<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mobil terlaris 2025 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/mobil-terlaris-2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 Jan 2026 05:21:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>mobil terlaris 2025 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meski Lampaui Target Tapi Penjualan Mobil di 2025 Masih Jeblok, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-lampaui-target-tapi-penjualan-mobil-di-2025-masih-jeblok-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 02:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26735</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski total penjualan mobil sepanjang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski total penjualan mobil sepanjang tahun 2025 pada Januari hingga Desember telah melebihi target penjualan yang ditetapkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang sebanyak 780.000 unit, namun masih anjlok dibanding tahun 2024.</p>
<p>Seperti diketahui, sebelumnya Gaikindo telah merevisi proyeksi penjualan yang sebelumnya 850.000–900.000 unit menjadi 780.000 unit. Ternyata, total penjualan mobil – baik secata grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel di tahun 2025 tersebut masih jeblok dibanding tahun 2024.</p>
<p>Data Gaikindo yang disitat<em> Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (11/1/2026) menunjukkan di periode tahun 2025 total wholesales mobil di Tanah Air sebanyak 803.687 unit. Jumlah tersebut merosot hingga 7,2 persen dibanding total wholesales di tahun 2024 yang mencapai 865.723 unit.</p>
<p>Sementara, total penjualan ritelnya sebanyak 833.692 unit. Jumlah penjualan eceran tersebut merosot hingga 6,3 persen dibanding periode tahun 2024 yang mencapai 889.680 unit.</p>
<figure id="attachment_25257" aria-describedby="caption-attachment-25257" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Mobil-Suzuki-di-GIIAS-2025-dok.Mobilitas-e1755014814334.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-25257" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Mobil-Suzuki-di-GIIAS-2025-dok.Mobilitas-e1755014814334.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-25257" class="wp-caption-text">Mobil Suzuki S-Presso &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Ekonom Center of Economic and Law Studies atau CELIOS Nailul Huda yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (10/1/2026) menyebut masih loyonya pasar otomotif kendaraan roda empat atau lebih di tahun 2025 selain dikarenakan lemahnya daya beli kelas menengah juga dikarenakan ada keraguan kelas sebagian kelas menengah dan atas terhadap prospek ekonomi nasional. Masih lemahnya daya beli karena tingkat pendapatan yang tidak sebanding dengan kenaikan biaya hidup.</p>
<p>Sedangkan di kelompok kelas menengah lapisan paling tinggi dan kelompok kelas atas yang masih memiliki daya beli tinggi, muncul tanda tanya seperti apa prospek fundamentl ekonomi nasional. Mereka mengkalkulasi apkah kondisi yang ada masih memungkinkn aset mereka bertambah atau sebaliknya, justeru menggerus aset, karena bisnis tak kondusif.</p>
<p>“Semua faktor itu membuat masyarakat lebih selektif dalam berbelanja atau menahan konsumsi, apalagi membeli barang non kebutuhan primer seperti kendaaraan,” papr Nailul. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil Selama Desember 2025 Melonjak, Ternyata Ini Pemicunya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-selama-desember-2025-melonjak-ternyata-ini-pemicunya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 04:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[kredit mobil]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26729</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta memperlihatakan kenaikan penjualan mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta memperlihatakan kenaikan penjualan mobil di bulan terakhir alias bulan pamungkas 2025 itu terjadi dalam grosir yakni penjualan dari pabrik ke dealer (<em>whosales</em>) maupun eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel.</p>
<p>Data Gabungan Indusri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (10/1/2026) menunjukkan <em>wholesales</em> mobil pada bulan Desember 2025 itu mencapai 94.100 unit. Jumlah itu melonjtak 26,9 persen dibanding November 2025 yang sebanyak 74.131 unit.</p>
<p>Sementara, dibanding Desember 2024, penjualan grosir di bulan Desember tahun ini melonjak 25,7 persen. Sebab di bulan pamungkas 2024 itu, total<em> wholesales</em> mobil di Tanah Air sebanyak 74.853 unit.</p>
<p>Sedangkan total penjualan eceran alias penjualan ritel di bulan Desember 2025 itu, mennyentuh angka 93.833 unit. Jumlah penjuala ke konsumen itu melonjak 18,3 persen dibanding total penjualan ritel selama November 2025 yang sebanyak 79.348 unit.</p>
<p>Adapun dibanding bulan Desember 2024, total penjualan ritel mobil di bulan Desember 2025 itu melonjak 22,7 persen. Sebab selama Desember 2024 total penjualan eceran mobil di Indonesia sebanyak 76.473 unit.</p>
<figure id="attachment_26578" aria-describedby="caption-attachment-26578" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/12/Ilustrasi-Suzuki-Front-di-sebuh-pameran-otomotif-2025-dok.Mobilitas.jpg--e1765860549700.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-26578" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/12/Ilustrasi-Suzuki-Front-di-sebuh-pameran-otomotif-2025-dok.Mobilitas.jpg--e1765860549700.jpg" alt="" width="700" height="509" /></a><figcaption id="caption-attachment-26578" class="wp-caption-text">Ilustrasi Suzuki Fronx di sebuah pameran otomotif 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (10/1/2026) menyebut, lonjakan penjualan di bulan Desember 2025 itu dipicu oleh program promosi dri masing-masing agen pemegang merek pabrikan.</p>
<p>&#8220;Mereka <em>gas pol</em> untuk menarik minat konsumen membeli. Mungkin promosi <em>habis-habisan</em>. Baik dengan program kemudahan kredit, bunga kredit yang menarik sampai diskon besar,&#8221; ujar Jongkie.</p>
<p>Menurut Jongkie sejatinya banyak orang yang tertarik untuk membeli mobil. Terlebih, di sepanjang tahun 2025 juga banyak model maupun merek baru yang hadir di Indonesia.</p>
<p>Namun karena banyak yang dalam kondisi daya belinya melemah, dan sebagian ragu membeli meski daya beli masih kuat, maka penjualan tertahan. &#8220;Sehingga dengan kemudahan dan keringnan kredit <em>plus</em> diskon mereka tertarik. Sebab, 80 persen lebih pembelian mobil di Indonesia dilakukan secara kredit ,&#8221; tandas Jongkie. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini 10 Merek Mobil Terlaris Januari &#8211; Oktober 2025: BYD Melejit ke Urutan Keenam, Wuling Tergusur</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-10-merek-mobil-terlaris-januari-oktober-2025-byd-melejit-ke-urutan-keenam-wuling-tergusur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 02:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26362</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta berbicara, di periode Januari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta berbicara, di periode Januari hingga Oktober atau sepuluh bulan pertama 2025, total jumlah mobil yang terjual dari dealer ke konsumen atau penjualan ritel alias penjualan eceran di Indonesia masih melorot dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (18/11/2025) memperlihatkan di Januari – Oktober 2025 jumlah mobil yang terlego ke konsumen di Indonesia sebanyak 660.659 unit. Jumlah itu melorot 9,6 persen dibanding penjualan ritel yang tercetak pada periode sama di 2024, yang sebanyak 731.113 unit.</p>
<p>Menariknya, di kelompok 10 besar pabrikan atau merek dengan penjualan tertinggi, nama Build Your Dreams (BYD) bercokol di urutan ke-6. Total penjualan ritel yang dikantongi pabrikan asal Republik Rakyat Cina itu sebanyak 30.670 meroket 178,2 persen dibanding periode Januari 2024.</p>
<p>Sementara, koleganya sesama dari Cina yakni Wuling, yang selama ini berada di daftar itu, di sepuluh bulan pertama 2025 ini terlempar. Merek berlambang lima berlin tersebut harus puas di urutan ke-12 dengan total penjualan ritel 13.679 unit, anjlok 15,1 persen.</p>
<figure id="attachment_25305" aria-describedby="caption-attachment-25305" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Wuling-Binguo-EV-di-GIIAS-2025-–-dok.-Mobilitas-e1755428169117.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-25305" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Wuling-Binguo-EV-di-GIIAS-2025-–-dok.-Mobilitas-e1755428169117.jpg" alt="" width="700" height="516" /></a><figcaption id="caption-attachment-25305" class="wp-caption-text">Wuling Binguo EV di GIIAS 2025 – dok. Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Wuling persis di belakang Hino yang juga tergusur dari daftar 10 besar itu. Pabrikan kendaraan komersil ini bertengger di posisi ke-11 dengan total penjualan 14.403 unit , melorot 24,2 persen dibanding sepuluh bulan pertama 2024.</p>
<p>Berikut data lengkap penjualan ritel 10 merek yang menjual mobil terbanyak alias terlaris pad periode Januari – Oktober 2025 :</p>
<p>Toyota : 202.376 unit<br />
Daihatsu : 107,090 unit<br />
Mitsubishi : 56,516 unit<br />
Honda : 50.270 unit<br />
Suzuki : 49.803 unit<br />
BYD : 30.670 unit<br />
Mitsubishi Fuso : 20.263 unit<br />
Isuzu : 20.112 unit<br />
Chery : 16.720 unit<br />
Hyundai : 16.594 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2025.</em> (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuartal Pertama 2025: Wholesales dan Penjualan Ritel Mobil Anjlok, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kuartal-pertama-2025-wholesales-dan-penjualan-ritel-mobil-anjlok-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 08:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil kuartal I 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23879</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Anjloknya penjualan mobil di Tanah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Anjloknya penjualan mobil di Tanah Air selama Januari – Maret atau kuartal pertama 2025 itu tidak hanya dibnading kuartal yang sama di tahun 2024, tetapi juga dibanding kuartal keempat (Oktober – Desember 2024).</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (15/4/2025) menunjukkan selama kuartal pertama 2025 total jumlah mobil yang terjual dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) di Tanah Air sebanyak 205.160 unit. Jumlah ini melorot 4,7 persen dibanding jumlah <em>wholesales</em> selama periode sama di tahun lalu yang masih sebanyak 215.250 unit.</p>
<p>Sementara, total jumlah mobil yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) selama tiga bulan pertama 2025 itu sebanyak 210.483 unit. Jumlah tersebut anjlok 8,9 persen dibanding total penjualan ritel selama kuartal pertama 2024.</p>
<p>Sedangkan jika dibanding kuartal keempat (Oktober – Desember) 2024, total wholesales yang dibukukan seluruh (gabungan) merek mobil di Indonesia pada kuartal pertama 2025 itu juga melorot. Karena total wholesales pada kuartal keempat 2024 tersebut masih mencapai 232.063 unit.</p>
<figure id="attachment_22848" aria-describedby="caption-attachment-22848" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/LCGC-Toyota-Agya-dalam-balutan-Gazoo-Racing-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739697950681.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22848" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/LCGC-Toyota-Agya-dalam-balutan-Gazoo-Racing-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739697950681.jpg" alt="" width="700" height="509" /></a><figcaption id="caption-attachment-22848" class="wp-caption-text">LCGC Toyota Agya dalam balutan Gazoo Racing di IIMS 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Begitu pun dengan total penjualan ritel selama tiga bulan pertama 2025 itu, merosot jika dibanding total penjualan ritel selama kuartal terakhir 2024. Sebab, di tiga bulan terakhir 2024 tersebut total penjualan ritel mobil masih mencapai 232.232 unit.</p>
<p>Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (15/4/2025) fakta penjualan mobil di tiga bulan pertama 2025 itu membuktikan penyusutan tingkat konsumsi masyarakat yang terjadi sejak akhir 2024 terus berlangsung. Menurut Nailul, rendahnya konsumsi karena tingkat keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi yang menurun.</p>
<p>“Kalau kita lihat datanya, selama Janurai 2025, Indek Keyakinan Knnsumen (IKK) itu turun 0,4 persen dibanding Desember 2024. Terjadinya deflasi, pemutuhan hubungan kerja (PHK) karyawan secara massal, dan krisis global turut menekan IKK. Sehingga, masyarakat cenderung hati-hati dalam berbelanja barang non kebutuhan pokok, termasuk mobil,” papar Nailul. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Mobil di Maret 2025 Menyala, Meski Dibanding Maret 2024 Masih Merana</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-mobil-di-maret-2025-menyala-meski-dibanding-maret-2024-masih-merana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 02:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris 2025]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil RI 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil RI Maret 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel Maret 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel mobil 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23868</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meningkatnya penjualan mobil dari dealer...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meningkatnya penjualan mobil dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) di Indonesia pada bulan Maret atau bulan ketiga 2025 itu dipantik oleh permintaan masyarakat yang mencari kendaraan untuk berlebaran atau mobilitas selama hari raya Idul Fitri.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (15/4/20250 menunjukkan sepanjang bulan Maret tahun ini, total jumlah mobil yang terlego dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) mencapai 76.582 unit. Jumlah itu meningkat 9,6 persen dibanding bulan Februari (bulan sebelumnya) yang masih sebanyak 69.872 unit.</p>
<p>Namun jika dibanding total penjualan ritel selama Maret 2024, total penjualan mobil dari dealer ke konsumen selama Maret 2025 itu masih merana, karena turun 6,8 persen. Sebab, fakta data berbicara selama Maret 2024 jumlah mobil yang terjual ke konsumen masih sebanyak 82.170 unit.</p>
<p>“Faktor Lebaran memng memiliki dampak yang signifikan dalam permintaan mobil baru. Ini seperti tradisi yang terjadi setiap tahun, dimana banyak orang di masyarkat yang menyiapkan sarana kendaraan untuk berbagai keperluan, termasuk mudik ke kampung halaman,” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (15/4/2025).</p>
<figure id="attachment_22935" aria-describedby="caption-attachment-22935" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Suzuki-S-Presso-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1740005192365.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22935" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Suzuki-S-Presso-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1740005192365.jpg" alt="" width="700" height="517" /></a><figcaption id="caption-attachment-22935" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Suzuki S-Presso di IIMS 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Meski begitu, Jongkie juga mengakui bayang-bayang besarnya tantangan ekonomi nasional juga masih menjadi pertimbangan masyarakat untuk membeli mobil. Hal ini tercermin dari turunnya total penjualan ritel Maret tahun ini dibanding Maret 2024.</p>
<p>Begitu pula dengan masih merosotnya penjualan unit mobil dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) baik secara bulan ke bulan (dari Februari 2025 ke bulan Maret 2025) maupun pada bulan Maret 2025 dibanding Maret 2024.</p>
<p>Data berbicara pada bulan Maret 2025, total <em>wholesales</em> mobil di Tanah Air sebanyak 70.892 unit, turun 5,1 persen dibanding bulan sebelumnya (Februari 2025) yang sebanyak 74.720 unit. Total <em>wholesales</em> Maret 2025 itu, menyusut 2,1 persen dibanding <em>wholesales</em> pada bulan Maret tahun lalu yang masih mencapai 72.336 unit. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
