<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Neta Auto dikabarkan bangkrut &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/neta-auto-dikabarkan-bangkrut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Mar 2025 07:15:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Neta Auto dikabarkan bangkrut &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Neta Auto Dikabarkan Krisis dan Bubarkan Tim R&#038;D, Begini Penjualannya di Cina Saat Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/neta-auto-dikabarkan-krisis-dan-bubarkan-tim-rd-begini-penjualannya-di-cina-saat-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 04:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto bubarkan Tim R&D]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto dikabarkan bangkrut]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta di Cina 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23541</guid>

					<description><![CDATA[Shanghai, Mobilitas – Pabrikan mobil asal Shanghai, Republik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shanghai, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil asal Shanghai, Republik Rakyat Cina (Cina), Neta Auto dikabarkan kembali mengalami krisis setelah di bulan November 2024 lalu disebut telah menghadapi kesulitan keuangan. Kabar terbaru ini menyebut, Neta telah membubarkan Tim Riset dan Pengembangan (R &amp; D), bahkan belum membayar kewajibannya ke vendor.</p>
<p>Laporan laman CarNewsChina yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (20/3/2025) menyebut 200 dari 1.700 orang staf pabrikan dikabarkan telah mengundurkan diri. Sementara, para vendor mendatangi kantor pusat Neta Auto (yang merupakan anak perusahaan Hozon Auto itu) di Shanghai setelah kabar Neta mendapat investasi senilai 6 miliar yuan menyebar.</p>
<p>Sedangkan para karyawan yang tersisa (yang belum mengundurkan diri) mendapatkan penghasilan 75 persen lebih rendah dari total nilai penghasilan yang mereka terima sebelum Oktober 2023. Sementraa, karywan yang telah mengundurkan diri dikabarkan hanya menerima upah minimum (standar) Shanghai, bahkan yang mundur pada November 2023 belum mendapatkan kompensasi.</p>
<p>Pada Desember 2024 kemarin Neta dikabarkan berniat memangkas jumlah karyawan pabriknya di Thailand  hingga 400 orang menyusul ambrolnya penjualan. Data Autohome yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (20/3/2025) memperlihatkan pada tahun 2024 lalu Neta menjual 7.969 mobil di Thailand, ambrol dari tahun 2023 yang masih sebanyak 13.836 unit.</p>
<figure id="attachment_19581" aria-describedby="caption-attachment-19581" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-19581" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19581" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo Neta &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Namun, informasi yang menyebut Neta Auto mengalami krisis hingga membubarkan Tim R&amp;D itu dibantah Neta Auto Thailand. Laporan laman Marklines yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (20/3/2025) menyebut Neta Auto menegaskan informasi tersebut  salah.</p>
<p>“Saat ini, Neta Auto sedang mempromosikan pengurangan biaya lebih lanjut dan melkukan peningkatan efisiensi melalui optimalisasi organisasi dan prosedur,” bunyi pernyataan itu.</p>
<p>Lantas seperti apa sebenarnya kinerja penjualan Neta Auto di Cina pada tahun 2025 ini? Khususnya di periode Januari – Fenruari 2025?</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (20/3/2025) menunjukkan sepanjang dua bulan pertama 2025 itu jumlah mobil Neta yang terjual ke dealer (<em>wholesales</em>) hanya sebanyak 481 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 95,6 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Selama bulan Februari saja, <em>wholesales</em> mobil Neta hanya sebanyak 375 unit. Jumlah itu ambrol 90,5 persen dibanding total <em>wholesales</em> pada bulan yang sama di tahun 2024. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
