<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar mobil listrik RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pasar-mobil-listrik-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Oct 2024 03:53:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pasar mobil listrik RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Chery Omoda E5 Januari &#8211; September Terlaris di Segmen BEV Rp 400 Juta, Ini Pemicunya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/chery-omoda-e5-januari-september-terlaris-di-segmen-bev-rp-400-juta-ini-pemicunya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 02:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Chery Automobile Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Chery Omoda E5]]></category>
		<category><![CDATA[mobil buatan Chery Automobile]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Chery Omoda E5 di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[PT Chery Sales Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=20999</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Chery Automobile Indonesia menyebut salah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Chery Automobile Indonesia menyebut salah satu faktor kunci kesuksesan Chery Omoda E5 dalam penjualan adalah desian yang futuristik dan fitur penunjang kenyamanan dan keamanan yang lengkap.</p>
<p>Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia, Rifkie Setiawan, menyebut Chery Omoda E5 yang merupakan mobil listrik murni (BEV) ini mempunyai gaya desain eksterior maupun interior yang futuristik. Selain itu mobil yang memiliki daya jelajah hingga 505 kilometer (metode NEDC) sekali isi daya baterai ini juga didukung fast charging.</p>
<p>Terlebih, mobil setrum murni (BEV) itu juga dilengkapi 17 fitur ADAS, ventilated seat dan Fitur Vehicle-to-Load (V2L). Bahkan Omoda E5 bisa digunakan sebagai sumber daya listrik portabel.</p>
<p>“Sehingga Chery Omoda E5 benar-benar bisa diandalkan menjadi bagian gaya hidup aktif masyarakat urban,” ujar Rifkie dalam keterangan resmi PT CSI yang diterima <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (24/10/2024).</p>
<p>Selain itu, banderol mobil ini juga terjangkau dan pas dengan potensi pasar terbesar mobil listrik di Tanah Air, yakni merek yang mampu menjangkau mobil dengan harga Rp 500 juta ke bawah. Dan fakta menunjukkan mobil listrik di Indonesia didominasi produk yang berbanderol Rp 300 juta – Rp 500 juta.</p>
<figure id="attachment_21001" aria-describedby="caption-attachment-21001" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Chery-Omoda-E5-sepanjang-Januari-September-2024-terlaris-di-segmen-mobil-listrik-Rp-400-juta-dok.PT-CSI-e1729741781999.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-21001" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Chery-Omoda-E5-sepanjang-Januari-September-2024-terlaris-di-segmen-mobil-listrik-Rp-400-juta-dok.PT-CSI-e1729741781999.jpg" alt="" width="700" height="488" /></a><figcaption id="caption-attachment-21001" class="wp-caption-text">Chery Omoda E5, sepanjang Januari &#8211; September 2024 terlaris di segmen mobil listrik Rp 400 juta &#8211; dok.PT CSI</figcaption></figure>
<p>“Dan Chery Omoda E5 memimpin pasar mobil listrik (BEV) di segmen Rp 400 Juta. Hal ini membuktikan Omoda E5 diterima baik oleh masyarakat Indonesia, kita bisa melihat banyaknya mobil ini di jalan raya,” papar Rifkie.</p>
<p>Sepanjang periode Januari – September 2024, kata Rifkie, total jumlah Omoda E5 yang terjual ke konsumen (penjualan ritel) mencapai 3.62 unit. Angka penjualan ini turut mendongkrak total penjualan ritel (seluruh model) mobil Chery di Tanah Air.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (24/10/2024) menunjukkan selama sembilan bulan pertama tahun ini, total penjualan ritel mobil Chery di Tanah Air mencapai 5.969 unit. Jumlah itu meroket hingga 9,4 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Sementara, total angka penjualan mobil Chery dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) yang diserok pt CSI pada kurun waktu Januari – September 2024 itu mencapai 6.190 unit. Jumlah ini melejit hingga 90,8 persen dibanding <em>wholesales</em> sembilan bulan pertama 2023. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Riset McKinsey: 46 Persen Pengguna Mobil Listrik di AS  Ingin Kembali ke Mobil ICE Lagi</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/riset-mckinsey-46-persen-pengguna-mobil-listrik-di-as-ingin-kembali-ke-mobil-ice-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jun 2024 05:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik baru]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[pembeli mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pengecasan mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18702</guid>

					<description><![CDATA[New York, Mobilitas – Fakta itu terungkap dari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>New York, Mobilitas</strong> – Fakta itu terungkap dari hasil tudi McKinsey &amp; Co yang dilakukan terhadap 30.000 orang di 15 negara yang merepresentasikan 80 penjualan mobil listrik di pasar global.</p>
<p>Hasil riset yang dirilis di situs resmi McKinsey dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (17/6/2024) menyebut 29 persen pengguna mobil listrik di dunia menyatakan akan memilih membeli mobil konvensional atau mobil bermesin dengan pembakaran internal (ICE) lagi. Sedangkan di Amerika Serikat (AS) jumlah pemilik mobil listrik yang ingin balik lagi ke mobil setrum mencapai 46 persen.</p>
<p>Ada sejumlah alasan yang mendasari keinginan mereka kembali ke mobil konvensional itu. Tetapi yang paling krusial adalah infrastruktur pengisian daya baterai yang tidak merata dan banyak.</p>
<p>Kemudian tingginya biaya kepemilikan, menjadi alasan kedua. Lalu, alasan ketiga daya jangkau mobil listrik yang masih terbatas sehingga diperlukan upaya khusus untuk menadapatkan mobil listrik yang berdaya jangkau lebih jauh.</p>
<figure id="attachment_17585" aria-describedby="caption-attachment-17585" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-17585" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Pemilik-mobil-listrik-di-Korea-yang-tengah-mengisi-daya-baterai-dok.Seoulz-e1712375310364.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-17585" class="wp-caption-text">Pemilik mobil listrik di Korea yang tengah mengisi daya baterai &#8211; dok.Seoulz</figcaption></figure>
<p>Future Mobility Center Head McKinsey, Philipp Kampshoff, menyebut hasil riset itu juga memperlihatkan hanya 9 persen saja dari total responden yang menyatakan senang karena adanya perluasan jaringan pengisian daya baterai di area tempat tinggal mereka.</p>
<p>“Kondisi ini akan lebih buruk di masa depan, karena pembeli kendaraan listrik akan sangat tergantung pada infrastruktur pengisian daya yang ada,” ujar Kampshoff.</p>
<p>Bahkan, hasil riset juga menunjukkan, dari total responden itu, 21 persen di antaranya menyatakan tidak akan membeli mobil listrik. Tetapi, riset juga memperlihatkan 38 persen pemilik mobil konvensional menyatakan akan membeli mobil plug-in hybrid atau mobil listrik.</p>
<p>Adapun mobil listrik yang mereka inginkan terkait daya jangkau adalah mobil listrik berdaya jangkau 469 kilometer. Daya jangkau itu meningkat dari pilihan di tahun 2022 yang berdaya jangkau 435 kilometer. (Fat/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ambisius di RI, Penjualan Ritel Neta Auto di Cina Januari – April 2024 Ambrol 59,9 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ambisius-di-ri-penjualan-ritel-neta-auto-di-cina-januari-april-2024-ambrol-599-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 04:35:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[anak perusahaan Hozon Auto]]></category>
		<category><![CDATA[harga Neta V-II di RI]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Hozon Auto Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta V]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran Neta V-II]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18356</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Di negerinya sendiri –Republik Rakyat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Di negerinya sendiri –Republik Rakyat Cina – penjualan mobil listrik Neta ke konsumen (penjualan ritel) tak hanya ambrol pada periode Januari hingga April saja, tetapi juga di bulan April.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dan Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (23/5/2024) menunjukkan selama empat bulan pertama 2024 itu, mobil listrik yang dijual Neta Auto hanya laku 12.627 unit. Jumlah ini ambrol 59,9 persen dibanding total penjualan ritel yang berhasil dicetaknya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Pada bulan April saja, hanya 759 unit mobil setrum Neta yang diboyong konsumen. Jumlah mobil yang terjual itu ambrol hingga 92,1 persen dibanding total penjualan ritel pada bulan yang sama di tahun 2023.</p>
<p>Muramnya kinerja penjualan mobil Neta Auto tak hanya terjadi di Cina saja, tetapi juga di pasar global. Data kedua asosiasi &#8211; CAAM dan CPCA – juga memperlihatkan selama empat bulan pertama 2024, Neta Auto meraup angka penjualan global (dunia) 33.451 unit.</p>
<p>Jumlah ini ambrol alias berkurang hingga 3.805 unit dibanding total penjualan global pada catur wulan pertama 2023 yang sebanyak 37.256 unit.</p>
<figure id="attachment_14035" aria-describedby="caption-attachment-14035" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-14035" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Neta-V-yang-diluncurkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1705929780991.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-14035" class="wp-caption-text">Neta V yang dijual PT Neta Auto Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Padahal, total penjualan di periode Januari – April 2023 itu juga sudah melorot 3,49 persen dibanding periode sama di tahun 2022. Fakta berbicara, di Januari – April 2022, penjualan yang dibukukan Neta Auto masih sebanyak 38.965 unit.</p>
<p>Sekadar informasi, Neta Auto melalui PT Neta Auto Indonesia saat ini semakin agresif menggarap apasar Indonesia. Pada Rabu (22/5/2024) kemarin, pabrikan ini meluncurkan SUV Neta V-II di Indonesia dengan banderol Rp 299 juta.</p>
<p>Bahkan Managing Director PT Neta Auto Indonesia, Jerry Huang, menegaskan pihaknya di tahun 2024 ini mematok target 6.000 unit mobil Neta terjual di Tanah Air. Bahkan di tahun 2025, ditargetkan bisa menjual 10.000 unit.</p>
<p>Target ini terkesan sangat ambisius, mengingat angka penjualan yang berhasil dipetik anak perusahaan Hozon Auto di Indonesia itu masih relatif kecil. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (23/5/2025) menunjukkan, pada periode empat bulan pertama 2024 itu, total mobil Neta yang terjual ke dealer (<em>wholesales</em>) sebanyak 69 unit, dan di bulan April tidak ada <em>wholesales</em> alias nihil.</p>
<p>Sementara, total penjualan dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) di catur wulan pertama 2024 itu sebanyak 84 unit. Pada April saja, jumlah mobil yang terjual ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 10 unit. (Nur/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pameran PEVS 2024 Digelar di JIExpo: Sepeda Motor, Mobil, hingga Bus Listrik Disuguhkan</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pameran-pevs-2024-digelar-di-jiexpo-sepeda-motor-mobil-hingga-bus-listrik-disuguhkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 04:23:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal PEVS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi PEVS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pameran kendaraan listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PEVS]]></category>
		<category><![CDATA[PEVS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[produk di PEVS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17926</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penyelenggaraan bertajuk Periklindo Electric Vehicles...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penyelenggaraan bertajuk Periklindo Electric Vehicles Show (PEVS) 2024 pada 30 April – 5 Mei 2024 ini dinilai menjadi salah satu akselerator dalam pemasyarakatan kendaraan listrik di Indonesia.</p>
<p>Hal itu diungkap Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Ditjen ILMATE, Kementerian Perindustrian, Hendro Martono, saat dihubungi Mobilitas di Jakarta, Senin (29/4/2024). Dia menyebut, pameran ini menjadi sarana komunikasi nyata dari industri ke masyarakat tentang keunggulan produk mereka, nilai plus teknologi mereka, sampai dengan keuntungan yang diberikan kepada pengunjung pameran.</p>
<p>&#8220;Tentu ini menjadi nilai kelebihan bagi industri maupun masyarakat karena dipertemukan di suatu tempat yang nyaman, dan dalam periode tertentu. Sehingga, diharapkan menjadi cara untuk mengakselerasi pemasyarakatan kendaraan listrik. Apalagi, saat ini pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan ini semakin tumbuh,” papar Hendro.</p>
<figure id="attachment_13740" aria-describedby="caption-attachment-13740" style="width: 698px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13740" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Seres-E1-mobil-listrik-mungil-dari-Dongfeng-Sokon-dok.Mobilitas-e1702440068555.jpg" alt="" width="698" height="507" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Seres-E1-mobil-listrik-mungil-dari-Dongfeng-Sokon-dok.Mobilitas-e1702440068555.jpg 698w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Seres-E1-mobil-listrik-mungil-dari-Dongfeng-Sokon-dok.Mobilitas-e1702440068555-300x218.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Seres-E1-mobil-listrik-mungil-dari-Dongfeng-Sokon-dok.Mobilitas-e1702440068555-120x86.jpg 120w" sizes="auto, (max-width: 698px) 100vw, 698px" /><figcaption id="caption-attachment-13740" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Seres E1, mobil listrik mungil dari Dongfeng Sokon &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, PT Dyandra Promosindo selaku penyelenggara pameran yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran, Jakarta itu menyebut saat ini sudah ada 80 merek kendaraan listrik (mulai dari sepeda motor listrik, mobil listrik, bus, hingga aksesoris) yang menyatakan berpartisipasi di hajatan itu.</p>
<p>Di jajaran kendaraan bermotor listrik roda empat (atau lebih) terdapat merek Hyundai, Neta, Seres, Chery, DFSK, Wuling Motors, Morris Garage, Mobil Anak Bangsa, hingga BMW Astra dan Prestige Motors.</p>
<p>Sedangkan di jajaran kendaraan bermotor listrik roda dua terdapat merek Astra Honda Motor, Gesits, Kymco, Keeway, dan Rakata. Kemudian Volta, V Move, dan ZPT.</p>
<figure id="attachment_14430" aria-describedby="caption-attachment-14430" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-14430" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.Istimewa-e1694589337173.jpg" alt="" width="700" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-14430" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengecasan daya baterai mobil listrik &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, sebelumnya, mengatakan target transaksi di PEVS 2024 ini dipatok Rp 400 miliar.</p>
<p>“Seperti yang disampaikan sebelumnya, Rp 400 miliar. Ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang senilai Rp 375 miliar. Kami optimis ini tercapai karena jumlah brand peserta juga meningkat, animo masyarakat ke kendaraan listrik juga semakin tumbuh. Apalagi produk yang dibawa ke pameran ini juga sangat menarik,” kata Daswar. (Uli/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Model Lain Jeblok, Hongguang Mini EV Kini Jadi Penopang Wuling Cina</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/model-lain-jeblok-hongguang-mini-ev-kini-jadi-penopang-wuling-cina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2022 08:47:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Wuling Air ev]]></category>
		<category><![CDATA[harga Wuling Air EV]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Wuling Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT SGMW Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Wuling Air ev]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Air EV]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Hongguang Mini EV]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Motors Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=8697</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Mobil listrik Hongguang Mini EV...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Mobil listrik Hongguang Mini EV menyumbang 70% lebih penjualan Wuling.</p>
<p>Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Produsen Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Rabu (21/9/2022) menunjukkan sepanjang Januari – Agustus tahun ini, konsorsium SAIC Motor – General Motors – Wuling Automobile (SGMW) alias Wuling Motors membukukan penjualan sebanyak 496.601 mobil di Cina. Jumlah ini naik 12,94% dibanding periode sama tahun lalu.</p>
<p>Fakta data berbicara, dari total penjualan tersebut 319.912 unit di antaranya merupakan mobil listrik Hongguang Mini EV. Jumlah ini menanjak 19,26% dibanding delapan bulan pertama 2021.</p>
<p>Artinya, mobil setrum itu menjadi tulang punggung penjualan bagi merek berlambang lima berlian tersebut, di saat model lain penjualannya jeblos. Fakta memperlihatkan hal itu.</p>
<p>Wuling Hongguang misalnya, hanya 82.726 unit (anjlok 38,58% dibanding delapan bulan pertama 2021). Lalu Jiachen sebanyak 27.279 unit (tak tumbuh alias 0%), Xingchen 49.287 unit (0%), Victory 14.069 unit (terjun bebas hingga 75,83%), dan Zhengcheng 3.328 unit (ambrol 67,91%).</p>
<figure id="attachment_7953" aria-describedby="caption-attachment-7953" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7953" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1660620177828.jpg" alt="" width="700" height="507" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1660620177828.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1660620177828-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1660620177828-150x109.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1660620177828-696x504.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1660620177828-580x420.jpg 580w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1660620177828-324x235.jpg 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-7953" class="wp-caption-text">Wuling Air ev di GIIAS 2022 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Saudara Hongguang Mini EV – yakni Wuling Air ev &#8211; dijajakan PT SGMW Indonesia atau Wuling Motors Indonesia di Tanah Air. Mobil setrum yang diluncurkan secara resmi di hajatan GIIAS 2022 pada 11 Agustus, penjualannya cukup mengesankan.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Rabu (21/9/2022) menunjukkan penjualan ke diler (<em>wholesales</em>) Wuling Air ev mencapai 821 unit. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Air ev Mejeng di GIIAS 2022, Wuling Mini EV Menggila di Cina</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/air-ev-mejeng-di-giias-2022-wuling-mini-ev-menggila-di-cina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2022 03:24:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[GIIAS 2022]]></category>
		<category><![CDATA[harga Wuling Air EV]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling Air ev]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Wuling Air ev]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Air EV]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Hongguang Mini EV]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Mini EV]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Motors Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=7952</guid>

					<description><![CDATA[Tangerang, Mobilitas – SGMW Indonesia atau Wuling Motors...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, Mobilitas</strong> – SGMW Indonesia atau Wuling Motors Indonesia meluncurkan mobil listrik Wuling Air ev di GIIAS 2022.</p>
<p>Mobil tersebut menggunakan basis platform Global Small Electric Vehicle (GSEV) yakni platform yang sama dengan yang dipakai mobil listrik Wuling Hongguang Mini EV, yang dipasarkan di Cina. Namun, secara tampilan maupun dimensi keduanya memiliki perbedaan .</p>
<p>Wuling Mini EV memiliki dimensi panjang 2.917 milimeter (mm, lebar 1.621 mm, dan tinggi 1.493 mm. Sedangkan sedangkan panjang Wuling Air ev 2.974 mm, lebar 1.505 mm, dan tingginya 1.631 mm.</p>
<p>Begitu pula dengan tampilannya yang di sejumlah bagian berbeda dengan Wuling Mini EV di Cina. Wuling Air ev diluncurkan di hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, pada Kamis (11/8/2022) lalu di ICE Serpong, Tangerang.</p>
<p>“Saat ini Wuling Air ev ini sudah terpesan sebanyak 1.000 unit lebih. Menariknya, sekitar 70% lebih pembelinya itu individu atau ritel. Sisanya, fleet atau korporat,” ujar Media Relation Wuling Motors Indonesia, Brian Gomgom, saat ditemui <em>Mobilitas</em> di arena GIIAS.</p>
<figure id="attachment_6665" aria-describedby="caption-attachment-6665" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6665" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Wuling-Hong-Guang-Mini-EV-dok.Chinapev-e1652949075826.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6665" class="wp-caption-text">Wuling Hong Guang Mini EV mobil listrik yang laris manis di Cina &#8211; dok.Chinapev</figcaption></figure>
<p>Wuling Air ev disajikan dalam varian, yaitu Standard Range dan Long Range, dengan banderol mulai dari Rp 238 juta <em>on the road </em>Jakarta. Mengusung sebuah motor listrik dengan semburan tenaga 40 hp dengan torsi 110 Nm.</p>
<p>Sementara, saudaranya Wuling Hongguang Mini EV, penjualannya terus “menggila” di Cina. Data Lembaga Penelitian EV Volume yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Selasa (16/8/2022) menunjukkan, sepanjang Januari – Juli tahun ini Wuling Mini EV terjual sebanyak 270.314 unit. Jumlah itu 90% dari total penjualan mobil elektrfikasi (NEV) Wuling pada periode tersebut.</p>
<p>Pada tahun 2021, mobil listrik mungil ini laku (ritel) 424.106 unit. Jumlah ini hanya terpaut 80.000 unit dari Tesla Model 3 yang merupakan mobil listrik terlaris di Cina. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hingga Juli, Cina Ekspor 1,51 Juta Mobil ke Berbagai Negara</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hingga-juli-cina-ekspor-151-juta-mobil-ke-berbagai-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2022 15:45:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil buatan Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik buatan Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil produksi Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[REpublik Rakyat Cina]]></category>
		<category><![CDATA[RRC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=7847</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Republik Rakyat Cina (Cina) saat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Republik Rakyat Cina (Cina) saat ini bukan hanya menjadi pasar terbesar mobil dunia, namun eksportir yang aktif.</p>
<p>Data Asosiasi Produsen Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Kamis (11/8/2022) menunjukkan selama bulan Juli tahun ini, jumlah mobil yang diekspor Cina ke berbagai negara mencapai 290.066 unit. Jumlah ini menanjak 16,5% dibanding ekspor di bulan yang sama tahun 2021.</p>
<p>CAAM juga memperlihatkan, dari total ekspor mobil sebanyak itu, 54.000 unit di antaranya merupakan mobil energi baru alias mobil elektrifikasi (plug-in hybrid dan listrik baterai alias BEV.</p>
<figure id="attachment_6436" aria-describedby="caption-attachment-6436" style="width: 713px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6436" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614.jpg" alt="" width="713" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614.jpg 713w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-300x210.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-696x488.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-599x420.jpg 599w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 713px) 100vw, 713px" /><figcaption id="caption-attachment-6436" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil listrik buatan Nio &#8211; dok.InsideEVs</figcaption></figure>
<p>Sedangkan, total ekspor sepanjang Januari – Juli atau tujuh bulan pertama mencapai 1,51 juta unit, dimana 256.000 unit di antaranya merupakan mobil elektrifikasi. &#8220;Jumlah ekspor hingga akhir tahun 2022 diperkirakan mencapai 2,4 juta unit,&#8221; bunyi keterangan CAAM. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hingga Tahun Ini, Hyundai Jual 1,024 Juta Mobil Elektrifikasi</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hingga-tahun-ini-hyundai-jual-1024-juta-mobil-elektrifikasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2022 04:18:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai motor]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik Hyundai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=7774</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Hyundai Motor Group mulai masuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Hyundai Motor Group mulai masuk ke pasar mobil elektrfikasi Juli 2009.</p>
<p>Seperti dilaporkan <em>Yonhap</em>, Senin (8/8/2022) pada bulan Juli saja, grup yang terdiri Hyundai Motor dan Kia Motor Corporation ini melego mobil elektrifikasi – hybrid dan listrik murni (BEV) – 29.484 unit. Sehingga sejak Juli 2009 hingga Juli 2022 ini, total penjualan mencapai 1,024 juta unit.</p>
<p>Dari jumlah tersebut 556.854 unit merupakan mobil elektrifikasi Hyundai. Sedangkan sisanya mobil elektrifikasi Kia, artinya Hyundai yang lebih banyak.</p>
<p>Sementara, di Indonesia, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Senin (8/8/2022) menyebut selama semester pertama tahun ini dari total penjualan mobil elektrifikasi 1.734 unit, Hyundai membukukan 454 unit.</p>
<figure id="attachment_6273" aria-describedby="caption-attachment-6273" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6273" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Hyundai-Ioniq-5-dok.Hyundai.jpg-e1650613442196.jpeg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6273" class="wp-caption-text">Hyundai Ioniq 5 &#8211; dok.Hyundai</figcaption></figure>
<p>Namun, mobil yang dijual Hyundai hanya mobil listrik murni atau BEV yang terdiri dari terdiri 395 unit Hyundai Ioniq 5, lalu 29 unit Hyundai Ioniq EV, 20 unit Hyundai EV, dan 10 unit Genesid G80. Di segmen ini pabrikan asal Korea Selatan ini mendominasi.</p>
<p>Sebab di saat itu DFSK menjual 4 unit (Gelora E), Nissan 31 unit (Nissan Leaf), Toyota 2 unit (C+Pod), dan Lexus 4 unit (UX300e). (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semester I Tahun Ini, Penjualan Mobil Listrik Menciut di RI</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/semester-i-tahun-ini-penjualan-mobil-listrik-menciut-di-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jul 2022 04:07:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Hyundai Creta]]></category>
		<category><![CDATA[harga Hyundai Stargazer]]></category>
		<category><![CDATA[mobil hybrid di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai RI]]></category>
		<category><![CDATA[PHEV di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=7620</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan mobil elektrfikasi (listrik) di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil elektrfikasi (listrik) di Indonesia sepanjang Januari hingga Juni tahun ini melempem.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Sabtu (30/7/2022) menunjukkan, yang dimaksud mobil elektrifikasi atau mobil listrik di Tanah Air meliputi mobil hybrid (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV). Totalnya, 1.737 unit.</p>
<p>Jumlah tersebut menyusut 7% dibanding total penjualan yang berhasil dikantongi para pabrikan penjualnya selama Januari hingga Juni 2021. Saat itu jumlahnya mencapai 1.866 unit.</p>
<p>Selama enam bulan pertama itu BEV terjual 495 unit, meningkat 1% dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 488 unit. PHEV terjual 10 unit, aambrol 71% dari tahun lalu yang sebanyak 34 unit.</p>
<figure id="attachment_6273" aria-describedby="caption-attachment-6273" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6273" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Hyundai-Ioniq-5-dok.Hyundai.jpg-e1650613442196.jpeg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6273" class="wp-caption-text">Hyundai Ioniq 5 &#8211; dok.Hyundai</figcaption></figure>
<p>Adapun HEV, pada semester pertama tahun ini laku sebanyak 1232 unit. Jumlah itu melorot 8% dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.344 unit.<br />
Dilihat data ini, mobil hybrid masih mendominasi dengan porsi 71%. Kemudian BEV 28% dan PHEV 1%.</p>
<p>Pengamat otomotif di Sekolah Bisnis Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengakui hingga kini orang Indonesia masih lebih memilih hybrid. Mereka masih enggan menggunakan mobil listrik baterai.</p>
<p>“Harga yang masih mahal menjadikan mobil listrik belum terjangkau secara umum. Lalu, ragu terhadap ketersediaan infrastruktur pengecasan baterai, dan yang tidak kalah penting ragu terhadap penjualan kembali mobil listrik,” kata dia saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, dari Jakarta, Jumat (29/7/2022). (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasrat Pabrikan Mobil Listrik ke RI Makin Membara, Ini Buktinya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hasrat-pabrikan-mobil-listrik-ke-ri-makin-membara-ini-buktinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2022 03:26:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[populasi mobil listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[populasi sepeda motor listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor listrik di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=7562</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Indonesia terus memacu penggunaan kendaraan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Indonesia terus memacu penggunaan kendaraan listrik baterai oleh masyarakat sebagai bagian dari komitmennya terhadap upaya pengurangan gas rumah kaca dunia.</p>
<p>Selain membangun ekosistemnya melalui penyediaan infrastruktur dan memicu minat beli masyarakat agar populasi meningkat, upaya yang dilakukan pemerintah adalah mendorong produksi kendaraan tersebut di Tanah Air.</p>
<p>“Pemerintah terus melakukan edukasi ke masyarakat tentang keuntungan menggunakan kendaraan listrik dengan memberikan informasi soal fakta perbandingan biaya jika menggunakan kendaraan konvensional dengan kendaraan listrik. Sehingga, masyarakat akan tahu keuntungan nyatanya,” papar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Dirjen Ilmate) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Taufik Bawazier, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (26/7/2022).</p>
<p>Taufiek menegaskan, pemerintah mematok target pada tahun 2025 nanti jumlah mobil listrik yang beredar di jalanan Indonesia sudah mencapai 400.000 unit. Lima tahun kemudian, atau tahun 2030 sudah mencapai 600.000 unit.</p>
<p>Dia menyebut, target itu diyakini bakal tercapai karena tren penggunaan oleh masyarakat maupun pendaftaran kendaraan listrik baru ke lembaga pemerintah untuk bisa dipasarkan juga terus meningkat. Pernyataan Taufiek diamini Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Manajemen Keselamatan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Heri Prabowo.</p>
<figure id="attachment_7564" aria-describedby="caption-attachment-7564" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7564" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Sebuah-Stasiun-Pengisian-Daya-Baterai-Kendaraan-Listrik-di-Jakarta-Selatan-dok.Mobilitas-e1658892343296.jpg" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Sebuah-Stasiun-Pengisian-Daya-Baterai-Kendaraan-Listrik-di-Jakarta-Selatan-dok.Mobilitas-e1658892343296.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Sebuah-Stasiun-Pengisian-Daya-Baterai-Kendaraan-Listrik-di-Jakarta-Selatan-dok.Mobilitas-e1658892343296-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Sebuah-Stasiun-Pengisian-Daya-Baterai-Kendaraan-Listrik-di-Jakarta-Selatan-dok.Mobilitas-e1658892343296-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Sebuah-Stasiun-Pengisian-Daya-Baterai-Kendaraan-Listrik-di-Jakarta-Selatan-dok.Mobilitas-e1658892343296-696x501.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Sebuah-Stasiun-Pengisian-Daya-Baterai-Kendaraan-Listrik-di-Jakarta-Selatan-dok.Mobilitas-e1658892343296-583x420.jpg 583w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-7564" class="wp-caption-text">Sebuah Stasiun Pengisian Daya Baterai Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU milik Pertamina yang ber;lokaszi di Jakarta Selatan &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Secara umum, pengajuan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) atau kartu lahir sebuah kendaraan listrik sejak tahun 2019 sampai 21 Juli 2022 menunjukkan tren peningkatan,” kata dia di JiExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/7/2022).</p>
<p>Pada tahun 2019, kata Heri, permintaan SRUT untuk sepeda motor listrik sebanyak 982 dan mobil listrik 79. Tetapi di tahun 2020, permintaan masing-masing mencapai 2.109 pengajuan, 1 untuk kendaraan roda tiga, dan 345 untuk mobil.</p>
<p>Tahun berikutnya, 10.541 pengajuan untuk sepeda motor, 122 roda tiga, dan 1.278 mobil. Sedangkan di tahun 2022, hingga 21 Juli permohonan SRUT untuk masing-masing kendaraan 5.170 pengajuan, 44 pengajuan, dan 939 pengajuan. (Jap/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
