<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar ekspor mobil Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pasar-ekspor-mobil-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jun 2023 13:14:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pasar ekspor mobil Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menang dalam Jualan Lokal, Ekspor Mobil RI Masih Belum Sepadan Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/menang-dalam-jualan-lokal-ekspor-mobil-ri-masih-belum-sepadan-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 13:13:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Mitsubishi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Suzuki RI]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Toyota RI]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[Eksppr mobil INdonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12942</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Dengan penduduk sebanyak 273,52 juta...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Dengan penduduk sebanyak 273,52 juta jiwa (menurut data Worldometers), Indonesia merupakan pasar terbesar di Asia Tenggara.</p>
<p>Indonesia juga tercatat sebagai pasar terbesar mobil di kawasan regional ASEAN. Salah satu ukuran riilnya adalah total penjualan mobil yang dibukukan Tanah Air terbanyak.</p>
<p>Sementara, Thailand yang saat ini masih dilabeli sebagai “Detroit of ASEAN” karena menjadi pusat produksi mobil (termasuk kendaran komersial), membukukan penjualan mobil yang masih di bawah Indonesia.</p>
<p>“Ya, karena secara jumlah populasi, Thailand hanya sekitar seperempatnya Indonesia (data Worldometers menyebut 69,79 juta jiwa atau nomor empat setelah Indonesia, Filipina, dan Vietnam). Sehingga, wajar jika penjualan mobil di negara itu juga lebih sedikit ketimbang Indonesia,” papar salah seorang pengurus Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (24/6/2023).</p>
<p>Namun, ternyata selisih penjualan mobil di Negeri Gajah Putih itu selisihnya tak terlampau jauh dengan Indonesia. Data Federasi Industri Thailand yang dinukil Mobilitas, di Jakarta, Minggu (25/6/2023) menunjukkan di rentang Januari – Mei tahun ini, jumlah mobil yang terjual di Negeri Gajah Putih itu sebanyak 341.690 unit. Jumlah ini menyusut 5 persen dibanding total penjualan yang dibukukan pada periode sama di tahun lalu, yang sebanyak 358.778 unit.</p>
<p>Sementara di Indonesia, dalam waktu yang sama, seperti dicatatkan di data Gaikindo yang disitat <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (25/6/2023), penjualan mobil di Indonesia ke diler mencapai 423.404 unit. Jumlah ini meningkat 6,9 persen dibanding periode sama di tahun lalu (<em>year on year</em>).</p>
<figure id="attachment_11580" aria-describedby="caption-attachment-11580" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11580" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993.jpg" alt="" width="700" height="514" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-300x220.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-696x511.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-572x420.jpg 572w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11580" class="wp-caption-text">Suzuki XL7 konvensional, salah satu mobil yang diekspor Suzuki Indonesia ke Vietnam &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sedangkan total penjualannya ke konsumen sebanyak 422.514 unit. Total penjualan ini 10,7 persen dibanding lima bulan pertama di tahun lalu.</p>
<p>Hanya, soal ekspor mobil, ternyata negara yang juga dikenal dengan nama Siam ini jauh lebih unggul dibanding Indonesia. Fakta data berbicara, di Januari – Mei tahun ini, total ekspor mobil utuh (CBU) yang dibukukan Thailand mencapai 439.990 unit (naik 19,09 persen dibanding tahun lalu.</p>
<p>Adapun jumlah mobil yang diekspor Indonesia di periode tersebut sebanyak 205.112 unit. Jumlah ini meningkat 29,5 persen dibanding lima bulan pertama 2022, yang sebanyak 158.359 unit.</p>
<p>“Ekspor Thailand lebih banyak, karena pabrikan yang memproduksi mobilnya di Thailand jauh lebih banyak ketimbang di Indonesia. Negara itu menjadi basis produksi karena beberapa hal. Mulai dari insentif yang diberikan pemerintahnya, sampai dengan kebijakan prinsipal masing-masing pabrikan. Semakin menarik kebijakan pemerintah, yakni yang <em>investor friendly</em>, maka akan semakin menarik,” tandas pejabat Gaikindo itu. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Ekspor Mobil ke Vietnam, Indonesia Masih Ditekuk Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/soal-ekspor-mobil-ke-vietnam-indonesia-masih-ditekuk-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2023 07:10:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Honda Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Mitsubishi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Suzuki Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Wuling Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10794</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Sampai saat ini Indonesia dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Sampai saat ini Indonesia dan Thailand masih menjadi eksportir mobil terbesar ke Negeri Paman Ho itu.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai Vietnam yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (10/2/2023) menunjukkan, sepanjang tahun 2022 kemarin, Vietnam mengimpor mobil utuh (CBU) sebanyak 173.467 unit senilai US$ 3,84 miliar. Volume impor itu naik 8,5% dibanding tahun 2021 dan nilai impor meningkat 5,1%</p>
<p>“Jumlah ekspor ini merupakan yang terbesar sejak Vietnam mengimpor mobil dari berbagai negara,” bunyi keterangan departemen tersebut.</p>
<p>Dari total impor itu, 93,4% berasal dari tiga negara yakni Indonesia, Thailand, dan Cina. Jumlah mobil asal Indonesia sebanyak 72.671 unit dengan total nilai impor mencapai US$ 1,05 miliar.</p>
<figure id="attachment_6153" aria-describedby="caption-attachment-6153" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6153" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Pikap-Suzuki-Carry-terbaru-dok.Istimewa-e1649831879738.webp" alt="" width="700" height="511" /><figcaption id="caption-attachment-6153" class="wp-caption-text">Pikap Suzuki Carry salah satu mobil produksi Suzuki Indonesia yang diekspor &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara dari Thailand sebanyak 72.023 unit, dengan total nilai sebesar US$ 1,43 miliar. “Indonesia telah melampuai Thailand dalam hal volume, tetapi Thailand masih menduduki peringkat pertama dalam hal nilai ekspornya,” sebut Departemen Umum dan Bea Cukai.</p>
<p>Sedangkan Cina yang berada di peringkat ketiga mengirim 17.340 mobil ke Vietnam selama tahun 2022 tersebut. Total nilai ekspor itu mencapai US$ 714,5 juta. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
