<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pabrik Esemka &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pabrik-esemka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Feb 2023 10:25:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pabrik Esemka &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jadi Mitra Esemka, Ternyata Penjualan Mobil SWM di Cina Merana</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/jadi-mitra-esemka-ternyata-penjualan-mobil-swm-di-cina-merana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2023 02:36:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Esemka]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Esemka]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil buatan Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Esemka]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Esemka]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan Cina SWM MOtors]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Esemka]]></category>
		<category><![CDATA[Shineray]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=11047</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) telah memperkenalkan van listrik Esemka Bima EV.</p>
<p>Mobil itu dihadirkan Esemka di hajatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 yang berlangsung di JiExpo, Jakarta, 16 – 26 Februari 2023. Sontak kehadiran mobil setrum ini menimbulkan pro-kontra di masyarakat.</p>
<p>Maklum,mobil ini ditengarai sebagai mobil rebadge alias mobil yang sama tetapi diberi label merek lain, yakni Esemka Bima EV. Ternyata ini tak ditampik oleh Presiden Direktur Esemka Eddy Wirajaya.</p>
<p>Mobil ini sangat mirip dengan Shineray X30LEV, mobil Shineray X30LEV yang dibuat oleh SWM Motors. Eddy menyebut mobil itu masih diimpor dan diperkenalkan ke masyarakat untuk penjajakan ke masyarakat.</p>
<p>“Jika hasilnya positif buakan tidak mungkin mobil tersebut akan diproduksi tahun ini. Dengan demikian masyarakat bisa mendapatkan unit lebih cepat dan murah,” kata dia.</p>
<p>Data internal pabrikan itu yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Minggu (26/2/2023) menyebut SWM Motor didirikan pada 2016, dan merupakan merek dari Brilliance-Shineray (perusahaan patungan antara Brilliance Automotive dan Shineray Motorcycle Company).</p>
<figure id="attachment_10973" aria-describedby="caption-attachment-10973" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-10973" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-komersial-blind-van-listrik-Esemka-Bima-Ev-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677062875192.jpg" alt="" width="700" height="499" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-komersial-blind-van-listrik-Esemka-Bima-Ev-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677062875192.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-komersial-blind-van-listrik-Esemka-Bima-Ev-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677062875192-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-komersial-blind-van-listrik-Esemka-Bima-Ev-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677062875192-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-komersial-blind-van-listrik-Esemka-Bima-Ev-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677062875192-696x496.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-komersial-blind-van-listrik-Esemka-Bima-Ev-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677062875192-589x420.jpg 589w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-komersial-blind-van-listrik-Esemka-Bima-Ev-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677062875192-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-10973" class="wp-caption-text">Mobil komersial blind van listrik Esemka Bima EV di IIMS 2023 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>SWM awalnya pabrikan sepeda motor Italia, kemudian diambil alih oleh Shineray pada 2014. Dia memproduksi mobil dengan merek Jinbei dan merambah ke produksi kendaraan roda empat.</p>
<p>Mobil pertamanya adalah SWM X7, diluncurkan pada September 2016, diikuti oleh X3 pada Juni 2017 dan G01 pada Juli 2018. Data Carsales Base yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Minggu (26/2/2023) menunjukkan sejak 2018 &#8211; 2022 penjualannya terus merosot.</p>
<p>Pada 2016 penjualan mobil SWM masih sebanyak 25.688 unit, lalu di 2017 melonjak menjadi 64.252 unit. Namun di 2018 jumlah mobil yang dilego merosot menjadi 57.388 unit, tahun berikutnya 53.286 unit.</p>
<p>Kemerosotan penjualan masih terus terjadi di dua tahun berikutnya yakni 2020 dan 2021,dengan total 49.187 unit dan 36.579 unit. Sedangkan di 2022, total penjualan yang dibukukan SWM hanya 25.983 unit, anjlok sangat dalam. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Esemka Masih Diimpor dari Cina, Dinilai Sesuatu yang Biasa</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-esemka-masih-diimpor-dari-cina-dinilai-sesuatu-yang-biasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2023 05:35:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Esema Bima EV]]></category>
		<category><![CDATA[Esemka]]></category>
		<category><![CDATA[Esemka Bima 1.3 pickup]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Esemka]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Esemka di IIMS 2023]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Esemka]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Esemka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10989</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) mengakui sampai saat ini mobilnya masih diimpor dari Cina.</p>
<p>Pabrikan yang berkantor pusat di Jalan Raya Demangan, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah itu memboyong dua model baru dua model baru ke hajatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 yang berlangsung di JiExpo, Kemayoran, Jakarta, 16 – 26 Februari 2023. Keduanya adalah mobil listrik Esemka Bima EV dan pikap bermesin konvensional Bima 1.3.</p>
<p>Mobil listrik Esemka EV disuguhkan dalam dua varian yakni minibus berbanderol Rp 540 juta dan cargo yang dihargai Rp 530 juta. Model kedua adalah pikap Esemka Bima 1.3 yang berbanderol Rp 137 juta dan Esemka Bima 1.3 AC EPS yang dilengkapi Electric power steering dan AC berbanderol Rp 150 juta.</p>
<p>“Sementara ini mobil diimpor tuh dari Cina. Tetapi di masa depan bukan tidak mungkin akan kami produksi sendiri di Tanah Air,&#8221; ungkap Direktur Utama Esemka Eddy Wirajaya di arena IIMS, Jakarta, Jumat (17/2/2023).</p>
<p>Dia mengatakan, pihaknya memang menggandeng pabrikan dari Negeri Tirai Bambu sebagai mitra kolaborasi dalam pengembangan produknya. &#8220;Secara bisnis itu mitra kerja. Kami memang mencari calon mitra yang bisa membuat kami dalam komitmen bersama untuk membuat produk,” kata dia.</p>
<p>Sumber <em>Mobilitas</em> di Kementerian Perindustrian yang dihubungi di Jakarta, Kamis (23/2/2023) mengatakan impor mobil utuh dalam rangka kerjasama antar dua pabrikan dan kemudian mobil yang bersangkutan diberi merek lokal merupakan hal yang lumrah dalam bisnis.</p>
<figure id="attachment_10991" aria-describedby="caption-attachment-10991" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-10991" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-pikap-Esemka-Bima-1.3-di-IIMS-2023-yang-disebut-masih-diimpor-secara-utuh-dari-Cina-dok.Mobilitas-e1677130476990.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-pikap-Esemka-Bima-1.3-di-IIMS-2023-yang-disebut-masih-diimpor-secara-utuh-dari-Cina-dok.Mobilitas-e1677130476990.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-pikap-Esemka-Bima-1.3-di-IIMS-2023-yang-disebut-masih-diimpor-secara-utuh-dari-Cina-dok.Mobilitas-e1677130476990-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-pikap-Esemka-Bima-1.3-di-IIMS-2023-yang-disebut-masih-diimpor-secara-utuh-dari-Cina-dok.Mobilitas-e1677130476990-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-pikap-Esemka-Bima-1.3-di-IIMS-2023-yang-disebut-masih-diimpor-secara-utuh-dari-Cina-dok.Mobilitas-e1677130476990-696x498.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Mobil-pikap-Esemka-Bima-1.3-di-IIMS-2023-yang-disebut-masih-diimpor-secara-utuh-dari-Cina-dok.Mobilitas-e1677130476990-587x420.jpg 587w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-10991" class="wp-caption-text">Mobil pikap Esemka Bima 1.3 di IIMS 2023 yang disebut masih diimpor secara utuh dari Cina &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Itu biasa dilakukan oleh pabrikan-pabrikan otomotif. Bahkan pabrikan besar seperti antara Toyota dengan Suzuki, dimana mobil Toyota diberi label (<em>rebadge</em>) Suzuki dan dijual Suzuki di India. Dan sebaliknya. Itu lumrah,” kata dia.</p>
<p>Tetapi, lanjut pejabat tersebut, yang tidak boleh adalah klaim sepihak atas hak paten dari produk. Baik itu mesin, transmisi, serta komponen-komponen lainnya.</p>
<p>Tetapi tentunya itu juga tergantung perjanjian antara dua perusahaan yakni antara Esemka dengan mitranya di Cina. “Sejauh mana penggunaan teknologi dan hak atas patennya siapa tentu mereka yang tahu. Tapi sejauh ini belum terdengar ada klaim mobil itu dibuat sendiri oleh Esemka dengan komponen lokal hingga tingkat tertentu. Kita belum dengar itu. Dan Esemka sendiri juga belum pernah secara resmi mengatakan sebagai brand mobil nasional,” tandas pejabat tersebut.</p>
<p>Dia menyebut persoalan akan menjadi tidak biasa jika Esemka secara tegas mengatakan mobil yang diimpor utruh itu merupakan karyanya dan dibuat dengan komponen 100% lokal dan dibuat di dalam negeri. &#8220;Sebab, tentu semua harus ada bukti,&#8221; ucap dia. (Yas/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
