<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar mobil Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pasar-mobil-korea/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Mar 2024 04:48:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pasar mobil Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ternyata Begini Rapor Penjualan Ritel Mobil Korea dan Cina di RI Saat Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ternyata-begini-rapor-penjualan-ritel-mobil-korea-dan-cina-di-ri-saat-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Mar 2024 04:09:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Chery Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[DFSK Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Kia di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17355</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama dua bulan pertama 2024...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama dua bulan pertama 2024 itu sebagian besar merek atau pabrikan asal Cina tidak mengalami merosotnya penjualan, meski di saat yang sama pasar mobil terpuruk.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (27/3/2023) menunjukkan selama Januari – Februari 2024 itu jumlah mobil (dari berbagai merek dan jenis) yang terjual dari diler ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 148.649 unit. Jumlah tersebut merosot 15 persen dibanding total penjualan ritel selama periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Meski demikian tidak semua pabrikan mencatatkan amblesnya penjualan ritel. Termasuk pabrikan asal Cina, termasuk Morris Garage (MG) merek asal Inggris yang sejak tahun 2007 lalu telah dibeli oleh SAIC Motor Cina.</p>
<figure id="attachment_14950" aria-describedby="caption-attachment-14950" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14950" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Neta-V-crossover-listrik-dari-Neta-Auto-yang-dijual-di-Indonesia-dok.PT-NAI-e1698147177486.jpg" alt="" width="700" height="505" /><figcaption id="caption-attachment-14950" class="wp-caption-text">Mobil listrik Neta V yang dijual di Indonesia &#8211; dok.PT NAI</figcaption></figure>
<p>Secara umum, kinerja pabrikan asal Negeri Tirai Bambu itu relatif lebih bagus dibanding pabrikan non Jepang maupun non Eropa lainnya, yakni dari Korea. Sebab, dua pabrikan asal Negeri Ginseng tersebut, yakni Hyundai dan Kia, ternyata membukukan jebloknya penjualan ritel.</p>
<p>Berikut data selengkapnya:<br />
<strong>Pabrikan asal Korea</strong>:<br />
Hyundai : 5.196 unit (ambles 18,2 persen dibanding Januari – Februari 2023)<br />
Kia : 238 unit (ambles 10,2 persen)</p>
<p><strong>Pabrikan asal Cina</strong>:<br />
Wuling : 3.620 unit (meningkat 10,6 persen)<br />
Chery : 678 unit (meroket 204 persen)<br />
Morris Garage : 353 unit (melonjak 94 persen)<br />
Dongfeng Sokon : 232 unit (anjlok 22 persen)<br />
Neta Auto : 58 unit (belum bisa dibandingkan karena baru berjualan)<br />
FAW (kendaraan niaga) : 47 unit (melonjak 67,9 persen)<br />
<em>Sumber : Gaikindo, 2024</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Merek Mobil Terlaris di Korea Saat Ini: Juara Pertama Kia, Bukan Hyundai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/10-merek-mobil-terlaris-di-korea-saat-ini-juara-pertama-kia-bukan-hyundai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 00:55:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kia di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BMW di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Mercedes di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan BMW di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Kia di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mercedes-Benz di Korea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17126</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Selama dua bulan pertama 2024...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Selama dua bulan pertama 2024 itu Kia dan Hyundai sama-sama membukukan susutnya penjualan.</p>
<p>Data Asosiasi Diler Mobil Korea (KADA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Korea (KAMA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (14/3/2024) menunjukkan sepanjang Januari – Februari 2024 itu total penjualan mobil Kia mencapai 88.759 unit. Meski, jumlah penjualan ini menyusut tipis 0,1 persen dibanding jumlah penjualan yang dibukukannya selama periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Sementara, pada saat yang sama total angka penjualan yang diraup Hyundai mencapai 75.532 unit (tetapi tidak termasuk merek mewah miliknya, Genesis). Jumlah tersebut anjlok hingga 23,8 persen dibanding total angka penjualan yang diseroknya selama Januari – Februari 2023.</p>
<p>Fakta lain dari data penjualan mobil di Negeri Ginseng itu adalah, bercokolnya merek Bayerische Motoren Werke (BMW) di urutan keempat dalam daftar merek mobil dengan penjualan terbanyak. Merek asal Jerman itu mengoleksi angka penjualan sebanyak 10.419 unit, meski merosot 16,4 persen dibanding periode sama di 2023.</p>
<figure id="attachment_13640" aria-describedby="caption-attachment-13640" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13640" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-logo-Hyundai-Elantra-Hybrid-dok.Carbuzz-e1691479237902.jpg" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-logo-Hyundai-Elantra-Hybrid-dok.Carbuzz-e1691479237902.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-logo-Hyundai-Elantra-Hybrid-dok.Carbuzz-e1691479237902-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-logo-Hyundai-Elantra-Hybrid-dok.Carbuzz-e1691479237902-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-logo-Hyundai-Elantra-Hybrid-dok.Carbuzz-e1691479237902-696x501.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-logo-Hyundai-Elantra-Hybrid-dok.Carbuzz-e1691479237902-583x420.jpg 583w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-13640" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo Hyundai Elantra Hybrid &#8211; dok.Carbuzz</figcaption></figure>
<p>Sedangkan pesaing terkuat BMW – yang juga sama-sama dari Jerman &#8211; yakni Mercedes-Benz bertengger di urutan keenam. Merek ini mengantongi angka penjualan sebanyak 6.523 unit, anjlok 22,5 persen dibanding Januari &#8211; Februari 2023.</p>
<p>Angka penjualan yang dibukukan pabrikan baik lokal maupun asing tersebut menjadikan total penjualan mobil di Korea selama dua bulan pertama 2024 mencapai 231.385 unit. Walaupun jumlah itu anjlok hingga 25 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Sedangkan merek terlaris selama periode itu ada 10 merek atau pabrikan. Berikut data selengkapnya:<br />
Kia : 88.759 unit<br />
Hyundai : 75.532 unit<br />
Genesis : 21.931 unit<br />
BMW : 10.419 unit<br />
KG Mobility :7.510 unit<br />
Mercedes-Benz : 6.523 unit<br />
GM Korea : 4.881 unit<br />
Renault Korea : 3.452 unit<br />
Volvo : 1.926 unit<br />
Lexus : 1.917 unit<br />
<em>Sumber : KADA, KAMA, 2024</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jualan di Korea, Ternyata Mercedes dan BMW Jauh Lebih Laku Ketimbang Toyota</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/jualan-di-korea-ternyata-mercedes-dan-bmw-jauh-lebih-laku-ketimbang-toyota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2023 15:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[pajak mobil di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15683</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Posisi ketimpangan antara Toyota dengan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Posisi ketimpangan antara Toyota dengan merek lain ini juga terjadi dengan merek-merek lokal Korea.</p>
<p>Data Asosiasi Diler Mobil Korea (KADA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (12/12/2023) menunjukkan, selama Januari – November tahun ini sebanyak 1.596.840 mobil terjual di Korea Selatan. Jumlah itu dibukukan pabrikn lokal sebanyak 1.337.560 unit dan pabrikan asal negara lain alias asing sebanyak 259.280 unit.</p>
<p>Tercatat, 10 merek atau pabrikan meraup angka penjualan terbanyak. Mereka adalah Hyundai yang menyerok angka penjualan 584.751 unit (dengan pangsa pasar 36,6 persen), Kia 520.103 unit (32,6 persen), Genesis (merek mewah milik Hyundai) 115.873 unit (7,3 persen), BMW 69.546 unit (4,4 persen) dan Mercedes-Benz 68.156 unit (4,3 persen).</p>
<figure id="attachment_14602" aria-describedby="caption-attachment-14602" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-14602" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-Toyota-dok.Istimewa-via-NoCamels-e1695878872349.jpg" alt="" width="700" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-14602" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Toyota &#8211; dok.Istimewa via NoCamels</figcaption></figure>
<p>Kemudian KG Mobility (yang sebelumnya bernama Ssangyong) 59.838 unit (3,7 persen), GM Korea 36.541 unit (2,3 persen), dan Renault Korea 36.541 unit (1,3 persen). Dan pabrikan dengan penjualan terbanyak ke-10 adalah Audi yang berhasil mengoleksi angka penjualan sebanyak 16.650 unit (1,0 persen).</p>
<p>Sementara, pabrikan terbesar di Jepang yakni Toyota hanya bertengger di urutan ke-14. Total angka penjualan yang berjhasil diraupnya hanya 7.602 unit, dengan pangsa pasar 0,5 persen.</p>
<p>Artinya, diantara sesama pabrikan asing, ternyata jagoan asal Jepang itu jauh tertinggal dari BMW dan Mercedes-Benz. Bahkan, jika total penjualan Toyota yang sebanyak 7.602 digabung dengan penjualan mobil mewah Toyota yakni Lexus yang sebanyak 12.191 unit (sehingga total 19.793 unit) pun masih jauh dari penjualan duo jadoan asal Jerman itu. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari &#8211; Juni Tahun Ini, 4 Juta Lebih Mobil Korea Terjual di Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-juni-tahun-ini-4-juta-lebih-mobil-korea-terjual-di-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 07:17:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Hytundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kia Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil buatan Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Korea di dunia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil Korea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13391</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Korea kini diakui sebagai salah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Korea kini diakui sebagai salah satu pembuat mobil terbaik di dunia, dan penjualan dua pabrikan lokalnya yakni Hyundai dan Kia mewarnai pasar dunia.</p>
<p>Menurut Asosiasi Otomotif dan Mobilitas Korea (KAMA) dan Kementerian Perdagangan Korea Selatan yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (26/7/2023) menunjukkan sepanjang Januari – Juni tahun ini, lima pabrikan mobil Korea menjual 4.001.689 mobil. Mobil-mobil itu terjual di dalam negeri Korea maupun di berbagai negara di dunia.</p>
<p>“Jumlah ini meningkat 12,9 persen dibanding jumlah penjualan yang dibukukan oleh lima pabrikan lokal Korea selama semester pertama (Januari – Juni) 2022, yang sebanyak 3.545.156 unit,” bunyi keterangan dua lembaga itu.</p>
<p>KAMA menyebut, penjualan di pasar domestik selama enam bulan pertama itu naik 13,6 persen, sedangkan penjualan di pasar luar negeri naik 12,7 persen dibanding periode sama di 2022.</p>
<figure id="attachment_12710" aria-describedby="caption-attachment-12710" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-12710" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Kia-dok.Mobilitas-e1686141586421.jpg" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Kia-dok.Mobilitas-e1686141586421.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Kia-dok.Mobilitas-e1686141586421-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Kia-dok.Mobilitas-e1686141586421-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Kia-dok.Mobilitas-e1686141586421-696x497.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Kia-dok.Mobilitas-e1686141586421-588x420.jpg 588w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Kia-dok.Mobilitas-e1686141586421-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-12710" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo Kia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Industri otomotif menghadapi gangguan dalam produksi kendaraan tahun lalu karena kekurangan semikonduktor dan kendala rantai pasokan. Pasokan yang terbatas menyebabkan akumulasi permintaan kendaraan baru meningkat terus menerus,” kata asosiasi itu.</p>
<p>Data menunjukkan, lima pabrikan Korea yang menjual produknya di pasar lokal maupun global itu adalah Hyundai Motor Company, Kia Corporation, KG Mobility Corporation, GM Korea, dan Renault Korea Motors Company.</p>
<p>Dari lima pabrikan itu, yang paling banyak menjual produknya adalah dua pabrikan yang tergabung dalam Hyundai Group (yakni Hyundai Motor dan Kia Motor).</p>
<p>Data Asosiasi Diler Mobil Korea (KADA) dan KAMA yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (26/7/2023) memperlihatkan gabungan penjualan dua pabrikan ini mencapai 3.654.632 unit. Jumlah ini menanjak 10,8 persen dibanding Januari &#8211; Juni 2022. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Rapor Penjualan Mobil Cina dan Korea di RI Saat Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/begini-rapor-penjualan-mobil-cina-dan-korea-di-ri-saat-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2022 15:01:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[DFSK]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Kia]]></category>
		<category><![CDATA[MG]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=5993</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama dua Januari hingga Februari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama dua Januari hingga Februari tahun 2022 ini, total penjualan kendaraan bermoror roda empat atau lebih (atau secara umum disebut mobil) di Indonesia, baik ke diler (<em>wholesales</em>) maupun ke konsumen (ritel) tercatat naik dibanding periode sama tahun lalu. Meluncurnya beberapa model baru di bulan Agustus (di hajatan GIIAS 2021) atau setelahnya, disebut mrmberi andil besar.</p>
<p>Data di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Rabu (23/3/2022) menunjukkan selama dua bulan pertama itu, total <em>wholesales</em> mobil mencapai 162.590 unit. Jumlah ini naik 59,2% dibanding periode yang sama tahun lalu.</p>
<p>Pada saat yang sama, penjualan ritel yang dibukukan seluruh merek mencapai 148.556 unit. Jumlah tersebut melonjak 47,2% dibanding penjualan ritel selama dua bulan pertama tahun 2021.</p>
<figure id="attachment_4214" aria-describedby="caption-attachment-4214" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4214" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/SUV-Kia-Sonet-saat-dipamerkan-di-GIIAS-2021-dok.Mobilitas.id_-e1637744310266.jpg" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-4214" class="wp-caption-text">SUV Kia Sonet saat dipamerkan di GIIAS 2021 &#8211; dok.Mobilitas.id</figcaption></figure>
<p>“Faktor mobil baru atau versi terbaru dari model yang telah ada yang diluncurkan di GIIAS 2022 atau setelah itu cukup memberikan kontribusi besar terhadap penjualan. Apalagi, di bulan Februari kabar soal lanjutan insentif PPnBM (diskon tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah) juga mulai kencang lagi, jadi konsumen merasa ada harapan untuk mendapatkannya,” ujar Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (23/3/2022).</p>
<p>Hampir sebagian besar merek membukukan kenaikan penjualan, dan sebagian lainnya justeru menurun. Fenomena seperti ini tak hanya dibukukan oleh pabrikan asal Jepang dan Eropa, tetapi juga pabrikan asal Cina dan Korea.</p>
<p>Di jajaran pabrikan Cina dan Korea, Hyundai Motor tercatat sebagai merek yang membukukan kenaikan penjualan ritel tertinggi, yakni 709,1% dibanding Januari hingga Februari 2021. Totalnya sebanyak 2.421 unit.</p>
<figure id="attachment_5481" aria-describedby="caption-attachment-5481" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5481" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Hyundai-Creta-dok.Hyundai-e1644025811575.webp" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-5481" class="wp-caption-text">Hyundai Creta yang diproduksi dan dijual di Indonesia &#8211; dok.Hyundai</figcaption></figure>
<p>Sementara, pabrikan asal Korea lainnya – yakni Kia Motors – mencatatkan amblesanya penjualan ritel sebesar 4,4%. Sebab di dua bulan itu, hanya 218 mobil Kia yang diboyong konsumen di Tanah Air.</p>
<p>Amblesnya penjualan juga dibukukan oleh pabrikan asal Cina, Dongfeng Sokon (DFSK). Total mobil merek ini yang dibeli konsumen hanya sebanyak 428 unit, alias ambles 9,3%.</p>
<p>Berikut data penjualan ritel pabrikan Cina selama Januari – Februari 2022 di Indonesia:<br />
Hyundai Motor: 2.421 unit (naik 729,1%)<br />
Kia Motors: 218 unit (ambles 4,4%)<br />
Wuling Motor: 3.632 unit (naik 94,1%)<br />
DFSK: 428 unit (ambles 9,3%)<br />
Morris Garage: 300 unit (naik 194,1%)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em>. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manipulasi Kadar Emisi, Mercy Didenda Rp 242,6 Miliar di Korea</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/manipulasi-kadar-emisi-mercy-didenda-rp-2426-miliar-di-korea/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Feb 2022 03:31:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[emisi mobil diesel Mercy]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mercy manipulasi tinfkat emisi]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Mercy di Korea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=5516</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Lembaga antimonopoli Korea Selatan mendenda...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Lembaga antimonopoli Korea Selatan mendenda pabrikan mobil mewah asal Jerman, Mercedes-Benz (Mercy), sebesar 20,2 miliar won atau sekitar Rp 242,6 miliar (kurs 1 won = 12,01). Pasalnya, pabrikan itu dinbilai telah memanipulasi informasi tingkat (kadar) emisi gas buang dari mobil bermesin diesel yang dijajakannya di Negeri Ginseng tersebut.</p>
<p>Seperti dilaporkan <em>Yonhap News</em>, Minggu (6/2/2022), lembaga itu telah melakukan investigasi atas kecurigaan masyarakat terhadap iklan 15 model mobil Mercedes-Benz bermesin diesel yang dilakukan antara bulan Agustus 2013 dan bulan Desember 2016. Iklan itu disajikan dalam katalog, majalah, muapun siaran pers pabrikan.</p>
<p>“Dalam iklan tersebut dikatakan, emisi nitrogen oksida mobil-mobil itu berada di tingkat minimum dan semuanya telah memenuhi standar emisi Euro 6,” bunyi keterangan lembaga antimonopoli itu.</p>
<figure id="attachment_2121" aria-describedby="caption-attachment-2121" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2121" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Proses-produksi-mobil-Mercedes-Benz-dok.Youtube-e1625978169855.jpg" alt="" width="700" height="489" /><figcaption id="caption-attachment-2121" class="wp-caption-text">Ilustrasi, proses produksi mobil Mercedes-Benz &#8211; dok.Youtube</figcaption></figure>
<p>Nyatanya, setelah diversfikasi dalam proses investigasi, ditemukan fakta bahwa Mercy telah “menyiasti” perangkat mitigasi tingkat polusi yang dibuat oleh pemerintah Korea. Caranya, dengan memasang perangkat lunak di setiap mobil tersebut, sehingga tingkat emisi yang dihasilkan seolah-olah lebih rendah dari yang sebenarnya.</p>
<p>“Bahkan, di saat mobil dikendarai seperti biasa. Bukan hanya di saat dilakukan pengujian untuk mendapatkan sertifikasi kelayakan tingkat emisi,” bunyi keterangan Fair Trade Comission (FTC).</p>
<p>Namun, pabrikan mobil mewah kondang di dunia itu menampik tudingan telah melakukan manipulasi. Sebab, sebut Mercy, faktanya tingkat emisi mobil-mobil itu tetap berada di bawah ambang batas dan tidak “mengakali” perangkat mitigasi tingkat emisi yang diberlakukan.</p>
<figure id="attachment_458" aria-describedby="caption-attachment-458" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-458" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-mesin-diesel-berteknologi-common-rail-Mercedes-Benz-dok.Daimler-AG.jpg" alt="" width="700" height="465" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-mesin-diesel-berteknologi-common-rail-Mercedes-Benz-dok.Daimler-AG.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-mesin-diesel-berteknologi-common-rail-Mercedes-Benz-dok.Daimler-AG-300x199.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-mesin-diesel-berteknologi-common-rail-Mercedes-Benz-dok.Daimler-AG-150x100.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-mesin-diesel-berteknologi-common-rail-Mercedes-Benz-dok.Daimler-AG-696x462.jpg 696w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-458" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mesin diesel berteknologi common rail Mercedes-Benz &#8211; dok.Daimler AG</figcaption></figure>
<p>&#8220;Praktik seperti itu dikhawatirkan akan merusak tatanan pasar yang adil, karena dapat mempengaruhi konsumen membuat keputusan yang rasional,&#8221; tandas FTC.</p>
<p>Kecurangan seperti itu tak hanya dilakukan Mercy. Pada tahun 2021 kemarin, lembaga antimonopoli juga telah meminta Audi-Volkswagen Korea, Nissan Motor Corporation, Stellantis Korea, dan Porsche AG untuk melakukan perbaikan di mobil buatan mereka yang tingkat emisinya tak sesuai dengan yang disebut dalam informasi. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
