<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pabrik VinFast di Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pabrik-vinfast-di-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 May 2024 15:10:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pabrik VinFast di Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meneropong Penjualan Mobil Listrik VinFast, Harga Sahamnya Diprediksi Ambrol 65 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meneropong-penjualan-mobil-listrik-vinfast-harga-sahamnya-diprediksi-ambrol-65-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2024 05:53:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga saham VinFast]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[investasi VinFast di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Vinfast]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik VinFast di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil VinFast]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil VinFast]]></category>
		<category><![CDATA[realisasi investasi VinFast di RI]]></category>
		<category><![CDATA[VinFast]]></category>
		<category><![CDATA[VinFast Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18341</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Laporan Reuters belum lama ini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Laporan Reuters belum lama ini menyebut sepanjang tahun 2023 lalu, VinFast menjual 35.000 unit mobilnya, alias meleset dari target 40.000 unit yang ditetapkan.</p>
<p>“Meski demikian, VinFast tidak memberikan rincian penjualan berdasar wilayah pasar (yang menyerap produk arau mobil listriknya itu). Tetapi sekitar 60 persen pengiriman (mobil ke konsumen) selama kuartal kedua dan ketiga dilakukan ke perusahaan yang terafiliasi (dengan VinFast Group, atau perusahaan induk) Green SM, sebuah operator taksi dan penyedia leasing yang berbasis di Vietnam. Perusahaan ini sebagian besar sahamnya dimiliki VinFast dan CEO (sekaligus pendiri) VinFast Pham Nat Vuong,” tulis Reuters dalam laporannya pada 18 Januari 2024 lalu.</p>
<p>Sedangkan pada tahun 2024 ini, sebut Reuters, pabrikan yang didirikan pada tahun 2017 itu mematok traget penjualan sebanyak 100.000 unit. Jumlah itu hampir tiga kali lipat dari realisasi penjualan tahun 2023 lalu.</p>
<p>Sementara itu, data internal VinFast yang dirilis dalam situs resmi perusahaan yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (22/5/2024) menyatakan selama Januari – Maret atau kuartal pertama 2024, VinFast berhasil melego 9.689 mobil setrum buatannya. Jumlah ini meroket hingga 444 persen dibanding total penjualan yang dibukukannya pada kuartal pertama 2023 yang sebanyak 1.780 unit.</p>
<figure id="attachment_16068" aria-describedby="caption-attachment-16068" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-16068" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Logo-VinFast-dok.Shutterstock-e1704719458437.jpg" alt="" width="700" height="481" /><figcaption id="caption-attachment-16068" class="wp-caption-text">Emblem VinFast di grille mobil -dok.Shutterstock</figcaption></figure>
<p>Pada saat yang sama, laporan Bloomberg pada 7 Mei 2024 yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (22/5/2024) menyebut harga saham VinFast Auto Ltd yang tercatat di Bursa Saham Nasdaq, New York, Amerika Serikat tahun ini diprediksi ambrol hingga 65 persen. “Ini mengingat tantangan besar yang harus dihadapi pabrikan mobil listrik tersebut,” tulis Bloomberg.</p>
<p>Terlebih pencapaian realisasi penjualan VinFast yang di kuartal pertama 2024, lanjut Bloomberg, kurang dari 10 persen dari target penjualan 100.000 unit yang ditetapkan. “Sementara itu, VinFast perlu meningkatkan modal untuk ekspansi global, mengingat rencana pembangunan pabrik di North Carolina, Indonesia, dan India,” tulisnya.</p>
<p>Sedangkan laporan InsideEVs yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (22/5/2024) menunjukkan fakta ternyata penjualan VinFast di tiga bulan pertama 2024 itu anjlok dibanding tiga bulan keempat atau kuartal terakhir 2023. Sebab, di Oktober – Desember 2023 tersebut, penjualan VinFast masih mencapai 13.513 unit.</p>
<p>Kinerja penjualan VinFast yang naik turun memang sudah biasa terjadi. Data yang dirangkum JustAuto dan disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (22/5/2024) memperlihatkan pada tahun 2021 lalu – atau ketika pertama kali beralih hanya menjual mobil listrik murni (BEV) saja – pabrikan ini berjhasil menjual 38.000 mobil setrum. Namun di tahun 2022, penjualannya anjlok hingga hanya 26.000 unit.</p>
<figure id="attachment_3429" aria-describedby="caption-attachment-3429" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3429" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Pham-Nhat-Vuong-Chairman-VinGroup-pemilik-merek-mobil-nasional-Vietnam-VinFast-e1634517002383.jpg" alt="" width="700" height="503" /><figcaption id="caption-attachment-3429" class="wp-caption-text">Pham Nhat Vuong, Chairman VinGroup, yang juga pendiri VinFast &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Kemudian di tahun 2023 meningkat menjadi 35.000 unit (tetapi jauh di bawah target penjualan yang sebanyak 40.000 unit). Meski meningkat signifikan dibanding tahun 2022, tetapi realisasi penjualan di tahun 2022 itu masih jauh di bawah realisasi penjualan tahun 2021.</p>
<p>Kini, VinFast dikabarkan tengah bersiap membangun pabrik di Indonesia. Perusahaan itu dikabarkan mulai membangun pabrik pada tahun ini, dan ditargetkan selesai pada tahun 2025, sehingga akhir 2025 atau awal tahun 2026 bisa dioperasikan. (Run/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gegara Lampu Utama Bermasalah, Hampir 6.000 Mobil VinFast Di-recall</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gegara-lampu-utama-bermasalah-hampir-6-000-mobil-vinfast-di-recall/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Mar 2024 08:38:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil VinFast]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Vinfast]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik VinFast di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan VinFast]]></category>
		<category><![CDATA[VinFast]]></category>
		<category><![CDATA[VinFast investasi di RI]]></category>
		<category><![CDATA[VinFast recall 6.000 mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[VinFast VF5]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17361</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – VinFast mengumumkan penarikan (recall) terhadap...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – VinFast mengumumkan penarikan (<em>recall</em>) terhadap 5.912 mobil listrik buatannya yang diproduksi dan dijual di dalam negeri Vietnam.</p>
<p>Pengumuman Vietnam Register (sebuah lembaga yang beradadi bawah naungan Kementerian Perhubungan Vietnam) belum lama ini dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (27/3/2024) menyebut ribuan unit mobil setrum merek lokal Vietnam itu ditarik (<em>recall</em>) karena adanya masalah pada lampu depan.</p>
<p>“Hasil pengujian yang dilakukan terbukti adanya masalah pada lampu depan dan indikator pada mobil ketika lampu tersebut difungsikan dalam mode otomotis. Hal ini menyebabkan potensi bahaya bagi pengemudi maupun pengguna kendaraan lain di jalan,” bunyi keterangan lembaga itu.</p>
<p>Namun, dipastikan, mobil yang mengalami masalah hanya satu yakni VinFast VF5 Plus dan sampai saat ini tidak ditemukan adanya kecelakaan akibat permasalahan itu. Mobil yang di-recall adalah model yang diproduksi pada Maret dan Desember 2023.</p>
<p>Laporan <em>AFP</em> menyebut kasus <em>recall</em> ribuan mobil produksinya ini menjadi poukulan baru bagi pabrikan yang didirikan Pham Nat Vuong itu. Sebelumnya di tahun 2023, pabrikan yang sahamnya terdaftar di bursa saham Nasdaq, New York, Amerika Serikat itu gagal mencapai target penjualan.</p>
<figure id="attachment_16068" aria-describedby="caption-attachment-16068" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-16068" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Logo-VinFast-dok.Shutterstock-e1704719458437.jpg" alt="" width="700" height="481" /><figcaption id="caption-attachment-16068" class="wp-caption-text">Emblem VinFast di grille mobil -dok.Shutterstock</figcaption></figure>
<p>“VinFast menargetkan penjualan sebanyak 50.000 unit di tahun 2023. Namun, penjualan mobil merek ini ternyata hanya sebanyak 35.000 unit, dan sebagian besar dibeli oleh perusahaan jasa angkutan yang terafiliasi dengan grup (VinFast Group,” tulis <em>Reuters</em>.</p>
<p>Sekadar informasi, VinFast saat ini juga tengah dalam proses mengucurkan investasi di Indonesia untuk membangun pabrik. Investasi senilai US$ 1,2 miliar (atau sekitar Rp 18,7 triliun) itu bakal digelonotorkan secara bertahap.</p>
<p>Cihef Executive Officer VinFast Indonesia, Tran Quoc Huy, di Jakarta, 16 Februari 2024 lalu mengatakan pada tahap awal, investasi akan diwujudkan dengan pembangunan pabrik berkapasitas produksi 50.000 unit kendaraan listrik per tahun.</p>
<p>“VinFast percaya telah membuat langkah yang tepat dengan masuk ke pasar kendaraan listrik Indonesia yang tengah berkembang,” papar Huy. (Din/Nis/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
