<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mobil Perodua &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mobil-perodua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Apr 2025 04:22:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>mobil Perodua &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kuartal I 2025, Perodua Masih Kokoh Kuasai Pasar Mobil Malaysia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kuartal-i-2025-perodua-masih-kokoh-kuasai-pasar-mobil-malaysia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 02:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Daihatsu Perodua]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Perodua]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Perodua]]></category>
		<category><![CDATA[Perodua di Malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23854</guid>

					<description><![CDATA[Kuala Lumpur, Mobilitas –Pabrikan mobil lokal Malaysia yakni...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kuala Lumpur, Mobilitas</strong> –Pabrikan mobil lokal Malaysia yakni Perusahaan Otomotif Kedua atau Perodua, hingga kuartal pertama (Januari – Maret) 2025 masih kokoh di urutan pertama dalam daftar pabrikan mobil dengan penjualan mobil terbanyak di negara itu.</p>
<p>Data Jabatan Pengangkutan Jalan (JPJ) Malaysia yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (14/4/2025) menunjukkan selama tiga bulan pertama 2025 itu, Perodua berhasil meraup angka penjualan sebanyak 54.627 unit. Dengan penjualan sebanyak itu, pabrikan yang memproduksi mobil Daihatsu (dengan merek lokal) ini meraup pangsa pasar sekitar 45 persen.</p>
<p>Fakta data berbicara, selama kuartal pertama 2025 tersebut jumlah mobil (gabungan seluruh model dari semua merek yang ada) yang terjual di Malaysia mencapai 120.511 unit. Dari jumlah itu, 66.179 unit dibukukan pada bulan Maret.</p>
<figure id="attachment_21410" aria-describedby="caption-attachment-21410" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/11/Perodua-Bezza-2024-dok.Istimewa-e1732154464270.webp"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-21410" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/11/Perodua-Bezza-2024-dok.Istimewa-e1732154464270.webp" alt="" width="700" height="497" /></a><figcaption id="caption-attachment-21410" class="wp-caption-text">Perodua Bezza 2024 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Selama tiga bulan itu, Perodua Bezza tercatat sebagai mobil Perodua terlaris setelah laku sebanyak 23.335 unit. Total jumlah penjualan ini sekaligus mengantarkan Perodua Bezza sebagai mobil terlaris di negara jiran (negara tetangga) Indonesia itu.</p>
<p>Selain Produa Bezza, mobil Perodua yang penjualannya juga mencorong adalah Perodua Axia dengan total penjualan sebanyak 21.223 unit. Kemudian Perodua Myvi yang terlego sebanyak 18.183 unit.</p>
<p>Sekadar informasi, kini Malaysia menjadi pasar mobil terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Indonesia. Dia menggeser Thailnd yang sejak dua tahun lalu penjualan mobil di negerinya terus merosot. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Pabrikan Penguasa Pasar Mobil Malaysia di Januari – Oktober 2024, Perodua Juara</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lima-pabrikan-penguasa-pasar-mobil-malaysia-di-januari-oktober-2024-perodua-juara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 02:03:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Perodua]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Malaysia 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Perodua 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Perodua]]></category>
		<category><![CDATA[Proton]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21409</guid>

					<description><![CDATA[Kuala Lumpur, Mobilitas – Selama periode sepuluh bulan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kuala Lumpur, Mobilitas</strong> – Selama periode sepuluh bulan pertama 2024 itu selain meraup angka penjualan terbanyak, Perodua juga mencatatkan tiga model mobilnya sebagai mobil terlaris di Malaysia.</p>
<p>Data Jabatan Pengangkutan Jalan (JPJ) dan Asosiasi Industri Otomotif Malaysia (MAA) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (21/11/2024) menunjukkan selama Januari – Oktober 2024 sebanyak 664.002 mobil (kendaraan bermotor roda empat atau lebih) terjual di Malaysia. Jumlah tersebut meningkat 2,4 persen dibanding periode sama di tahun 2023, yang sebanyak 648.130 unit.</p>
<p>Dari jumlah kendaraan bermotor roda empat yang terjual itu, 608.225 unit merupakan kendaraan penumpang. Jumlah penjualan kendaraan jenis ini meningkat 5 persen dibanding total penjualan selama periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Sementara, 55.777 unit laiinya merupakan kendaraan komersial. Jumlah penjualan kendaraan niaga tersebut merosot 16 persen dibanding periode Januari – Oktober 2023.</p>
<figure id="attachment_15407" aria-describedby="caption-attachment-15407" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/11/Ilustrasi-Perodua-MyVi-dok.Perodua-e1732154554556.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-15407" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/11/Ilustrasi-Perodua-MyVi-dok.Perodua-e1732154554556.jpg" alt="" width="700" height="513" /></a><figcaption id="caption-attachment-15407" class="wp-caption-text">Perodua MyVi &#8211; dok.Perodua</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, selama sepuluh bulan pertama tersebut Perodua (Perusahaan Otomotif Kedua) yang merupakan perusahaan lokal dan menjual mobil Daihatsu dengan nama lokal (kecuali GranMax dan Delta Truck), menjadi pabrikan dengan penjualan terbanyak. 33.731 unit. Dia berhasil mencengkeram 44,9 persen pangsa pasar.</p>
<p>Perusahaan yang didirikan 27 Agustus 1994 itu juga mengungguli Proton (merek lokal Malaysia), Toyota, Honda, dan Jaecoo. Berikut daftar jumlah penjualan lima merek itu selama Januari – Oktober 2024:</p>
<p>Perodua : 33.731 unit<br />
Proton : 12.247 unit<br />
Toyota : 11.008 unit<br />
Honda : 6.335 unit<br />
Jaecoo : 1.579 unit<br />
<em>Sumber : JPJ Malaysi, MAA, 2024</em>.(Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
