<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mobil listrik Nissan &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mobil-listrik-nissan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Dec 2024 05:25:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>mobil listrik Nissan &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Isu Merger Santer, Nissan &#8211; Honda Dikabarkan Berembuk Bikin Perusahaan Induk</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/isu-merger-santer-nissan-honda-dikabarkan-berembuk-bikin-perusahaan-induk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 04:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[merger Honda - Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Honda]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21872</guid>

					<description><![CDATA[Yokohama, Mobilitas – Jika kerjasama secara penuh antar ...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yokohama, Mobilitas</strong> – Jika kerjasama secara penuh antar  dua pabrikan otomotif kondang Jepang itu terwujud maka mereka akan fokus mengenjot produksi dan penjualan mobil listrik di pasar dunia.</p>
<p>Laporan Nikkei dan Japan Economic Daily yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (18/12/2024) menyebut kedua pabrikan itu kini tengah melangkah ke tahap pembicaraan yang lebih serius untuk menyatukan perusahaan dalam satu perusahaan induk. “Kedua belah pihak ingin beroperasi di bawah payung satu perusahaan induk. Untuk mendirikan entitas (badan hukum) baru itu mereka segera meneken nota kesepahaman,” tulis Nikkei mengutip sumber yang mengetahui persis rencana ini.</p>
<p>Sementara, Reuters menyebut tidak jelas apakah perusahaan induk baru itu ditujukan untuk membentuk perserikatan penuh antara kedua perusahaan atau bukan. Meski Nikkei mengatakan secara tegas keduanya sedang memulai pembicaraan merger.</p>
<p>&#8220;Kedua produsen mobil tersebut telah meningkatkan ikatan dalam beberapa bulan terakhir saat mereka bergulat dengan lanskap kendaraan listrik dunia yang terus berubah. Selain persaingan yang ketat, produsen mobil juga menghadapi permintaan yang melambat di Eropa dan Amerika Serikat, hal itu meningkatkan tekanan kepada mereka,&#8221; tulis Reuters.</p>
<p>Sebelumnya, rajutan tali kerjasama antara Nissan dengan Honda telah mulai dirajut pada Maret 2024. Keduanya, mengumumkan untuk melakukan kemitraan strategis khususnya dalam pengembangan dan penjualan mobil listrik.</p>
<figure id="attachment_21518" aria-describedby="caption-attachment-21518" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/11/Ilustrasi-Logo-Nissan-dok.Reuters-e1734499512738.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-21518" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/11/Ilustrasi-Logo-Nissan-dok.Reuters-e1734499512738.jpg" alt="" width="700" height="494" /></a><figcaption id="caption-attachment-21518" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Logo Nissan &#8211; dok.Reuters</figcaption></figure>
<p>Keterangan resmi Honda Motor Company yang dirilis 23 Maret 2024 menyatakan kerjasama ini bertujuan sebagai upaya mempercepat langkah menuju netralitas karbon. Selain itu untuk mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas dengan pengembangan teknologi keselamatan canggih.</p>
<p>Menindaklnjuti kesepakatan antara Honda dengan Nissan yang diteken Maret itu, pada 1 Agustus 2024 Honda dan Nissan bersama Mitsubishi Motors menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai dimulainya diskusi mengenai kemitraan strategis untuk era kecerdasan dan elektrifikasi.</p>
<p>&#8220;Nissan, Honda, dan Mitsubishi, hari ini ( 1 Agustus 2024) mengumumkan bahwa ketiga perusahaan telah menandatangani nota kesepahaman untuk membahas bersama kerangka kerja untuk pengembangan teknologi kecerdasan lebih lanjut dan elektrifikasi mobil berdasarkan perjanjian yang ditandatangani oleh Nissan dan Honda pada tanggal 15 Maret lalu,&#8221; bunyi keterangan Honda.</p>
<p>Namun, terkait dengan santernya isu realisasi merger, baik Honda maupun Nissan menyatakan mereka msih menjajaki berbagai kemungkinan untuk berkongsi di masa mendatang. &#8220;Keduanya kembali mengulang pernyataan untuk saling memanfaatkan kelebihan masing-masing,&#8221; tulis Nikkei dan Japan Economic Daily. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gegara Penjualan Nissan Sakura Merosot, Pangsa Pasar Mobil Listrik di Jepang Melorot</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gegara-penjualan-nissan-sakura-merosot-pangsa-pasar-mobil-listrik-di-jepang-melorot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 01:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[kei car listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik terlaris di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Sakura]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik baterai di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Jepang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19878</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Mobil listrik mungil besutan Nissan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Mobil listrik mungil besutan Nissan Motors yang diluncurkan pada 20 mEi 2022 itu merupakan mobil penumpang listrik terlaris di Jepang.</p>
<p>Data Japan Light Motor Vehicle and Motorcycle Association (JMVA) dan Japan Automobile Importers Association (JAIA) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (3/9/2024) menunjukkan sepanjang Januari – Juni (semester pertama) 2024 Nissan Sakura masih menggenggam pangsa pasar mobil penumpang listrik sekitar 90 persen.</p>
<p>“Tetapi, selama periode enam bulan pertama itu penjualan Nissan Sakura turun hingga 38 persen dibanding periode sama di tahun sebelumnya. Total penjualannya sebanyak 38 persen,” bunyi keterangan JLMVMA.</p>
<p>Akibat melorotnya penjualan Nissan Sakura tersebut, total penjualan mobil penumpang listrik baterai (BEV) juga ikut merosot.</p>
<figure id="attachment_19879" aria-describedby="caption-attachment-19879" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.Genesis-Electric-e1725325696243.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-19879" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.Genesis-Electric-e1725325696243.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.Genesis-Electric-e1725325696243.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.Genesis-Electric-e1725325696243-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19879" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengecasan daya baterai mobil listrik &#8211; dok.istimewa via Genesis Electric</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, jumlah mobil setrum berbasis baterai di enam bulan itu hanya 29.282 unit, merosot 39 persen dibanding penjualan selama Januari – Juni 2023.</p>
<p>Tak hanya itu, porsi atau pangsa pasar mobil listrik baterai terhadap total penjualan mobil di Jepang menciut 0,7 poin. Sehingga, menjadi 1,6 persen.</p>
<p>Sekadar informasi, data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) dan JMVA yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (3/9/2024) memperlihatkan sepanjang Januari – Juli 2024, di Jepang, Nissan Sakura laku 14.251 unit. Jumlah penjualan ini ambles 37,4 persen dibanding total penjualan yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2023. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Nissan Bikin Cat Pendingin Suhu yang Jadikan Daya Bateri Mobil Listrik Lebih Irit</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/keren-nissan-bikin-cat-pendingin-suhu-yang-jadikan-daya-bateri-mobil-listrik-lebih-irit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Aug 2024 07:00:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[cat mobil Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan bikin Cat pendingin mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motors]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Nissan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19691</guid>

					<description><![CDATA[Yokohama, Mobilitas – Dalam pengembangan kelir pelapis mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yokohama, Mobilitas</strong> – Dalam pengembangan kelir pelapis mobil yang bikin mobil adem ini, Nissan Motors menggandeng pabrikan asal Cina, yakni Radi-Cool.</p>
<p>Laporan Japan Insight dan ABC News yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (20//2024) menyebut dalam proses pengembangan cat canggih yang mampu mendinginkan permukaan bodi maupun kabin mobil itu menggunakan teknologi metamaterial.</p>
<p>“Teknologi ini dirancang khusus untuk memantulkan paparan sinar matahari, sekaligus mengurangi serapan panas sinar matahari oleh permukaan bodi atau eksterior kendaraan,” ungkap Nissan Motors.</p>
<p>Pabrikan mobil asal Yokohama, Kanagawa, Jepang itu menjelaskan, metamaterial terdiri dari dua jenis partikel mikro. Partikel pertama berfungsi memantulkan sinar inframerah yang ada pada paparan sinar matahari.</p>
<p>“Partikel kedua menghasilkan gelombang elektromagnetik yang berfungsi mengimbangi efek panas dari terik paparan sinar matahari,” jelas Nissan.</p>
<figure id="attachment_4276" aria-describedby="caption-attachment-4276" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Leaf-dok.Istimewa-via-China-Daily-e1724139896742.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4276" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Leaf-dok.Istimewa-via-China-Daily-e1724139896742.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-4276" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil listrik Nissan Leaf &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Keampuhan cat ini telah diuji di sejumlak mobil yang lalu-lalang di Bandar Udara Haneda, Tokyo, Jepang, ketika terik sinar matahari di Negeri Sakura itu berada pada puncaknya. Hasil pengujian itu menunjukkan, ketika permukaan bodi atau eksterior mobil disentuh ternyata jauh lebih dingin ketimbang mobil biasa yang tanpa dilapisi cat itu dan berada di tempat yang sama.</p>
<p>“Lapisan cat itu mampuy menurunkan suhu permukaan eksterior mobil terutama atap dan bodi hingga 12 derajat Celcius. Sementara, suhu di kabin bisa diturunkan hingga 5 derajat Celcius,” ungkap Manajer Pusat Penelitian Nissan, Susumu Miura.</p>
<p>Dengan keampuhan itu, lanjut Miura, cat pendingin itu akan mampu mengurangi beban AC mobi, yang ujungnya adalah konsumsi bahan bakar lebih irit. Bahkan, jika digunakan oleh mobil listrik maka akan membantu penghematan daya baterai, sehingga daya dukung baterai untuk mobil menempuh jarak semakin jauh juga lebih tinggi.</p>
<p>“Artinya, mobil listrik yang menggunakannya akan lebih irit daya baterai. Ini sangat penting karena mobil listrik sangat tergantung daya baterai,” tandas Miura.</p>
<p>Dia menegaskan pengembangan cat pendingin oleh Nissan Motors ini bertujuan untuk menciptakan mobil yang tetap sejuak meski di tengah panas yang terik. “Namun, mobil tidak boros energi,” tandas Miura. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Eropa Mobil Nissan Jauh Lebih Laku Ketimbang Suzuki dan Honda, Ini Buktinya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/di-eropa-mobil-nissan-jauh-lebih-laku-ketimbang-suzuki-dan-honda-ini-buktinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Apr 2024 03:20:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Nissan di Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Nissan di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Aroiya 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan global]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Distribusi Indonbesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Nissan Ariya]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Nissan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17822</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta memperlihatkan selama Januari hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta memperlihatkan selama Januari hingga Maret atau kuartal pertama 2024 ini, moobil Nissan laku ratusan ribu unit, sedangkan mobil Suzuki dan Honda masih puluhan ribu.</p>
<p>Data Asosiasi Industri Otomotif Eropa (ACEA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (23/4/2024) menunjukkan selama tiga bulan pertama itu mobil Nissan terlego sebanyak 103.259 unit. Jumlah ini menanjak 25,2 persen dibanding total penjualan yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Selama bulan Maret saja, angka penjualan yang berhasil dipetik pabrikan asal Yokohama, Jepang, ini sebanyak 51.988 unit. Jumlah ini menanjak 19,3 persen dibanding Maret tahun lalu.</p>
<p>Sementara, di saat yang sama (kuartal I 2024) kolega Nissan sesama pabrikan asal Jepang yakni Suzuki dan Honda penjualannya jauh dibelakangnya. Dengan kata lain, Nissan jauh lebih moncer.</p>
<p>Fakta berbicara, Suzuki hanya meraup angka penjualan sebanyak 58.445 unit, menanjak 30,8 persen dibanding tiga bulan pertama 2023. Sedangkan Honda mengemas angka penjualan sebanyak 24.131 unit, melonjak 49,5 persen dibanding Januari – Maret 2023.</p>
<figure id="attachment_17824" aria-describedby="caption-attachment-17824" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17824" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Nissan-Leaf-2024-dok.Nissan-e1713842432956.webp" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Nissan-Leaf-2024-dok.Nissan-e1713842432956.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Nissan-Leaf-2024-dok.Nissan-e1713842432956-180x130.webp 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-17824" class="wp-caption-text">Nissan Leaf 2024 &#8211; dok.Nissan</figcaption></figure>
<p>Selama bulan Maret saja, Suzuki mengantongi angka penjualan 24.109 unit, meningkat 19,9 persen dibanding Maret tahun lalu. Adapun Honda hanya mencomot 12.754 unit, meski melonjak hingga 64 persen dibanding Maret 2023.</p>
<p>Menanggapi fakta ini, analis industri di Busaha Saham London, Oliver Smith, seperti dikutip The Finance Report belum lama ini mengatakan, Nissan memiliki keunggulan komparatif dibanding pabrikan Jepang lainnya, khususnya Suzuki, Honda, Mazda, dan Mitsubishi. Nissan, kata Oliver, memiliki portofolio varian produk berupa mobil elektrifikasi baik mobil listrik murni (BEV) maupun hybrid yang telah dikenal luas di Eropa.</p>
<p>&#8220;Nissan Leaf menjadi pelopor mobil elektrifikasi di wilayah Eropa dan diproduksi di Inggris pada saat awal dikenalkan. Begitu pula dengan Nissan Ariya, dan Nissan Kicks e-Power,” ujar Oliver.</p>
<p>Sekadar informasi, selama Januari – Maret tahun ini, total penjualan mobil di Eropa mencapai 3.395.049 unit. Jumlah itu meningkat 4,9 persen dari total angka penjualan selama tiga bulan pertama tahun lalu yang sebanyak 3.236.549 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Ribu Nissan Leaf Di-recall, Gegara Masalah Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/puluhan-ribu-nissan-leaf-di-recall-gegara-masalah-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Aug 2023 09:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Nissan Leaf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14054</guid>

					<description><![CDATA[Washington, Mobilitas – Pengumuman soal penarikan (recall) ini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington, Mobilitas</strong> – Pengumuman soal penarikan (<em>recall</em>) ini sejatinya telah disampaikan Nissan Motor wilayah Amerika Utara pada awal Juli 2023.</p>
<p>Laporan Lembaga Keselamatan Lalu-lintas Jalan Raya (NHTSA) Amerika Serikat yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (25/8/2023) menyebut total mobil listrik Nissan yang di-recall itu mencapai 79.214 unit. Dari jumlah itu, 66.345 unit berada di Amerika Serikat dan sisanya di Kanada.</p>
<p>“Unit yang diidentifikasi mengalami masalah ini, merupakan model yang diproduksi pada 29 September 2017 hingga 15 Maret 2023,” bunyi keterangan pengumuman <em>recall</em> NHTSA bernomor R23A6 tersebut.</p>
<p>Dalam laporannya ke NHTSA, Nissan Motor mengatakan biang keladi dari masalah itu adalah terganggunya sistem perangkat lunak. Gejalan mobil tiba-tiba ngegas dan langsung melaju sendiri meski pengemudi tak menekan pedal gas sama sekali.</p>
<p>“Masalah akan terjadi jika pengemudi mobil memindahkan mode berkendara ke B yakni mode Eco, atau saat merek mengaktifkan E-Pedal dan meepas injakan kakinya ke pedal akselerasi (gas mobil) karena lelah setelah mobil melaju kencang, maka masalah akan terjadi. Mobil tiba-tiba berakselerasi bertambah kencang. Padahal, pengemudi tak berniat menambah laju kecepatan,” papar Nissan.</p>
<figure id="attachment_13886" aria-describedby="caption-attachment-13886" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13886" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-Nissan-Leaf-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1692333686660.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-13886" class="wp-caption-text"> Nissan Leaf yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Pabrikan mobil asal Yokohama, Jepang, itu berjanji akan memperbaikan perangkat lunak model Nissan Leaf yang bermasalah. Perbaikan diberikan secara cuma-cuma alias gratis.</p>
<p>Sekadar informasi, Nissan Leaf merupakan pelopor penjualan mobil listrik secara massal di dunia. Data Asosiasi Pabrikan Mobil Eropa (ACEA) dan EV Volume yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (25/8/2023) menunjukkan sejak dijual pertama kali pada 2010 hingga akhir Juni 2023 lalu, Nissan Leaf telah terjual 650.108 unit di pasar dunia.</p>
<p>Sementara data yang dirangkum The Green Journal dan Asosiasi Diler Mobil wilayah Amerika Utara (NADA) yang disitat <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (25/8/2023) memperlihatkan sepanjang Januari – Juli 2023 ini, Nissan Leaf laku sebanyak 4.233 unit di Amerika Serikat.</p>
<p>Pada 2022 (setahun penuh dari Januari – Desember) Nissan Leaf di Negeri Paman Sam itu terlego 12.026 unit, dan di tahun sebelumnya sebanyak 14.239 unit.</p>
<p>Sedangkan di Kanada, sepanjang Januari – Mei tahun ini mobil setrum Nissan itu laku sebanyak 538 unit. Tahun 2022 terjual 1.231 unit, tahun sebelumnya 1.224 unit, di tahun 2021 terlego 2.276 unit, dan di 2019 penjualannya mencapai 2.881 unit. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nissan Klaim 1 Juta Mobil Listrik Buatannya Telah Terjual di Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/nissan-klaim-1-juta-mobil-listrik-buatannya-telah-terjual-di-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 14:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Nissan Ariya]]></category>
		<category><![CDATA[harga Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[keungggulan Nissan Sakura]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan Sakura]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Ariya]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Sakura]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Nissan Ariya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13404</guid>

					<description><![CDATA[Yokohama, Mobilitas – Nissan Motor Company mulai menjual...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yokohama, Mobilitas</strong> – Nissan Motor Company mulai menjual mobil listrik (baterai) Nissan Leaf pada Desember 2010.</p>
<p>Dalam keterangan resmi yang dirilis di Yokohama, Jepang, Selasa (25/7/2023) dan dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (26/7/2023) Nissan menyebut mulai menjual mobil bersumber tenaga dari setrum itu sejak Desember 2010. Saat itu, pabrikan yang didirikan sejak 26 Desember 1933 ini menjual mobil listrik pertamanya, Nissan Leaf.</p>
<p>“Nissan Leaf telah terjual lebih dari 650.000 unit di seluruh dunia. Model tersebut, saat ini dijual di sekitar 50 pasar yang berpusat di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Dan telah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi di berbagai pasar,” bunyi keterangan Nissan itu.</p>
<p>Pada tahun 2022, Nissan memulai penjualan crossover all-electric Nissan Ariya. Ariya menampilkan bahasa dan teknologi desain terbaru Nissan. Di antara teknologi itu adalah e-4ORCE all-wheel control dan fitur bantuan ke pengemudi bernama ProPILOT 2.0.</p>
<figure id="attachment_1327" aria-describedby="caption-attachment-1327" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1327" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Nissan-Ariya-dok.Istimewa-via-Byri-e1622954868969.jpg" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-1327" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Nissan Ariya, mobil listrik terbaru Nissan &#8211; dok.Istimewa via Byri</figcaption></figure>
<p>Di tahun yang sama, Nissan menyodorkan mobil listrik pertamanya di pasar kendaraan mini Jepang. Mobil bernama Nissan Sakura ini disebut telah terpesan sebanyak 50.000 unit.</p>
<p>Hanya, meski dikenal sebagai salah satu pionir mobil listrik baterai di pasar komersial dunia, namun kinerja penjualan mobil setrum Nissan tertinggal oleh Tesla Inc yang datang di pasar lebih belakang.</p>
<p>Data <em>EV Volume</em> dan <em>The Green Journal</em> yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (26/7/2023) memperlihatkan di Januari – Juni 2023 ini, pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat ini melego 889.015 mobil buatannya di pasar global. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ashwani Gupta Tinggalkan Nissan, Dipicu Faktor Persaingan?</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ashwani-gupta-tinggalkan-nissan-dipicu-faktor-persaingan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 02:50:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Ariya]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan X-Trail]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12827</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pria kelahiran India pada 1970...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pria kelahiran India pada 1970 itu memegang jabatan Chief Operation Officer Nissan Motor Company mulai 2019.</p>
<p>Berbagai pemberitaan media lokal Jepang maupun asing yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (17/6/2023) menyebut Ashwani Gupta secara efektif melepas jabatannya pada 27 Juni nanti. “Gupta akan meninggalkan dewan direksi setelah rapat umum tahunan yang dijadwalkan pada 27 Juni,” laporan itu.</p>
<p>Namun, ada berbagai versi cerita di balik mundurnya Gupta dari jabatan mentereng di pabrikan mobil Jepang tersebut. Salah satunya menyebut pria lulusan Sekolah Tinggi Teknik Jawaharlal Nehru, India dan Sekolah Bisnis INSEAD Prancis itu “bentrok” atau tak sejalan dengan Chief Executive Officer Nissan, Makoto Uchida.</p>
<p>Laporan Financial Times yang dikutip <em>Mobilitas</em>, mengatakan Gupta memilih lengser dari posisinya di perusahaan setelah marak keluhan di kalangan internal. “Meski keluhan itu dilihat oleh sejumlah kalangan internal sebagai kampanye untuk merekayasa agar dia (Ashwani Gupta) lengser,” tulis media asal Inggris tersebut.</p>
<figure id="attachment_12829" aria-describedby="caption-attachment-12829" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-12829" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612-696x498.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612-587x420.jpg 587w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-12829" class="wp-caption-text">Ashwani Gupta &#8211; dok.Bloomberg</figcaption></figure>
<p>Sebelumnya, Gupta yang menjabat sebagai Executive Vice President Light Commercial Vehicle Renault sejak 2014 (atau sebelum bergabung dengan Nissan Motor Company) itu disebut berambisi untuk menempati posisi tertinggi di Nissan sebagai Chief Executive Officer. Namun, sebut sumber Financial Times di internal Nissan, hal itu tidak mungkin terjadi di perusahaan yang “sangat Jepang” tersebut.</p>
<p>“Jadi, dia tidak dipaksa keluar, tetapi dia sangat menyadari bahwa itu (ambisi menjadi CEO) tidak mungkin terjadi di perusahaan yang “sangat Jepang” dan masih belum pulih dari skandal Carlos Ghosn (CEO yang ditangkap pada 2019). Ada sedikit persaingan antara Gupta dan Uchida,” ungkap sang sumber.</p>
<p>Sementara, Nissan menolak untuk mengomentari kabar Gupta yang disebut segera lengser itu. Juru bicara Nissan mengatakan pengumuman resmi kemungkinan diberikan dalam beberapa hari mendatang. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nissan Lagi Ikhtiar Bikin Mobil Listrik Murah, Begini Caranya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/nissan-lagi-ikhtiar-bikin-mobil-listrik-murah-begini-caranya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Mar 2023 23:40:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobillistrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Nissan Leaf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=11226</guid>

					<description><![CDATA[Yokohama, Mobilitas &#8211; Nissan Motor Company bertekad untuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yokohama, Mobilitas</strong> &#8211; Nissan Motor Company bertekad untuk mengurangi biaya produksi dan penggunaan material langka agar harga produk murah.</p>
<p>Pernyataan resmi pabrikan asal Yokohama, Jepang, itu menyebut pihaknya menggunakan strategi produksi bernama X-in-1. “Ini memerlukan pengembangan komponen bersama dan termodulasi agar efisiensi produksi meningkat, mengurangi biaya powertrain, hingga mengurangi bobot dan ukuran dari unit penghasil daya,” papar Nissan.</p>
<p>Penggunaan elemen tanah jarang (<em>rare soil</em>) – yang merupakan komponen penting dalam produksi mobil listrik &#8211; juga akan sangat berkurang. “Kami menargetkan penggunaannya kurang dari 1% ,” sebut pabrikan seperti dikutip The Green Journal.</p>
<p>Ada dua proses yang dijalankan untuk memproduksi bagian utama dari mobil listrik murah yang akan dibuat itu. Pertama, memodulasi motor, inverter, dan peredam yang merupakan tiga komponen mobil listrik dengan pendekatan produksi 3 in 1.</p>
<p>Kedua, dengan memodulasi motor, inverter, peredam, generator, dan penambah yang merupakan lima komponen untuk rangkaian e-POWER-nya. Proses ini dilakukan dengan pendekatan produksi 5 in 1.</p>
<figure id="attachment_9555" aria-describedby="caption-attachment-9555" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9555" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Nissan-Sakura-mobil-listrik-terbaik-di-Jepang-versi-RJC-dok.Istimewa-e1668229682943.jpg" alt="" width="700" height="498" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Nissan-Sakura-mobil-listrik-terbaik-di-Jepang-versi-RJC-dok.Istimewa-e1668229682943.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Nissan-Sakura-mobil-listrik-terbaik-di-Jepang-versi-RJC-dok.Istimewa-e1668229682943-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Nissan-Sakura-mobil-listrik-terbaik-di-Jepang-versi-RJC-dok.Istimewa-e1668229682943-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Nissan-Sakura-mobil-listrik-terbaik-di-Jepang-versi-RJC-dok.Istimewa-e1668229682943-696x495.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Nissan-Sakura-mobil-listrik-terbaik-di-Jepang-versi-RJC-dok.Istimewa-e1668229682943-590x420.jpg 590w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Nissan-Sakura-mobil-listrik-terbaik-di-Jepang-versi-RJC-dok.Istimewa-e1668229682943-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9555" class="wp-caption-text">Nissan Sakura mobil listrik terbaik di Jepang versi RJC &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Dengan langkah ini diharapkan terjadi pengurangan 30% biaya pengembangan dan pembuatan model e-Power dan mobil listrik. Nissan berharap penurunan biaya ini tercapai pada 2026 atau empat tahun sebelum target memproduksi 27 mobil listrik baru tercapai.</p>
<p>Nissan yang merupakan salah pelopor penjualan mobil listrik baterai di dunia (dengan Nissan Leaf) kini telah disalip oleh pabrikan-pabrikan lain (baik dari Asia maupun Eropa) dalam hal penjualan. Bahkan tidak hanya dalam penjualan mobil listrik saja pabrikan ini tertinggal tetapi juga produk konvensional.</p>
<p>Data internal Nissan yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Jumat (10/3/2023) menunjukkan sepanjang 2022 lalu pabrikan hanya berhasil melego 3,23 juta mobil di dunia. Jumlah ini ambles 20,7% dibanding tahun sebelumnya yang sebanyak 4,06 juta mobil.</p>
<p>Sementara data MarkLines aliansi Nissan-Renault pada tahun itu menjual 283.000 mobil listrik. Aliansi ini mencuil 3,9% pangsa pasar mobil setrum dunia. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Laku Keras, Nissan-Mitsubishi Pacu Produksi Mobil Listrik Kembar</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/laku-keras-nissan-mitsubishi-pacu-produksi-mobil-listrik-kembar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2022 07:50:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Mitsubishi eK X EV]]></category>
		<category><![CDATA[harga Nissan Sakura]]></category>
		<category><![CDATA[keunbggulan mobil listrik Mitsubishi eK X EV]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik kembar Nissan-Mitsubishi]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Mitsubishi eK X EV]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Sakura]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Nissan Sakura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=8767</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas &#8211; Nissan meluncurkan mobil listrik Sakura...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> &#8211; Nissan meluncurkan mobil listrik Sakura pada bulan Mei dan disusul Mitsubishi eK X EV pada Juni.</p>
<p>Ternyata laku keras. Data ASosiasi Diler Mobil Jepang (JADA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Minggu (25/9/2022) menunjukkan selama dua bulan setelah diluncurkan arau di akhir Agustus, Nissan Sakura dikirim ke konsumen 8.695 unit dan terpesan 22.476 unit.</p>
<p>Sementara, hingga Agustus lalu, Mitsubishi eK X EV (eK Cross EV) terpesan 35.000 unit (dikirim ke konsumen 1.575 unit). Moncernya pemesanan ini membuat kongsi Nissan – Mitsubishi berniat menambah jumlah produksi.</p>
<p>Seperti dilaporkan <em>Nikkei</em>, Sabtu (24/9/2022), Nissan Motor Company dan Mitsubishi Motors Corporation menyatakan akan meningkatkan produksi mobil listrik merek hingga 20%.</p>
<figure id="attachment_6698" aria-describedby="caption-attachment-6698" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6698" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Nissan-Sakura-dok.InsideEVs-e1653114748819.webp" alt="" width="700" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-6698" class="wp-caption-text">Nissan Sakura &#8211; dok.InsideEVs</figcaption></figure>
<p>“Peningkatan jumlah produksi akan dilakukan mulai tahun fiskal 2023 (April 2023 – Maret 2024) mendatang,” sebut kedua pabrikan itu.</p>
<p>Mobil kembar itu dilengkapi baterai 20 kWh dengan daya jangkau 180 km (WLTC) sekali isi daya.  Sel baterai menggunakan metode susun dan tipis yang diletakkan di bawah lantai.</p>
<p>Nissan Sakura dibanderol 2.333.100 yen – 2.940.300 yen atau sekitar Rp 246 juta – Rp 310 juta (kurs 1 yen = Rp 105,50). Sedangkan Mitsubishi eK X EV dihargai 2.398.000 yen – 2.932.600 yen atau sekitar Rp 253 juta – Rp 309,4 juta. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kongsi Mitsubishi dan Nissan Luncurkan Mobil Listrik Rp 200 Jutaan</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kongsi-mitsubishi-dan-nissan-luncurkan-mobil-listrik-rp-200-jutaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 May 2022 06:33:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Motors Corporation]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubisi eK Cross]]></category>
		<category><![CDATA[MMKSI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Mitsubishi]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Distribusi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motors Company]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Sakura]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mitsubishi]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Nissan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6695</guid>

					<description><![CDATA[Kurashiki, Mobilitas &#8211; Mitsubishi Motors Corporation (Mitsubishi) dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kurashiki, Mobilitas</strong> &#8211; Mitsubishi Motors Corporation (Mitsubishi) dan Nissan Motor Company (Nissan), Jumat (20/5/2022) meluncurkan mobil mungil (kei car) bertenaga listrik murni (listrik baterai) di Jepang. Mobil bernama Mitsubishi eK X (Mitsubishi eK Cross) dan Nissan Sakura itu disebut sebagai mobil listrik mungil berbanderol murah.</p>
<p>Kedua pabrikan ini terbilang sebagai pepolor mobil listrik baterai. Mitsubishi dengan Mitsubishi i-MiEV dan Nissan dengan Nissan Leaf, merupakan mobil setrum yang dikenal dunia, meski dari sisi penjualan tak sesukses mobil listrik yang hadir belakangan seperti Tesla.</p>
<p>&#8220;Kami yakin bahwa mobil listrik baru dari aliansi ini akan menjadi game changer pasar kendaraan listrik di Jepang,&#8221; ungkap Chief Executive Officer Nissan, Makoto Uchida, saat peluncuran mobil itu di Kurashiki, sebuah kota di Jepang bagian barat, seperti dilaporkan <em>Reuters</em>, Sabtu (21/5/2022).</p>
<figure id="attachment_6698" aria-describedby="caption-attachment-6698" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6698" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Nissan-Sakura-dok.InsideEVs-e1653114748819.webp" alt="" width="700" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-6698" class="wp-caption-text">Nissan Sakura &#8211; dok.InsideEVs</figcaption></figure>
<p>Nissan Sakura dibanderol 1,78 juta yen atau sekitar Rp204 juta (kurs 1 yen = Rp 114,75) setelah mendapatkan subsidi harga dari pemerintah. Mobil ini diklaim mampu berjalan hingga sejauh 180 kilometer (km) dalam sekali isi baterai.</p>
<p>Sedangkan Mitsubishi eK cross EV dihargai 1,85 juta yen atau sekitar Rp 212 juta. Mobil ini juga diklaim mampu menempuh jarak sejauh 180 km.</p>
<p>Awal tahun lalu, aliansi Mitsubishi dan Nissan yang merupakan bagian dari aliansi Nissan – Renault – Mitsubishi itu telah mengungkap rencana investasi selama lima tahun untuk pengembangan mobil listrik.</p>
<p>Sekadar catatan, sepanjang Januari hingga April tahun ini, penjualan mobil Nissan dan Mitsubishi di Jepang merosot dibanding penjualan sepanjang periode sama tahun 2021. Penyusutan penjualan itu dipicu oleh terganggunya produksi akibat kelangkaan pasokan semikonduktor (chip).</p>
<figure id="attachment_6696" aria-describedby="caption-attachment-6696" style="width: 782px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6696" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Mobil-listrik-buatan-kolaborasi-Mitsubishi-Motors-dengan-Nissan-Moto-Comapny-yakni-Nissan-Sakura-dan-Mitsubishi-eK-Cross-dok.Istimewa-e1653114317939.webp" alt="" width="782" height="533" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Mobil-listrik-buatan-kolaborasi-Mitsubishi-Motors-dengan-Nissan-Moto-Comapny-yakni-Nissan-Sakura-dan-Mitsubishi-eK-Cross-dok.Istimewa-e1653114317939.webp 782w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Mobil-listrik-buatan-kolaborasi-Mitsubishi-Motors-dengan-Nissan-Moto-Comapny-yakni-Nissan-Sakura-dan-Mitsubishi-eK-Cross-dok.Istimewa-e1653114317939-300x204.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Mobil-listrik-buatan-kolaborasi-Mitsubishi-Motors-dengan-Nissan-Moto-Comapny-yakni-Nissan-Sakura-dan-Mitsubishi-eK-Cross-dok.Istimewa-e1653114317939-768x523.webp 768w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Mobil-listrik-buatan-kolaborasi-Mitsubishi-Motors-dengan-Nissan-Moto-Comapny-yakni-Nissan-Sakura-dan-Mitsubishi-eK-Cross-dok.Istimewa-e1653114317939-150x102.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Mobil-listrik-buatan-kolaborasi-Mitsubishi-Motors-dengan-Nissan-Moto-Comapny-yakni-Nissan-Sakura-dan-Mitsubishi-eK-Cross-dok.Istimewa-e1653114317939-218x150.webp 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Mobil-listrik-buatan-kolaborasi-Mitsubishi-Motors-dengan-Nissan-Moto-Comapny-yakni-Nissan-Sakura-dan-Mitsubishi-eK-Cross-dok.Istimewa-e1653114317939-696x474.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Mobil-listrik-buatan-kolaborasi-Mitsubishi-Motors-dengan-Nissan-Moto-Comapny-yakni-Nissan-Sakura-dan-Mitsubishi-eK-Cross-dok.Istimewa-e1653114317939-616x420.webp 616w" sizes="auto, (max-width: 782px) 100vw, 782px" /><figcaption id="caption-attachment-6696" class="wp-caption-text">Mobil listrik buatan kolaborasi Mitsubishi Motors dengan Nissan Moto Company, yakni Nissan Sakura dan Mitsubishi eK X &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Data penjualan di Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Jepang (JAMA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Sabtu (21/5/2022) memperlihatkan, selama empat bulan pertama itu total penjualan mobil Nissan Sebanyak 167.195 unit. Jumlah ini melorot 12,4 persen dibanding Januari – April 2021.</p>
<p>Sementara pada saat yang sama, total penjualan mobil Mitsubishi sebanyak 31.214 unit. Jumlah ini menyusut 8,8 persen dibanding penjualan yang berhasil dikantonginya selama empat bulan pertama 2021. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
