<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mobil listrik Neta &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mobil-listrik-neta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 May 2026 15:54:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>mobil listrik Neta &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Neta Indonesia Masih Merana, Penjualan Ritelnya di Januari &#8211; April 2026 Makin Anjlok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/neta-indonesia-masih-merana-penjualan-ritelnya-di-januari-april-2026-makin-anjlok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 02:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hozon Auto]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Neta2026]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27912</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sebelumnya pada tahun 2025 selama...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sebelumnya pada tahun 2025 selama setahun penuh (Januari hingga Desember), total penjualan mobil listrik Neta baik secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) anjlok dibanding tahun 2024. Meski grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) masih naik, meski sangat tipis.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (17/5/2026) memperlihatkan selama tahun 2025, total <em>wholesales</em> mobil Neta di Indonesia sebanyak 657 unit. Jumlah tersebut naik alias bertambah banyak hanya 50 unit dibanding tahun 2024 yang sebanyak 607 unit.</p>
<p>Namun penjualan ritelnya, ternyata anjlok cukup parah. Sebab, di tahun 2025 tersebut total penjuan ritel mobil listrik asal Shanghai, Republik Rakyat Cina yang di Indonesia diageni PT Neta Auto Indonesia sebanyak 406 unit, padahal di tahun 2024 masih sebanyak 570 unit.</p>
<figure id="attachment_14035" aria-describedby="caption-attachment-14035" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Neta-V-yang-diluncurkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1705929780991.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14035" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Neta-V-yang-diluncurkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1705929780991.jpg" alt="" width="700" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-14035" class="wp-caption-text">Neta V saat diperkenalkan di GIIAS 2023 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara di tahun 2026 ini – pada periode Januari hingga April – Neta Auto yang masuk pasar Indonesia sejak Agustus 2023 itu hanya meraup angka <em>wholesales</em> sebanyak 59 unit. Jumlah tersebut anjlok 76,4 persen dibanding total <em>wholesales</em> yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Sedangkan total penjualan eceran atau penjualan ritel yang dicetaknya selama empat bulan pertama 2026 itu, sebanyak 92 unit. Total penjualan eceran tersebut anjlok hingga 55,1 persen dibanding kurun waktu yang sama di tahun 2025.</p>
<p>Pada bulan April saja, Neta Indonesia hanya mengemas angka <em>wholesales</em> sebanyak 12 unit, anjlok 76,9 persen dibanding bulan yang sama di tahun 2025. Kemudian total penjualan ritel yang dibukukannya di bulan keempat 2026 itu hanya 17 unit, anjlok 66 persen dibanding April 2025. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Neta Tak Ada di Laporan Gaikindo Maret 2026, Januari – Februari Masih Laku 75 Unit</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-neta-tak-ada-di-laporan-gaikindo-maret-2026-januari-februari-masih-laku-75-unit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 02:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27603</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta data juga memperlihatkan sepanjang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta data juga memperlihatkan sepanjang periode Januari hingga Februari atau dua bulan pertama 2026, baik penjualan secara grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun penjualan secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) mobil listrik Neta di Indonesi memng merosot tajam.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (20/4/2026) menunjukkan, pada periodea Januari – Februari 2026, total <em>wholesales</em> mobil Neta sebanyak 47 unit (yang dibukukan di bulan Februari saja). Jumlah penjualan grosir itu anjlok 72 persen dibanding total <em>wholesales</em> selama dua bulan pertama 2025.</p>
<p>Di bulan Februari, jumlah penjualan grosir mobil merek asal Republik Rakyat Cina tersebut sebanyak 47 unit. Total penjualan tersebut anjlok 39,7 persen dibanding penjuan grosir pada bulan yang sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_19713" aria-describedby="caption-attachment-19713" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Mobil-listrik-Neta-X-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1724256036675.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-19713" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Mobil-listrik-Neta-X-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1724256036675.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-19713" class="wp-caption-text">Mobil listrik Neta X &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, total penjualan ritelnya di periode Januari – Februari 2026 tersebut, hanya sebanyak 75 unit, anjlok hingga 30,6 persen dibanding dua bulan pertama 2025. Jumlah penjualan itu juga dibukukan hanya di bulan Februari saja, karena seperti <em>wholesales</em> di bulan Januari juga tidak penjualan alias nihil.</p>
<p>“Di Maret memang tidak ada penjualan, dan itu kan lumrah dalam dinamika bisnis ya. Kita juga tidak tahu masalahnya. Memang, beberapa waktu lalu kan dikabarkan prinsipal Neta di Cina manjemen ada masalah finansial, lalu disebut sudah ada restrukrisasi. Itu urusan internal mereka ya,” ungkap pejabat Gaikindo yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (20/4/2026).</p>
<p>Sekadar informasi, Neta melalui PT Neta Auto Indonesia mulai beroperasi sejak diperkenalkan di GIIAS 2023. Namun mulai berjualan pada Oktober 2023 dengan meluncurkan model Neta V. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – Februari 2026, Penjualan Ritel Mobil Neta di Indonesia Anjlok 30,6 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-februari-2026-penjualan-ritel-mobil-neta-di-indonesia-anjlok-306-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 02:00:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT Handal Indonesia Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27286</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Seperti diketahui, penjualan eceran dari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Seperti diketahui, penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel mobil Neta di Indonesia pada tahun 2025 sudah anjlok hingga 28,77 persen dibanding tahun 2024. Namun penjualan grosirnya dari pabrik ke dealer alias <em>wholesales</em> masih naik 8,24 persen.</p>
<p>Data Gabungan Indushtri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (17/3/2026) menunjukkan di tahun 2025 tersebut total <em>wholesales</em> yang dicetak Neta Indonesia sebanyak 657 unit, naik 8,24 persen dibanding tahun 2024 yang masih sebanyak 607 unit. Sementara, penjualan ritel di tahun yang sama sebanyak 406 unit,anjlok 28,77 persen dibanding tahun 2024 yang mencapai 570 unit.</p>
<p>Tetapi kini, di periode Januari – Februari 2026, baik wholesales maupun penjualan ritel mobil asal Republik Rakyat Cina itu membukukan anjloknya <em>wholesales</em> maupun penjualan ritel. Tercatat, <em>wholesales</em> mobil Neta di periode dua bulan pertama 2026 itu sebanyak 47 unit, anjlok hingga 72 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_14035" aria-describedby="caption-attachment-14035" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Neta-V-yang-diluncurkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1705929780991.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-14035" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Neta-V-yang-diluncurkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1705929780991.jpg" alt="" width="700" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-14035" class="wp-caption-text">Neta V saat diperkenalkan di GIIAS 2023 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sedangkan penjualan ritelnya mencapai 75 unit. Jumlah tersebut masih muram dibanding total penjualan ritel yang dibukukan selama Januari – Februari 2025, karena anjlok hingga 30,6 persen.</p>
<p>Padahal di bulan Februari, penjualan ritel mobil Neta itu masih menunjukkan tren positif, dimana totalnya sebanyak 75 unit, melonjak 36,4 persen dibanding Februari 2025. Meski penjualan <em>wholesales</em> di bulan kedua 2026 tersebut anjlok 39,7 persen dibanding bulan Februari 2025, karena totalnya hanya 47 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pamor Mobil Neta di RI Pudar, Januari – November 2025 Penjualan Ritelnya Anjlok 24,5 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pamor-mobil-neta-di-ri-pudar-januari-november-2025-penjualan-ritelnya-anjlok-245-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 04:05:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26554</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Bahkan, penjualan eceran dari dealer...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Bahkan, penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel maupun penjualan grosir dari pabrik ke dealer (penjualan ritel) mobil listrik Neta di Indonesia selama bulan November 2025 anjlok lebih parah.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (14/12/2025) menunjukkan di periode November 2025, total <em>wholesales</em> mobil Neta di Tanah Air hanya sebanyak 61 unit. Jumlah itu anjlok hingga 54,1 persen dibanding bulan yang sama di tahun 2024.</p>
<p>Sementara jumlah penjualan ritelnya di bulan kesebelas tersebut hanya 6 unit. Jumlah penjualan eceran itu ambrol hingga 94,5 persen dibanding bulan November 2024.</p>
<figure id="attachment_19713" aria-describedby="caption-attachment-19713" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Mobil-listrik-Neta-X-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1724256036675.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19713" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Mobil-listrik-Neta-X-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1724256036675.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-19713" class="wp-caption-text">Mobil listrik Neta X &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Meski tak separah di bulan November saja, namun penjualan ritel mobil merek asal Shanghai, Republik Rakyat Cina itu juga membukukan anjloknya penjualan <em>wholesales</em> maupun penjualan ritel di kurun waktu Januari – November 2025.</p>
<p>Tercatat, jumlah penjualan grosir yang dibukukannya pada sebelas bulan pertama 2025 itu sebanyak 603 unit. Jumlah penjualan ke konsumen ini melorot 7,5 persen.</p>
<p>Sedangkan total penjualan eceran itu di rentang waktu Januari – November 2025 tersebut hanya sebanyak 404 unit. Jumlah tersebut anjlok 24,5 dibanding penjualan ritel di periode yang sama pada 2024. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Neta Disebut Diincar Toyota untuk Diakusisi: Begini Penjualannya di Cina, Thailand, dan RI</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/neta-disebut-diincar-toyota-untuk-diakusisi-begini-penjualannya-di-cina-thailand-dan-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2025 10:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta uto Indonesi]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Neta di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Akuisisi Neta Auto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24250</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Neta Auto di negeri asalnya,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Neta Auto di negeri asalnya, Republik Rakyat Cina (Cina), dikabarkan telah terbelit masalah keuangan sejak pertengahan tahun 2024 lalu. Bahkan sempat menghentikan produksi, melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan, dan mencoba menggalang pendanaan eksternal</p>
<p>Laporan laman CarNewsChina yang menyitat laporan Kuai Technology dan dikutip Mobilitas di Jakarta, Selasa (13/5/2025) menyebut kini Toyota dikabarkan tengah mengevaluasi akuisisi produsen mobil listrik itu. Hal itu tentu untuk memcu penjualan mobil listrik Neta.</p>
<p>“Jika kesepakatan (untuk akuisisi) itu terjadi, maka Toyota dapat memanfaatkan aset dan pengetahuan lokal Neta untuk mempercepat peluncuran mobil listriknya di Cina,” tulis medi itu.</p>
<p>Tetapi kbar tersebut dibantah Direktur Komunikasi Merek Toyota China, Xu Yiming. Meski sejumlah kabar menyatkan kondisi finansial Neta Auto belum sehat.</p>
<figure id="attachment_17895" aria-describedby="caption-attachment-17895" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Tampilan-bagian-samping-Neta-L-dok.Neta-Auto-e1714129023307.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17895" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Tampilan-bagian-samping-Neta-L-dok.Neta-Auto-e1714129023307.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Tampilan-bagian-samping-Neta-L-dok.Neta-Auto-e1714129023307.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Tampilan-bagian-samping-Neta-L-dok.Neta-Auto-e1714129023307-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-17895" class="wp-caption-text">Mobil Neta di  Cina- dok.Neta Auto</figcaption></figure>
<p>Pabrikan ini memang sempat kembali membuka pabriknya di Tongxiang pada awal Januari 2025, tetapi produksi tidak berlnjut. Hal itu dikarenakan kekurangan suku cadang dan membuat investor menarik diri.</p>
<p>Fakta data yang dilansir CarNewsChina menyebut sepanjang tahun 2024 penjualan yang dibukukan Neta di Cina hanya 64.500 unit. Jumlah itu anjlok parah dibanding penjualan yang dibukukannya selama tahun 2023, yang masih mencapai 127.496 unit.</p>
<p>Di luar Cina, penjualan Neta di Thailand menurut data Federasi Industri Thailand (FTI) dan Asosiasi Dealer Mobil Thailand (TDAA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (13/5/2025) sepanjang Januari – Maret ambrol cukup parah dibanding periode sama di tahun 2024. Jika di tiga bulan pertama 2024 masih sebanyak 2.805 unit, di kuartal pertama 2025 tinggal 1.510 unit.</p>
<figure id="attachment_20107" aria-describedby="caption-attachment-20107" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Peresmian-proses-produksi-Neta-X-di-Indonesia-dok.Neta-Auto-Indonesia-e1726544164946.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-20107" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Peresmian-proses-produksi-Neta-X-di-Indonesia-dok.Neta-Auto-Indonesia-e1726544164946.jpg" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Peresmian-proses-produksi-Neta-X-di-Indonesia-dok.Neta-Auto-Indonesia-e1726544164946.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Peresmian-proses-produksi-Neta-X-di-Indonesia-dok.Neta-Auto-Indonesia-e1726544164946-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-20107" class="wp-caption-text">Peresmian proses produksi Neta X di Indonesia &#8211; dok.Neta Auto Indonesia</figcaption></figure>
<p>Sementara, di Indonesia kinerja penjualan moncer dengan meroket hingga ratusan persen, meski volumenya belum sampai 300 unit selama empat bulan pertama 2025. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (13/5/2025) memperlihatkan, total jumlah mobil Neta yang terjual dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) di Januari – April 2025 sebanyak 250 unit.</p>
<p>Jumlah <em>wholesales</em> tersebut meroket hingga 262,3 persen dibanding total wholesales yang dibukukannya selama Januari – April 2024. Sedangkan jumlah penjualannya drai dealer ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 205 unit, meroket 144 persen dibanding periode sama di tahun lalu. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hebat, Penjualan Mobil Neta di RI Kuartal I 2025 Melompat Dua Kali Lipat</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hebat-penjualan-mobil-neta-di-ri-kuartal-i-2025-melompat-dua-kali-lipat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2025 04:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Neta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta INdonesia kuartal I 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24006</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pabrikan mobil listrik asal Zhejiang,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil listrik asal Zhejiang, Republik Rakyat Cina (Cina), itu mulai menjual produknya di Indonesia pada November 2023. Artinya, tahun 2025 ini merupakan tahun kedu kiprahnya di Indonesia.</p>
<p>Dalam hal penjualan, di tahun 2025, khususnya selama periode Januari – Maret atau kuartal pertama, meski tak sesemarak pabrikan-pabrikan lain yang satu asal (Cina), namun tren penjualan mobil Neta tercatat berada di teritori positif. Ada peningkatan yang lumayan dibanding penjualan selama periode sama di tahun sebelumnya.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (24/4/2025) menunjukkan selama kuartal pertama tahun 2025 Neta Auto melalui PT Neta Auto Indonesia mencatatkan penjualan dari pabrik ke dealer (<em>wholesales)</em> sebanyak 198 unit.</p>
<figure id="attachment_16910" aria-describedby="caption-attachment-16910" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/02/Mobil-listrik-Neta-V-di-gelaran-BCA-Expoversary-2024-yang-berlangsung-di-ICE-BSD-City-Tangerang-29-Februari-3-Maret-2024-dok.PT-NAI-e1709210818590.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-16910" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/02/Mobil-listrik-Neta-V-di-gelaran-BCA-Expoversary-2024-yang-berlangsung-di-ICE-BSD-City-Tangerang-29-Februari-3-Maret-2024-dok.PT-NAI-e1709210818590.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-16910" class="wp-caption-text">Mobil listrik Neta V di Indonesia- dok.PT NAI</figcaption></figure>
<p>Jumlah <em>wholesales</em> tersebut bertambah banyak alias meningkat 130 unit atau nyaris dua kali lipat dibanding total <em>wholesales</em> yang berhasil dicetaknya pada Januari – Maret 2024. Sebab, sepanjang tiga bulan pertama 2024 tersebut, total penjualan mobil Neta ke dealer di Indonesia baru 69 unit.</p>
<p>Sementara, pada kuartal pertama 2025, total jumlah mobil Neta yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 155 unit. Jumlah ini bertambah banyak 81 unit dibanding total penjualan ritel selama Januari – Maret 2024 yang sebanyak 74 unit, alias dua kali lipat lebih.</p>
<p>Saat ini PT Neta Auto Indonesia menjajakan dua model mobil listrik Neta, yakni Neta V dan Neta X. Kedua model tersebut dirakit di fasilitas perakitan milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) yang berada di Bekasi, Jawa Barat. (Tan/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Neta Auto Berniat Tambah Investasi di Thailand, di Cina Hadapi Tuntutan Ganti Rugi dari Dealer</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/neta-auto-berniat-tambah-investasi-di-thailand-di-cina-hadapi-tuntutan-ganti-rugi-dari-dealer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 06:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[dealer Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto investasi di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Neta di Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23876</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pabrikan mobil listrik asal Putuo,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil listrik asal Putuo, Shanghai, Republik Rakyat Cina, itu tidak menyebut berapa besar peningkatan investasi di Thailand itu. Tetapi, yang pasti, pabrikan yang merupakan bagian dari Hozon New Energy Automobile itu menyebut total investsinya akan lebih dari rencana semula yang senilai 5 miliar Baht.</p>
<p>Laporan The Bangkok Post yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (15/4/2025) menyebut Neta Auto menegaskan peningkatan investasi tersebut untuk mendukung rencana menjadikan Thailand sebagai pusat ekspor di Asia Tenggara.</p>
<p>“Pabrikan ini mengaku tidak khawatir dengan dampak tarif Presiden AS Donald Trump (sebesar 25 persen untuk mobil produksi luar negeri) karena target pasarnya berada di Asia Tenggara,” tulis media itu mengutip General Manager Neta Auto Thailand, Sun Baolong.</p>
<p>Neta Auto yang berkongsi dengan Bangchan General Assembly Co mulai merakit mobil listrik baterai (BEV) di Negeri Gajah Putih itu pada Maret 2024 di pabrik yang berada di Kawasan Industri Bangchan di Bangkok. Fasilitas tersebut merupakan pabrik BEV pertama perusahaan di luar Cina.</p>
<p>“Kami bertekad menjadikan Thailand sebagai pusat produksi dan ekspor BEV di Asia Tenggara. Kapasitas produksi pabrik kami 10.000 unit tahun ini. Dan kami akan meningkatkan jumlahnya menjadi 50.000 unit pada tahun 2029,&#8221; ujar Sun.</p>
<figure id="attachment_23877" aria-describedby="caption-attachment-23877" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Perwakilan-dealer-Neta-Auto-melakukan-aksi-protes-di-depan-pintu-gerbang-pabrik-Neta-di-Tongxiang-untuk-menuntut-pembayaran-ganti-rugi-dok.CarNewsChina-e1744698490370.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-23877" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Perwakilan-dealer-Neta-Auto-melakukan-aksi-protes-di-depan-pintu-gerbang-pabrik-Neta-di-Tongxiang-untuk-menuntut-pembayaran-ganti-rugi-dok.CarNewsChina-e1744698490370.jpg" alt="" width="700" height="489" /></a><figcaption id="caption-attachment-23877" class="wp-caption-text">Perwakilan dealer Neta Auto melakukan aksi protes di depan pintu gerbang pabrik Neta di Tongxiang, untuk menuntut pembayaran ganti rugi &#8211; dok.CarNewsChina</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, seperti laporan laman CarNewsChina yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (15/4/2025) menyebut di Cina, saat ini Neta Auto tengah menghadapi tuntutan dari sejumlah dealer-nya. “Perwakilan dari jaringan dealer-nya berkumpul di pabrik perusahaan di Tongxiang untuk menuntut pembayaran atas kendaraan yang tidak terkirim (ke dealer) dan kompensasi atas kerugian yang meningkat,” tulis media itu, Senin (14/4/20250.</p>
<p>Disebutkan, lebih dari dua puluh perwakilan dari jaringan Neta nasional yang terdiri lebih dari 300 dealer resmi berkumpul di gerbang pabrik Neta di Tongxiang (wilayah di kota Jiaxing, bagian utara provinsi Zhejiang). Protes tersebut menyoroti memburuknya situasi keuangan di pabrikan itu.</p>
<p>Laman CarNews China menulis dalam rekaman video yang beredar daring, perwakilan dealer menyatakan mereka telah mempertahankan operasi meskipun Neta gagal mengirimkan kendaraan.</p>
<p>“Para dealer mengklaim bahwa mereka tetap menjalankan operasi normal, membayar gaji dan tunjangan karyawan, mempertahankan pembayaran pajak, dan menghindari publisitas negatif sambil menunggu Neta memenuhi janjinya,” sebut media itu. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ternyata, Begini Fakta Penjualan Neta di Cina dan Indonesia Sepanjang Januari &#8211; Februari 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ternyata-begini-fakta-penjualan-neta-di-cina-dan-indonesia-sepanjang-januari-februari-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 02:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hozon Auto]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[net Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta Auto di Cina 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta Auto di Indonesia 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23668</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Pabrikan mobil listrik asal Shanghai,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil listrik asal Shanghai, Republik Rakyat Cina (Cina) dalam beberapa waktu terakhir diterpa isu tak sedap terkait dengan kondisi finansial perusahaan.</p>
<p>Pabrikan yang juga anak perusahaan dari Hozon Auto itu disebut membubarkan Tim Riset dan Pengembangan (R &amp; D). Bahkan seperti yang dilporkan laman CarNewsChina,  seorang sumber mengatakan 200 orang dari 1.700 orang karyawan pabrikan itu telah meneken surat pengunduran diri.</p>
<p>Namun laporan laman Marklines yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (26/3/2025) menyebut Neta Auto menegaskan informasi yang beredar tersebut salah.“Saat ini, Neta Auto sedang mempromosikan pengurangan biaya lebih lanjut dan melkukan peningkatan efisiensi melalui optimalisasi organisasi dan prosedur,” bunyi pernyataan itu.</p>
<p>Bahkan, Neta Auto mengaku akan melakukan tindak lanjut dan menempuh jalur hukum bagi penyebar berita bohong yang merugikan reputasinya. &#8220;Untuk rumor dan propaganda yang tidak benar serta tindakan-tindakan yang merugikan reputasi Neta Auto, perusahaan akan menindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku,&#8221; tandas pabrikan itu.</p>
<p>Namun, bagaimana sejatinya penjualan mobil listrik Neta di Cina pada tahun 2025 ini? Khususnya pada periode Januari – Februari?<br />
Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dari laporan pabrikan yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (26/3/2025) menunjukkan sepanjang dua bulan pertama 2025 itu, jumlah mobil Neta yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) hanya sebanyak 122 unit, anjlok hingga 98,9 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_19713" aria-describedby="caption-attachment-19713" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Mobil-listrik-Neta-X-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1724256036675.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19713" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Mobil-listrik-Neta-X-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1724256036675.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-19713" class="wp-caption-text">ILustrsai, mobil listrik Neta X &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sejumlah model membukukan ambruknya penjualan ritel. Mereka adalah Neta X yang hanya laku 43 unit (anjlok hingga 99,4 persenm dibanding Januari – Februari 2024), Neta S terjual 43 unit (anjlok 98 persem), Neta GT terlego 10 unit (anjlok 76,7 persen), dan Neta U Pro terjual 7 unit (anjlok 94 persen).</p>
<p>Kemudian Neta Aya hanya laku sebanyak 7 unit,anjlok 99 persen. Sementara, Neta L yang merupakan model baru, terjual 12 unit (namun belum bisa dibandingkan karena baru dijual).</p>
<p>Sedangkan penjualan Neta Auto di Indonesia berkebalikan dengan di Cina. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (26/3/2025) memperlihatkan selama Januari – Februari 2025, jumlah mobil Neta yang terjual dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) mencapai 168 unit, meroket 184,8 persen dibanding tahun 2024.</p>
<p>Adapun penjualannya dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 108 unit. Jumlah ini melonjak 86, persen dibanding total penjualan ritel selama Januari – Februari 2024. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Neta Auto Indonesia Januari &#8211; Februari Melonjak, Meski di Cina Dikabarkan Krisis</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-neta-auto-indonesia-januari-februari-melonjak-meski-di-cina-dikabarkan-krisis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 06:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta Auto di Indonesia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23545</guid>

					<description><![CDATA[Shanghai, Mobilitas – Neta Auto pusat (atau Neta...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shanghai, Mobilitas</strong> – Neta Auto pusat (atau Neta Auto di Cina) kini kembali dikabarkan tengah menghadapi krisis. Bahkan, kabar teranyar itu menyebut Neta telah membubarkan Tim Riset dan Pengembangan (R &amp; D) serta belum membayar kewajibannya ke vendor.</p>
<p>Laporan laman CarNewsChina yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (20/3/2025) menyebut 200 dari 1.700 orang staf pabrikan dikabarkan telah mulai mengundurkan diri. Namun kabar itu dibantah tegas oleh Neta Auto di Thailand.</p>
<p>Laporan laman Marklines yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (20/3/2025) dalam pernyataan itu Neta Auto Thailand menegaskan informasi yang menyebut Neta Auto membubarkn Tim R&amp;D merupakan informasi yang salah.</p>
<p>“Saat ini, Neta Auto sedang mempromosikan pengurangan biaya lebih lanjut dan melkukan peningkatan efisiensi melalui optimalisasi organisasi dan prosedur,” bunyi pernyataan itu.</p>
<p>Seperti diketahui Neta Auto selain menjual produknya di Thailand, juga di sejumlah negara Asia Tenggara lainnya. Termasuk di Indonesia.</p>
<figure id="attachment_19582" aria-describedby="caption-attachment-19582" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Neta-GT-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723651156943.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19582" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Neta-GT-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723651156943.jpg" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Neta-GT-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723651156943.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Neta-GT-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723651156943-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19582" class="wp-caption-text">Neta GT &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Bahkan di Indonesia pabrikan ini mulai beroperasi sejak tahun 2023 dan sampai saat masih fokus pada penjualan dua model yaitu Neta V dan Neta X.</p>
<p>Lantas bagaimana kinerja penjualannya di Indonesia hingga saat ini? Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (20/3/2025) memperlihatkan, selama periode Januari – November 2024, mobil listrik Neta yang dipasarkan PT Neta Auto Indonesia terjual dri dealer ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 535 unit.</p>
<p>Sementara, pada tahun 2025 ini, di kurun waktu Januari – Februari, total angka penjualan ritel yang diraup Neta Auto sebanyak 108 unit. Jumlah tersebut melonjak hingga 86,2 persen dibanding total penjualan ritel yang dicetaknya pada periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Sedangkan total angka penjualan dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) yang dicetak merek ini sebanyak 168 unit. Jumlah tersebut meroket 184,7 persen dibanding total angka <em>wholesales</em> yang berhasil diseroknya pada periode Januari – Februari 2024. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Neta V-II Urban Sports Concept Nampang di IIMS 2025, Ini Istimewanya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/neta-v-ii-urban-sports-concept-nampang-di-iims-2025-ini-istimewanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 10:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta V-II Urban Sports Concept]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta Januari 2025]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22929</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; PT Neta Auto Indonesia memperkenalkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; PT Neta Auto Indonesia memperkenalkan Neta V-II Urban Sports Concept yang dirancang bersama HSR Wheel. Tampilan mobil konsep yang dihadirkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 ini lebih sporty dan agresif.</p>
<p>Dalam keterangan resmi yang diterima <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (19/2/2025) Product Planning Manager PT Neta Auto Indonesia, Jordy Angkawidjaja, mengatakan kerja sama dengan HSR Wheel ini sebagai langkah inovatif dalam menghadirkan mobil listrik dengan desain yang lebih sporty dan stylish.</p>
<p>“Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan daya tarik pembeli mobil listrik yang ingin tampil berbeda, yang disesuaikan dengan gaya hidup masyarakat perkotaan, terutama bagi calon pengguna mobil listrik baru,” ujar Jordy.</p>
<p>NETA V-II Urban Sports Concept hadir velg HSR Wheel berukuran 17 inci berdesain sporty, serta berbagai bodykit menarik. Body kit itu mulai dari Stylish Front &amp; Rear Bumper Kit, Stylish Side Skirts, Aerodynamic Rear Spoiler, Two-tone Roof, Electric Blue Accents, dan Auto Retractable Mirror.</p>
<p>“Semua elemen desain ini dirancang untuk memberikan kesan modern, dinamis, dan tentunya agresif. Harapannya, NETA V-II Urban Sports Concept dapat terus tampil di ajang-ajang otomotif berikutnya dan menjadi tolak ukur kreativitas dalam dunia desain kendaraan listrik, khususnya bagi pengguna NETA V atau NETA V-II di Indonesia,” tandas Jordy.</p>
<figure id="attachment_22931" aria-describedby="caption-attachment-22931" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Pelek-HSR-Wheel-yang-dipakai-Neta-V-II-Urban-Sports-Concept-dok.PT-Neta-Auto-Indonesia-e1739976091639.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22931" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Pelek-HSR-Wheel-yang-dipakai-Neta-V-II-Urban-Sports-Concept-dok.PT-Neta-Auto-Indonesia-e1739976091639.jpg" alt="" width="700" height="494" /></a><figcaption id="caption-attachment-22931" class="wp-caption-text">Pelek HSR Wheel yang dipakai Neta V-II Urban Sports Concept &#8211; dok.PT Neta Auto Indonesia</figcaption></figure>
<p>PT Neta Auto Indonesia berharap kolaborasi ini akan terus berkembang dengan desain-desain yang lebih dinamis dan inovatif di masa depan. Direktur Marketing HSR Wheel, Hendra Wijaya, juga mengaku menyambut baik kolaborasi ini,</p>
<p>“Kami sangat antusias dengan kolaborasi pertama kami dengan Neta, apalagi dengan tren penjualan mobil listrik yang semakin meningkat di Indonesia. Kami yakin kolaborasi ini akan menjadi pilihan menarik bagi pengguna Neta dan calon pembeli mobil listrik Neta yang mengunjungi IIMS 2025,” kata Hendra.</p>
<p>Sekadar informasi, di tahun 2025 ini, sepanjang bulan Januari penjualan Neta Auto di Indonesia melonjak signifikan. Baik penjualan mobil dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel).</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (19/2/2025) menunjukkan, di bulan pertama 2025 itu Neta membukukan wholesles sebanyak 90 unit, melonjk 130,8 persen dibanding Januari 2024. Sedangkan penjualan ritel yang dicetaknya 53 unit, melonjak 60,6 persen. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
