<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>motor listrrik viar &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/motor-listrrik-viar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 May 2025 07:04:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>motor listrrik viar &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Subsidi Motor Listrik Diberikan Lagi Mulai 5 Juni Nanti, Industri Siap Tancap Gas</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/subsidi-motor-listrik-diberikan-lagi-mulai-5-juni-nanti-industri-siap-tancap-gas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 May 2025 06:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Adora]]></category>
		<category><![CDATA[Alva]]></category>
		<category><![CDATA[MAKA]]></category>
		<category><![CDATA[merek seped motor listrik di R]]></category>
		<category><![CDATA[motor listrik Honda]]></category>
		<category><![CDATA[motor listrik Polytron]]></category>
		<category><![CDATA[motor listrrik viar]]></category>
		<category><![CDATA[subsidi motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Yadea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24425</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Setelah kepastian kelanjutannya ditunggu selama...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Setelah kepastian kelanjutannya ditunggu selama berbulan-bulan oleh industri maupun konsumen, akhirnya program insentif berupa subsidi pembelian sepeda motor listrik sebesar Rp 7 juta dipastikan berlaku lagi.</p>
<p>Kepastian itu diungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditanya wartawan di Jakarta, Jumat (24/5/2025). Mantan Menteri Perindustrian ini menegaskan, pemberian insentif tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>“Ya, insentif untuk sepeda motor listrik (berupa subsidi pembelian, senilai) Rp 7 juta kita lanjutkan. Untuk waktunya (insentif diberikan) mulai 5 Juni (tahun 2025) nanti. Tetapi, untuk kuotanya (berapa volume penjualan yang diberi subsidi) tergantung waktunya ya. Kan sekarang waktunya tinggal enam bulan kedepan (Juni – Desember 2025),” papar Airlangga.</p>
<p>Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setyadi yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (24/5/2025) mengaku menyambut baik keputusan pemerintah itu. Menurutnya, kepastian soal kelanjutan subsidi tersebut selama ini ditunggu-tunggu oleh konsumen maupun industri.</p>
<figure id="attachment_22922" aria-describedby="caption-attachment-22922" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Sepeda-motor-listrik-Adora-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739946107237.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22922" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Sepeda-motor-listrik-Adora-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739946107237.jpg" alt="" width="700" height="526" /></a><figcaption id="caption-attachment-22922" class="wp-caption-text">Ilustrasi, sepeda motor listrik Adora di IIMS 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Karena masyarakat bersikap menunggu dulu apakah kelanjutan subsidi ada atau tidak, maka banyak yang menunda pembelian. Ini laporan dari teman-teman dealer sepeda motor listrik dari seluruh wilayah Indonesia. Karena konsumen yang menunggu kepastian, dan menunda pembelian, maka penjualan sepeda motor listrik selama ini turun tajam. Jadi, sekarang dipastikan subsidi akan berlanjut, industri bisa bernapas lega,” papar Budi.</p>
<p>Menurut mantan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan itu, selama periode Januari – Maret atau kuartal pertama 2025, total penjualan sepeda motor listrik yang dibukukan industri sepeda motor setrum itu hanya 20 persen – 30 persen dari total penjualan selama 2024. “Meskipun ada faktor daya beli yang mempengaruhi, namun belum adanya kepastian subsidi pembelian menjadi faktor penyebab utama turunnya penjualan itu,” tandas Budi.</p>
<p>Sekadar informasi, sepanjang tahun 2024 kemarin total penjualan sepeda motor listrik di Tanah Air mencapai 63.146 unit. Jumlah itu meroket 447 persen dibanding total penjualan selama tahun sebelumnya yang sebanyak 11.532 unit.</p>
<p>“Sekarang, ada kepstian, kami siap tancap gas,” tegas Budi. (Jan/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
