<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mobil listrik Nio &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mobil-listrik-nio/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Feb 2026 03:29:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>mobil listrik Nio &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nio dan Zeekr Recall Ratusan Ribu Mobil Listrik di Cina, Ini Gegarannya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/nio-dan-zeekr-recall-ratusan-ribu-mobil-listrik-di-cina-ini-gegarannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 02:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nio]]></category>
		<category><![CDATA[Nio]]></category>
		<category><![CDATA[recall Nio]]></category>
		<category><![CDATA[recall Zeekr]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26980</guid>

					<description><![CDATA[Shanghai, Mobilitas – Dua pabrikan mobil listrik segmen...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shanghai, Mobilitas</strong> – Dua pabrikan mobil listrik segmen premium asli merek Republik Rakayat Cina – yakni Nio dan Zeekr (merek di bawah Geely Holding Group) – telah menarik (me-<em>recall)</em> ratusan ribu dan puluhn ribu mobil mereka. Penyebab <em>recall</em> merek berbeda.</p>
<p>Laporan Reuters yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (12/2/2026) menyebut realla mobil kedua merek tersebut diumumkan Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar Cina, pada Senin (9/2/2026).</p>
<p>&#8220;Nio melakukan penarikan (<em>recall</em>) produknya sebanyak 246.229 unit. Penarikan ini disebabkan masalah software yang menimbulkan bahaya keselamatan, &#8221; bunyi laporan tersebut.</p>
<p>Model yang di-<em>recall</em> Nio adalah Nio ES8, ES6, dan EC6 yang diproduksi antara 16 Maret 2018 dan 16 Januari 2023. Nio menyatakan akan melakukan pembaruan software jarak jauh untuk kendaraan yang ditarik itu. Pabrikan juga menyatakan menerapkan peningkatan melalui pusat layanan ketika pembaruan jarak jauh tidak memungkinkan.</p>
<figure id="attachment_18537" aria-describedby="caption-attachment-18537" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Zeekr-001-dok.Istimewa-via-GuancaiAuto-e1717650720826.webp"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-18537" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Zeekr-001-dok.Istimewa-via-GuancaiAuto-e1717650720826.webp" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-18537" class="wp-caption-text">Zeekr 001 &#8211; dok.Istimewa via GuangcaiAuto</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Zeekr menarik kembali 38.277 unit mobil buatannya yang telah digunakan konsumen. Penyebabnya, mobil tersebut mengalami masalah pada daya baterai yang tidak konsisten.</p>
<p>Zeekr menjelaskan ada ketidaksesuaian komponen internal baterai dapat menyebabkan peningkatan abnormal pada resistansi internal. Hal ini menyebabkan penurunan kinerja baterai sehingga berpotensi menimbulkan risiko berbahaya.</p>
<p>Menurut informasi resmi dari lembaga pemerintah itu model yang ditarik hanya satu yakni Zeekr 001 yang  berbaterai 86 kWh yang diproduksi antara Juli 2021 dan Maret 2024. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Produsen Mobil Listrik Nio Digugat BUMN Investasi Singapura, Ini Penyebanya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/produsen-mobil-listrik-nio-digugat-bumn-investasi-singapura-ini-penyebanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 05:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nio]]></category>
		<category><![CDATA[Nio]]></category>
		<category><![CDATA[overnment of Singapore Investment Corporation]]></category>
		<category><![CDATA[Weineng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26023</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta,Mobilitas – Badan usaha investasi milik pemerintah Singapura...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta,Mobilitas</strong> – Badan usaha investasi milik pemerintah Singapura atau Government of Singapore Investment Corporation (GIC) menggugat produsen mobil listrik asal Republik Rakyat Cina, Nio, di pengadilan Amerika Serikat (AS).</p>
<p>Laporan laman CarnewsChina dan Xiake Auto yang disitat <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (17/10/2025) menyebut dalam gugatan tersebut GIC menilai Nio telah melakukan manipulasi informasi. Nio dinilai telah menggelembungkan pendapatan dan laba melalui perusahaan baterai Nio Battery Asset Co. Ltd atau Weineng.</p>
<p>“Nio telah menggunakan Weineng untuk menggelembungkan pendapatan dan laba dengan mengakui pendapatan penjualan baterai itu secara prematur. Bahkan Nio telah mengaburkan kendali sebenarnya atas entitas tersebut, &#8221; bunyi laporan itu.</p>
<figure id="attachment_2489" aria-describedby="caption-attachment-2489" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Mobil-listrik-buatan-pabrikan-lokal-Cina-Nio-dok.CGTN_-e1627970059795.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2489" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Mobil-listrik-buatan-pabrikan-lokal-Cina-Nio-dok.CGTN_-e1627970059795.jpg" alt="" width="700" height="492" /></a><figcaption id="caption-attachment-2489" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil listrik buatan pabrikan lokal Cina, Nio &#8211; dok.CGTN</figcaption></figure>
<p>Dengan modus penggunaan Weineng sebagai bagian dari operasi bisnisnya, Nio berhasil mengklaim pendapatan substansial perusahaan tersebut. Bahkan, Nio juga memindahkan biaya penyusutan baterai dari neracanya.</p>
<p>Walhasil, pendapatan Nio pada kuartal keempat 2020 meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni dari 2,85 miliar yuan menjadi 6,64 miliar yuan. Namun awal Oktober 2025, pengadilan menangguhkan atau menunda sementara gugatan GIC itu.</p>
<p>Sebab, ternyata, Nio kini juga tengah menghadapi gugatan class action dari investor di AS. Jika persidangan gugatan ini selesai, maka gugatan GIC akan dilanjutkan. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Listrik ke-200 Ribu Nio Inc Diproduksi, Tembus 1000 Km Sekali Cas Baterai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-listrik-ke-200-ribu-nio-inc-diproduksi-tembus-1000-km-sekali-cas-baterai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 May 2022 06:49:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Nio]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nio]]></category>
		<category><![CDATA[Nio]]></category>
		<category><![CDATA[Nio Inc]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Nio]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Nio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6431</guid>

					<description><![CDATA[Shanghai, Mobilitas – Produsen mobil listrik premium asal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shanghai, Mobilitas</strong> – Produsen mobil listrik premium asal Shanghai, Republik Rakyat Cina (Cina) – Nio Inc &#8211; Selasa (26/4/2022) memproduksi mobil listrik yang ke-200.000 buatannya. Sebelumnya, mobil setrum yang ke-100.000 diproduksinya pada April 2021.</p>
<p>“Produksi mobil yang ke-200.000 dilakukan di pabrik Hefei, Anhui, Cina timur. Mobil ini dibuat tepat setahun setelah mobil yang ke-100.000 diproduksi pada April 2021. Artinya, butuh waktu setahun untuk memproduksi 100.000 mobil,” ungkap salah seorang pendiri perusahaan, Qin Lihong, seperti dikutip <em>China Daily</em> dan <em>Pandaily</em>, belum lama ini.</p>
<p>Menariknya, mobil-mobil buatan pabrikan yang berdiri sejak November 2014 itu tak hanya dijual di Cina saja, tetapi juga luar negeri. Namun, juga di Eropa seperti Finlandia, Norwegia, dan sejumlah lainnya, dan dtargetkan sudah masuk pasar Belanda, Denmark, dan Swedia pada tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_6435" aria-describedby="caption-attachment-6435" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6435" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Perayaan-produksi-mobil-ke-200.000-Nio-Inc-dok.MySpeed-e1651473865136.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-6435" class="wp-caption-text">Perayaan produksi mobil ke-200.000 Nio Inc &#8211; dok.MySpeed</figcaption></figure>
<p>Mobil listrik ke-200.000 ini merupakan sedan dengan jangkauan hingga 992 kilometer lebih dalam sekali isi baterai. Mobil ini diklaim mampu berakselerasi dari posisi diam ke kecepatan 100 kilometer per jam hanya dalam waktu kurang dari 4 detik.</p>
<p>Sebagai merek mobil listrik premium, Nio Inc juga sempat terlibat dalam kejuaraan Formula E FIA. Namun, pabrikan ini mengakhiri pendanaan tim setelah menjual timnya ke Lisheng Racing.</p>
<p>Sementara itu, data di Asosiasi Produsen Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Senin (2/5/2022) menunjukkan, selama Januari hingga Maret atau kuartal pertama tahun ini, Nio Inc telah menjual 25.768 mobil listrik. Jumlah itu naik 28,5% dibanding penjualan selama periode sama tahun 2021.</p>
<figure id="attachment_6436" aria-describedby="caption-attachment-6436" style="width: 713px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6436" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614.jpg" alt="" width="713" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614.jpg 713w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-300x210.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-696x488.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-599x420.jpg 599w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 713px) 100vw, 713px" /><figcaption id="caption-attachment-6436" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil listrik buatan Nio &#8211; dok.InsideEVs</figcaption></figure>
<p>Jumlah itu dibukukan oleh mobil listrik Nio ES6 sebanyak 13.620 unit, EC6 sebanyak 7.644 unit, dan ES8 sebanyak 4.341 unit. Kemudian dari penjualan Nio ET7 sebanyak 163 unit.</p>
<p>Sebelumnya, selama kuartal terakhir 2021 (yakni dari Oktober – Desember 2021) Nio berhasil melego mobil sebanyak 25.034 unit. Jumlah tersebut melonjak 44,3% dibanding kuartal yang sama tahun 2020. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia, Tujuh Pabrikan Penguasa Pasar Mobil Listrik Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-dia-tujuh-pabrikan-penguasa-pasar-mobil-listrik-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2022 01:53:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Mercedes]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nio]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik paling laku]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Peugeot]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan penguasa mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[produsen mobil listrik terbesar dunia]]></category>
		<category><![CDATA[SAIC]]></category>
		<category><![CDATA[Stellantis]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Volkswagen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=5801</guid>

					<description><![CDATA[Singapura, Mobilitas – Perusahaan analis pasar teknologi global...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Singapura, Mobilitas</strong> – Perusahaan analis pasar teknologi global yang berkantor pusat di Singapura, Canalys, baru-baru ini merilis hasil risetnya tentang pasar mobil listrik dunia. Mobil listrik yang diteliti perusahaan yang berdiri sejak tahun 1998 ini meliputi mobil listrik murni atau berbasis baterai (BEV), Plug-in hybrid (PHEV) dan hybrid (HEV).</p>
<p>Data Canalys yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Rabu (23/2/2022) menunjukkan sepanjang tahun 2021 kemarin total penjualan mobil listrik di dunia mencapai sekitar 6,5 juta unit. Penjualan mobil setrum itu, disebut totalnya setara dengan 9% dari total penjualan seluruh mobil (baik konvensional maupun listrik) di seluruh dunia.</p>
<p>“Jumlah penjualan mobil listrik ini naik 109% dibanding penjualan yang dibukukan industri selama tahun 2020,” bunyi keterangan Canalys.</p>
<p>Menariknya, 85% dari total penjualan kendaraan listrik tersebut berada di Republik Rakyat Cina (Cina) dan Eropa. Di Cina, jumlahnya mencapai 3,2 juta unit (atau sekitar 60% lebih), dan 2 juta lebih banyak dibanding yang terjual pada tahun 2020 di negeri tersebut.</p>
<figure id="attachment_5040" aria-describedby="caption-attachment-5040" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5040" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Tesla-Model-Y-yang-juga-diproduksi-di-pabrik-Shanghai-Cina-dok.InsideEVs-e1641958861374.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-5040" class="wp-caption-text">Tesla Model Y yang juga diproduksi di pabrik Shanghai, Cina &#8211; dok.InsideEVs</figcaption></figure>
<p>“Maraknya penjualan mobil listrik di Cina dikarenakan banyak model baru diluncurkan. Hampir setiap bulan diluncurkan mobil listrik baru di setiap segmen, mulai dari mobil kecil yang murah. city car hingga sedan dan SUV kelas premium,” kata analis utama Canalys, Jason Low.</p>
<p>Menurut dia, 15% dari total jumlah mobil yang dijual di Cina merupakan mobil listrik. Jumlah itu hampir dua kali lipat dari jumlah yang dijual selama tahun 2020. “Dan ini masih ada peluang untuk terus bertambah di tahun 2022 dan tahun-tahun setelahnya,” ujar Jason.</p>
<p>Wuling Hongguang Mini EV masih masih menjadi mobil setrum terlaris di Negeri Panda itu. Sementara Tesla Model Y berada di urutan kedua, dan menyalip saudaranya, Tesla Model 3 yang berada di posisi ketiga.</p>
<figure id="attachment_4532" aria-describedby="caption-attachment-4532" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4532" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Wuling-Honguang-Mini-EV-dok.Chinapev-e1639816920310.webp" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-4532" class="wp-caption-text">Wuling Honguang Mini EV &#8211; dok.Chinapev</figcaption></figure>
<p><strong>Persaingan makin ketat</strong><br />
Namun persaingan di pasar mobil listrik Cina semakin ketat setelah BYD menggenjot produksi varian produknya mulai dari listrik murni (BEV) maupun PHEV dan HEV. Terlebih, langkah agresif juga dilakukan sejumlah merek lokal seperti Aion, Changan, Chery, Li Xiang, Ora, Roewe, dan Xpeng.</p>
<p>Ketatnya persaingan juga terjadi di Eropa, karena produsen mobil konvensional juga menggelontorkan mobil-mobil setrum buatannya menyusul semakin ketatnya aturan tingkat emisi di wilayah itu yang dirilis negara-negara anggota Uni Eropa maupun di luar perhimpunan tersebut. Di benua Eropa, sedikitnya 2,3 juta mobil listrik terjual sepanjang tahun 2021 dan porsinya mencapai 19% dari total penjualan mobil.</p>
<figure id="attachment_5803" aria-describedby="caption-attachment-5803" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5803" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Mobil-listrik-VW-di-Cina-dok.China-Daily-e1645581169151.jpg" alt="" width="700" height="513" /><figcaption id="caption-attachment-5803" class="wp-caption-text">Mobil listrik VW di Cina &#8211; dok.China Daily</figcaption></figure>
<p>Tesla Model 3 menjadi mobil listrik terlaris di Eropa pada tahun itu. Meski dari sisi pabrikan, Volkswagen Group menjadi produsen kendaraan listrik terbesar karena membukukan penjualan model gabungan dari merek-merek yang berada di bawah payung grupnya, yakni Audi, Skoda, dan VW.</p>
<p>Sedangkan secara global, ada tujuh pabrikan terbesar alias penguasa pasar (berdasar pangsa pasar yang mereka cengkeram) selama tahun 2021. Mereka adalah: Tesla (pangsa pasar 14%), Volkswagen (pangsa pasar 12%).</p>
<figure id="attachment_1085" aria-describedby="caption-attachment-1085" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1085" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Hyundai-Ioniq-5-dok.Auto-data-e1622118183198.jpg" alt="" width="700" height="494" /><figcaption id="caption-attachment-1085" class="wp-caption-text">Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 &#8211; dok.Auto-data</figcaption></figure>
<p>Ketiga, SAIC Motor (termasuk di dalamnya ada konsorsium dengan GM dan Wuling atau Wuling Motors, dengan pangsa pasar 11%). Keempat, BYD ( pangsa pasar 9%), Stellantis (pangsa pasar 6%), BMW (pangsa pasar 5,06%) dan Hyundai Motor (pangsa pasar 5%). (Vto/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
