<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar Low MPV &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pasar-low-mpv/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Feb 2025 16:25:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pasar Low MPV &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pakar: Daya Beli Lemah plus Jenuhnya Segmen LCGC dan Low MPV Bikin Penjualan Mobil Ambruk</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pakar-daya-beli-lemah-plus-jenuhnya-segmen-lcgc-dan-low-mpv-bikin-penjualan-mobil-ambruk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 06:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[kelas menengah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar LCGC]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23064</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Setelah sepnajang tahun 2024 lalu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Setelah sepnajang tahun 2024 lalu (Januari – Desember) penjualan mobil di Indonesia, baik dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) anjlok, ternyata kemuraman penjualan masih terjadi di Januari tahun ini.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (25/2/2025) menunjukkan selama bulan perdana tahun 2025 itu total <em>wholesales</em> mobil di Tanah Air hanya sebanyak 61.843 unit. Jumlah ini anjlok 11,3 persen dibanding total <em>wholesales</em> pada Januari 2024 yang sebanyak 69.843 unit.</p>
<p>Sementara, dibanding bulan Desember 2024 yang masih mencapai 79.806 unit. Artinya total <em>wholesales</em> sepanjang Januari 2025 itu anjlok 22,5 persen.</p>
<p>Sedangkan total penjualan ritel pada bulan yang sama hanya sebanyak 63.858 unit, anjlok 18,6 persen dibanding Januari tahun lalu yang sebanyak 78.437 unit. Bahkan anjlok 22,2 persen dibanding Desember 2024 yang msih sebanyak 82.094 unit,.</p>
<p>Menanggapi fakta ini, pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bndung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyebut ada dua faktor utama yang menyebabkannya. “Pertama daya beli masyarakat yang masih lemah. Bahkan jumlah kelas menengah, yang merupakan pembeli terbanyak di segmen pasar paling gemuk di pasar otomotif Indonesia yaitu Low MPV dan LCGC berkurang,” papar Yannes saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (25/2/2025).</p>
<figure id="attachment_10874" aria-describedby="caption-attachment-10874" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-10874" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774-696x498.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774-587x420.jpg 587w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-10874" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang LCGC All New Astra Daihatsu Ayla &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Fakta data Badan Pusat Statistik (BPS) berbicara, jumlah orang kelompok kelas menengah di Indonesia merosot. Jika di tahun 2019 masih sebanyak 57,33 juta orang, pada tahun 2024 menjadi 49,51 juta orang.</p>
<p>“Ini terjadi karena pendapatan tetap, sementara biaya kebutuhan hidup meningkat. Apalagi ada rasa was-was terhadap kondisi ekonomi, sehingga mereka berpikir ulang membelanjakan uang untuk barang non kebutuhan primer. Mobil kan bukan kebutuhan primer,&#8221; jelas Yannes.</p>
<p>Faktor kedua penyebab lesunya pasar mobil adalah terjadinya kejenuhan di segmen pasar terbesar yaitu Low MPV dan LCGC. Terbukti, <em>wholesales</em> mobil kelas itu merosot.</p>
<p>Fakta berbicara di Januari 2025 jumlah Low MPV yang terjual hanya 6.398 unit, anjlok 38,2 persen dibanding Januari 2024 yang mencapai 10.383 unit. Sementara, <em>wholesales</em> LCGC di saat yang sama hanya 13.782 unit, jumlah itu anjlok 18,2 persen dibanding <em>wholesales</em> pada Januari  2024 yang sebanyak 16.836 unit. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampai Saat Ini di RI, Penjualan Honda Mobilio Masih Loyo</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/sampai-saat-ini-di-ri-penjualan-honda-mobilio-masih-loyo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Mar 2023 07:49:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[All New Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[harga Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[kredit Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[Low MPV Honda]]></category>
		<category><![CDATA[New Honda MObilio]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Honda Mobilio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=11495</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – PT Honda Prospect Motor (HPM)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – PT Honda Prospect Motor (HPM) meluncurkan Honda Mobilio versi facelift pada 21 Februari lalu.</p>
<p>Namun Low MPV tujuh kursi penumpang ini penjualannya ternyata tak kunjung membaik. Alih-alih melonjak atau tetap bertahan seperti tahun sebelumnya, penjualan mobil bermesin 1.5 liter tiga silinder bertenaga 116 hp ini ternyata justeru ambrol.</p>
<p>Meski begitu, HPM selaku produsen sekaligus penjual mobil ini tidak ada niatan untuk menghentikan produksi atau berhenti menjajakannya.</p>
<p>“Tidak ada kata disuntik mati. Kami tetap menjualnya, Honda Mobilio tetap ada untuk fleet market,” kata Business Innovation and Sales &amp; Markering Director PT HPM, Yusak Billy, beberapa waktu lalu di Nusa Dua, Bali, seperti dikutip sejumlah media otomotif nasional.</p>
<p>Saat ini New Honda MObilio dijajakan dengan harga mulai Rp 229,9 juta on the road Jakarta. Model ini ditawarkan dalam satu pilihan transmisi, yakni manual.</p>
<figure id="attachment_6442" aria-describedby="caption-attachment-6442" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6442" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="470" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-300x201.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-150x101.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-696x467.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-626x420.jpg 626w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-6442" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Honda Mobilio &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (23/3/2023) menunjukkan sejak 2015 hingga 2022 kemarin, penjualan mobil ini berada di tren terus merosot. Pada 2014, penjualan Honda Mobilio ke diler (<em>wholesales</em>) masih sebanyak 79.004 unit.</p>
<p>Namun di tahun berikutnya, anjlok menjadi 45.524 unit, kemudian di 2016 hingga 2019 masih terus merosot dimana masing-masing tahun penjualannya hanya 35.430 unit, 24.373 unit, dan 15.318 unit. Amblesnya penjualan masih berlanjut di 2020, dimana totalnya hanya 5.668 unit.</p>
<p>Sementara di 2021, total angka penjualan yang berhasil diraup Honda Mobilio kembali melorot meski hanya 102 unit, sehingga menjadi 5.566 unit. Tetapi di 2022 (dari Maret – Desember) kembali anjlok, dengan total 1.200 unit.</p>
<p>Adapun di 2023 ini, selama Januari hanya terjual 69 unit. Padahal, di 2021 pada bulan yang sama masih laku sebanyak 823 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Honda Mobilio Kian Merana, Penjualan Jeblos 82 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/honda-mobilio-kian-merana-penjualan-jeblos-82-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 May 2022 06:50:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[harga Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[Honda]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi baru Honda Mobilio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6776</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Mobil low MPV andalan Honda...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Mobil low MPV andalan Honda Motor di Indonesia yakni Honda Mobilio, penjualannya terus merana dari tahun ke tahun, dan jauh tertinggal oleh para pesaingnya seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Mitsubishi Xpander, serta Suzuki Ertiga. Meski demikian, PT Honda Prospect Motor (HPM) hingga kini masih belum menyatakan akan menghentikan produksi dan penjualan Low MPV itu.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Jumat (27/5/2022) menunjukkan, sepanjang Januari hingga April tahun ini total penjualan Honda Mobilio ke dealer (<em>wholesales</em>) hanya 480 unit. Jumlah ini ambrol 82 persen dibanding <em>wholesales</em> selama empat bulan pertama 2021.</p>
<p>Selama bulan April saja, total jumlah <em>wholesales</em> yang dibukukannya 223 unit. Jumlah itu ambles 37,5 persen dibanding jumlah <em>wholesales</em> yang dikantonginya pada April 2021.</p>
<figure id="attachment_6442" aria-describedby="caption-attachment-6442" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6442" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="470" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-300x201.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-150x101.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-696x467.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-626x420.jpg 626w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-6442" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Honda Mobilio &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sebelumnya, selama kuartal pertama atau dari Januari hingga Maret total <em>wholesales</em> yang dibukukan Honda Mobilio hanya sebanyak 257 unit. Jumlah ini jeblos 88,5 persen dibanding jumlah <em>wholesales</em> yang dikoleksinya selama kurun waktu yang sama di tahun 2021.</p>
<p>Fakta data itu juga memperlihatkan, <em>wholesales</em> Honda Mobilio hanya terjadi pada bulan Maret saja, dan dua bulan sebelumnya nihil. Angka penjualan di bulan Maret yang sebanyak 257 unit itupun tercatat juga jeblos hingga 77,6 persen dibanding jumlah wholesales pada bulan Maret 2021. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lahir di Rahim Sama, Begini Penjualan Avanza dan Xenia di Awal 2022</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lahir-di-rahim-sama-begini-penjualan-avanza-dan-xenia-di-awal-2022/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2022 14:03:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[adu fitur Avanza dan Xenia]]></category>
		<category><![CDATA[Daihatsu All New Xenia]]></category>
		<category><![CDATA[harga All New Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[harga All New Xenia]]></category>
		<category><![CDATA[harga Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan All New Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan All New Xenia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota All New Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[varian Avanza terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[varian Daihatsu terlaris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=5848</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski telah menapak pada generasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski telah menapak pada generasi yang serba baru alias bertitel All New, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia tetap terlahir dari rahim yang sama yakni di pabrik Daihatsu Motor Indonesia. Generasi ketiga Avanza-Xenia ini menggunakan platform yang sama, yakni Daihatsu New Global Architecture (DNGA).</p>
<p>Keduanya juga menyandang mesin yang sama yakni mesin tiga silinder Dual VVT-I dengan pilihan kapasitas 1.3 liter dan 1.5 liter. Mereka juga menggunakan pilihan transmisi otomatis CVT dan sistem penggerak roda depan.</p>
<p>PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkannya All New Avanza pada 10 November 2021. Sedangkan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memilih momen pembukaan hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 sebagai waktu peluncuran All New Xenia, yakni 11 November 2021.</p>
<figure id="attachment_5849" aria-describedby="caption-attachment-5849" style="width: 689px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5849" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Daihatsu-All-New-Xenia-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="689" height="493" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Daihatsu-All-New-Xenia-dok.Istimewa.jpg 689w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Daihatsu-All-New-Xenia-dok.Istimewa-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Daihatsu-All-New-Xenia-dok.Istimewa-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Daihatsu-All-New-Xenia-dok.Istimewa-587x420.jpg 587w" sizes="auto, (max-width: 689px) 100vw, 689px" /><figcaption id="caption-attachment-5849" class="wp-caption-text">Daihatsu All New Xenia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Lantas bagaimana penjualan keduanya? Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Jumat (25/2/2022) menunjukkan, ternyata selama Januari tahun ini atau awal tahun 2022 di antara penjualan mereka terdapat perbedaan mencolok seperti di tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Pada bulan perdana 2022 itu, Toyota All New Avanza membukukan penjualan ke konsumen (ritel) sebanyak 3.701 unit. Jumlah ini naik signifikan dibanding jumlah yang dikoleksi model lawad pada Januari 2021 yang kala itu mencapai 1.780 unit.</p>
<p>Tetapi, juga meningkat lumayan (sebanyak 176 unit) dibanding jumlah yang diraupnya pada bulan Desember 2021. Di bulan pamungkas tahun 2021 itu, Avanza terjual sebanyak 3.604 unit, dan sebagian besar All New Avanza, meski ada sebagian kecil model lawas alias New Avanza.</p>
<figure id="attachment_5851" aria-describedby="caption-attachment-5851" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5851" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Mesin-Daihatsu-All-New-Xenia-dok.Istimewa-e1645797758162.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-5851" class="wp-caption-text">Mesin Daihatsu All New Xenia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Avanza di Januari 2022 menjadi mobil Toyota terlaris kedua dengan total ritel 3.701 unit, di bawah Innova. Tetapi di atas Veloz, Rush, dan Fortuner. Dan kalau kita lihat, 90% dari total penjualan All New Avanza ini merupakan varian 1.5 liter. Karena, <em>customer</em> Avanza itu first buyer yang lebih memprioritaskan fungsional ya, <em>power</em> yang besar menjadi pertimbangan,” ujar Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (25/2/2022).</p>
<p>Sedangkan All New Xenia di Januari tahun ini, terjual ke konsumen sebanyak 2.286 unit. Jumlah ini meroket 350% dibanding penjualan ritel yang dibukukannya selama Januari 2021, yang sebanyak 654 unit.</p>
<figure id="attachment_4041" aria-describedby="caption-attachment-4041" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4041" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Toyota-All-New-Avanza-dok.Istimewa-e1636607152259.jpg" alt="" width="700" height="505" /><figcaption id="caption-attachment-4041" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Toyota All New Avanza &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Jumlah penjualan selama bulan kesatu di tahun 2022 itu juga lebih banyak dibanding bulan sebelumnya alias Desember 2021, yang mencapai 2.017 unit. Fakta data juga berbicara, 70% dari total penjualan All New Xenia itu merupakan varian bermesin 1.3 liter. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jualan Low MPV ke Diler hingga Oktober, Mobilio  dan Livina Loyo</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/jualan-low-mpv-ke-diler-hingga-oktober-mobilio-dan-livina-loyo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2021 12:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Ertiga]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[wholesales Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Confero S]]></category>
		<category><![CDATA[Xenia]]></category>
		<category><![CDATA[Xpander]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=4249</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Penjualan mobil dari pabrik ke...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Penjualan mobil dari pabrik ke diler (<em>wholesales</em>) di rentang waktu Januari hingga Oktober tahun ini tercatat meningkat signifikan dibanding penjualan selama periode sama tahun lalu. Fampir semua merek membukukan kenaikkan penjualan.</p>
<p>Data yang dikutip <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang bulan Oktober total jumlah wholesales yang berhasil dikoleksi industri otomotif nasional mencapai 75.544 unit. Jumlah ini naik 54,1% dibanding bulan yang sama tahun lalu.</p>
<p>Dengan tambahan penjualan selama Oktober itu maka total kumulatif <em>wholesales</em> nasional di periode Januari – Oktober mencapai 703.089 unit. Jumlah itu naik 67% ketimbang <em>wholesales</em> yang berhasil dibukukan sepanjang kurun waktu yang sama di tahun 2020.</p>
<figure id="attachment_476" aria-describedby="caption-attachment-476" style="width: 704px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-476" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/honda-Mobilio-facelift-2020-dok.Istimewa-e1619710164962.png" alt="" width="704" height="493" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/honda-Mobilio-facelift-2020-dok.Istimewa-e1619710164962.png 704w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/honda-Mobilio-facelift-2020-dok.Istimewa-e1619710164962-300x210.png 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/honda-Mobilio-facelift-2020-dok.Istimewa-e1619710164962-150x105.png 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/honda-Mobilio-facelift-2020-dok.Istimewa-e1619710164962-696x487.png 696w" sizes="auto, (max-width: 704px) 100vw, 704px" /><figcaption id="caption-attachment-476" class="wp-caption-text">Honda Mobilio &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Fakta yang menarik untuk dicermati dari <em>wholesales</em> ini adalah segmen Low MPV. Pasalnya, sejumlah merek di segmen itu telah menjadwal peluncuran versi atau model baru dari mobil jagoannya di bulan November.</p>
<p>Secara teori, merek yang akan meluncurkan model baru, akan pol-polan obral model lama ke diler yang selanjutnya juga “diobral” ke konsumen. Lantas benarkah postulat teori seperti ini?</p>
<p>Ternyata teori tak selamanya benar. Beberapa merek yang tak tersangkut paut dengan rencana penggelontoran model anyar dari mobil jagoanya ternyata penjualannya juga menjulang, dan sebaliknya.</p>
<figure id="attachment_974" aria-describedby="caption-attachment-974" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-974" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Toyota-Avanza-terbaru-dok.Istimewa-e1621725692675.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-974" class="wp-caption-text">Toyota Avanza yang beredar di pasar sebel;um model baru diluncurkan 10 November lalu &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Tetapi yang pasti selama sepuluh bulan pertama di tahun ini, Toyota Avanza masih berada di urutan teratas. Sedangkan Nissan Livina dan Honda Mobilio loyo.</p>
<p>Berikut data selengkapnya:<br />
Avanza (termasuk Veloz): 47.972 unit<br />
Xpander (ternasuk Xpander Cross): 42.859 unit<br />
Suzuki Ertiga: 9.354 unit<br />
Wuling Confero S: 7.247 unit<br />
Daihatsu Xeneia: 8.786 unit<br />
Honda Mobilio: 4.568 unit<br />
Nissan Livina: 1.552 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2021</em> (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wuling Luncurkan Formo S, MPV Berharga Paling Terjangkau</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/wuling-luncurkan-formo-s-mpv-berharga-paling-terjangkau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Oct 2021 12:00:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[harga Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[Low MPV Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[MPV murah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[pasar MPV]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Formo]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Formo S]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Motors]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3557</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Wuling Motor (Wuling), resmi meluncurkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Wuling Motor (Wuling), resmi meluncurkan mobil keluarga serbaguna Wuling Formo S, Jumat (22/10/2021). MPV ini disuguhkan dalam dua varian yakni varian dengan konfigurasi tempat duduk lima kursi (termasuk penumpang), dan varian dengan konfigurasi tempat duduk delapan kursi (termasuk pengemudi).</p>
<p>Sesuai dengan <em>positioning</em> produk yang ditetapkan oleh Wuling – saat model pertama diluncurkan pada November 2018 lalu &#8211; Formo merupakan kendaraan keluarga serbaguna yang juga ditujukan untuk mendukung kegiatan bisnis. Sehingga, Formo S – yang merupakan model terbaru di klan Formo – mengusung tagline “Andalan Keluarga dan Usaha”.</p>
<p>“Produk anyar ini didukung dengan ruang kabin yang luas untuk mengakomodasi anggota keluarga maupun usaha, beragam fitur kenyamanan dan keamanan, serta performa yang dapat diandalkan,” ungkap Brand and Marketing Director Wuling Motors, Michael Budihardja, dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, Jumat (22/10/2021).</p>
<figure id="attachment_3559" aria-describedby="caption-attachment-3559" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3559" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Konfigurasi-tempat-duduk-dan-kapasitas-bagasi-Wuling-Formo-S-dok.Istimewa-scaled-e1634905226219.jpg" alt="" width="700" height="502" /><figcaption id="caption-attachment-3559" class="wp-caption-text">Varian Wuling Formo S dengan Konfigurasi lima tempat duduk plus bagasi luas &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Pilihan konfigurasi bangku, kata Michael, dapat disesuaikan dengan pilihan konsumen yang membutuhkan kendaraan yang dapat membawa lebih banyak penumpang atau yang lebih fokus kepada kapasitas ruang kabin untuk mendukung logistik kegiatan usaha</p>
<p>“Ruang kabin luas dan lega yang mampu mengakomodasi delapan penumpang dengan nyaman hingga baris ketiga. Atau muatan barang yang banyak. Kami berharap kendaraan ini dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang mencari kendaraan pertamanya serta menjadi ‘Andalan Keluarga dan Usaha’ untuk menuju kehidupan yang lebih baik,” jelas Michael.</p>
<p><strong>Subsidi PPnBM</strong><br />
MPV bermesin bensin 1.2 liter dengan semburan tenaga 77,5 hp dan torsi 110 Nm yang disalurkan ke roda menggunakan transmisi manual lima percepatan ini dibanderol 150,8 juta dan 155,8 juta (tergantung konfigurasi tempat duduk) <em>on the road</em> Jakarta.</p>
<p>Namun, Wuling Motors memberikan subsidi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), sehingga harga saat ini Rp 134,8 juta dan Rp 139,8 juta <em>on the road</em> Jakarta, selama periode tertentu. Artinya, model ini menjadi MPV Wuling dengan harga paling terjangkau atau paling murah.</p>
<figure id="attachment_3560" aria-describedby="caption-attachment-3560" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3560" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Formasi-tempat-duduk-8-kursi-termasuk-pengemudi-Wuling-Formo-S-dok.Istimewa-scaled-e1634905658836.jpg" alt="" width="700" height="499" /><figcaption id="caption-attachment-3560" class="wp-caption-text">Wuling Formo S dengan konfigurasi 8 kursi (termasuk pengemudi) &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Selama periode peluncuran ini, konsumen juga masih dapat menikmati program relaksasi PPnBM 100% untuk setiap pembelian unit Wuling Formo S,” kata Michael.</p>
<p>Meski berbanderol murah namun mobil ini dilengkapi fitur penunjang kenyamanan dan keamanan berkendara seperti electric power steering, Multi Information Display (MID), Electric Power Window, hingga Head Unit dengan radio dan konektivitas USB. Dia juga menggunakan sabuk pengaman hingga baris ketiga, serta child-lock safety door.</p>
<p>Kehadiran Formo S ini tentu akan menjadi amunisi baru di tengah sengitnya persaingan di segmen pasar Low MPV. Meski, dari sisi penjualan ke konsumen (ritel) secara keseluruhan di tahun ini (hingga September) Wuling terbilang lumayan dan bercokol di posisi kedelapan merek terlaris di Indonesia.</p>
<figure id="attachment_3561" aria-describedby="caption-attachment-3561" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3561" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Wuling-Formo-model-pertama-yang-diluncurkan-November-2018-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="680" height="481" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Wuling-Formo-model-pertama-yang-diluncurkan-November-2018-dok.Istimewa.jpg 680w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Wuling-Formo-model-pertama-yang-diluncurkan-November-2018-dok.Istimewa-300x212.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Wuling-Formo-model-pertama-yang-diluncurkan-November-2018-dok.Istimewa-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Wuling-Formo-model-pertama-yang-diluncurkan-November-2018-dok.Istimewa-594x420.jpg 594w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Wuling-Formo-model-pertama-yang-diluncurkan-November-2018-dok.Istimewa-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px" /><figcaption id="caption-attachment-3561" class="wp-caption-text">Wuling Formo model pertama yang diluncurkan November 2018 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terlihat SGMW atau Wuling Motors sepanjang Januari &#8211; September tahun ini menjual mobil ke konsumen (ritel) sebanyak 15.383 unit.</p>
<p>Jumlah ini dikoleksi Wuling pada bulan Januari sebanyak 1.010 unit, Februari 861 unit, Maret 1.778 unit, April 2.426 unit, Mei 2.239 unit, dan Juni 1.873 unit. Kemudian pada Juli 1.006 unit, Agustus 1.872 unit, dan September 2.318 unit. (Din/Vto/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Avanza dan Xpander Paling Joss dalam Wholesales Januari &#8211; September</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/avanza-dan-xpander-paling-joss-dalam-wholesales-januari-september/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Oct 2021 03:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ertiga]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[HPM]]></category>
		<category><![CDATA[Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Honda]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Livina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Honda]]></category>
		<category><![CDATA[Wholesales Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[wholesales Xpander]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Confero]]></category>
		<category><![CDATA[Xenia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3555</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Dua Low MPV yang hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Dua Low MPV yang hingga saat ini masih menjadi “bintang” penjualan di segmen pasar mobil keluarga serbaguna (MPV) – yakni Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander – disebut-sebut versi terbarunya bakal meluncur di hajatan GIIAS 2021 yang bakal berlangsung 11 – 21 November nanti. Avanza bakal hadir dalam status serba baru, sedangkan Xpander berlabel model penyegaran alias <em>facelift</em>.</p>
<p>Fakta menarik dari sepak terjang kedua mobil ini adalah, penjualannya yang jauh di atas para pesaingnya. Begitu pun dalam hal pendistribusian unit ke diler (penjualan ke diler alias <em>wholesales</em>), baik Avanza maupun Xpander tercatat paling banyak atau paling joss di sepanjang Januari – September tahun ini.</p>
<figure id="attachment_2181" aria-describedby="caption-attachment-2181" style="width: 712px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2181" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166.jpg" alt="" width="712" height="465" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166.jpg 712w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166-300x196.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166-150x98.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166-696x455.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166-643x420.jpg 643w" sizes="auto, (max-width: 712px) 100vw, 712px" /><figcaption id="caption-attachment-2181" class="wp-caption-text">Mitsubishi Xpander &#8211; dok.MMKSI</figcaption></figure>
<p>Data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari catatan penjualan mobil yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terlihat, di segmen pasar Low MPV – dalam sembilan bulan pertama tahun ini – <em>wholesales</em> Toyota Avanza yang terbanyak. Sementara, Xpander terbanyak kedua.</p>
<p>Toyota Avanza (termasuk Avamnza Veloz) di rentang waktu itu terjual ke diler sebanyak 46.271 unit. Kemudian Mitsubishi Xpander membukukan <em>wholesales</em> sebanyak 38.096 unit.<br />
Berikutnya, Suzuki Ertiga yang berhasil terlego ke diler sebanyak 8.531 unit.</p>
<figure id="attachment_1540" aria-describedby="caption-attachment-1540" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1540" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Daihatsu-Xenia-dok.Istimewa-e1623773878509.png" alt="" width="700" height="494" /><figcaption id="caption-attachment-1540" class="wp-caption-text">Penjualan ritel Toyota Avanza di Januari &#8211; Agustus tahun 2021 ini jauh di atas penjualan kembarannya, Daihatsu Xenia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Lalu, Daihatsu Xenia dengan total <em>wholesales</em> 7.635 unit, Wuling Confero S sebanyak 6.383 unit, Honda Mobilio 4.424 unit, dan Nissan Livina 1.148 unit.</p>
<p>Sekadar catatan di periode Januari hingga September tahun ini, total <em>wholesales</em> mobil – kendaraan penumpang maupun kendaraan komersial – mencapai 627.537 unit. Jumlah ini meroket 68,7% dibanding <em>wholesales</em> yang berhasil dibukukan selama kurun waktu yang sama di tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_477" aria-describedby="caption-attachment-477" style="width: 706px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-477" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663.png" alt="" width="706" height="487" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663.png 706w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663-300x207.png 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663-150x103.png 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663-218x150.png 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663-696x480.png 696w" sizes="auto, (max-width: 706px) 100vw, 706px" /><figcaption id="caption-attachment-477" class="wp-caption-text">Honda Mobilio &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara penjualan ritel di rentang waktu yang sama, tercatat mencapai 600.344 unit. Jumlah itu menanjak hingga 47,4% dibanding sembilan pertama tahun lalu. (Vto/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Model akan Berganti, Sembilan Bulan Avanza – Xenia Masih Laku Segini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/model-akan-berganti-sembilan-bulan-avanza-xenia-masih-laku-segini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2021 01:30:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Astra Daihatsu Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Avanza terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Daihatsu Xenia]]></category>
		<category><![CDATA[Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Xenia terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3331</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Isu segera hadirnya model terbaru...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Isu segera hadirnya model terbaru atau generasi anyar dari mobil kembar Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia terus menyeruak di berbagai lini informasi di Indonesia. Bahkan, kabar terbaru menyebut kemungkinan besar mobil tersebut diluncurkan secara resmi di hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 yang bakal berlangsung 11 – 21 November nanti.</p>
<p>Kabar menyebar setelah dua kode anyar – yang diduga kuat sebagai kode dari Avanza dan Xenia baru tersebut – muncul di lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2021, yang merupakan panduan dasar bagi daerah-daerah di seluruh Indonesia dalam menerapkan pajak kendaraan bermotor. Di beleid itu pula disebutkan harga dasar atau nilai jual dasar dari kendaraan yang bersangkutan.</p>
<figure id="attachment_1478" aria-describedby="caption-attachment-1478" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1478" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Toyota-Avanza-Veloz-2021-dok.Istimewa-e1623555665746.png" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-1478" class="wp-caption-text">Toyota Avanza Veloz 2021 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Avanza dan Xenia memulai kiprahnya di pasar mobil Tanah Air sejak tahun 2004. Generasi pertama diluncurkan dan mulai dijual secara resmi di gelaran Gaikindo Auto Expo 2004, dan 100.000 unit terjual di tahun tersebut.</p>
<p>Artinya, keduanya telah malang melintang di pasar mobil Indonesia selama 17 tahun. Di rentang waktu itu pula, pasang surut penjualan dialami. Meski, hingga kini, Toyota Avanza masih tercatat sebagai “penguasa” pasar dalam penjualan langsung ke konsumen (ritel) di segmennya, yakni Low MPV.</p>
<figure id="attachment_3156" aria-describedby="caption-attachment-3156" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3156" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Daihatsu-Grand-Xenia-dok.Daihatsu-e1633429371992.png" alt="" width="700" height="508" /><figcaption id="caption-attachment-3156" class="wp-caption-text">Daihatsu Grand Xenia &#8211; dok.Daihatsu</figcaption></figure>
<p>Data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan ritel ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan sepanjang Januari – September tahun ini, Avanza masih terjual ke konsumen sebanyak 40.798 unit. Melonjak jauh dibanding penjualan selama periode sama tahun lalu yang sebanyak 29.365 unit.</p>
<p>Total penjualan di sembilan pertama tahun ini dikoleksi Avanza dari penjualan di bulan 2.828 unit, Februari 1.504 unit, Maret 7.625 unit, dan April 5.812 unit. Kemudian di bulan Mei sebanyak 5.517 unit, Juni 2.243 unit, Juli 4.524 unit, Agustus 6.186 unit, dan September 4.559 unit.</p>
<figure id="attachment_3334" aria-describedby="caption-attachment-3334" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3334" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Interior-Daihatsu-Xenia-dok.Istimewa-e1634175478929.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-3334" class="wp-caption-text">Interior Daihatsu Xenia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sedangkan di kurun waktu yang sama, total penjualan ritel yang berhasil dikantongi Daihatsu Xenia tercatat sebanyak 7.080 unit. Jumlah ini dibukukannya di bulan Januari 654 unit, Februari 529 unit, Maret 1.077 unit, dan April 823 unit. Kemudian di bulan Mei 525 unit, Juni 976 unit, Juli 997 unit, Agustus 794 unit, dan September sebanyak 705 unit. (Vto/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Isu Versi Baru Marak, Penjualan Xenia Sudah Lama Bonyok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/isu-versi-baru-marak-penjualan-xenia-sudah-lama-bonyok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2021 10:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Avnaza Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Daihatsu Xenia versi baru]]></category>
		<category><![CDATA[harga Xenia]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[PT Astra Daihatsu Motor]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Xenia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyopta Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Avanza terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Xenia terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3155</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kabar yang menyebut kehadiran mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kabar yang menyebut kehadiran mobil kembar Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia versi terbaru bakal meluncur tak lama lagi, terus berembus hingga saat ini.</p>
<p>Bahkan, ada yang menyebut kemungkinan besar peluncuran terjadi pada akhir Oktober atau akhir bulan ini meski baik Toyota Indonesia maupun Astra Daihatsu Motor sendiri belum memberikan informasi apapun.</p>
<p>Maraknya isu ini tak lama setelah muncur lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2021, yang merupakan panduan dasar bagi daerah-daerah di seluruh Indonesia dalam menerapkan pajak kendaraan bermotor. Di beleid itu hanya disebutkan harga dasar atau nilai jual dasar dari kendaraan yang bersangkutan.</p>
<figure id="attachment_1271" aria-describedby="caption-attachment-1271" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1271" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Gambar-rendering-Toyota-Avanza-versi-baru-yang-sempat-menyeruak-media-sosial-dan-ranah-maya-lainnya-dok.Istimewa-e1622728840853.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-1271" class="wp-caption-text">Gambar rendering Toyota Avanza versi baru yang sempat menyeruak media sosial dan ranah maya lainnya &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Disebutkan mobil yang berkode W100RE dan W101RE yang diduga sebagai Avanza model baru. Masing-masing memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) alias harga dasar Rp157 juta dan Rp227 juta</p>
<p>Sedangkan mobil berkode W100RG dan W101RG yang diduga kuat sebagai Daihatsu Xenia anyar. NJKB keduanya disebutkan Rp135 juta dan Rp172 juta.</p>
<p>“Kami belum bisa berkomentar. Karena untuk peluncuran Low MPV kembar ini juga tergantung dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai pihak yang memproduksi. Tetapi yang perlu diingat, sebuah produk dengan NJKB terdaftar di Pemendagri belum tentu atau tidak berarti segera meluncur,” ungkap kolega <em>Mobilitas</em> di Toyota Indonesia saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (1/10/2021) lalu.</p>
<figure id="attachment_2564" aria-describedby="caption-attachment-2564" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2564" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Avanza-Veloz-dok.TAM_-e1628401950385.png" alt="" width="700" height="502" /><figcaption id="caption-attachment-2564" class="wp-caption-text">Toyota Avanza Veloz versi reguler &#8211; dok.TAM</figcaption></figure>
<p>Sang kolega bahkan menyebut secara penjualan, Toyota Avanza masih cukup tinggi. Dan faktanya, data yang dihimpun Mobilitas dari laporan penjualan ritel (ke konsumen) kepada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terlihat, di Januari – Agustus tahun inimemang demikian adanya.</p>
<p>Avanza masih membukukan penjualan ritel sebanyak 36.329 unit atau 37,7% dari total penjualan Low MPV di Tanah Air pada periode itu. Angka itu dibukukannya di bulan Januari sebanyak 2.828 unit, Februari 1.504 unit, Maret 7.625 unit, dan April 5.812 unit. Kemudian di bulan Mei sebanyak 5.517 unit, Juni 2.243 unit, Juli 4.524 unit, dan Agustus 6.186 unit.</p>
<figure id="attachment_1724" aria-describedby="caption-attachment-1724" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1724" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Toyota-Avanza-Veloz-dok.Istimewa-e1624678859221.png" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-1724" class="wp-caption-text">Toyota Avanza Veloz &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p><strong>Xenia terus bonyok </strong><br />
Berbeda dengan Avanza yang merupakan saudara kembarnya, ternyata penjualan ritel Daihatsu Xenia mengenaskan. Fakta data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan ke Gakindo menunjukkan, di Januari – Agutus tahun ini penjualan ritel Xenia hanya 6.375 unit.</p>
<p>Jumlah ini dikantongi dari penjualan di bulan Januari sebanyak Januari 654 unit, Februari 529 unit, Maret 1.077 unit, dan April 823 unit. Kemudian di bulan Mei 525 unit, Juni 976 unit, Juli 997 unit, dan Agustus 794 unit.</p>
<p>Total penjualan ritel selama delapan bulan pertama tahun ini (yang sebanyak 6.375 unit) merosot dibanding jumlah yang berhasil dikantongi selama kurun waktu yang sama tahun 2020. Saat itu, jumlahnya mencapai 6.851 unit, artinya di tahun ini merosot 476 unit.</p>
<figure id="attachment_3157" aria-describedby="caption-attachment-3157" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3157" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Daihatsu-Great-New-Xenia-dok.Istimewa-e1633429619664.jpg" alt="" width="710" height="460" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Daihatsu-Great-New-Xenia-dok.Istimewa-e1633429619664.jpg 710w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Daihatsu-Great-New-Xenia-dok.Istimewa-e1633429619664-300x194.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Daihatsu-Great-New-Xenia-dok.Istimewa-e1633429619664-150x97.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Daihatsu-Great-New-Xenia-dok.Istimewa-e1633429619664-696x451.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Daihatsu-Great-New-Xenia-dok.Istimewa-e1633429619664-648x420.jpg 648w" sizes="auto, (max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-3157" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Daihatsu Great New Xenia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Padahal, jumlah penjualan di Januari – Agustus 2020 itu sudah ambrol 55,8% dibanding total penjualan yang berhasil di koleksi selama periode yang sama tahun 2019, yang sebanyak 15.500 unit. Tetapi penjualan di tahun 2019 itu pun sejatinya sudah banyak ambrol dibanding delapan bulan pertama tahun 2018.</p>
<p>Sebab di Januari hingga Agustus 2018, Xenia masih laku dibeli konsumen sebanyak 21.758 unit. Tetapi, lagi-lagi catatan kelam ternyata juga sudah terjadi di tahun itu, karena kinerja penjualan ritel di kurun waktu itupun juga jeblok dibanding rentang waktu yang sama tahun 2017 yang sebanyak 23.284 unit.</p>
<figure id="attachment_3158" aria-describedby="caption-attachment-3158" style="width: 701px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3158" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Mobil-konsep-Daihatsu-DN-Multisix-dok.Kompas.com_-e1633429685530.jpg" alt="" width="701" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Mobil-konsep-Daihatsu-DN-Multisix-dok.Kompas.com_-e1633429685530.jpg 701w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Mobil-konsep-Daihatsu-DN-Multisix-dok.Kompas.com_-e1633429685530-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Mobil-konsep-Daihatsu-DN-Multisix-dok.Kompas.com_-e1633429685530-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Mobil-konsep-Daihatsu-DN-Multisix-dok.Kompas.com_-e1633429685530-696x496.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Mobil-konsep-Daihatsu-DN-Multisix-dok.Kompas.com_-e1633429685530-589x420.jpg 589w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Mobil-konsep-Daihatsu-DN-Multisix-dok.Kompas.com_-e1633429685530-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 701px) 100vw, 701px" /><figcaption id="caption-attachment-3158" class="wp-caption-text">Mobil konsep Daihatsu DN Multisix &#8211; dok.Kompas.com</figcaption></figure>
<p>Mirisnya, jumlah penjualan ritel yang berhasil dikantongi tahun itu ternyata sudah remuk dibanding penjualan selama periode sama tahun 2016. Data berbicara, di delapan bulan pertama 2016 penjualan ritel Xenia masih mencapai 26.674 unit. (Daf/Fan/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Avanza Masih Juarai Penjualan Low MPV di Januari &#8211; Juni</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/avanza-masih-juarai-penjualan-low-mpv-di-januari-juni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2021 10:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Ertiga]]></category>
		<category><![CDATA[Gran Max minibus]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[Low MPV Terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan Livina]]></category>
		<category><![CDATA[pajak Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[PPnBM Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[Xenia]]></category>
		<category><![CDATA[Xpander]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2179</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Data yang dihimpun Gabungan Industri...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang Januari hingga Juni atau semester pertama tahun ini penjualan mobil ke konsumen (ritel) meningkat 33,5% dibanding periode sama tahun lalu.</p>
<p>Total penjualan ritel tahun ini mencapai 387.873 unit, sementara di enam bulan pertama tahun 2020 sebanyak 290.582 unit.</p>
<p>Hampir semua merek – tak terkecuali di kelompok 10 besar – membukukan peningkatan penjualan. Toyota – yang merupakan merek di peringkat pertama dalam daftar 10 besar &#8211; mengantongi angka penjualan ritel sebanyak 120.717 unit (dengan perolehan pangsa pasar 31,1%).</p>
<figure id="attachment_2181" aria-describedby="caption-attachment-2181" style="width: 712px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2181" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166.jpg" alt="" width="712" height="465" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166.jpg 712w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166-300x196.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166-150x98.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166-696x455.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Mitsubishi-Xpander-dok.MMKSI_-e1626271873166-643x420.jpg 643w" sizes="auto, (max-width: 712px) 100vw, 712px" /><figcaption id="caption-attachment-2181" class="wp-caption-text">Mitsubishi Xpander &#8211; dok.MMKSI</figcaption></figure>
<p>Berada di belakangnya, terdapat Daihatsu yang menjual sebanyak 67.323 unit (17,3%), Honda 49.439 unit (12,7%), dan Mitsubishi Motors 47.781 unit (12,3%). Kemudian, Suzuki 40.928 unit (10,6%), Mitsubishi Fuso 14.098 unit (3,6%).</p>
<p>Isuzu menjual ke konsumen sebanyak 11.968 unit (3,1%) berada di urutan berikutnya. Setelah itu Wuling 10.187 unit (2,6%), Hino 8.511 unit (2,2%), dan Nissan sebanyak 4.616 unit (1,2%).</p>
<p>Namun, yang menarik dicermati adalah segmen Low MPV. Pasalnya, segmen inilah yang selama ini menyumbang angka penjualan ritel nasional terbanyak.</p>
<figure id="attachment_870" aria-describedby="caption-attachment-870" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-870" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Suzuki-All-New-Ertiga-dok.Istimewa-e1621328773913.jpg" alt="" width="700" height="480" /><figcaption id="caption-attachment-870" class="wp-caption-text">Suzuki All New Ertiga &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Dalam pertarungan selama enam bulan pertama tahun ini, Low MPV Toyota Avanza membukukan penjualan ritel terbanyak. Totalnya, 25.529 unit. Dia sekaligus menjadi jawara.</p>
<p>Kedua, Mitsubishi Xpander yang mengoleksi angka penjualan sebanyak 13.748 unit. Dia disusul Daihatsu Gran Max yang sebanyak 6.123 unit.</p>
<p>Suzuki Ertiga berada di urutan berikutnya, setelah terlego sebanyak 5.711 unit. Daihatsu Xenia terjual ke konsumen sebanyak 4.584 unit berada di belakang Ertiga.</p>
<figure id="attachment_477" aria-describedby="caption-attachment-477" style="width: 706px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-477" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663.png" alt="" width="706" height="487" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663.png 706w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663-300x207.png 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663-150x103.png 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663-218x150.png 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Honda-Mobilio-dok.Istimewa-e1619710255663-696x480.png 696w" sizes="auto, (max-width: 706px) 100vw, 706px" /><figcaption id="caption-attachment-477" class="wp-caption-text">Honda Mobilio &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Setelah itu ada Honda Mobilio. Low MPV Honda yang dijajakan PT Honda Prospect Motor (HPM) itu hanya terjual 3.321 unit. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
