<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pabrik Neta di Thailand &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pabrik-neta-di-thailand/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Apr 2025 06:28:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pabrik Neta di Thailand &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Neta Auto Berniat Tambah Investasi di Thailand, di Cina Hadapi Tuntutan Ganti Rugi dari Dealer</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/neta-auto-berniat-tambah-investasi-di-thailand-di-cina-hadapi-tuntutan-ganti-rugi-dari-dealer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 06:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[dealer Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto investasi di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Neta di Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23876</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pabrikan mobil listrik asal Putuo,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil listrik asal Putuo, Shanghai, Republik Rakyat Cina, itu tidak menyebut berapa besar peningkatan investasi di Thailand itu. Tetapi, yang pasti, pabrikan yang merupakan bagian dari Hozon New Energy Automobile itu menyebut total investsinya akan lebih dari rencana semula yang senilai 5 miliar Baht.</p>
<p>Laporan The Bangkok Post yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (15/4/2025) menyebut Neta Auto menegaskan peningkatan investasi tersebut untuk mendukung rencana menjadikan Thailand sebagai pusat ekspor di Asia Tenggara.</p>
<p>“Pabrikan ini mengaku tidak khawatir dengan dampak tarif Presiden AS Donald Trump (sebesar 25 persen untuk mobil produksi luar negeri) karena target pasarnya berada di Asia Tenggara,” tulis media itu mengutip General Manager Neta Auto Thailand, Sun Baolong.</p>
<p>Neta Auto yang berkongsi dengan Bangchan General Assembly Co mulai merakit mobil listrik baterai (BEV) di Negeri Gajah Putih itu pada Maret 2024 di pabrik yang berada di Kawasan Industri Bangchan di Bangkok. Fasilitas tersebut merupakan pabrik BEV pertama perusahaan di luar Cina.</p>
<p>“Kami bertekad menjadikan Thailand sebagai pusat produksi dan ekspor BEV di Asia Tenggara. Kapasitas produksi pabrik kami 10.000 unit tahun ini. Dan kami akan meningkatkan jumlahnya menjadi 50.000 unit pada tahun 2029,&#8221; ujar Sun.</p>
<figure id="attachment_23877" aria-describedby="caption-attachment-23877" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Perwakilan-dealer-Neta-Auto-melakukan-aksi-protes-di-depan-pintu-gerbang-pabrik-Neta-di-Tongxiang-untuk-menuntut-pembayaran-ganti-rugi-dok.CarNewsChina-e1744698490370.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-23877" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/04/Perwakilan-dealer-Neta-Auto-melakukan-aksi-protes-di-depan-pintu-gerbang-pabrik-Neta-di-Tongxiang-untuk-menuntut-pembayaran-ganti-rugi-dok.CarNewsChina-e1744698490370.jpg" alt="" width="700" height="489" /></a><figcaption id="caption-attachment-23877" class="wp-caption-text">Perwakilan dealer Neta Auto melakukan aksi protes di depan pintu gerbang pabrik Neta di Tongxiang, untuk menuntut pembayaran ganti rugi &#8211; dok.CarNewsChina</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, seperti laporan laman CarNewsChina yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (15/4/2025) menyebut di Cina, saat ini Neta Auto tengah menghadapi tuntutan dari sejumlah dealer-nya. “Perwakilan dari jaringan dealer-nya berkumpul di pabrik perusahaan di Tongxiang untuk menuntut pembayaran atas kendaraan yang tidak terkirim (ke dealer) dan kompensasi atas kerugian yang meningkat,” tulis media itu, Senin (14/4/20250.</p>
<p>Disebutkan, lebih dari dua puluh perwakilan dari jaringan Neta nasional yang terdiri lebih dari 300 dealer resmi berkumpul di gerbang pabrik Neta di Tongxiang (wilayah di kota Jiaxing, bagian utara provinsi Zhejiang). Protes tersebut menyoroti memburuknya situasi keuangan di pabrikan itu.</p>
<p>Laman CarNews China menulis dalam rekaman video yang beredar daring, perwakilan dealer menyatakan mereka telah mempertahankan operasi meskipun Neta gagal mengirimkan kendaraan.</p>
<p>“Para dealer mengklaim bahwa mereka tetap menjalankan operasi normal, membayar gaji dan tunjangan karyawan, mempertahankan pembayaran pajak, dan menghindari publisitas negatif sambil menunggu Neta memenuhi janjinya,” sebut media itu. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuartal Pertama 2024, Penjualan Mobil Listrik Neta di Thailand Menanjak 12,11 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kuartal-pertama-2024-penjualan-mobil-listrik-neta-di-thailand-menanjak-1211-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Apr 2024 09:35:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Neta di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Neta di Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17675</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Dengan penjualan yang mencapai 2.800...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Dengan penjualan yang mencapai 2.800 unit lebih selama Januari – Maret tahun ini, Neta Auto di Thailand mengklaim berhasil merebut 13 persen pangsa pasar mobil listrik baterai (BEV) di Thailand.</p>
<p>Dalam keterangan resmi Neta Auto Thailand yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (11/4/2024) General Manager Neta Auto Thailand, Shu Gangzhi, mengatakan selama Januari – Maret 2024 itu pihaknya membukukan penjualan BEV sebanyak 2.805 unit. Jumlah itu, kata dia, menanjak 12,1 persen dibanding penjualan selama kuartal pertama tahun lalu yang masih sebanyak 2.502 unit.</p>
<p>“Dari total penjualan yang sebanyak 2.805 unit itu, sebanyak 1.618 unit diantaranya merupakan penjualan yang kami dapatkan dari pameran di Bangkok Motor Show 2024 yang digelar baru-baru ini,” kata Shu.</p>
<p>Shu menegaskan, pihaknya segera mengirimkan pesanan mobil tersebut ke konsumen. Hal ini dimaksudkan untuk terus menjaga kepercayaan konsumen di Negeri Gajah Putih tersebut.</p>
<p>Terlebih, lanjut dia, Neta Auto Thailand juga akan meluncurkan SUV listrik Neta X, sebuah mobil listrik yang diklaim mampu menempuh jarak 500 kilometer dalam sekali cas baterai. “Peluncuran resmi mobil ini di Thailand dijadwalkan pada kuartal kedua tahun ini,” kata Shu.</p>
<figure id="attachment_12579" aria-describedby="caption-attachment-12579" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-12579" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/05/Mobil-listrik-Neta-V-Pro-SUV-listrik-buatan-Neta-Auto-anak-perusahaan-Hozon-Auto-yang-mulai-menyerbu-ASEAN-dok.Pandaily-e1685418272421.png" alt="" width="700" height="499" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/05/Mobil-listrik-Neta-V-Pro-SUV-listrik-buatan-Neta-Auto-anak-perusahaan-Hozon-Auto-yang-mulai-menyerbu-ASEAN-dok.Pandaily-e1685418272421.png 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/05/Mobil-listrik-Neta-V-Pro-SUV-listrik-buatan-Neta-Auto-anak-perusahaan-Hozon-Auto-yang-mulai-menyerbu-ASEAN-dok.Pandaily-e1685418272421-300x214.png 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/05/Mobil-listrik-Neta-V-Pro-SUV-listrik-buatan-Neta-Auto-anak-perusahaan-Hozon-Auto-yang-mulai-menyerbu-ASEAN-dok.Pandaily-e1685418272421-150x107.png 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/05/Mobil-listrik-Neta-V-Pro-SUV-listrik-buatan-Neta-Auto-anak-perusahaan-Hozon-Auto-yang-mulai-menyerbu-ASEAN-dok.Pandaily-e1685418272421-696x496.png 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/05/Mobil-listrik-Neta-V-Pro-SUV-listrik-buatan-Neta-Auto-anak-perusahaan-Hozon-Auto-yang-mulai-menyerbu-ASEAN-dok.Pandaily-e1685418272421-589x420.png 589w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/05/Mobil-listrik-Neta-V-Pro-SUV-listrik-buatan-Neta-Auto-anak-perusahaan-Hozon-Auto-yang-mulai-menyerbu-ASEAN-dok.Pandaily-e1685418272421-100x70.png 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-12579" class="wp-caption-text">Mobil listrik Neta V Pro &#8211; dok.Pandaily</figcaption></figure>
<p>Shu mengatakan pada tahun 2024, operasi Neta di Thailand akan dipandu strategi “Semua di Thailand, Semua untuk Thailand. Straegi ini meliputi memproduksi mobil di lokal dengan mitra strategis.</p>
<p>Kedua, meningkatkan citra merek dengan memperkenalkan model-model baru, kuat, dan berteknologi maju; Ketiga, meningkatkan proporsi anggota tim Thailand hingga lebih dari 85 persen. Keempat memperluas jaringan diler, dan kelima terus foksu pada orientasi ke pelanggan.</p>
<p>Jika Neta memacu diri di Thailand memang wajar. Pasalnya, negara itu sampai saat ini menjadi pasar mobil listrik terbesar di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Data Federasi Industri Otomotif (FTI) Thailand, sepanjang tahun 2023 lalu 73.568 mobil listrik terlego, atau meroket 603 persen dibanding tahun 2022.</p>
<p>“Pada tahun 2024 ini kami perkirakan penjualan BEV mencapai 150.000 unit atau 20 persen dari total penjualan mobil penumpang (di Thailand tahun ini),” kata Presiden Asosiasi Kendaraan Listrik Thailand (TEVA), Krisda Utamote seperti dikutip <em>Bloomberg</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
