<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nissan Leaf &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/nissan-leaf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Jun 2024 06:55:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Nissan Leaf &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nissan Berhasil Uji Coba Fitur Mengemudi Otonom di Nissan Leaf, Diluncurkan 2027</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/nissan-berhasil-uji-coba-fitur-mengemudi-otonom-di-nissan-leaf-diluncurkan-2027/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jun 2024 06:54:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[fitur otonom Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Nissan Leaf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18590</guid>

					<description><![CDATA[Yokohama, Mobilitas – Nissan Motor Company mengklaim telah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yokohama, Mobilitas</strong> – Nissan Motor Company mengklaim telah berhasil uji coba fitur teknologi pengemudian otonom (tanpa intervensi supir) melalui Nissan Leaf.</p>
<p>Laporan Arena EV dan Thee Green Journal yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (9/6/2024) menyebut Nissan Leaf yang merupakan mobil listrik pertama Nissan dan diluncurkan pada tahun 2017 itu dilengkapi 14 kamera, 10 radar, dan 6 sensor LiDAR.</p>
<p>“Sensor tersebut sebagian besar di tempatkan pada atap mobil Nissan Leaf yang diujicoba tersebut. Sehingga daya deteksi kendaraan terhadap obyek-obyek di area sekitarnya. Sehingga, fitur ini lebih akurat dan fungsi bantuan bagi pengemudi (fitur otonom) pun lebih akurat,” bunyi keterangan Nissan.</p>
<p>Nissan Leaf tersebut juga dapat memprediksi perilaku pengguna jalan dan pejalan kaki yang lalu-lalang di sekitar mobil. Bahkan, teknologi ini diyakini bisa mengatasi berbagai kondisi yang kompleks.</p>
<figure id="attachment_17824" aria-describedby="caption-attachment-17824" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17824" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Nissan-Leaf-2024-dok.Nissan-e1713842432956.webp" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Nissan-Leaf-2024-dok.Nissan-e1713842432956.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Nissan-Leaf-2024-dok.Nissan-e1713842432956-180x130.webp 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-17824" class="wp-caption-text">Nissan Leaf 2024 &#8211; dok.Nissan</figcaption></figure>
<p>Nissan Leaf yang dilengkapi fitur teknologi otonom itu bahkan dites jalan di kota Yokohama, Jepang. Hasilnya ternyata tokcer, meski tidak sempurna, sesempurna teknologi otonom level tinggi.</p>
<p>Mobil setrum Nissan Leaf yang diuji coba itu hanya dilengkapi fitur teknologi otonom SAE level 2. Sehingga – dalam kondisi sulit atau kompleks &#8211; intervensi atau campur tangan pengemudi masih dibutuhkan.</p>
<p>Rencananya, fitur ini akan diluncurkan pada tahun 2027. Saat itu Nissan yang bekerjasama dengan semua pihak berwenang dalam transportasi di Jepang akan menghadirkan layanan mobilitas otonom di kota Tokyo, Jepang.</p>
<p>Tetapi, sebelum itu dilakukan, Nissan akan melakukan pengetesan jalan secara menyeluruh pada kuartal keempat tahun 2024. Pengetesan dilakukan di sekitar Minato Mirai. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hingga Kini, Penjualan Mobil Nissan di Indonesia Masih Merana</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hingga-kini-penjualan-mobil-nissan-di-indonesia-masih-merana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2024 04:16:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Nissan di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Nissan yang dijual di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Ariya]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Kicks e-Power]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Livina]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Magnite]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Distributor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motors Company]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Serena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16839</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang tahun 2023 lalu, Nissan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang tahun 2023 lalu, Nissan Motors melalui PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) mencatatkan penjualan ke konsumen (penjualan ritel) yang terus merosot sejak tahun 2020.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (26/2/2024) menunjukkan sepanjang tahun 2020 Nissan Indonesia masih membukukan penjualan ritel sebanyak 12.570 unit. Namun, di tahun berikutnya atau tahun 2021 penjualan ritel yang dibukukannya anjlok menjadi 6.185 unit.</p>
<p>Kemerosotan penjualan semakin menjadi di tahun 2022, dimana totalnya hanya 3.529 unit. Bahkan di tahun 2023 lalu, PT NMDI hanya berhasil meraup angka penjualan ritel sebanyak 1.824 unit.</p>
<p>Dengan penjualan sebanyak itu, Nissan Motor hanya berhasil mencomot 0,2 persen pangsa pasar (dalam penjualan ritel).</p>
<figure id="attachment_13886" aria-describedby="caption-attachment-13886" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13886" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-Nissan-Leaf-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1692333686660.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-13886" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Nissan Leaf yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Pabrikan asal Yokohama, Jepang, itu hanya bertengger di urutan ke-18 di daftar pabrikan dengan penjualan mobil terbanyak di Indonesia.</p>
<p>Sementara, di tahun 2024 ini – pada bulan perdana atau bulan Januari – Nissan hanya berhasil mengoleksi angka penjualan ritel sebanyak 93 unit (dengan pangsa pasar 0,1 persen). Jumlah ini merosot 38,4 persen dibanding total penjualan ritel yang dibukukannya pada Januari tahun lalu, yang sebanyak 151 unit.</p>
<p>Sekadar informasi, saat ini Nissan di Indonesia menjual sejumlah model mobil baik konvensional maupun yang berteknologi elektrifikasi. Diantara model itu adalah Nissan Livina, Nissan Terra, Nissan Serena, Nissan Kick e-Power, Nissan Leaf, Nissan Magnite, dan beberapa model lainnya.(Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – September Anjlok 50,1 Persen, Penjualan Nissan di Indonesia Kian Merana</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-september-anjlok-501-persen-penjualan-nissan-di-indonesia-kian-merana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Oct 2023 03:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Indomobil Group]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Nissan di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Kicks e-Power]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Livina]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motors di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan X-Trail]]></category>
		<category><![CDATA[PT Nissan Motors Distributor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil Nissan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14913</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Anjloknya penjualan di tahun 2022...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Anjloknya penjualan di tahun 2022 lalu masih berlangsung di tahun ini, bahkan lebih parah.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (22/10/2023) menunjukkan, pada Januari &#8211; September tahun ini, total penjualan mobil Nissan ke konsumen (penjualan ritel) yang dibukukan PT Nissan Motors Distributor Indonesia (NMDI) hanya 1.514 unit. Jumlah itu anjpok 50,1 persen dibanding periode sama di 2022 yang sebanyak 3.033 unit.</p>
<p>Pada bulan Agustus saja, jumlah penjualan riil yang dibukukan NMDI itu hanya 147 unit. Jumlah penjualan ini anjlok 34,7 persen dibanding total penjualan ritel yang diraup Nissan Indonesia di bulan yang sama pada tahun lalu.</p>
<p>Pencapaian penjualan selama sembilan bulan pertama itu, menunjukkan betapa merananya merek Nissan di Tanah Air. Pasalnya, total penjualan di Januari – September 2022 (yang sebanyak 3.033 unit) itu sudah ambrol 43 persen dibanding jumlah penjualan ritel yang dibukukan Nissan pada kurun waktu yang sama di 2021, yang mencapai 5.317 unit.</p>
<figure id="attachment_13886" aria-describedby="caption-attachment-13886" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13886" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-Nissan-Leaf-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1692333686660.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-13886" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Nissan Leaf yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sekadar informasi, penjualan ritel mobil Nissan di Indonesia (dalam setahun penuh) merosot terus menerus dari tahun ke tahun sejak tahun 2020 lalu. Fakta berbicara, pada tahun 2018 total penjualan ritel yang dibukukan Nissan Motors pada tahun 2018 masih sebanyak 6.999 unit.</p>
<p>Pada tahun berikutnya melonjak menjadi 12.570 unit. Namun meroketnya penjualan itu tidak berlangsung lama, karena di tahun 2020 penjualan menukik tajam alias ambrol menjadi 7.408 unit.</p>
<p>Bahkan pada tahun 2021 kembali ambrol menjadi 6.185 unit. Kemerosotan penjualan ritel kembali terjadi pada tahun 2022, dimana totalnya hanya 3.529 unit, yang sekaligus menjadikan mereka asal Jepang ini terlempar dari daftar 10 besar pabrikan dengan penjualan terbanyak di Indonesia. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beda Penjualan Mobil Listrik di RI dan Thailand, Bak Bumi dan Langit</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/beda-penjualan-mobil-listrik-di-ri-dan-thailand-bak-bumi-dan-langit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2023 09:26:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ionoq 5]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[pajak mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Hyundai Ioniq 5]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Air EV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14488</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Di Indonesia dari total penjualan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Di Indonesia dari total penjualan mobil elektrifikasi (listrik murni atau BEV dan hybrid) hampir 80 persen merupakan hybrid, di Thailand sebaliknya.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (18/9/2023) menunjukkan sepanjang Januari hingga Agustus 2023, sebanyak 37.499 mobil elektrifikasi terjual di Indonesia.</p>
<p>Jumlah ini meroket hingga 467,99 persen dibanding total jumlah mobil elektrifikasi yang terlego selama delapan bulan pertama di tahun lalu, yang sebanyak 6.602 unit.</p>
<p>Namun, fakta juga berbicara, ternyata dari total mobil yang bersumber tenaga dengan teknologi setrum itu, 77,94 persennya alias 29.227 unit diantaranya merupakan mobil hybrid. Sedangkan mobil listrik murni alias BEV yang terjual hanya sebanyak 8.272 unit.</p>
<p>Sementara, data Federasi Industri Thailand (FTI) kompartemen otomotif yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (18/9/2023) menunjukkan, sepanjang Januari – Agustus tahun ini, jumlah mobil listrik murni (BEV) yang terjual di negara berpenduduk 71,82 juta jiwa ini mencapai 43.472 unit. Jumlah ini setara 81,2 persen dari total penjualan mobil elektrifikasi.</p>
<figure id="attachment_9318" aria-describedby="caption-attachment-9318" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9318" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-Ora-Good-Cat-yang-juga-dijajakan-di-Thailand-dok.Autovista-Group-e1666946547545.jpg" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-Ora-Good-Cat-yang-juga-dijajakan-di-Thailand-dok.Autovista-Group-e1666946547545.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-Ora-Good-Cat-yang-juga-dijajakan-di-Thailand-dok.Autovista-Group-e1666946547545-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-Ora-Good-Cat-yang-juga-dijajakan-di-Thailand-dok.Autovista-Group-e1666946547545-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-Ora-Good-Cat-yang-juga-dijajakan-di-Thailand-dok.Autovista-Group-e1666946547545-696x503.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-Ora-Good-Cat-yang-juga-dijajakan-di-Thailand-dok.Autovista-Group-e1666946547545-581x420.jpg 581w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-Ora-Good-Cat-yang-juga-dijajakan-di-Thailand-dok.Autovista-Group-e1666946547545-324x235.jpg 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9318" class="wp-caption-text">Mobil listrik buatan pabrikan Cina, Ora Good Cat, juga dijajakan di Thailand &#8211; dok.Autovista Group</figcaption></figure>
<p>“Total penjualan mobil listrik (listrik baterai atau BEV) di Thailand dalam delapan bulan pertama tahun ini, setara dengan 9,58 persen dari total penjualan seluruh mobil (baik konvensional, hybrid, plug-in hybrid, hingga BEV) di periode itu, yang sebanyak 453.748 unit,” bunyi keterangan FTI.</p>
<p>Wakil Direktur Jenderal Bidang Teknis Kementerian Perhubungan Thailand, Sirirat Veeravisan, yang dikutip <em>The Nation </em>belum lama ini, mengatakan lonjakan penjualan mobil setrum murni di Thailand tak lepas dari berlakunya kebijakan pemangkasan pajak kendaraan listrik sejak November 2022 lalu.</p>
<p>“Dan ini diperkirakan akan semakin memicu lonjakan penjualan karena kebijakan ini akan berlaku hingga 10 November 2025,” ungkap Veeravisan.</p>
<p>Terlebih di Thailand, ragam pilihan mobil listrik murni semakin banyak seiring dengan semakin bertambah banyaknya pabrikan mobil listrik (terutama dari Cina) yang masuk ke negara itu. Dan yang lebih menarik, pabrikan-pabrikan itu juga memproduksi mobil setrum itu di lokal Thailand, sehingga harganya semakin kompetitif. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Cuma di Indonesia, Nissan Leaf Juga Di-recall di Amerika Serikat dan Kanada</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tak-cuma-di-indonesia-nissan-leaf-juga-di-recall-di-amerika-serikat-dan-kanada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Sep 2023 06:46:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[harga Nissan Kicks e-Power]]></category>
		<category><![CDATA[harga Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Kicks e-Power di-recall]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf di-recall]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor di INdonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Distribusi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Nissan Motoir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14276</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Di Indonesia, Nissan Motor Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Di Indonesia, Nissan Motor Indonesia melalui website dan akun instagram resmi menyatakan menarik (<em>recall</em>) Nissan Kicks e-Power dan Nissan Leaf untuk dilakukan perbaikan.</p>
<p>Dalam pernyataan resmi Nissan di dua media itu dan dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (6/9/2023) disebutkan Nissan Kicks e-Power mengalami masalah pada selang blow by. Sedangkan Nissan Leaf mengalami masalah pada perangkat lunak Vehicle Control Modul (VCM).</p>
<p>Waktu untuk melakukan perbaikan masalah pada selang (hose) blow by di Nissan Kicks e-Power itu sekitar 45 menit. Sedangkan untuk perbaikan atau reprogramming pada VCM Nissan Leaf, dibutuhkan waktu 30 menit.</p>
<p>“Nissan Kicks e-Power yang terdampak masalah ini merupakan model tahun produksi 3 November 2020 &#8211; 7 Januari 2021. Sedangkan Nissan Leaf yang terdampak merupakan model produksi 6 November 2019 &#8211; 6 Desember 2022,” bunyi keterangan Nissan.</p>
<p>Perbaikan masalah di dua model mobil tersebut diberikan secara Cuma-Cuma alias gratis di bengkel resmi Nissan. Meski demikian, pemilik mobil diminta untuk melakukan booking service terlebih dahulu, melalui layanan Nissan Online Assistance pada nomor 1500023.</p>
<p>Penarikan kembali atau <em>recall</em> mobil Nissan, khususnya Nissan Leaf, tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Pengumuman resmi Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) AS yang dikutip Mobilitas, di Jakarta, Rabu (6/9/2023) menyebut total jumlah Nissan Leaf yang di-<em>recall</em> mencapai 79.214 unit.</p>
<figure id="attachment_13886" aria-describedby="caption-attachment-13886" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13886" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-Nissan-Leaf-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1692333686660.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-13886" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Nissan Leaf yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Dari jumlah itu, 66.345 unit berada di Amerika Serikat dan sisanya di Kanada. Unit yang diidentifikasi mengalami masalah ini, merupakan model yang diproduksi pada 29 September 2017 hingga 15 Maret 2023,” bunyi pengumuman <em>recall</em> NHTSA bernomor R23A6 itu.</p>
<p>NHTSA mengatakan dalam laporannya Nissan Motor menyebut sistem perangkat lunak yang mengatur akselerasi mobil bermasalah. Sehingga mobil tiba-tiba ngegas dan langsung melaju sendiri meski pengemudi tak menekan pedal gas sama sekali.</p>
<p>“Masalah itu terjadi jika pengemudi mobil memindahkan mode berkendara ke B yakni mode Eco, atau saat merek mengaktifkan E-Pedal dan melepas injakan kakinya ke pedal akselerasi (gas mobil). Dalam kondisi itu tiba-tiba mobil melaju meski pengemudi tidak menambah laju kecepatan,” papar Nissan.</p>
<p>Sekadar informasi, Nissan Leaf merupakan pelopor penjualan mobil listrik secara massal di dunia. Data Asosiasi Pabrikan Mobil Eropa (ACEA) dan EV Volume yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (6/9/2023) menunjukkan sejak dijual pertama kali pada 2010 hingga akhir Juni 2023 lalu, mobil setrum ini terjual 650.108 unit di pasar dunia. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Ribu Nissan Leaf Di-recall, Gegara Masalah Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/puluhan-ribu-nissan-leaf-di-recall-gegara-masalah-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Aug 2023 09:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Nissan Leaf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14054</guid>

					<description><![CDATA[Washington, Mobilitas – Pengumuman soal penarikan (recall) ini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington, Mobilitas</strong> – Pengumuman soal penarikan (<em>recall</em>) ini sejatinya telah disampaikan Nissan Motor wilayah Amerika Utara pada awal Juli 2023.</p>
<p>Laporan Lembaga Keselamatan Lalu-lintas Jalan Raya (NHTSA) Amerika Serikat yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (25/8/2023) menyebut total mobil listrik Nissan yang di-recall itu mencapai 79.214 unit. Dari jumlah itu, 66.345 unit berada di Amerika Serikat dan sisanya di Kanada.</p>
<p>“Unit yang diidentifikasi mengalami masalah ini, merupakan model yang diproduksi pada 29 September 2017 hingga 15 Maret 2023,” bunyi keterangan pengumuman <em>recall</em> NHTSA bernomor R23A6 tersebut.</p>
<p>Dalam laporannya ke NHTSA, Nissan Motor mengatakan biang keladi dari masalah itu adalah terganggunya sistem perangkat lunak. Gejalan mobil tiba-tiba ngegas dan langsung melaju sendiri meski pengemudi tak menekan pedal gas sama sekali.</p>
<p>“Masalah akan terjadi jika pengemudi mobil memindahkan mode berkendara ke B yakni mode Eco, atau saat merek mengaktifkan E-Pedal dan meepas injakan kakinya ke pedal akselerasi (gas mobil) karena lelah setelah mobil melaju kencang, maka masalah akan terjadi. Mobil tiba-tiba berakselerasi bertambah kencang. Padahal, pengemudi tak berniat menambah laju kecepatan,” papar Nissan.</p>
<figure id="attachment_13886" aria-describedby="caption-attachment-13886" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13886" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-Nissan-Leaf-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1692333686660.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-13886" class="wp-caption-text"> Nissan Leaf yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Pabrikan mobil asal Yokohama, Jepang, itu berjanji akan memperbaikan perangkat lunak model Nissan Leaf yang bermasalah. Perbaikan diberikan secara cuma-cuma alias gratis.</p>
<p>Sekadar informasi, Nissan Leaf merupakan pelopor penjualan mobil listrik secara massal di dunia. Data Asosiasi Pabrikan Mobil Eropa (ACEA) dan EV Volume yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (25/8/2023) menunjukkan sejak dijual pertama kali pada 2010 hingga akhir Juni 2023 lalu, Nissan Leaf telah terjual 650.108 unit di pasar dunia.</p>
<p>Sementara data yang dirangkum The Green Journal dan Asosiasi Diler Mobil wilayah Amerika Utara (NADA) yang disitat <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (25/8/2023) memperlihatkan sepanjang Januari – Juli 2023 ini, Nissan Leaf laku sebanyak 4.233 unit di Amerika Serikat.</p>
<p>Pada 2022 (setahun penuh dari Januari – Desember) Nissan Leaf di Negeri Paman Sam itu terlego 12.026 unit, dan di tahun sebelumnya sebanyak 14.239 unit.</p>
<p>Sedangkan di Kanada, sepanjang Januari – Mei tahun ini mobil setrum Nissan itu laku sebanyak 538 unit. Tahun 2022 terjual 1.231 unit, tahun sebelumnya 1.224 unit, di tahun 2021 terlego 2.276 unit, dan di 2019 penjualannya mencapai 2.881 unit. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nissan Pamer Teknologi e-Power di GIIAS 2023, Diklaim Lebih Tokcer</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/nissan-pamer-teknologi-e-power-di-giias-2023-diklaim-lebih-tokcer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Aug 2023 09:43:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan teknologi Nissan e-Power]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat Nissan e-Power]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan e-Power]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil listrik Nissan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13919</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Rangkaian komponen pembentuk teknologi elektrifikasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Rangkaian komponen pembentuk teknologi elektrifikasi mobil itu dipamerkan di hajatan GIIAS 2023.</p>
<p>Presiden Direktur PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) Evensius Go teknologi e-Power merupakan teknologi sistem elektrfikasi di kendaraan Nissan yang berupa sumberdaya listrik 100 persen. Sistem ini memanfaatkan pengembangan dari teknologi kendaraan listrik Nissan Leaf yang kemudian ada penambahan mesin bensin untuk mengisi baterai bila diperlukan.</p>
<p>“Sehingga, pengemudi mobil dapat merasakan pengalaman berkendara mobil listrik murni tetapi tanpa perlu tambahan plug-in charger. Dengan begitu mengendarai mobil Nissan berteknologi e-Power jauh lebih praktis, efisien, dan hemat waktu,” papar Evensius yang ditemui di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, ICE Serpong, Tangerang, belum lama ini.</p>
<p>Manfaat tersebut sekaligus menjadikan teknologi e-Power Nissan lebih canggih ketimbang teknologi-tenologi elektrifikasi yang dikembangkan oleh pabrikan lain. Sebab, umumnya teknologi elektrfikasi yang diusung mobil besuatan pabrikan lain membutuhkan pengecasan daya baterai secara khusus.</p>
<figure id="attachment_13886" aria-describedby="caption-attachment-13886" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13886" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-Nissan-Leaf-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1692333686660.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-13886" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Nissan Leaf yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Dan keunggulan lain yang diberikan teknologi e-Power ini adalah akselerasi mobil yang instan, torsi besar, dan tarikan responsif yang lebih,” ujar Evensius.</p>
<p>Nissan merupakan pabrikan mobil di dunia yang memproduksi mobil listrik murni secara massal, dengan menyodorkan mobil listri Nissan Leaf. Data <em>The Green Car Congress</em> dan <em>EV Volume</em> yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (19/8/2023) menunjukkan sejak pertama dijajakan hingga Juni 2023, Nissan Leaf terjual sebanyak 650.000 unit.</p>
<p>“Mobil listrik ini dipasarkan di 50 negara, dengan pusat produksi dan distribusi di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa,” bunyi keterangan <em>The Green Car Congress</em>.</p>
<p>Data juga memperlihatkan sampai dengan Juni 2023, Nissan Motor telah melego 1.000.303 unit. Jumlah itu dibukukan di Jepang sebanyak 230.104 unit, di Amerika Utara 210.000 unit, di Eropa 320.089 unit, di Cina 230.110 unit, dan di wilayah lainnya 10.000 unit. (Jrr/Cvt)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nissan Klaim 1 Juta Mobil Listrik Buatannya Telah Terjual di Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/nissan-klaim-1-juta-mobil-listrik-buatannya-telah-terjual-di-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 14:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Nissan Ariya]]></category>
		<category><![CDATA[harga Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[keungggulan Nissan Sakura]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan Sakura]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Ariya]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Sakura]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Nissan Ariya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13404</guid>

					<description><![CDATA[Yokohama, Mobilitas – Nissan Motor Company mulai menjual...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yokohama, Mobilitas</strong> – Nissan Motor Company mulai menjual mobil listrik (baterai) Nissan Leaf pada Desember 2010.</p>
<p>Dalam keterangan resmi yang dirilis di Yokohama, Jepang, Selasa (25/7/2023) dan dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (26/7/2023) Nissan menyebut mulai menjual mobil bersumber tenaga dari setrum itu sejak Desember 2010. Saat itu, pabrikan yang didirikan sejak 26 Desember 1933 ini menjual mobil listrik pertamanya, Nissan Leaf.</p>
<p>“Nissan Leaf telah terjual lebih dari 650.000 unit di seluruh dunia. Model tersebut, saat ini dijual di sekitar 50 pasar yang berpusat di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Dan telah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi di berbagai pasar,” bunyi keterangan Nissan itu.</p>
<p>Pada tahun 2022, Nissan memulai penjualan crossover all-electric Nissan Ariya. Ariya menampilkan bahasa dan teknologi desain terbaru Nissan. Di antara teknologi itu adalah e-4ORCE all-wheel control dan fitur bantuan ke pengemudi bernama ProPILOT 2.0.</p>
<figure id="attachment_1327" aria-describedby="caption-attachment-1327" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1327" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Nissan-Ariya-dok.Istimewa-via-Byri-e1622954868969.jpg" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-1327" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Nissan Ariya, mobil listrik terbaru Nissan &#8211; dok.Istimewa via Byri</figcaption></figure>
<p>Di tahun yang sama, Nissan menyodorkan mobil listrik pertamanya di pasar kendaraan mini Jepang. Mobil bernama Nissan Sakura ini disebut telah terpesan sebanyak 50.000 unit.</p>
<p>Hanya, meski dikenal sebagai salah satu pionir mobil listrik baterai di pasar komersial dunia, namun kinerja penjualan mobil setrum Nissan tertinggal oleh Tesla Inc yang datang di pasar lebih belakang.</p>
<p>Data <em>EV Volume</em> dan <em>The Green Journal</em> yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (26/7/2023) memperlihatkan di Januari – Juni 2023 ini, pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat ini melego 889.015 mobil buatannya di pasar global. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gegara Masalah Ini, Nissan Recall 1,38 Juta Mobil di Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gegara-masalah-ini-nissan-recall-138-juta-mobil-di-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 23:44:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbaru Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Kicks]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Distribusi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Note]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Serena]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[PT NMDI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13268</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Dari jumlah mobil yang ditarik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Dari jumlah mobil yang ditarik (<em>recall</em>) itu,699.000 di antaranya berada di Jepang.</p>
<p>Keterangan resmi Nissan Motor Company (Nissan) yang dirilis, Jumat (14/7/2023) dan dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (18/7/2023) menyebut dari total jumlah mobil yang di-recall di Jepang itu, 484.025 ini dikarenakan tutup selang mesin yang rusak.</p>
<p>“Akibatnya selang retak, dan menjadikan mesin tak menyala ketika diaktifkan. Masalah ini dialami oleh Nissan Note, Serena dan Kicks,” bunyi keterangan pabrikan.</p>
<p>Selain karena masalah selang yang retak, penarikan mobil juga dikarenakan kesalahan program kontrol kendaraan di Electronic Control Unit (ECU). Akibatnya, dalam keadaan tertentu kendaraan yang mengalaminya berakselerasi tak terkontrol setelah penggunaan fitur cruise control dihentikan.</p>
<p>Masalah ini, sebut Nissan, dialami sejumlah mobil. Bahkan, termasuk mobil-mobil yang juga mengalami masalah pada penutup selang mesinnya yang retak.</p>
<figure id="attachment_6818" aria-describedby="caption-attachment-6818" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6818" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Nissan-Leaf-terbaru-dok.Istimewa-e1653908145311.jpg" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Nissan-Leaf-terbaru-dok.Istimewa-e1653908145311.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Nissan-Leaf-terbaru-dok.Istimewa-e1653908145311-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Nissan-Leaf-terbaru-dok.Istimewa-e1653908145311-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Nissan-Leaf-terbaru-dok.Istimewa-e1653908145311-696x502.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Nissan-Leaf-terbaru-dok.Istimewa-e1653908145311-582x420.jpg 582w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Nissan-Leaf-terbaru-dok.Istimewa-e1653908145311-324x235.jpg 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-6818" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil listrik Nissan Leaf terbaru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Artinya, mobil-mobil itu mengalami dua masalah sekaligus yakni penutup selang mesin yang retak dan kesalahan pada kontrol kendaraan di ECU. Sehingga, jika ditotal (termasuk yang mengalami dua masalah) mobil yang ditarik gegara kesalahan ini mencapai 478.199 unit, yang meliputi Nissan Note, Note Acura, Serena, Leaf, dan Kicks.</p>
<p>Selain itu, juga ada masalah pada lampu depan bagian kanan. Jumlah yang ditarik mencapai 6.434 unit. Masalah-masalah seperti yang ada di Jepang itu juga dialami mobil yang ditarik di luar Jepang, yang totalnya mencapai lebih dari 749.000 unit.</p>
<p>“Mobil yang diidentifikasi mengalami masalah itu juga sama dengan yang ada di lokal Jepang,” sebut Nissan.</p>
<p>Demi keamanan dan kenyamanan, Nissan menyatakan akan memperbaiki memperbaiki secara gratis mobil yang mengalami masalah itu. Pemilik yang nomor kendaraannya terdaftar dalam infornasi yang dikirim melalui email dan surat diminta untuk segera mendatangi bengkel resmi. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ashwani Gupta Tinggalkan Nissan, Dipicu Faktor Persaingan?</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ashwani-gupta-tinggalkan-nissan-dipicu-faktor-persaingan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 02:50:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Ariya]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Leaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Motor Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan X-Trail]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12827</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pria kelahiran India pada 1970...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pria kelahiran India pada 1970 itu memegang jabatan Chief Operation Officer Nissan Motor Company mulai 2019.</p>
<p>Berbagai pemberitaan media lokal Jepang maupun asing yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (17/6/2023) menyebut Ashwani Gupta secara efektif melepas jabatannya pada 27 Juni nanti. “Gupta akan meninggalkan dewan direksi setelah rapat umum tahunan yang dijadwalkan pada 27 Juni,” laporan itu.</p>
<p>Namun, ada berbagai versi cerita di balik mundurnya Gupta dari jabatan mentereng di pabrikan mobil Jepang tersebut. Salah satunya menyebut pria lulusan Sekolah Tinggi Teknik Jawaharlal Nehru, India dan Sekolah Bisnis INSEAD Prancis itu “bentrok” atau tak sejalan dengan Chief Executive Officer Nissan, Makoto Uchida.</p>
<p>Laporan Financial Times yang dikutip <em>Mobilitas</em>, mengatakan Gupta memilih lengser dari posisinya di perusahaan setelah marak keluhan di kalangan internal. “Meski keluhan itu dilihat oleh sejumlah kalangan internal sebagai kampanye untuk merekayasa agar dia (Ashwani Gupta) lengser,” tulis media asal Inggris tersebut.</p>
<figure id="attachment_12829" aria-describedby="caption-attachment-12829" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-12829" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612-696x498.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ashwani-Gupta-dok.Japan-Times-e1686970183612-587x420.jpg 587w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-12829" class="wp-caption-text">Ashwani Gupta &#8211; dok.Bloomberg</figcaption></figure>
<p>Sebelumnya, Gupta yang menjabat sebagai Executive Vice President Light Commercial Vehicle Renault sejak 2014 (atau sebelum bergabung dengan Nissan Motor Company) itu disebut berambisi untuk menempati posisi tertinggi di Nissan sebagai Chief Executive Officer. Namun, sebut sumber Financial Times di internal Nissan, hal itu tidak mungkin terjadi di perusahaan yang “sangat Jepang” tersebut.</p>
<p>“Jadi, dia tidak dipaksa keluar, tetapi dia sangat menyadari bahwa itu (ambisi menjadi CEO) tidak mungkin terjadi di perusahaan yang “sangat Jepang” dan masih belum pulih dari skandal Carlos Ghosn (CEO yang ditangkap pada 2019). Ada sedikit persaingan antara Gupta dan Uchida,” ungkap sang sumber.</p>
<p>Sementara, Nissan menolak untuk mengomentari kabar Gupta yang disebut segera lengser itu. Juru bicara Nissan mengatakan pengumuman resmi kemungkinan diberikan dalam beberapa hari mendatang. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
