Fasilitas ini bernama E-building, dimana huruf E di depan merupakan representasi dari kata energi, evolusi, sekaligus environment atau lingkungan,” bunyi keterangan pabrikan.</p>
<p>Mobil listrik pertama Ferrari itu diperkirakan meluncur pada akhir tahun 2025. “Dengan pabrik baru ini memungkinkan kami mempersingkat waktu pemasaran atau pengembangan produk,” kata Chief Executive Officer (CEO) Ferrari, Benedetto Vigna.</p>
<p>Namun, Vigna mengegaskan pihaknya tidak mematok volume sebagai target penjualan, namun lebih menekankan pada nilai. Sedangkan nilai tersebut bisa didulang dari personalisasi produk.</p>
<figure id="attachment_18795" aria-describedby="caption-attachment-18795" style="width: 703px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Ilustrasi-Ferrari-dok.Rob-Report-e1719068453804.webp"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-18795" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Ilustrasi-Ferrari-dok.Rob-Report-e1719068453804.webp" alt="" width="703" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Ilustrasi-Ferrari-dok.Rob-Report-e1719068453804.webp 703w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Ilustrasi-Ferrari-dok.Rob-Report-e1719068453804-180x130.webp 180w" sizes="auto, (max-width: 703px) 100vw, 703px" /></a><figcaption id="caption-attachment-18795" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Ferrari &#8211; dok.Rob Report</figcaption></figure>
<p>“Jadi, pada dasarnya, lebih banyak uang per mobil. Kami ingin mengembangkan perusahaan tetapi bukan dengan meningkatkan volume. Dan alat utama untuk meningkatkan pendapatan dari penjualan mobil adalah personalisasi,” ucap Vigna.</p>
<p>Personalisasi yang dimaksud adalah sentuhan yang diminta pelanggan untuk membuat model lebih sesuai dengan selera mereka, baik pada eksterior maupun interior mobil. “Sehingga, kami ingin memiliki lebih banyak alat atau teknologi untuk mengakomodasi kebutuhan personalisasi klien kami,” tandas Vigna.</p>
<p>Terlebih, di pabrik itu pula, Ferrari juga akan membuat komponen-komponen penting untuk kendaraan listrik. Komponen itu mulai dari gamndar, motor, hingga perakitan baterai.</p>
<p>Adapun soal harga mobil setrum perdana itu, Ferrari hingga kini belum angkat suara. Namun, laman Rob Report memperkirakan mobil setrum murnbi itu bakal berbanderol US$ 35.000. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ferarri Digugat Pemilik Mobil di AS, Gegara Minyak Rem Selalu Bocor</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ferarri-digugat-pemilik-mobil-di-as-gegara-minyak-rem-selalu-bocor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2024 05:36:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Ferarri Digugat]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari 458 Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Ferrari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17296</guid>

					<description><![CDATA[New York, Mobilitas – Seorang pemilik mobil Ferrari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>New York, Mobilitas</strong> – Seorang pemilik mobil Ferrari 458 Italia model 2010 menggugat Ferrari ke pengadilan San Diego, California, Amerika Serikat (AS).</p>
<p>Laporan Reuters dan The South California Tribune yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (23/3/2024) menyebut dalam permohonan gugatan ke pengadilan San Diego bernomor 24-00516 itu, seorang pemilik mobil bernama Nechev menuding pabrikan asal Italia itu lali karena membiarkan sistem pengereman mobilnya bermasalah.</p>
<p>“Ferrari telah menutupi permasalahan pada rem di salah satu mobil buatannya,” bunyi permohonan gugatan itu.</p>
<p>Nechev menyebut dirinya telah beberapa kali hampir mengalami kecelakaan pada saat mengemudikan mobil yang dibelinya pada tahun 2020 itu. Dia mengatakan, tabung minyak rem mobil tersebut bocor.</p>
<p>“Tetapi dalam beberapa kali perbaikan, (diler) Ferrari hanya mengganti master silinder dari sistem perangkat pengereman itu, dan diler selalu mengatakan sistem tersebut kondisinya normal,” kata Nechev.</p>
<figure id="attachment_17298" aria-describedby="caption-attachment-17298" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17298" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Ferrari-458-Italia-2010-dok.Istimewa-via-Motor-Authority-e1711172183446.jpg" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Ferrari-458-Italia-2010-dok.Istimewa-via-Motor-Authority-e1711172183446.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Ferrari-458-Italia-2010-dok.Istimewa-via-Motor-Authority-e1711172183446-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-17298" class="wp-caption-text">Ferrari 458 Italia 2010 &#8211; dok.Istimewa via Motor Authority</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Ferrari yang dikonfirmasi menyatakan pihaknya senantiasa mematuhi dan memoperhatikan pedoman keselamatan dan keamanan dalam melakukan homologasi dari kendaraan buatannya. Begitu pun dengan komponen-komponen yang digunakan.</p>
<p>Bahkan, pabrikan yang bermarkas di Maranello Italia dan pemasok komponen pengeremannya, Robert Bosch (pabrikan komponen kondang asal Jerman) menegaskan permasalahan di sistem pengereman Nechev itu bisa jadi dikarenakan tutup tabung reservoir minyak rem.</p>
<p>“Tutup tabung bisa saja tidak tertutup dengan tepat, sehingga ada celah. Sehingga, ketika dilakukan pengereman (dan minyak memberikan tekanan fluida secara berulang-ulang dan suhunya memanas) minyak rem keluar atau tumpah,” kata mereka.</p>
<p>Sekadar informasi, Ferrari pernah melakukan penarikan (<em>recall</em>) mobil terkait dengan permasalahan rem. Penarikan atau <em>recall</em> mobil itu dilakukan merek berlambang kuda jingkrak itu di sejumlah negara, termasuk di Amerika Serikat dan Cina.</p>
<p>Adapun ihwal kelanjutan permohonan gugatan Nechev ke pengadilan San Diego, California Selatan itu akan diumumkan beberapa pekan ke depan. Pengadilan akan memeriksa bukti-bukti pendukung dari gugatan itu. (Hen/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Ekonomi Dunia Terguncang Laju Penjualan Ferrari Tetap Kencang, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-ekonomi-dunia-terguncang-laju-penjualan-ferrari-tetap-kencang-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 05:45:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbaru Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Ferrari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17257</guid>

					<description><![CDATA[Maranello, Mobilitas – Ekonomi dunia sejak 2020 hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maranello, Mobilitas</strong> – Ekonomi dunia sejak 2020 hingga kini masih mengalami guncangan hingga melemah dengan penyebab yang beragam, setelah guncangan badai pandemi Covid-19, kini ketegangan geopolitik menerpa.</p>
<p>Laporan laman resmi Pricewaterhouse Coopers (PwC) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (21/3/2024) menyebut pesimisme kalangan pimpinan lembaga bisnis dari berbagai dunia terhadap kondisi ekonomi global telah diungkapkan pada Januari 2020. Pada saat itu 1.600 Chief Executive Officer (CEO) berbagai perusahaan dari 83 negara berkumpul di Davos, Swiss, dalam World Economic Forum.</p>
<p>“Pada saat itu 53 persen CEO dunia itu menyatakan ekonomi dunia akan menurun drastis karena berbagai hal. Mulai dari ketegangan atau perang dagang, ketidakpastian situasi politik di kawasan yang mengangkibatkan harga komoditas melonjak, hingga belum adanya kesepakatan langkah industri terkait penangangan perubahan iklim dunia,” bunyi keterangan PwC.</p>
<p>Ternyata pesimisme itu benar adanya, terlebih setelah pandemi virus Corona (Covid-19) yang mematikan menerjang berbagai belahan dunia. Akibatnya, ekonomi dunia ambruk, bahkan di tahun-tahun setelahnya dari tahun 2021 hingga 2023 ekonomi dunia masih melemah akibat ketegangan geopolitik dan sisa-sisa dampak Pandemi.</p>
<figure id="attachment_16442" aria-describedby="caption-attachment-16442" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-16442" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Ferrari-296-GTS-dok.Istimewa-via-Red-Dot-Award-e1706508991660.jpg" alt="" width="700" height="469" /><figcaption id="caption-attachment-16442" class="wp-caption-text">Ferrari 296 GTS &#8211; dok.Istimewa via Red Dot Award</figcaption></figure>
<p>Namun, di tengah kondisi ekonomi dunia yang carut marut ternyata penjualan super car Ferrarti masih terus tumbuh signifikan. Bukan sekadar jumlah unit yang terjual, tetapi juga nilai penjualannya.</p>
<p>Data Asosiasi Industri Otomotif Itali (UNRAE) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (21/3/2024) menunjukkan selama tahun 2020 jumlah mobil yang dilego Ferrai mencapai 9.119 unit, dengan total nilai 3,46 miliar Euro.</p>
<p>Tahun 2021 meningkat menjadi 11.155 unit dengan nilai penjualan 4,27 miliar Euro. Kemudian di tahun 2022 sebanyak 13.221 unit dengan nilai 5,09 miliar Euro, dan di tahun 2023 total angka penjualan yang diraup 13.663 unit dengan nilai 5,97 miliar Euro.</p>
<p>Adapun di tahun 2024 ini, selama Januari – Februari 2024, di Italia mobil Ferrari laku sebanyak 149 unit. Jumlah itu melonjak 24,2 persen.</p>
<figure id="attachment_10798" aria-describedby="caption-attachment-10798" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-10798" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906.jpg" alt="" width="700" height="483" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-300x207.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-696x480.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-609x420.jpg 609w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ferrari-SF90-Stradale-dok.Istimewa-via-Motor1.com_-e1676041555906-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-10798" class="wp-caption-text">Ferrari SF90 Stradale &#8211; dok.Istimewa via Motor1.com</figcaption></figure>
<p>Ihwal moncernya penjualan ini, CEO Ferrari Benedetto Vigna yang diwawancarai CNBC International di Pebble Beach mengatakan hal itu terjadi karena Ferrari mampu menjaga ekslusivitas, unik, dan nilai kelangkaan dari mobil Ferarri. “Kami merupakan merek yang tidak mengejar volume (dalam produksi dan penjualan). Kami merek yang mencarai nilai dan menghormati klien . Bagi kami klien adalah hal yang sangat penting,” papar Vigna.</p>
<p>Analis industri di bursa saham Nasdaq, Matthew Ritcher, yang dikutip The Financial belum lama ini mengatakan ktipe konsumen Ferrari adalah <em>loyalist customer</em>. Mereka membeli mobil super Italia itu bukan sekadar untuk menjadi tunggangan, tetapi juga unsur kebanggaan simbol prestise dan bahkan sarana investasi.</p>
<p>“Saat ini aset orang kaya dunia meningkat, meskipun sejak 2020 badai pandemi Covid-19 sampai ketegangan politik di kawasan meningkat. Tetapi soal selera, orang-orang kaya masih tetap sama. Mereka memburu eksklusifitas dan nilai, salah satunya mobil Ferrari,” ucap Ritcher. (Han/Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bos Ferrari Janji Sensasi Deru Mesin Tak Hilang di Mobil Listriknya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/bos-ferrari-janji-sensasi-deru-mesin-tak-hilang-di-mobil-listriknya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 11:22:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbaru Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Ferrari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17247</guid>

					<description><![CDATA[Maranello, Mobilitas – Pernyataan tersebut ditegaskan Chief Executive...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maranello, Mobilitas</strong> – Pernyataan tersebut ditegaskan Chief Executive Officer Ferarri, Benedetto Vigna, saat menyampikan rencana peluncurkan mobil listrik pertama merek berlambang kuda jingkrak itu.</p>
<p>Laporan CNBC yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (20/3/2024) menyebut penegasan itu disampaikan Vigna saat memaparkan rencana peluncuran mobil listrik pertama pabrikan yang bermarkas di Maranello, Italia, itu. “Mobil listrik Ferrai akan menawarkan pengalaman unik yang sama dengan mobil konvensional (Ferrari). Termasuk seperti deru mesin pembakaran internal Ferrari yang bersejarah,” papar Vigna.</p>
<p>Ferrari menjadwalkan peluncuran mobil setrum murni (BEV) pertamanya pada kuartal akhir 2025 nanti. Mobil tersebut diproduksi di Maranello.</p>
<figure id="attachment_17248" aria-describedby="caption-attachment-17248" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17248" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Ilustrasi-mobil-elektrifikasi-Ferrari-dok.Autocar-e1710933702993.webp" alt="" width="700" height="494" /><figcaption id="caption-attachment-17248" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil elektrifikasi Ferrari &#8211; dok.Autocar</figcaption></figure>
<p>Di pabrik itu pula, Ferarri memproduksi motor listrik untuk mobilnya maupun dijual untuk pabrikan lain, baterai listrik, hingga inverter daya listrik. “Ferrari memproyeksikan penjualannya pada tahun 2026 nanti, 60 persennya merupakan mobil listrik baterai (BEV) dan mobil hybrid. Ini merupakan bagian dari upaya Ferrari untuk meraup pangsa pasar yang besar di segmen pasar mobil listrik berperforma tinggi,” tulis CNBC.</p>
<p>Sekadar informasi, penjualan mobil Ferrari di pasar global sejak tahun 2020 hingga 2023 lalu terus merangkak naik jumlahnya. Data Asosiasi Industri Otomotif Itali (UNRAE) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (20/3/2024) menunjukkan selama tahun 2020 jumlah mobil yang dilego Ferrai mencapai 9.119 unit, dengan total nilai 3,46 miliar Euro.</p>
<figure id="attachment_13013" aria-describedby="caption-attachment-13013" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13013" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ferrari-SF90-XX-Spider-atau-Convertible-dok.Ferrari-e1688107236138.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ferrari-SF90-XX-Spider-atau-Convertible-dok.Ferrari-e1688107236138.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ferrari-SF90-XX-Spider-atau-Convertible-dok.Ferrari-e1688107236138-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ferrari-SF90-XX-Spider-atau-Convertible-dok.Ferrari-e1688107236138-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ferrari-SF90-XX-Spider-atau-Convertible-dok.Ferrari-e1688107236138-696x498.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ferrari-SF90-XX-Spider-atau-Convertible-dok.Ferrari-e1688107236138-587x420.jpg 587w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-13013" class="wp-caption-text">Ferrari SF90 XX Spider atau Convertible &#8211; dok.Ferrari</figcaption></figure>
<p>Tahun 2021 meningkat menjadi 11.155 unit dengan nilai penjualan 4,27 miliar Euro. Kemudian di tahun 2022 sebanyak 13.221 unit dengan nilai 5,09 miliar Euro, dan di tahun 2023 total angka penjualan yang diraup 13.663 unit dengan nilai 5,97 miliar Euro.</p>
<p>Adapun di tahun 2024 ini, selama Januari – Februari 2024, di Italia mobil Ferrari laku sebanyak 149 unit. Jumlah itu melonjak 24,2 persen. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pabrikan Mobil Mewah pun Kini Berlomba Hijrah ke Mobil Listrik</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pabrikan-mobil-mewah-pun-kini-berlomba-hijrah-ke-mobil-listrik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Oct 2021 05:30:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Aston Martin]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil listrik Aston Martin]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Bentley]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Porsche]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3581</guid>

					<description><![CDATA[London, Mobilitas – Industri otomotif pembuat mewah di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>London, Mobilitas</strong> – Industri otomotif pembuat mewah di dunia, hampir setengah lebih ada di benua Eropa. Kini, merek tengah berusaha keras untuk menyesuaikan diri dengan tatanan baru dalam produk yang ramah lingkungan yang ditetapkan oleh Komisi Eropa dalam rangka menuju kondisi netral karbon (tanpa emisi gas CO2) pada tahun 2050 nanti.</p>
<p>Bahkan, seperti dilaporkan media penyiaran publik Jerman, <em>Deutsche Welle</em>, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen secara tegas menyatakan Uni Eropa akan mengurangi emisi karbon hingga 55% &#8211; dibanding level di tahun 1990 &#8211; pada pada tahun 2030 nanti.<br />
“Uni Eropa menargetkan untuk menjadi netral karbon pada tahun 2050. Saat ini Eropa telah membuat kesepakatan hukum untuk mencapai target tersebut,” papar von der Leyen.</p>
<p>Artinya, semua produk yang menghasilkan emisi CO2 bakal lenyap di benua tersebut. Kalau pun pabrikan masih nekat membuat dan menjajakan, dipastikan tak bakal laku karena tak ada konsumen yang sudi membeli karena memang tak bisa dipakai.</p>
<figure id="attachment_3583" aria-describedby="caption-attachment-3583" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3583" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Lalu-lintas-di-salah-satu-negara-ERopa-dok.Istimewa-via-RideApart-e1634966462804.webp" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-3583" class="wp-caption-text">Lalu-lintas di salah satu negara ERopa &#8211; dok.Istimewa via RideApart</figcaption></figure>
<p>Fakta inilah yang memantik para pengelola pabrikan mobil – tak terkecuali mobil kalangan atas atau mobil mewah – untuk segera bergegas menuju era itu, beradaptasi. Karena, mereka juga tak ingin musnah tinggal nama karena produknya tak laku.</p>
<p>Kini, sejumlah pabrikan tercatat telah mengumumkan tekad dan targetnya untuk memproduksi dan menjual mobil listrik. Karena pilihan memang hanya dua, beradaptasi atau tersingkir lalu layu dan kemudian mati.</p>
<p><strong>Aston Martin hingga Bentley</strong><br />
Seperti dilaporkan laman <em>China Daily</em> dan <em>Reuters</em>, Jumat (22/10/2021), Chief Executive Officer (CEO) pabrikan mobil mewah asal Inggris – Aston Martin &#8211; Tobias Moers dalam Reuters Events Automotive Summit tegas-tegas menyatakan, pada tahun 2030 nanti setengah lebih mobil yang dijual Aston Martin adalah mobil listrik.</p>
<p>&#8220;Saya akan mengatakan minimal 50% dari penjualan kami pada tahun 2030 nanti adalah mobil listrik, bahkan mungkin lebih,&#8221; kata Moers, di London, Inggris, Selasa (19/10/2021).</p>
<figure id="attachment_3582" aria-describedby="caption-attachment-3582" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3582" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Aston-Martin-Victor-2021-dok.Autocar-e1634966145221.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-3582" class="wp-caption-text">Aston Martin Victor 2021 &#8211; dok.Autocar</figcaption></figure>
<p>Moers tak memungkiri kini otomotif global sedang berada dalam percepatan peralihan dari bahan bakar bensin dan diesel ke tenaga baterai. Pilihannya ada dua, mengikuti tren atau tertinggal dan mati.</p>
<p>Sebelumnya, di akhir September lalu, pabrikan asal Inggris lainnya &#8211; Rolls-Royce – juga mengumumkan hal yang sama. Dia menyatakan akan berhenti menjual kendaraan berbahan bakar bensin pada tahun 2030, untuk selanjutnya memproduksi dan menjajakan mobil listrik baterai.</p>
<p>Bahkan Rolls-Royce telah mengumumkan nama mobil listrik pertama buatannya, Spectre. Meski mobil itu baru akan dijual dua tahun mendatang.</p>
<figure id="attachment_3054" aria-describedby="caption-attachment-3054" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3054" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Logo-Rolls-Royce-dok.Shutterstock-via-Luxury-Viewer-e1632996556438.jpg" alt="" width="700" height="512" /><figcaption id="caption-attachment-3054" class="wp-caption-text">Logo Rolls-Royce &#8211; dok.Shutterstock via Luxury Viewer</figcaption></figure>
<p>Dua pabrikan asal Inggris itu bukanlah pabrikan yang secara tegas menyatakan akan hijrah ke mobil listrik. Produsen mobil lainnya, yakni Bentley – yang kini dimiliki Volkswagen (VW) – adalah produsen mobil mewah Inggris pertama yang mengumumkan rencana beralih ke mobil bertenaga dari setrum itu.</p>
<p>“Semua mobil Bentley akan menjadi mobil hybrid dan plug-in hybrid pada tahun 2026, lalu akan menjadi listrik murni atau listrik baterai pada tahun 2030,” ujar CEO Bentley, Adrian Hallmark, pada November 2020 lalu.</p>
<figure id="attachment_3585" aria-describedby="caption-attachment-3585" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3585" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Sketsa-mobil-listrik-pertama-yang-bakal-dibuat-Bentley-dok.Autocar-e1634967126358.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-3585" class="wp-caption-text">Sketsa mobil listrik pertama yang bakal dibuat Bentley &#8211; dok.Autocar</figcaption></figure>
<p><strong>Produsen super car</strong><br />
Sedangkan pembuat super car asal Maranello, Italia – Ferrari SpA – telah meluncurkan mobil plug-in hybrid pertamanya pada bulan Juni lalu. Pabrikan berlambang kuda jingkrak ini menjanjikan model listrik penuh pertamanya akan hadir pada tahun 2025 nanti.</p>
<p>&#8220;Ini adalah proses yang telah dimulai beberapa tahun lalu. Kami sedang bekerja untuk mengatasi regulasi dan tugas mengurangi emisi,&#8221; kata Kepala Pemasaran dan Komersial Ferrari, Enrico Galliera.</p>
<figure id="attachment_1451" aria-describedby="caption-attachment-1451" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1451" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Interior-bagian-depan-atau-kokpit-Ferrari-J50-dok.Carscoops-e1623479130259.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-1451" class="wp-caption-text">Ilustrasi, kokpit Ferrari J50 &#8211; dok.Carscoops</figcaption></figure>
<p>Perusahaan lain milik VW &#8211; Porsche – bahkan telah menawarkan model listrik yang disebut Taycan ke berbagai belahan dunia. Lamborghini, merek lain milik Volkswagen, mengatakan akan meluncurkan mobil listrik pertamanya pada tahun 2025 nanti. (Jrr/Vto/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
