<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar Mercedes-Benz &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pasar-mercedes-benz/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Aug 2024 09:09:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pasar Mercedes-Benz &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Seberapa Laku Mercedes-Benz dan BMW di Jerman Periode Januari – Juli? Ini Faktanya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/seberapa-laku-mercedes-benz-dan-bmw-di-jerman-periode-januari-juli-ini-faktanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2024 04:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bayerische Motiren Werke]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[BMW di Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[BMW Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz di Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan BMW]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Mercedes-Benz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19524</guid>

					<description><![CDATA[Munich, Mobilitas – Dua pabrikan kondang berpaspor Jerman...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Munich, Mobilitas</strong> – Dua pabrikan kondang berpaspor Jerman ini tak hanya kesohor di segmen pasar mobil mewah Eropa tetapi juga di seantero dunia.</p>
<p>Kedua merek telah menjadi sebuah simbol kemapanan sosial ekonomi konsumennya. Sehingga, tak heran jika keduanya banyak diburu kalangan atas di berbagai negara di dunia.</p>
<p>Lantas, bagaimana penjualan mereka di kampung halamannya sendiri, Jerman? Setidaknya di periode Januari – Juli 2024 ini?</p>
<p>Data Otoritas Transportasi Federal (KBA) Jerman yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (10/8/2024) menunjukkan saat ini Mercedes-Benz (Mercedes) menjajakan 28 varian model kendaraan penumpang di Jerman. Sementara, Bayerische Motoren Werke (BMW) meniagakan 22 varian model kendaraan penumpang.</p>
<p>Fakta data berbicara, selama periode Januari hingga Juli tahun ini, Mercedes-Benz meraup angka penjualan sebanyak 149.867 unit. Jumlah ini melorot 10,1 persen dibanding total angka penjualan yang berhasil diseroknya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<figure id="attachment_17789" aria-describedby="caption-attachment-17789" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Logo-Mercedes-Benz-dok.Motor-Authority-e1713671184607.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17789" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Logo-Mercedes-Benz-dok.Motor-Authority-e1713671184607.jpg" alt="" width="700" height="486" /></a><figcaption id="caption-attachment-17789" class="wp-caption-text">Logo Mercedes-Benz &#8211; dok.Motor Authority</figcaption></figure>
<p>Sementara, di saat yang sama, BMW berhasil mengemas angka penjualan sebanyak 135.871 unit. Jumlah angka penjualan ini naik 4,1 persen dibanding total angka penjualan yang berhasil dikantonginya pada periode Januari – Juli 2023.</p>
<p>Dengan penjualan sebanyak itu, Mercedes bercokol di urutan kedua dalam daftar pabrikan mobil di Jerman dengan penjualan terbanyak. Sedangkan BMW berada di urutan ketiga.</p>
<p>Adapun pabrikan di urutan pertama dalam daftar itu adalah Volkswagen (VW) yang berhasil melego mobil buatannya sebanyak 330.609 unit. Jumlah penjualan mobil VW ini naik 8,9 persen dibanding periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Sekadar informasi, di periode itu, jumlah mobil yang terjual di Jerman (dari seluruh pabrikan atau merek yang berjualan di negeri itu) mencapai 1.709.912 unit. Total penjualan ini meningkat 4,4 persen dibanding Januari – Juli 2023. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mercedes-Benz EQE Gebrak Filipina 10 Juni Nanti, Andalkan Keunggulan Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mercedes-benz-eqe-gebrak-filipina-10-juni-nanti-andalkan-keunggulan-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 02:00:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[fitur SUV Mercedes-Benz EQE]]></category>
		<category><![CDATA[harga SUV listrik Mercedes EQE]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz EQE]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran Mercedes-Benz EQE SUV]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[SUV listrik Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[SUV Mercedes-Benz EQE 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18318</guid>

					<description><![CDATA[Manila, Mobilitas – Mercedes-Benz mengklaim, mobil setrum ini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Manila, Mobilitas</strong> – Mercedes-Benz mengklaim, mobil setrum ini diklaim mampu berjalan (berdasarkan siklus WLTP) sejauh 550 kilometer dalam sekali cas baterai.</p>
<p>Sejumlah informasi yang dihimpun Autoindustriya dan dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (21/5/2024), menyebut SUV EQE memadukan desain konservatif dengan teknologi tinggi tanpa emisi. “Untuk pasar Filipina kemungkinan besar, SUV itu dibekali baterai berdaya 90,6 kWh,” tulis media itu.</p>
<p>Baterai ini dipadukan dengan motor listrik tunggal yang dipasang di bagian belakang dari mobil tersebut. Semburan tenaga yang dihasilkan mencapai 288 PS dengan torsi hingga 565 Nm.</p>
<p>Namun, untuk tipe berpenggerak semua roda (AWD) semburan torsi Mercedes-Benz EQE 350+ itu mencapai 764 Nm, Meski, besaran semburan tenaga tetap sama yakni 288 PS.</p>
<figure id="attachment_18320" aria-describedby="caption-attachment-18320" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-18320" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Tampilan-bagian-samping-SUV-Mercedes-Benz-EQE-dok.Istimewa-e1716259468577.jpg" alt="" width="700" height="475" /><figcaption id="caption-attachment-18320" class="wp-caption-text">Tampilan bagian samping SUV Mercedes-Benz EQE &#8211; dok.Istimewa via Motor Authority</figcaption></figure>
<p>Sementara, fitur yang kemungkinan disematkan padanya adalah layar sentuh MBUX 12,8 inci hingga cluster digital 12,3 inci. Kemudian balutan lembaran kulit di sejumlah bagian interior, selain jok.</p>
<p>Lalu, pengatur suhu multi-zona, kursi pijat, hingga kursi depan berpemanas/berventilasi. Tidak ketinggalan sunroof panoramik, serta pencahayaan ambient LED.</p>
<p>Dengan sederet keunggulan yang ditawarkan itu, SUV Mercedes-Benz bertenaga dari setrum ini diharapkan menambah kinerja penjualan mobil listrik pabrikan itu moncer. Terlebih, di sepanjang Januari – Maret atau kuartal pertama 2024 ini, penjualan mobil berteknologi daya setrum (listrik murni atau BEV, hybrid, dan plug-in hybrid alias PHEV) kurang cemerlang.</p>
<p>Data EV-Volume yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (21/5/2024) menunjukkan selama tiga bulan pertama 2024 itu, penjualan mobil listrik baterai (BEV) Mercedes-Benz hanya 47.512 unit. Jumlah itu ambles 8 persen dibanding periode sama di tahun 2023, meski di pasar BEV dunia, Mercedes masih meraup pangsa pasar 10,3 persen. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Truk dan Bus di RI Saat Ini: Scania Meroket, Fuso dan UD Trucks Menciut</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-truk-dan-bus-di-ri-saat-ini-scania-meroket-fuso-dan-ud-trucks-menciut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jul 2023 05:12:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus Hino]]></category>
		<category><![CDATA[bus Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Scania]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan bus Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk Hino]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<category><![CDATA[truk Hino]]></category>
		<category><![CDATA[UD Trucks]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13297</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang semester pertama tahun ini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang semester pertama tahun ini total penjualan kendaraan bermotor roda empat (berbagai jenis dan kategori atau disebut mobil) tercatat meningkat.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (20/7/2023) menunjukkan, sepanjang Januari – Juni itu, 502.536 mobil (mulai dari citycar hingga truk dan bus) terjual ke konsumen (ritel) di Tanah Air. Total jumlah penjualan ritel ini meningkat 8 persen dibanding periode sama di 2022.</p>
<p>Dari fakta penjualan ritel ini, yang menarik untuk dicermati adalah penjualan kendaraan komersial, terutama truk dan bus. Pasalnya, penjualan kendaraan niaga ini sangat terkait dengan kondisi ekonomi nasional (baik tumbuh atau sebaliknya).</p>
<p>Sementara, seperti dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa waktu lalu, ekonomi Indonesia sepanjang 2022 lalu tumbuh 5,31 persen. Sedangkan di kuartal pertama (Januari – Maret) 2023 tumbuh 5,03 persen, dan kuartal kedua diperkirakan oleh Bank Indonesia (karena angka resmi belum dirilis) mencapai 5,1 persen.</p>
<figure id="attachment_8089" aria-describedby="caption-attachment-8089" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-8089" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Truk-Quester-GWE-350-UD-Trucks-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661241237518.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Truk-Quester-GWE-350-UD-Trucks-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661241237518.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Truk-Quester-GWE-350-UD-Trucks-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661241237518-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Truk-Quester-GWE-350-UD-Trucks-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661241237518-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Truk-Quester-GWE-350-UD-Trucks-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661241237518-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Truk-Quester-GWE-350-UD-Trucks-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1661241237518-586x420.jpg 586w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8089" class="wp-caption-text">Ilustrasi, truk Quester GWE 350 UD Trucks di GIIAS 2022 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Fakta menarik lainnya di daftar penjualan kendaraan komersial truk dan bus ini adalah, menyusutnya penjualan ritel beberapa merek kondang. Meski, tak sedikit juga yang penjualannya justeru meroket alias meningkat hingga ratusan persen.</p>
<p>Pada rentang waktu itu, Isuzu membukukan penjualan ritel sebanyak 15.508 unit atau naik tipis 3,7 persen dibanding penjualan ritel yang dibukukannya pada Januari – Juni 2022.</p>
<p>Kemudian Mitsubishi 17.343 unit (menciut 0,5 persen), Hino 12.719 unit (naik tipis 1,1 persen), UD Trucks 900 unit (turun 1,3 persen), Scania 443 unit (meroket 299,1 persen), FAW 263 unit (melonjak 139,1 persen), dan Tata Motor 15 unit (ambrol 86,8 persen).’</p>
<p>Rapor penjualan ritel ini menunjukkan, meski menciut, namun Mitsubishi Fuso masih merajai pasar kendaraan komersial truk dan bus di Indonesia. Bahkan merek ini masih menggenggam 3,5 persen pangsa pasar dari total penjualan kendaraan bermotor roda empat (mobil) di Tanah Air. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
